
" Dit , kita panggil mama papa yuk , latihan simulasi. Lagian Dara pengen banget Adit manggil Dara mama "
Adit langsung geli sendiri , dia mengangkat bahu . Bayangin aja , Adit sama Dara kenal saat Dara masih 17 tahun . Deket sebagai musuh , terus pacaran. Terus menikah dan sekarang malah tahu sifat asli masing masing dan tidur berdua . Sekarang tiba tiba Dara minta di panggil mama
" Dit , ayo lah , kamu jangan geli begitu , lagian pas kita berdua aja manggilnya papa mama . Kalo ada orang lain kita panggil nama kaya biasa "
Adit terdiam
" Dara kan juga mau Dit di manja sama adit , kaya kita lagi makan di mobil terus terus tiba tiba kamu manggil aku ma aku mau di suapin, mah gemesh kan . Ayolah "
" Hem " deham Adit
" Kalo adit engak mau , Dara panggil ke yang lain aja papa "
" Ya ya mau , aku mau di panggil mama papa , awas kamu ya kalo ada orang lain manggil kaya gitu "
Dara langsung tersenyum dia memeluk adit " I love you papa "
Adit membalas pelukan Dara " I love you mama Agatha "
" Papa iam " jawab Dara
##
Di kantor , Dara hanya diam duduk saat adit sibuk bulak balik ruangan dan keluar . Memang pada saat itu kantor lagi sibuk sibuknya
Pasalnya ada sebuah salah satu perusahaan radio datang untuk menawarkan kerja sama di tambah lagi ada salah satu event musik menawarkan kerja sama untuk menjadi sponsor
Dara hanya diam , sekali dia nanya aneh aneh ke adit atau mengajak berantem, pasti adit langsung ngamuk . Jadi lebih baik Dara diam bermain hp saja
" Coba kalian kerja cepatlah , dan tolong itu anak merketing suruh datang keuangan saya , ini dua orang client datang masih ngerjain pekerjaan lain , Gak punya otak " kata Adit dengan karyawan nya
" Siap mas , sekarang saya panggil " katanya
Adit mengecek lembaran lembaran kertas , terlihat jelas suaminya itu pusing , ini ketiga kalinya Dara ke kantor adit . Dara jadi tahu se sibuk apa suaminya disini . Dara pikir pekerjaan adit disini cuma main Game, minum kopi dll
Krek
" Assalamualaikum, permisi " katanya
Adit langsung menoleh dia menatap anak marketing satu ini . Perempuan .
" Gimana dengan Radio xx selesai? Kamu bisa nggak kerja cepat , dimana mana kalo ada client datang , di utamakan. Tinggalin pekerjaan yang lama , nanti setelah selesai client ini , bisa di lanjutkan lagi . Ngerti ? Udah kerja berapa lama begini aja masih di ajarin juga ? " Oceh Adit
" Iya mas "
" lagian kamu itu kan punya ada magang 2 orang , ajarin dia biar pekerjaan semuanya selesai . Ajarin cara dia memperkenalkan ke client , atau ajarin dia kerjakan pekerjaan yang lama kamu kita di teruskan"
" Siap mas , nanti saya lakukan " kata nya
Adit mengangguk " Kerja cepat hari ini ya , semangat " kata Adit
__ADS_1
Wanita itu pun keluar , adit menatap Dara. Istrinya itu hanya diam menunduk kepala
" Mam , pijitin kepala papa dong , pusing banget " kata Adit
Dara beranjak bangun dia mengambil minum terlebih dahulu, adit meminum nya dan mulai menikmati pijitan kepala nya
" Aku sampe kaget loh pas kamu manggil aku mama , tapi untung langsung sadar "
" Kamu tuh lupaan banget ya , tadi kan kamu yang minta sayang " kata Adit
" hehe iya , aku terlalu ngantuk sampai lupa " kata Dara lagi
Adit megenggam tangan Dara dia mencium nya , akhirnya Dara malah memeluk leher adit . Mencium harum kepala itu . Karena Dara yang keramasin Adit
" Selama ini kamu marah marah sama aku , udah biasa . Tapi lebih serem lagi marah sama karyawan kamu ya "
" Iya gitu lah , seperti apa yang kamu liat tadi, aku kesel kalo kerja mereka lambat , rasanya pengen aku yang turun tangan tapi mereka engak bolehin aku " kata Adit
" Selama ini aku tahunya uang uang aja , aku engak tahu di balik banyak uang nya aku , kamu seribet ini , aku juga engak kebayang kalo aku engak kenal kamu , dan kita engak menikah . Pasti aku akan kerja paling tiap hari di marahin bos "
" Kenapa emangnya di marahin bos ? " Tanya adit
" Ya kerja aku lama , terus aku juga engak punya ke ahlian apa apa "
" Jangan ngomong gitu lah , kamu bisa pasti kalo belajar " ucap Adit
Dara mendorong kursi adit, dia duduk di pangkuan suaminya
" Gimana sama kegiatan teater kamu? " Tanya adit
Adit memejamkan matanya nya
" Yaudah lah stop kamu ikut kegiatan di kampus , aku udah tahu ujung nya bakalan kaya gini "
" Kamu belom tahu kan ceritanya ? Selain di keluarin karena jarang masuk aku juga pernah ribut sama satu kakak tingkat gara gara dia bilang aku hamil duluan , aku marah lah aku engak merasa hamil duluan , terus juga dia bilang kamu sama dira hampir mau lamaran , terus gara gara aku hamil kamu nikahin aku "
" Siapa orang nya ? Aku ada hubungan kagak sama dira " kata Adit
" Ya ada deh , kamu kan tahu aku orang nya dendaman tanpa sepengetahuan kamu semuanya beres "
" kamu lakuin ini berdua sama Dinda ya? " Tanya adit
" Iya lah , kalo bukan sama Dinda siapa lagi orang yang aku percaya. Kamu juga nyuruh aku jangan baik sama siapapun kecuali Dinda sama Rasya "
Adit mengangguk dia mengelus kepala dara " Bagus, kamu dengerin kata kata aku jangan baik sama orang di kampus karena kamu bakalan di injak injak " kata Adit
" Tapi kayanya kamu mending stop ikut kegiatan deh , jadi habis kuliah kamu langsung pulang kerumah aja " kata adit lagi
" Emang ngga papa ? "
" Ya gapapa , mau ngapain lagi emang ? Kalo kamu belanja silahkan tapi kalo ikut kegiatan di kampus kek nya aku engak setuju ya , karena aku pengen hamilin kamu hehe "
__ADS_1
Dara melebarkan matanya dia tersenyum
" hahahaha , dasar papa nakal... ujung ujung engak lain ya ke arah sana selalu "
" Hehe , kamu juga senang senang aja tuh , jadi konsep nya gini , kita kuliah terus aku antar kamu pulang , ya kita main sejam dua jam bisa lah , abis makan siang baru aku berangkat ke kantor . Gimana ? Aman kan ? Jangan datang bulan dulu "
" Terserah papa aja deh , mama terima beres "
Adit tertawa mendengar itu dia mengesek gesekan hidung nya ke istrinya itu
" Dit , Dara mau keluar sebentar boleh ya , Dara tadi lihat ada yang jual kebab di samping sana "
" Oh nanti kamu ke arah kanan sana dar . Enak kok kebab nya , aku pernah beli " kata Adit
" Bisa debit nggak ? Aku engak megang Cash soalnya "
" Bisa kayanya sayang , coba lah kesana . Aku juga mau yang rasa sapi keju "
" Emang ada rasa ayam ? " Tanya dara
" ada rasa kebo , Monyet " adit berkata sambil tertawa
Dara langsung mencubit perut adit
" Entar di bercandain balik awas marah ya ! "
Adit tersenyum mendengar itu . Sebelum keluar Dara mewajibkan memakai masker dan juga parfum
Drt...
Drt...
📲 Haidar Jordan
( ya halo , ada apa Dar? )
( kak adit , gua boleh minta tolong nggak . Kak adit lagi sama kak Dara? )
( Boleh dong , ada apa ? Dara ? Ada tapi lagi keluar beli makan ) jawab Dara
( kak , gua boleh ngga pinjam uang lo , Dira lagi ngerasain keram, gua mau bawa dia kerumah sakit ) kata Haidar
( Nanti kakak transfer ya , semoga Dira cepat pulih ya , kalo bisa kasih dira makan enak enak dar . Biar perkembangan bayi nya juga baik , buah terutama )
( iya kak , makasih saran nya kak , tapi jangan bilang bilang sama kak Dara sama papi mama ya kak , tolong banget )
( Rahasia aman , tenang aja , kalo butuh bantuan apa apa kabarin kakak )
( Makasih kak , cuma kakak satu satunya yang Haidar punya ) kata Haidar
( Yaudah , kakak tf ya , sekarang )
__ADS_1
Tut
Adit langsung membuka aplikasi mbaking, tanpa berfikir panjang dia tf adik iparnya itu 20 juta dengan catatan : untuk keperluan dira dan bayi nya