DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
Part 130


__ADS_3

Beberapa hari kemudian saat kumpul lagi , Naomi janji an mau kerumah orang tua Dara


Hasilnya mereka bertemu sore hari karena seminggu ini naomi bilang dia mau istirahat jualan dulu


" Apa kabar .... " kata Dara


" Baikk , lo apa kabar ? "


" Baik dong, kan kemarin kita udah ketemuan " jawab Dara


" Hehe basa basi aja ini mah "


Keduanya masuk , Dara memanggilkan kedua orang tuanya untuk Naomi bertemu


" Siapa yang datang kak , astaga... Naomi anak papi . Sini peluk dulu "


Naomi langsung merentangkan tangannya memeluk papi dari sahabatnya itu . Nyaman banget. Lalu Naomi pindah pelukan ke Mama Dinda


" Ya gimana gimana ? Ada berita apa sampai kamu mau main kemari " kata Papi Hendra


" kejadian yang beberapa bulan itu , aku langsung memutar uang nya dengan usaha pi , aku pikir engak selamanya tergantung sama uang yang di kasih papi , nah kebetulan usaha aku udah alhamdulillah banget . Aku mau balikin setengah nya dulu ya pi "


Hendra melebarkan matanya begitu juga Dinda


" Kamu beneran ? Gapapa kalo mau di pake dulu buat kebutuhan kamu , buat usaha kamu , siapa tahu mau buka usaha di cabang mana "


" Udah pi , aku udah buka usaha cabang cuma lagi cari karyawan , nah alhamdulillah banget penghasilan nya besar . Jadi aku harap papi terima yah , aku cicil . Aku mau tanggung jawab loh pi "


Hendra mengangguk , jauh jauh Naomi kesini jadinya Hendra ingin menerima saja dari pada kecewa


" Usaha apa kalo boleh tau ? Dan dimana ?"


" Sate taichan pi , di depan gang , kebetulan jalan raya juga kan , terus ya banyak sih yang beli kalo lagi banyak 500 tusuk itu pun dia po dulu , kita ada whatsapp nya . Lumayan kan 7 setengah juta . Sedangkan kalo aku beli bahan bahan nya engak sampe 5 juta ke atas "


Hendra juga Dinda tersenyum mendengarnya


" Alhamdulilah banget ya , ini baru anak murid papi . Pintar cara olah uang nya . Kapan kapan papi main kesana ya "


" Boleh boleh pi , kabarin aja , nanti aku buat tempat spesial deh pake bunga , meja nya pake kain tatakan pokonya spesial deh" goda Naomi


" Hahaha , bisa aja kamu " kata Papi


" Kemarin Dara sama kak Adit , sama semuanya temen sma , juga main , di bantu tusuk sate terus pada makan , Dara aja sempat bungkus buat di bawa pulang "


" Oh ya? Berarti enak sate kamu , jarang loh Dara bawa pulang makanan " kata Mama Dinda


Naomi mengangguk

__ADS_1


" Kenapa kamu memutuskan untuk , yaudah lah jual sate taichan aja , kenapa ?" Tanya papi


Naomi langsung tersenyum " Berasa di introgasi sama orang tua sendiri ya haha . Ya itu dulu sempat makan sate taichan , berturut turut pas baru pindah . Lama lama rugi dong keluarin 45 rb sehari . Dari situ coba coba ke pasar beli bahan bahan nya . Terus lihat di google juga sih cara buat nya gimana. Yaudah akhinya cobain terus karena kalo buat itu banyak banget. Bagi bagi deh ke anak tetangga yang lagi nongkrong. Mereka bilang enak . Terus dia juga nanya apa ini di jual ? Aku bilang engak . Terus dia nyuruh aku coba buat jualan . Lagian di tempat itu belum ada yang jualan taichan "


Papi hendra juga mama Dinda tersenyum kagum banget sama pemikiran Naomi . Gimana bisa anak 18 tahun pikiran nya sudah luas banget


Cerita banyak mengenai bisnis , papi hendra memberikan tips agar bisnis terus berjalan . Ya pasti ada bisnis naik turun cuma kita harus bisa seimbang dengan cara memberikan promo atau apalah gitu


Naomi terus menganggguk , dia banyak belajar dari papi hendra . Tak lama kemudian karena sudah malam juga . Naomi di ajak untuk makan malam . Setelah itu naomi pulang


" Motor baru kamu ? Hebat udah punya motor baru " kata Hendra


" Masih cicil pi " jawab Naomi


" Gapapa cicil juga yang penting hasil sendiri . Papi bisa baca masa depan kamu . Beberapa tahun ke depan kamu bakalan jadi bos muda . Papi harap kamu masih rendah hati ya " kata Hendra


" itu pasti pi , buat apa kita sombong, toh juga sama sama pup "


" Benar , yaudah hati hati kamu pulang nya " kata Hendra


##


Setiba nya sampai di rumah , Dara tidak menemukan adit . Padahal jam pukul 10 malam


Dara hanya diam , padahal ada rasa khawatir banget sama suaminya. Beberapa jam kemudian ada suara mesin mobil. Dara mengucapkan alhamdulillah


Adit tersenyum dia melepaskan dari di kerah lehernya . Membuang asal seperti biasa


" Dar... tolong buatin kopi jahe buat adit ya "


Dara mengangguk dia mencium tangan Adit terlebih dahulu, dan mencium bibir suaminya itu


" Kamu abis minum ? "


Adit mengangguk


" Tumben banget kamu kayanya engak pernah minum ? " kata Dara


" Iya sama temen temen aku tadi di ajak ke club , minum "


Dara mengangguk dia mencoba lepasin kemeja adit dulu . Setelah tanpa benang pun adit langsung masuk ke dalam kamar mandi


Adit memeluk nya ketika Dara baru selesai meletakkan kopi


" Aku tadi goda perempuan, maaf ya "


" Iya gapapa , asal jangan tidur in aja "

__ADS_1


Adit tersenyum " Makasih sayang , udah balik telat malam , pulang pulang keadaan mabuk "


Dara memegang pipi Adit . Masih ada efek mabuk nya sedikit


" Ada apa kamu tiba tiba mabuk ? Ada masalah ? "


Adit menggeleng kepalanya


" Di ajak teman dar . Adit niatnya juga engak mau minum , terus di ajak minum , terus juga tiba tiba cewek datang ke adit "


Dara mengangguk mendengar itu


" Yaudah gapapa , aku ga masalah , this ok"


" Maaf ya " kata Adit menundukan kepalanya


Dara mengusap kepala adit , menenangkan suaminya itu dengan cara mengelus kepalanya


" Aku yang larang kamu kesana , tapi aku sendiri yang main kesana "


" Gimana ? Enak kan ? Kesana suara nya dj nya itu yang bikin betah " kata Dara


Adit tersenyum " Ya gitu deh "


" Btw aku udah mulai siap siap prepare pakaian kita , buat liburan nanti . Ada pakaian renang yang kemarin kita beli itu "


" terlalu sexy ya itu , tapi gapapa sesekali lagian tempat nya juga oke " kata Adit


Dara mengangguk dia langsung memeluk suaminya itu


" Jangan merasa bersalah kaya gitu , aku beneran gapapa , engak marah juga kamu mabuk . Yang penting kamu jujur kenapa pulang telat "


Adit mengeratkan pelukan nya " Tadi aku mau jemput kamu di rumah papi , cuma belom selesai nongkrong gitu "


" Aku juga mantau kamu tadi lewat GPS, tadi aku lihat kamu masih di kampus sore tadi " Kata Dara


" Aku engak pernah nakal sebelumnya dar , jadi aku malah kek takut bikin kamu kecewa gitu "


Dara tertawa mendengar itu " Aku gapapa sumpah , beneran! "


" Maaf sekali lagi " kata Adit


" Dari pada kamu ngerasa buat bersalah begini , kapan kapan kita ke club lagi , hehe"


" Aku engak bakalan izinin kamu !! " tolak Adit


Dara memonyongkan bibirnya " Ga asik jadi suami "

__ADS_1


__ADS_2