
Dara membalikan tubuhnya dia menatap adit , tatapan Dara pada bibir suaminya itu . Bolehkah ketika Dara lagi marah sama adit mencium bibir suaminya ? Pikir nya
Adit mendahulukan wajahnya mendekat Dia mengecup bibir itu . Dan tangan kanan adit memegang kepala Dara. Hingga wanita itu terbaring
Adit melepasnya kaos yang dia pakai lalu dia menjamah leher Dara kanan kiri
" Arghh shhhit ! "
Adit tidak mengharaukan lagi , dia terus ke kanan dan kekiri. Adit juga melepaskan kancing piyama Dara dua di atasnya . Dia menyentuh nya dan seketika Dara dibuat merinding
" Dit! " kata Dara menahan tangan adit di atas nya
" Diam ! " jawab adit tegas
Adit terus melepaskan semua pakaian atas Dara. Dia mengecup nya kanan kiri seperti bayi kehausan
" Shttt dit ... "
Adit beranjak bangun dia melepaskan bawahnya tanpa berkata apa apa lagi adit menyatukan miliknya
" Aku sayang kamu dar. Ayo kita balik kerumah , aku engak akan ngungkit lagi , aku janji " kata Adit di adegan panas mereka
Dara jambak rambut adit , bisa bisanya lagi begini adit membahasnya. Permainan itu berlangsung cukup lama karena keduanya sama sama merindukan permainan ini
Hingga di akhir Dara memeluk adit , sedangkan adit mengelus kepala dara dengan kasih sayang
" Aku masuk kegiatan teater "
" Sama Dinda? " jawab adit
" Iya "
" Yaudah " jawab Adit
Hening
" Kapan kamu mau pulang dar? " Tanya adit
" Minggu depan , aku lagi nikmatin masa sendiri aku dulu " kata Dara
" Yaudah , aku sering sering nginap disini "
" Ih aku bilang mau sendiri, kamu tidur dirumah kamu lah " kata Dara
" aku engak mau ! Engak bisa tidur kalo engak ada kamu "
" Bohong ! Kamu seneng kan engak ada yang ngatur ngatur, engak ada yang marahin kamu " kata Dara
" Siapa bilang sayang , malahan aku kesepian . Makanya ayuk kita pulang , atau aku yang nginap disini "
" Kenapa sih harus ada aku ? Kan anggap aja kita lagi sama sama nikmatin masa sendiri dulu, emang nya kamu engak bosan apa ? Jujur aku bosan tahu " kata Dara
" Ya karena hidup aku udah ketergantungan kamu , yaudah oke minggu depan , engak lebih , aku yang jemput kamu dari sini "
" Makasih " jawab Dara
__ADS_1
" aku mau minum teh dulu , udah dingin kayanya " kata adit melepaskan pelukan nya
Teh masih hangat , dan seger banget dingin dingin di buatin teh di tambah lagi yang buatin teh cantik . Berkali kali lipat rasa enaknya . Sekalian itu adit mematikan lampu , gelap gulita . Adit kembali memeluk Dara lagi
" Hal apa yang membuat kamu engak suka dari diri aku ? Ya mungkin aku akan memperbaiki diri selama kita masih ingin merasakan sendiri sendiri dulu ? "
" Aku engak suka kamu ngungkit masalah uang , karena aku bukan cewek matre , aku engak suka kamu ngungkit masa lalu karena aku udah berubah , aku engak suka kamu selalu bangga banggain dira karena pada awalnya aku engak suka dira karena dia temen kamu . Aku engak suka sama kamu karena orangnya beratakan , kamu lihat kamar aku . Rapi banget kan ? Karena pada dasar nya aku gerah ngeliat berantakan kamar kamu , berkali kali kau rapiin tetap aja baju dimana , celana dimana "
" Baiklah "
" Kalo kamu apa ? " Tanya Dara
" Suka semua, engak ada yang engak di sukain " kata adit sambil tersenyum
" Dasar gombal "
" hehehe , beneran tau , suka semua . Apalagi dada kamu " kata adit
" Kamu mah selalu sakut paut sama ranjang ih , kita ini kan lagi bahas sifat kita"
" Apa yaaa , paling sih dandan kamu itu jangan terlalu menor banget . Karena aku pria . Aku tahu banget tatapan orang di luar sana . Apalagi dada kamu semenjak menikah mulai berubah . Jangan pakai pakaian ketat lagi , atau sexy gitu "
" Emang selama ini aku pakai pakian sexy ? " Tanya Dara
" Iya , kamu itu di omongin sama anak kampus tahu ga , aku engak tau beberapa cowok yang bayangin kamu di pikiran mereka karena pakaian kamu. Jadi sebab itulah adit jaga kamu ketat di kampus "
" Oh ya ? Kok aku baru sadar ? Kalo kamu engak ngomong , aku engak tahu " kata Dara
" Ini aku kasih tahu "
" kamu mah ngatain aku gendut ! " kata Dara
" se gendut gendut kamu , aku tetap cinta "
" Haha gombal dasar, mulut buaya ! "
Adit tersenyum
" Tidur yuk , udah ngantuk banget nih , capek abis main juga kan " kata Dara
" Iya sayang " jawab adit . Mereka saling berpelukan . Supaya tidur nya lebih nyenyak lagi
##
Saat Dara bangun , adit tidak ada di samping nya. Dara merasa kecewa sekali padahal hubungan semalam sudah membaik kan ? Apakah adit pergi ninggalin gitu aja setelah semalam sudah di berikan tubuh nya ?
Dara bangun dari tidur nya dia menyalakan lampu kamar . Betapa terkejutnya Dara saat adit tidur di sofa sana
" Dit ... adit ... kok kamu tidur di sofa ? Aku pikir kamu itu pulang " kata Dara
Adit tidak terbangun , seperti biasa pria itu lebih suka tidur dan harus berkali kali untuk di bangun in
Dara mengambil air lalu dia ceprit ke wajah adit
" Masih ngantuk sayang .... "
__ADS_1
" Yah pindah ke kasur lah , ngapain disini ! "
Adit terbangun dia menatap kesel pada Dara
" Apa ? Ayo mau marah lagi ? Aku bener loh suruh kamu tidur di kasur "
Adit mengangguk dia menarik selimut lalu melanjutkan tidurnya lagi
" Dit ... kenapa sih kita engak pernah sholat bareng ? Semenjak menikah juga aku engak pernah ngeliat kamu sholat "
" Malas " jawab adit
" Ya allah dosa banget punya suami kaya gini "
Adit beranjak bangun " kamu aja engak pernah sholat "
" enak aja ! Aku sholat setiap pulang kampus , justru aku yang engak pernah ngeliat kamu sholat . Sholat jumat yang seminggu sekali aja kadang kamu malah tidur " jawab Dara
" Yaelah masih muda , lagian umur juga masih panjang , nanti juga sholat "
" Ya kapan ? " Tanya Dara
" Ya pokonya nanti juga sholat "
Huh !
" Aku pikir kamu itu pergi tau ga , aku udah mikir yang negatif sama kamu , setelah semalam udah di kasih . Malah kamu pergi . Aku ngerasa kaya wanita panggilan "
" kamu tidur nya engak bisa diem ! Aku jatuh berkali kali , mau marah tapi kamu pulas . Ya emang kamu wanita panggilan kan ? Bukan itu yang kamu mau kemarin di bali ? "
" Adit..... " Geram Dara
Adit terdiam
" Mulut kamu pagi pagi udah bikin aku sakit hati ya ! Jangan sampai nambah masalah lagi nih , ini aja aku belum bisa maafin kamu . Di tambah lagi wanita panggilan "
" Ya gitu deh " jawab Adit
" Yaudah , kalo emang kamu mikir nya aku wanita panggilan , sekalian teman teman kamu sentuh aku "
Adit beranjak bangun dia megenggam tangan Dara
" Maaf "
" Dari kemarin kamu bilang maaf maaf , tapi tetep kan ucapan kamu itu ! Kamu ga suka di sakitin , tapi kamu sering sakitin orang , emang bener bener egois "
Adit terdiam
" Pulanglah , aku mau mandi ... " kata Dara membuka pintu kamar
" Dar. Aku mau disini sama kamu "
" Pulang .... "
Adit mengambil pakaian nya , dompet dll. Lalu dia keluar dari kamar
__ADS_1