DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
Sebuah Pelukan


__ADS_3

Adit tersenyum saat dirinya melihat story Adara dan teman temannya di sebuah bar


" Dia minum ternyata! " gumam adit


Tanpa berlama lama Adit pergi dari rumah , Sedangkan acara ulang tahun Lunara sedang berlangsung


" Om Adit ... " Panggil Lunara sambil melambaikan tangan


Adit tersenyum dia juga membalas lambaikan tangan keponakan nya , dan segera keluar dari Restoran


##


Adara menatap tajam saat Rasya dengan terang terangan menggoda salah satu wanita teman Denis sedang berdansa


Adara mendorong Rasya yang saat ini berpengaruh minuman alkohol . Dan hampir 90% Orang orang disini berpengaruh alkohol


" Gila kamu ya ! Disini ada pacar , masih sempat sempatnya goda cewek lain " kata Adara marah


Respon Rasya hanya tersenyum lalu dia mengakup wajah Adara berciuman mesra . Setelah cukup lama akhirnya Rasya mengajak Adara duduk


" Cek in yuk ! " kata Rasya


" Engak mau ah , apa sih mana enak kita ninggalin pesta ! " kata Adara sambil bergalut manja


" Engak seru kamu mah , aku cari cewek lain aja yang bisa di ajak bercinta malam ini " Kata Rasya


Rasya melepaskan pelukan Adara , dia berjalan gontai ke tempat dance


Sedangkan Adara sendiri di tuangkan minum beralkhol lagi dengan salah satu wanita yang dia tidak kenal , tapi tetap teman denis


" ah sayang , aku capek rasanya kejar kamu goda wanita lain . Biarlah kamu bersenang senang haha " tawa Adara


Adara menjatuhkan kepalanya di sandaran orang lain , yang merupakan teman denis juga tapi umur nya sangatlah jauh dari adara


Kisaran 25 ke atas , lelaki itu juga terbilang nakal rupanya lelaki itu terus memandang Adara dari tadi dengan pakaian Adara lebih menggoda


" Wow " Katanya sambil membangunkan Adara


Tanpa berlama lama Lelaki itu memaksa Adara bangun dan duduk di pangkuan nya , dan tangan itu justru meremas bagian terpenting Adara


" Sudahlah bermain , aku capek sya ! "


Sedangkan Adit baru saja sampai tapi di tahan oleh security karena Bar ini telah di sewa oleh denis sampai jam 2 dini hari


" Saya di undang oleh " Kata Adit terdiam

__ADS_1


Dan seketika ada bacaan Denis bithday


" Denis , saya telat datang , cepatlah kalian jangan menghalangi nya ! " kata Adit


" Maaf mas , yang di undang harus memberikan Undangan nya " kata Security


" Heh ! Saya ini tamu ! Jangan di buat ribet , minggir saya mau masuk! " kata Adit begitu marah


Adit memaksa masuk , sampai akhirnya dia berhasil masuk . Dan terdengar suara begitu kencang dan lampu lampu remang


" Ini tempat bener bener gila , anak SMA udah berani mabuk mabukan! Dimana adara ! " kata Adit


Adit berjalan mencari cari dimana Adara berada bahkan dirinya sempat di ajak menari . Dan adit menutup hidung kala bau alkohol begitu menyengat


" Hai ganteng ! " kata Wanita begitu sexy


Byur...


" ups sory ! " katanya , adit mendorong pelan lalu dia mengibas kemeja putih nya yang tertumpah air alkohol


Adit terdiam saat Adara di lecehkan , tanpa berlama lama Adit berlari dan mendorong pria yang terpengaruh alkohol


" Hehe kak adit.. " Kata adara


Bugh


Bugh


Tanpa berlama lama adit membopong adara segera keluar dan membawa tas adara . Kenapa adit bisa tahu tas adara


Karena adara yang memberi tahu adit uang yang dia transfer beberapa hari lalu dia belikan tas untuk pergi


" Kak Adit , aku mau muntah " kata Adara


Huekkk


Adit terdiam saat kemeja nya di muntahkan adara. Adit langsung mengepalkan tangannya


Dan cepat adit segera keluar dari tempat bar tersebut,  setelah berhasil membawa Adara ke dalam mobil , Adit melepaskan kemeja lalu dia lempar ke tong sampah yang cukup jauh tapi Adit berhasil memasukan nya


" Em ... pengen di Per*osa " gumam Adara


Bukannya Adit segera berjalan, adit memandang Adara . Entah kenapa adit merasa kasian sekali dengan Wanita di samping nya itu


Dan tadi siang Adit berjanji untuk membatalkan perjodohan , entah kedua orang tuanya itu marah Adit tidak peduli

__ADS_1


Tetapi ketika wanita itu di depan nya adit malah ingin merangkul . Adara terbangun dia langsung memeluk Adit


" Aku sayang banget sama kamu sya , Walaupun kamu bren*sek suka memaksa kemauan kamu , tapi aku sayang banget " Kata Adara


Cup


Adit memeluk Adara balik


" Dar, ini gua adit , bukan Rasya ! " kata Adit pelan


Adara melepaskan pelukan di menatap Adit dan memegang bibir nya


Cup


" Dar , lo salah pergaulan ! Lo masih muda Dar jangan sakitin jantung lo " Gumam Adit


Adara tersenyum


" Aku pengen kak ! Sentuh aku ! Aku udah mulai gatel ! " Kata Adara menyentuh dada Adit yang begitu Sexy


Adit tersenyum lalu tak lama kemudian dia menoyor kepala Adara sampai terjatuh


" Aku lebih suka cowok nakal , dari pada Cowok alim ! Aku lebih suka Rasya dari pada Kak Adit , karena Rasya nakal dan Kak Adit terlalu kaku ! " gumam Adara


" Gua engak mau rusak lo dar ! Lo harus paham itu ! " jawab Adit


Tanpa berlama lama Adit langsung membawa Adara ke salah satu apartemen milik temannya . Adit akan membayar sehari apartemen temannya untuk Adara beristirahat


Setelah adit transaksi dengan temannya , adit langsung membawa adara masuk dan menurunkan di ranjang


Adit menghubungi temennya lagi,  karena kebetulan temen adit pemilik apartemen adalah wanita


( Tolong balik lagi dong dir, gua mau minta tolong buat lepasin baju dia , ganti pake baju lo dulu )


( Ok gua tunggu , oh iya sekalian lo kan di bawah , beliin roti atau apalah gitu buat calon bini gua.  Makasih dir sebelumnya . Maaf repotin malam malam )


Tut


Adit memeluk kepala adara , dia mengecup kepala itu lama sekali


" Dar , aku janji mulai detik ini engak akan ninggalin kamu , terserah kamu anggap aku orang bodoh karena engak di cinta gapapa . Aku udah mulai suka sama kamu dar . Aku kasian liat kamu begini "


Suara ketukan membuat Adit merebahkan pelan pelan Adara di ranjang , lalu dia keluar dan membuka pintu.  Walaupun apartemen milik nya tapi tetap saja , apartemen itu telah di sewa sehari oleh adit


" Gua bawa sup sama roti buat calon lo dit, kalo gitu gua ganti baju dulu ya . Izin ya lepasin pakaian ! " kata Dira teman kampus Adit

__ADS_1


Adit mengangguk , dia hanya duduk di ruang tamu sambil menunggu Dira selesai menganti pakaian adara


__ADS_2