DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
Inisial D


__ADS_3

~Hari ini aku menikah , walupun aku tahu hendra sangat membenci ku , bahkan dia menolak saat detik detik kita ingin menikah


Tentu aku tak setuju , apapun yang lusi katakan tentang kakak nya membuat aku jadi jatuh cinta


Dia baik dan sangat tampan walaupun usianya sudah menginjak kepala 3


Ya tuhan ! Aku menyukai pria tua tapi begitu gagah , boleh kah aku menyukai dan memiliki seutuhnya


Biarkan D yang mundur , karena tidak tahu diri sudah tau laki laki sudah ingin menikah masih aja ngejar ngejar


Dasar ja*ang ~


Adara membaca lembar kedua lalu dia tutup kembali , adara ingin membaca setiap harinya satu lembar . Dia bener bener penasaran dengan inisial D itu siapa


Kenapa mama nya benci sekali , siapa orang yang di masa lalu kedua orang tuanya . Kalo dari adara baca kemarin D ini orang ketiga dari papi dan mama nya


Tok tok tok


" Kakak,  bangun ... " kata adinda


" Iya ma, aku udah bangun, lagi pake baju "


" turun kalo sudah , sarapan akan di mulai , papi kamu udah lapar "


" iya mah "


Tak lama dari itu adara langsung menyimpan dengan aman buku itu lalu dia segera keluar dan setiap pagi selalu papinya itu memeluk adara


Karena papi nya pernah bilang dia lebih sayang dengan anak perempuan nya ,karena beberapa tahun lalu adara 2 kali kecelakaan sampe berdarah darah membuat papi nya itu stres . Dan sampai saat ini sang papi masih trauma dengan anak gadis nya itu


" Mau ikut kamu pergi nanti sama papi ? Papi mau nonton bioskop, mama dan haidar " kata hendra


" Aku,  aku di rumah aja hehe "


Haidar mengangkat jempol nya

__ADS_1


" Bagus banget , karena gua di janjikan beli kamera drone " kata haidar sambil mengejek


" papi belikan aku kamera juga " kata adara tak mau kalah


" Kalo begitu kamu juga ikut lah , kapan lagi kita bisa pergi bersama , nonton bioskop,  makan disana dan jalan jalan ke cafe bertiga " kata adinda


Adara memeluk erat leher sang papi


" Aku mau dirumah aja,  capek , belum lagi dandan, belum lagi cari pakaian, arghh males aku " kata adara


" Yaudah kalo begitu engak ada kamera "


###


Siang itu adara kembali pergi bersama rasya , cuma rasya yang bisa semaunya dan kapan aja adara ajak jalan


Rasya mengklakson mobil nya tepat itu juga adara turun dari lantai dua . Tiba tiba pandangan adara kepada figura foto papinya saat masih muda dulu


" Papi cakep sih , cuma sampai saat ini aku masih mantau bagaimana masa lalu papi " gumam adara


Tin tin


Keduanya menikmati perjalanan siang itu dengan musik musik pop yang tentunya viral di aplikasi jaman sekarang yang berinisial **


" Lakukanlah semaumu


Sampai kau lelah menyakitiku


Sebisaku takkan mengusikmu


Ku akan mencoba mengerti dirimu


Andaikan kau tahu


Rasa sayangku melebihi rasa sakit ini

__ADS_1


Mungkin kau takkan pernah menyangka


Mengapa ku tetap di sini? Ho-oh "


Adara tersenyum untung rasya juga tahu lagu itu , laki laki yang di samping nya terus mengusap kepala dara dan dagu nya


Tiba mereka di salah satu mall yang cukup jauh dari jarak rumah mereka,  kedua sebelum keluar memakai parfum terlebih dahulu dan adara menambah sedikit make up dan lipstik nya


Keduanya berjalan lorong mall saling berpegang tangan mencari restoran. Restoran yang adara pengen adalah restoran udon.  Seharian ini pikiran adara di penuhi oleh makanan viral yang udon itu


" Gimana enak ? Kamu happy ? " Tanya rasya


Adara mengangkat jempol , dan menjawab anggukan kepala


" Terima kasih sayang " kata adara Begitu lembut


Rasya terdiam lalu dia memegang dadanya,  tentu adara yang melihat itu langsung tertawa


" Kamu jahat ya, kita ga pacaran tapi sikap kamu ini menunjukan layak aku cinta sama kamu " kata rasya penuh drama


" Haha,  ayo kita balikan " kata adara kali ini serius


Rasya terdiam dia  , mata mereka saling tatap


" dar, aku ga mau main main , aku serius " kata rasya


Tangan adara mengangkup kedua pipi rasya


" Masa lalu yang kemarin kemarin kita ubah menjadi sekarang" kata adara


" Maaf " kata rasya terus menatap tulus kepada adara


" Jadi kita balikan kan sayang ? Ucapan kamu itu engak main main kan ? " Kata rasya lagi


Adara mengangguk , tanpa berlama lama rasya langsung merangkul adara dan mengecup kepalanya

__ADS_1


" Awas ya selingkuh lagi , aku cekek " kata adara mengancam


Rasya menggaruk kepalanya , kenapa lagi lagi wanita selalu ingat dengan kesalahan nya . Apakah adara lupa kalo adara yang selalu dekat dekat dengan laki laki di kelas nya


__ADS_2