
📩 Haidar Jordan
Pulang sekarang aku antar !
Pesan itu di baca oleh Adara serta teman temannya , adinda yang saat itu sedang catok rambut . Di panggil oleh Adara Karena ponselnya berdering
Pesan itu di bales setelah cantik dengan rambut serta make up nya , Adinda segera pamit lebih dahulu karena teman temannya masih ingin bermain disini
Haidar dengan cuek telah masuk duluan di dalam mobilnya . Padahal di belakang itu kedua orang tuanya menatap mereka berdua
Adinda mulai berani menyentuh lengan Haidar
" Kenapa muka nya bt gitu ? Gemushh " Kata adinda manja
Adinda memegang dagu Haidar , kini mobil itu terparkir di pinggir jalan masih area perumahan
" Aku engak suka kamu kasih tahu yang lain tentang hubungan kita ! " kata Haidar
" Kenapa ? Aneh banget "
" Ya pokonya ga suka aja ! Lebih suka diam diam aja , kamu itu norak banget tahu ga , pake bilang bilang segala " kata Haidar
Huh !
" Bukan nya norak , tapi lebih kek aku sayang kamu dan aku mau semua orang tahu kalo kita itu pacaran, kamu punya aku dan aku punya kamu . Lagian orang tua kamu sendiri juga ga masalah kok , mereka dukung kita " jelas Adinda .
Di akhir dia tersenyum ketika tadi papi Hendra meminta Adinda untuk sering bermain kerumah nya
" Engak perlu di umbar juga ! Aku ga suka cara kamu kaya gini , lebih baik kita putus aja deh " kata Haidar
Adinda terdiam . Menatap haidar untuk lebih sabar lagi
" Yaudah kamu maunya aku kaya gimana? Aku akan turutin ! Tapi jangan putus, aku mohon, orang tua kamu udah kenal aku sebagai pacar kamu , tinggal kamu aja nanti kenalan sama orang tua aku . Jadi aku minta mau kamu . Aku harus kaya gimana ? " Tanya Adinda
Haidar menggeleng kepalanya, ini keputusan yang paling benar . Merasa ribet harus di atur atur dengan wanita . Belum lagi nanti ada pertemuan dengan keluarga Dinda
" Gua mau kita putus ! " Geram Haidar
" Gua nggak mau ! " Jawab Adinda
Haidar mengepalkan tangannya
" Cari cowok lain aja sana , yang bisa di ajak kenalan sama keluarga , bukan nya lo sendiri yang bilang , gua sombong ? Kaku ?" Kata Haidar
" Tapi gua sayang ! " jawab Adinda santai
Harus sabar extra banget menghadapi bocah di depan nya ini
__ADS_1
" Ah terserahlah !" kata Haidar
Adinda terdiam, mobil itu kembali berjalan lagi
##
Adit melebarkan tangan nya ketika dirinya telah sampai di Indonesia. Saat buka gerbang rumah Adara berlari memeluk adit
" Kangen ya ? " kata Adit
Dara mengangguk , tangan adit memeluk dara balik sesekali dia mengecup kepala wanita nya itu
" Bawa oleh oleh apa ? "
Adit melepaskan pelukan nya dia membuka mobil berisi kandang kucing , kucing dari Turki langsung
Adara melebarkan matanya dan menutup mulut
" arghhh lucu nya , keluarin , mau di peluk " kata Adara begitu senang
Adit tersenyum dia menarik kembali kucing serta rumahnya di dalam mobil lalu binatang itu di keluarkan dan di peluk kasih sayang oleh Dara . Wanita itu terlalu bahagia sekali sehingga mengecup kecup binatang dari pemberian nya
" Udah seneng ? Gua bawa ini loh dari sana khusus buat lo , peraturan di bandara sangat ketat "
" Makasih kak Adit ! " kata Dara tersenyum
Adit mengecup lagi kepala Dara, adit begitu rindu sekali . Dengan cara memberikan hadiah karena sudah nurut tidak aneh aneh membuat Adit senang
Mereka mengobrol di dalam mobil tak lupa kucing itu juga sudah di taruh kedalam . Mungkin saat ini sedang makan malam
" Ceritain semuanya selama gua engak ada ! Engak boleh bohong harus jujur , walaupun itu menyakitkan " kata Adit
Adit ingin tahu hal manis dan pahit ketika dia mendengar ucapan Dara selama dirinya tidak di sampingnya
Wanita itu menceritakan hari pertama, dan wanita itu bilang dia makan bareng dengan rasya
Deg
Dada Adit begitu sakit sekali mendengar Dara bertemu dan bertatapan langsung dengan mantan kekasihnya , bahkan mereka sempat makan bareng
" Gua lagi pengen Pizza soalnya kak , jadi kebetulan dia mau traktir, yaudah ! " kata Dara
Adit tersenyum dia mengelus kepala Dara
" Besok kita makan Pizza ya , setelah pulang sekolah " kata Adit tersenyum
__ADS_1
" Udah engak pengen lagi , kan hari senin makan nya "
Adit mengangguk , Dara kembali cerita lagi. Sejak makan sama Rasya besokannya Dara hanya diam dirumah menonton film . Adit senang karena Dara memakai paketan Film nya
" Udah! " kata Dara
Adit mengangguk , dia mendekati bibir nya wajah Dara
Cup
" Jangan ngadu lagi sama papi ! Ini cium rahasia aja ya , kan udah di kasih kucing " Kata adit
Dara tertawa mendengar hal itu lalu dia kembali memeluk Adit
" Masih ingat aja lagi ! "
Adit tertawa " Iya lah ingat ! Orang gua di usir " kata Adit
Keduanya berpelukan saling merindukan satu sama lain . Rasanya Dara bisa mencintai 2 orang lain dengan hati yang berbeda
Tetap Cinta Dara sangat besar pada Rasya ! Belum ada yang bisa ngalahin cara Rasya bercumbu di atasnya
Argh ... jadi kepengen lagi . Tapi takut hamil lagi. Tahan tahan dar ! . Batin Dara
" Oh iya , jadi nggak mau baso aci ? Besok dikirimin ya ! " kata adit
" Mau dong , besok malam ? "
Adit mengangguk " Ok deh , makasih banyak ya kak " kata Adara kembali memeluk Adit lagi
" Iya , sama sama Dara " jawab Adit
Hoammm
Hoammm
Adit menguap, pantas aja terus menguap sampai Turki balik kerumah langsung kesini karena Dara memintanya
Tadi sempat adit bilang besok dia akan kerumah , setelah Dara mengancam besok engak akan Dara mau menemui adit lagi . Cowok itu Langsung otw
Dara tertawa kadang , setakut itu kah Adit ketika Dara marah ?
" Ngantuk lagi gua kak , lo engak mau pulang ? "
Adit mengangguk
" Istirahat sana , langsung tidur jangan main sama kucing lagi " kata adit
__ADS_1
Dara mengangguk, segera keluar dari mobil. Mobil itu langsung saja pergi . Karena Dara tahu , adit capek perjalanan juga lelah