
Adit mengunci kamar nya dari luar , adit mau keduanya sama sama meredam emosinya
Benar kata Dara, Adit terlalu kaku untuk di ajak bercanda . Bercandaan Dara kalo sama Dinda lebih parah lagi . Mungkin kalo Dara bilang apa yang tadi dia ucapkan ke Dinda atau Rasya respon mereka hanya mengejek kembali tapi ketawa
Krek krek krek
" Buka ngga pintunya !!! " Teriak Dara
Adit hanya diam , Adit memandang pintu kamar
" Adit... buka pintunya " Teriak Dara lagi
Merasa tidak di tanggapin akhirnya Dara meletakkan kembali koper nya lalu dia merebahkan tubuhnya, Dara menangis di balik bantal
Pikiran Dara tiba tiba kenapa bisa dia cinta sama orang yang jelas jelas belum pernah buat Dara tertawa? Selalu di buat sakit hati dan nangis ? Beda sama Rasya dulu . Selalu ada tawa di tiap harinya
Akhirnya kamar terbuka , ketika itu dara menghapus air matanya
" Sarapan udah di depan ! " kata Adit
Dara menghapus air matanya dia menutup tubuhnya dengan cardigan . Terlalu sexy pakaian Dara saat ini . Keduanya makan tanpa berkata apa apa
Tapi tetap Dara melayani suaminya memberikan sendok dan garpu serta menuangkan air
Adit terlebih dahulu menyelesaikan makan nya , Dara tahu pasti Adit tidak mood makan karena tidak di suapin
Tak lama itu adit keluar memakai kemeja pantai dan celana pendek
" Kamu mau kemana ? "
" Tenangin diri " Jawab Adit . Dara mengangguk. Biarlah suaminya itu menenangkan diri
Biar sama sama kembali melupakan kejadian pagi ini . Sedangkan Dara sehabis makan langsung masuk ke kamar menghubungi Dinda. Kayanya mood Dara akan balik lagi ketika menghubungi sahabatnya itu
Dan bener aja , ada aja wanita itu yang membuat Dara tertawa tiap harinya . Kali ini mereka membahas mengenai Rasya
Dinda cerita kalo tiba tiba semalam saat mereka mau berhubungan, tiba tiba kaki rasya keram . Alhasilnya Dara dan Dinda kembali tertawa ngakak . Sebenarnya bukan ceritanya yang lucu tapi Dinda itu ketawa dulu baru cerita
( Din , gue abis ribut sama adit , lo tau kan adit itu bercanda humor nya itu dasar banget. Jadi ceritanya itu kan gue di minta buat kopi sama dia . Terus dia tidur lagi . Gue bilang dong , ih tidur lagi kaya pengangguran . Nah kalo gue ngomong sama lo atau rasya pasti kalian berdua malah balik jawaban gue kan kek ketawa gitu lah . Lah ini dia malah marah . Intinya dia bilang gue nyusahin dia minta uang mulu , ya gue sakit hati lah. Terus dia juga ngungkit gue sering berhubungan sama Rasya . Gue tampar aja sekali kali ) kata Dara
( lagian udah tau laki lo bercandanya dasar banget pake di ajak bercanda . Lo kan udah tau nih dia gimana . Besok besok engak usah di ajak bercanda lagi )
( Iya din , gue dari tadi nangis terus keinget ucapan dia . Tadi tuh gue mau balik ke jkt kan udah siapin koper juga . Dia malah ngunci gue di kamar . Sekarang itu cowok malah pergi ke pantai katanya mau tenangin diri dulu )
( Kek nya lo harus ngalah sih dar sebagai istri . Atau karena adit anak bontot kali ya ?)
( Ya mungkin, cuma kadang mulut dia itu loh kaya cewek banget , benci banget gue kalo dia udah ngata ngatain gitu ) kata Dara
( Yah mau gimana lagi , gitu gitu lo cinta kan sama dia ? )
__ADS_1
( Dih , cinta gue sekarang udah ketutup tau din sama ucapan dia . Engak tahu deh kelanjutan nya gimana ) kata Dara lagi
( Engak boleh gitu loh Dar. Gue aja nih pas di ajak berhubungan sama rasya. Lo tau kan gue benci banget sama nih orang tiba tiba gue malah engak bisa ngelepasin dia . Gue sayang banget, cinta banget gue dar sama suami gue )
( Gua pun sama cuma gimana ya din , mulut nya ini kaya perempuan. Bener dah sekali lagi dia begini . Gue tinggalin , seminggu gua kerumah orang tua . Tanpa kabar dia )
Tok Tok Tok
Krek
Adit kembali masuk , disitu dara langsung mematikan panggilan
" Kamu abis nelpon siapa ? " kata Adit
" Bukan siapa siapa "
" Siapa ? "
" Dinda " jawab Dara
Adit mengangguk dia mendekati Dara memeluk istrinya itu
" Maafin aku ya "
Dara mengangguk, kayanya Dara memang harus sering sering mengalah sama Adit
Adit mengangguk . Dara melepaskan pelukan dia membuka kembali isi koper nya
" Biar aku yang susun " kata Adit
" Engak usah biar aku aja " tolak Dara
" Adit aja , adit yang salah " kata Adit
Dara mengangguk , adit menyusun satu persatu pakaian Dara kedalam lemari . Dara hanya tersenyum baru kali ini Dara melihat adit beres beres
" itu di luar aku bawa es kelapa buat kamu , tolong sekalian juga punya aku tuang ke gelas Dar ! "
" uhhh es kelapa cocok banget panas panas begini , makasih adit ! " kata Dara
Dara langsung melihat secara jelas es kelapa yang masih di plastik kemasan , Dara juga menambahkan es batu di dalam kulkas
" Seger nyaaaa" kata Dara
Dara kembali masuk saat itu juga adit rebahan lagi " Es nya aku taruh sini ya " kata Dara
Adit mengangguk , dia sedang menelepon dengan bawahan nya . Masih sempat sempat liburan kaya gini ngurus kerjaan
" Hari ini tema nya kunjungin beberapa tempat cafe , restoran atau bar yang terkenal . Aku udah list tempat mana yang hari ini mau kita kunjungin sih . Coba kamu lihat di whatsapp kamu "
__ADS_1
Dara membaca satu persatu tempat itu, tempat yang di pilih adit terbilang mewah juga
" Rata rata buka nya sore yaaa. Jadi sambil nunggu itu kita kemana? " Tanya Dara
" Di vila aja sampai sore , mager juga aku keluar "
" Kamu mah mageran kak , ayuk dong keluar, cari apa kek gitu "
" Gimana kalo berenang ? " kata Adit . Adit sambil menaik turunkan alisnya
" Kamu mau berenang? " Tanya Dara
" Iya "
" Yaudah ayuk " ajak Dara
" Pakai dalaman aja " kata adit
Dara mengangguk, dara melepaskan cardigan dan celana pendeknya . Kini tersisa dalaman nya saja
" Tolong olesin ini ke punggung aku dong dit " kata Dara memberikan sunblock
Adit menerimanya dia menoleskan punggung Dara dan di akhir adit menepuk bokong istrinya itu
" Sexy banget sayang kamu , boleh ya kalo nanti kita main di kolam berenang "
" Dit kalo kamu terus terusan ambil kesempatan , bisa bisa aku hamil tau , mana engak pernah pake pengaman lagi "
" Pake kok kemarin sayang " kata Adit
" Masa ? Terus sekarang mau coba juga di kolam berenang ? Kamu engak pakai lah "
" Yaudah iya engak, paling cuma elus elus aja deh . Adit janji "
Dara mengangguk dia meminta adit untuk mengendong nya . Dan belum ada persiapan malah langsung di cebur
Byurrr
" Adit....... "
" Sumpah engak ada akhlak banget tahu gak, aku pikir kamu memang romantis, engak taunya ending dari itu . Hemmm thanks " kata Dara
Adit hanya bisa tersenyum, adit juga ikut menyebur dia memegang bahu Dara
Cup
" Kayanya kita harus foto di sini ga siii . Sayang banget bunga nya "
" Yaudah foto , aku ambil hp dulu " kata Dara
__ADS_1