DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
Sat Set Sat Set


__ADS_3

Dara menceritakan semua kejadian kemarin dengan Adinda , Naomi , Alfia , Vevina . Dara juga meminta saran apakah harus main dating aja kali ya . Balikan sama Rasya juga engak mungkin


Dara udah capek balikan lalu putus . Ya walaupun pasti Rasya akan mau tapi tetap aja . Udah capek banget!


" Yaudah kalo lo mau main dating , sini gua daftarin . Nanti lo bisa kan cara main nya . Di geser kanan kalo suka . Geser kiri kalo engak suka . Nanti ada tuh yang cht " jelas Adinda


Dara mengangguk , ponsel itu dia berikan pada Adinda . Menjelaskan tentang aplikasi itu


Beberapa jam kemudian di istirahat kedua . Dara memberi tahu ada kenalan dari aplikasi itu yang mengajak nya bertemu . Kebetulan kenalan itu sekolah di SMA taruna yang artinya tak jauh dari sekolah Dara


" Yakin lo mau ketemu dia ? Dar , karena lo pertama kali buat jalan sama cowok dari aplikasi itu . Gua bakalan ikutin kalian . Inget ya dar . Kalo di ajakin yang macem macem tolak . Kalo bisa kalian ke cafe dekat sini aja . Biar gua gampang tau lokasi nya . Dan GPS lo nyalain "


Dara mengangguk . Dara menunggu kenalan itu di depan gerbang . Ternyata cowok itu mengendarai motor . Adara menyapa nya tanpa berlama lama motor itu segera pergi


Di belakang itu Adinda juga mengikuti nya . Tapi tetap jaga jarak . Akhirnya Dara dengerin ucapan Adinda juga . Mereka pergi di cafe terdekat dari sekolah


Dinda mendengarkan percakapan dari cowok itu . Namanya Valdo . Obrolan kedua nya juga asik membahas sekolah dan keseharian


Hanya beberapa jam aja mereka bertemu. Valdo juga mengantar Adara sampai dirumah


" Jangan bosen ya dengerin obrolan gua ! Kalo gitu gua duluan , bye !" Ucap Valdo di akhir


Setelah motor valdo pergi . Adinda langsung menyusul Adara


" Gimana menurut lo din ? " Tanya Dara


" Anaknya oke kayanya . Tapi ingat ya lo harus bisa bersikap biasa aja . Kalo bisa pdkt dulu tuh sebulan atau paling cepat 2 minggu deh "


Adara mengangguk


" Yaudah , gua pulang nih dar. Dadah " kata Adinda


" Din , makasih , maaf ngerepotin . Din gua sayang sama lo ! " kata Adara teriak


" gua juga dar , gua sayang sama lo . Semoga kita bahagia ya dar " Teriak Adinda juga


##


Hari hari berikutnya Valdo anak yang menyenangkan . Dan selama Adara dekat dengan Valdo . Tidak sama sekali Adara menghubungi Adit . Ga tau deh pria itu , mungkin ke laut . Atau mungkin papi udah bilang sama om Adnan perjodohan ini batal


Seperti hari hari kemarin . Valdo menjemput Dara untuk pulang . Mereka beneran langsung pulang tidak mampir kemana mana


" Dar , gimana kalo kita makan bakso dulu ? Selama ini gua belum pernah ajak lo makan kan . Dan maaf dar . Gua engak bisa ajak lo makan di tempat mewah karena gua masih sekolah " kata Valdo


" Boleh,  ih jangan gitu . Kayanya gue segitu high class banget ya . Gua suka kok makan di pinggir jalan gitu "


Valdo mengangguk,  tanpa berlama lama motor yang mengantar mereka tiba di Ruko baso aci

__ADS_1


" Ini kan punya Adit ! Bodo ah . Dia kan orang sibuk pasti ga ada disini " gumam Dara


Keduanya segera turun dan memesan makanan


" Sebelum nya pernah makan ini nggak ? " Tanya valdo


" Pernah dong , gua kan suka makanan pinggir gitu. Engak selalu mewah juga " Jawab Dara


Pesanan mereka datang. Begitu Dara mau mengambil sambel lebih dari 2 . Valdo melarang nya


" Jangan banyak banyak,  nanti lo sakit perut gua yang repot . Cukup segini " kata Valdo


Adara mengangguk . Rasanya pas dan enak


" Aaaa " valdo menyuapi milik nya


" Orginal banget ya , lo ngga suka pedas ya ? " Tanya Dara


" Suka , cuma engak terlalu kaya ayam pedas aja . Paling gua level 1 atau 2 gitu "


Adara mengangguk


" Dar . Kalo Valdo nembak Dara.  Dara mau nggak ? "


Adara terkejut sampai terbatuk batuk . Valdo sigap memberikan minum pada Dara


" Nembak nya di baso banget ya haha , Valdo lebih suka Sat Set Sat Set ya "


Valdo mengangguk


" Jadi gimana? " Tanya Valdo


Dara terdiam ketika suara itu di kenal datang . Adit melewati meja Dara . Melihat sekilas pria yang di ajak Dara makan


" Valdo nembak Dara kan ? Dara mau jadi pacar Valdo . Lagian kan Dara udah lama engak pacaran ya " Ucap dara kepada valdo sengaja di besarkan karena yakin banget Adit mendengar


Adit juga duduk tak jauh dari meja Dara.  Pria itu sedang berbincang kepada salah satu karyawan disini


" Terima kasih Dara.  Valdo senang akhirnya.  Nih Valdo punya boneka buat Dara "


Adit langsung menoleh . Boneka ular yang di berikan Valdo


" Lucu banget boneka nya . Makasih ya ! " kata Dara


Valdo mengangguk . Mereka terus berbincang masalah apapun kejadian sekolah tadi


" Kapan kapan valdo mau kenalin Dara sama orang tua valdo . Boleh ? "

__ADS_1


" Boleh ko , senang malahan artinya valdo serius kan "


Valdo tertawa


" Iya serius , dari awal kan valdo udah komitmen kalo cocok mau di kenalin "


Dari situ Adit segera bangun dan tiba tiba duduk di hadapan keduanya . Adit menarik boneka ular yang di pegang Dara


" Heh ! " kata Valdo terkejut . Apa apaan tiba tiba orang asing datang


" Bro ! Asal lo tau . Nih cewek yang baru nerima lo. Dia cewek gua ! "


Adara menggeleng kepalanya. Dara juga mengambil boneka yang di berikan valdo


" Mana mungkin,  dia sendiri kok yang bilang lagi single , iya kan dar . Dar lebih baik kita pergi aja yuk . Kasian halu gini " ajak Valdo menarik tangan Dara


Adit mendorong valdo sampai dinding. Wajah Adit merah karena menahan emosi


" Dara cewek gua ban*sat!! " Teriak Adit


Dara mencoba memisahkan Valdo dan Adit . Tetap aja Adit terbawa emosi


" lepas ngga ! Ayo kita pulang do "


Adit menahan tangan Dara


" Dar, Apaan si ! Bro dia cewek gua ! "


Adara menggeleng kepalanya. Adara mendorong tubuh adit mengajak valdo untuk pergi


Keributan mereka segera di pisahkan . Adit berhasil menarik tangan Dara untuk tidak pergi bersama Valdo


" Lepas ngga ! Gua mau pulang sama cowok gua ! "


" Enggak ! "


Valdo di buat bingung pasal nya debatan Adit juga Dara terus bersuara. Sedangkan dirinya di tahan oleh karyawan baso aci ini


" Sampai kapan pun gua engak akan ninggalin lo Dar "


Adara tersenyum remeh


" Jadi orang jangan serakah . Hubungan lo sama Dira gimana ? "


Adit terdiam


" Selagi ada Dira di hidup lo , jangan harap gua mau berkomunikasi sama lo , lepasin gua ! Gua mau pulang " Teriak Dara

__ADS_1


Adit melepaskan tangan Dara . Membiarkan keduanya pergi dari tempat ini


__ADS_2