DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
Part 90


__ADS_3

Berangkat kampus berdua dengan mood yang baik keduanya


Drt...


Drt...


Adit memundurkan jarak Dara dia mengambil hp nya di tas belakang


( Ya Halo)


( Hah ! Terus gimana keadaan nya , ya ya gue langsung kesana ya )


Tut


" Kenapa dit ? "


Adit meminggirkan mobilnya " Dar . Dara berangkat sendiri aja ya . Adit antar sampai sini naik taksi atau ojek online . Baso aci kebakaran dar "


Dara terkejut " Terus gimana keadaan nya kak ? "


" Adit belom tahu , yang pasti semuanya bakalan habis . Gapapa ya adit antar sampai sini " kata adit


Dara mengangguk dia mengambil barang barangnya . Sebelum keluar . Dara sempat mencium tangan adit lalu mengecup pipi pria itu


" Kabarin kalo ada apa apa ya Dit "


" Iya. Maaf ya sayang . Adit harus balik kesana "


Dara mengangguk . Mobil itu mulai membalik arah . Dara menghela nafas dia langsung mengeluarkan ponsel nya memesan ojek motor. Selama menunggu itu Dara juga melihat berita


Mendadak langsung viral karena toko itu kebaikan akibat salah satu karyawan nya bertengkar lalu mereka terjadilah gas meledak akibat rokok itu


Dara terus berdoa . Meminta api itu segera berhenti supaya tidak mengakibatkan lingkungan sekitar


Tak lama dari itu ojek Dara datang . Tiba di kampus tidak ada masalah apa apa . Dara mengucapkan alhamdulillah


" Mulai hari pertama api , selanjutnya apa lagi ujian mau menikah? " gumam Dara


Pulang dari kampus Dara meminta Adinda dan Rasya untuk di antar ke salah satu toko Adit . Mereka ingin memberi semangat untuk Adit


Tiba di sana banyak wartawan juga pemadam kebakaran yang masih stay . Padahal api sudah pulih semuanya hanya saja untuk berjaga jaga


Dara masuk ke toko itu ketika semua karyawan juga adit diam . Dara paham karena mereka sedih


" Sayang ... " kata Dara


Adit beranjak bangun dia langsung memeluk Dara. Dara memberi semangat juga berduka atas kebakaran ini


" Yang sabar ya , jangan nyalahin mereka . Mereka juga engak mau juga keadaan kaya gini " kata Dara


" Ya aku engak salahin mereka kok , emang ini udah rencana tuhan "

__ADS_1


Sepelepas pelukan. Adit mengenalkan dara kepada karyawan nya juga memperkenalkan dua sepasang suami istri . Mereka yang bertengkar itu juga menceritakan awalnya


Dan mereka juga akan bertanggung jawab atas kerugian usaha ini . Ya bagus lah kalo mereka ada rasa tanggung jawab nya


" Yaudah untuk sekarang kita tutup dulu tokonya . Kalian bisa pulang . Besok paling sih ada renovasi aja . Dan jangan lupa di matikan listrik semuanya aja . Biar tidak terjadi kebakaran lagi . Besok saya kesini lagi " kata Adit


Mulai dari situ semuanya akan bubar sebelum mereka memutuskan untuk pergi . Seperti yang adit bilang tadi matikan semua listrik juga di lihat kembali kompor dan gas nya


Di rumah makan , adit makan tidak terlalu nafsu bahkan makan aja hanya sedikit


" Sayang , di makan dong sop nya . Masih mikirin ya ? Kan mereka mau tanggung jawab. Gapapa juga kan 3 hari tutup toko ? "


" Iya dar . Aku masih lemes banget. Kejadian tadi . Aku engak bisa bayangin kalo aku ada disitu menyelamatkan mereka . Aku bodo amat lah sama toko . Tadi tuh sempat karyawan perempuan Aku ke kunci di kamar mandi . Nah sedangkan warga menyuruh untuk di biarkan aja . Untung mereka solidaritas nya tinggi . Mereka masih mikirin teman nya yang masih di dalam " jelas Adit


Dara mengelus punggung adit memberi kesabaran pada calon suaminya itu


" Iya iya . Makan dulu kamu belum sarapan kan tadi . Niatnya kan tadi mau makan di kantin "


Adit mengangguk " tadi aku sempat minum kopi sama rokok "


" itu lagi , nanti lambung kamu sakit sekarang makan ya . Gapapa berapa suap yang penting perut nya itu ada nasi nya " kata Dara


Adit mengangguk


" Makasih ya dar . Udah semangatin aku . Enggak tahu deh kalo engak ada kamu gimana "


Dara mengangguk dia membeli elusan di tangan Adit . Keduanya makan tanpa bicara walaupun terlihat jelas adit tidak begitu nafsu makan tapi dia memaksakan


" Nanti aku mau ke kampus ada kelas siang , kamu mau aku antar pulang atau mau kemana? " Tanya Adit


" Dar . Kamu mending produktif deh . Ya kegiatan apa gitu jangan buat diri kamu mager mager . Biar kamu ada pengalaman nya . Kamu jadi mau aku masukin kelas masak ? Tapi kamu harus janji sama aku rajin masuk ya ? "


Dara mengangguk " ya kan kemarin aku bilang mau masuk , cuma kita sempat berantem itu . Iya aku janji engak bakal bosan . Kalo bosan ya . Aku tahan tahan sampai kelas itu selesai " jawab Dara


" Yaudah nanti aku daftarin dan oh ya kamu sendiri ya dar . Aku engak bisa nemenin kamu kelas masak "


Dara mengangguk " Iya gapapa "


Adit mengangguk dia melanjutkan makanan nya " Dan kalo bisa sekalian kamu belajar bahasa asing gitu loh, kan buat kamu kamu juga "


Dara tersenyum " Satu persatu ya pak . Kelas masak belum urusan "


Adit tersenyum " hehe iya sayang "


##


Sore itu Dinda meminta Dara untuk mengantar makanan kerumah adit . Dengan senang hati Dara kerumah calon mertuanya


Beres pakaian . Dara menunggu makanan yang lagi di masukan ke rantang


" Udah ? Kalo gitu kakak jalan ma "

__ADS_1


Dinda mengangguk " Hati hati bawa mobilnya "


Dara mengangguk dia mengangkat jempolnya . Sepanjang perjalanan dara memikirkan nanti bahan obrolan apa ya untuk bertemu Calon mertuanya? Kalo adit mah udah pasti engak ada . Jam segini masih di kantor milik nya


Begitu Dara sampai disitu ada Dira yang lagi mencicipi kue buatan calon mama mertua


" Hai kak ? Disini juga ? " sapa Dara


" Iya , tapi mampir sebentar aja habis ngajar "


Dara mengerutkan keningnya " ngajar ? "


" Iya, jadi sampingan gitu loh jadi guru les bahasa inggris di rumah "


Dara mengangguk " Berapa kira kira bayaran nya kak ? "


Dira tersenyum " Kenapa ? Lo mau gue ajarin ? "


" Oh bukan , adek lagi nyari guru juga . Nah makanya tanya dulu berapa biaya . Kalo ok . Nanti mau bilang sama bokap biar kak Dira aja "


" murah kok , tapi btw gue juga selain bahasa inggris sama matematika dua itu aja "


" Kebetulan kalo gitu , nah berapa nih kak kita kira ? "


" Adik nya smp atau apa ? " Tanya dira


" SMA kak "


" Ya paling sih , harga temen aja sih di bawah 1 jutaan "


" berapa kali pertemuan? "


" Ya bebas aja mau berapa kali pertemuan . Yang pasti sebulan satu juta " kata Dira


" Boleh minta kontak kakak ? Nanti mau di omongin dulu sih . Lumayan murah juga haha " kata Dara


Dira menyebutkan nomor whatsapp nya . Langsung di namain


' Kak Dira teman Adit '


Mama adit menyusul mereka yang saat ini ngobrol dengan asik . Mama adit juga memptongkan kue brownies buatan nya


" emm enak tante ! "


" Kok tante, mama dong "


Dars tersenyum malu , begitu juga Dira dia tersenyum . Memang mama adit maunya di panggil mama bukan tante


" Adit kapan pulang ma ? " Tanya Dara


" Paling jam 8 atau 9 tergantung pekerjaan nya aja . Tapi sih kalo kamu suruh dia pulang sekarang . Dia pasti pulang " kata Mama Adit

__ADS_1


" Haha , bisa aja "


Dara habis dua potong kue , begitu juga dengan Dira . Dara akuin masakan mama adit bener bener enak . Ini aja lagi di menunggu pempek buatan mama adit untuk di bawa pulang


__ADS_2