
Dara masih diam ketika Adit beneran pulang dan saat ini Mereka telah sampai di depan rumah Dara
" Pegang nih hp aku kalo kamu masih engak percaya "
" buat apa ? Kamu udah hapus semua kan ? Emang nya aku bodoh dari tadi kamu main in hp sekarang kasih ke aku ? Turun deh , adit mau ketemu temen adit "
" Adit mau kemana ? " Tanya Dara
" Blok m , beer hall "
" Adit mau mabuk ? Dara ikut yaaa " kata Dara
Adit menghela nafas dia menatap Dara
" Turun ! Jangan sampai bikin emosi Adit meledak " perkataan Adit penuh penekanan
" Engak mau , ini masih jam 8 malam . Dara mau pergi . Gimana kalo kita ke cafe ? Atau kemana gitu "
" Adit mau meeting ditempat itu , bukan buat bersenang senang . Ngajak kamu yang ada bikin repot ! "
Dara memonyongkan bibir " Adit gitu banget sih , Biasanya kita pulang jam 10 malam . Ini masih ada waktu 2 jam buat kita pergi . Ya ya , Dara ikut ya Dit. Plissss"
Adit mengehela nafas lagi , saat ini tangan adit di genggam erat
" Aku minta maaf , beneran deh , janji engak akan terulang dua kali . Kalo kedua kali aku selingkuh dari kamu. Kamu boleh pergi " kata Dara
Adit terdiam . Tak ada jawaban dari Adit. Dara memeluk adit
" Maafin Dara. Adit . Udah bikin Adit kecewa sama Dara. Maafin "
Cup
Dara mengecup bibir adit . Pria itu bukan nya marah malah di buat salting . Akhirnya adit kembali memeluk Dara
" Aku mau ikut kamu pergi . Ini masih jam 8 malam "
Adit mengangguk " Janji engak mabuk ? Diam aja ya jangan aneh aneh . Adit meeting bentar "
Dara mengangguk , tanpa berlama lama lagi mobil mereka jalan menuju blok m . Setibanya disana Dara memancing kemarahan adit
Dia ingin memesan minuman minuman alkohol, itu hanya bercanda tapi berhasil membuat adit marah
" Kamu ikut aku aja deh meeting , tapi diam aja ya jangan aneh aneh . Pesan minuman nya juga milkshake aja "
Dara mengangguk , dia di gandeng adit untuk ke meja yang sudah di booking . Selama meeting berjalan . Dara hanya diam terkadang Dara tertawa ketika client Adit mengajaknya untuk bercanda 1 jam berlangsung meeting . Selesai .
" Adit .... dara lapar ... "
" Lapar ? Tadi kamu yang habisin makanan laut , sekarang kamu bilang lapar ? " kata adit
__ADS_1
" Iya , pengen makan burger "
Adit mengangguk dia segera keluar, banyak cewek cewek nakal dan cowok mata keranjang menatap mereka . Dari pada Adit khilaf pada Dara . Lebih baik adit segera keluar
Sebelum keluar itu . Adit masih mencari cari dimana ponselnya
" Hp kamu sama aku " kata Dara memberikan ponsel Adit
Adit mengecek kerjaan sebentar . Lalu dia menatap Dara yang saat ini focus melihat foto foto di Museum tadi
Adit mengambil ponsel Dara . Dia mendekati wajahnya mencium bibir Dara untuk kedua kalinya
" Kamu kalo main hp jangan deket deket , nanti matanya sakit "
Dara mengangguk , hp itu di simpan Adit . Dara tidak panik seperti tadi karena adit bilang dia mau ngobrol sepanjang perjalanan jangan hanya bermain ponsel aja
" Gimana sama kelas masak kamu ? Bukan nya seharusnya ini pertemuan ke 4 ya ? "
Dara terkekeh " Hari selasa aku udah mulai, aku bilang sama orang itu engak bisa minggu ini "
" kenapa begitu ? Kamu banyak tugas emangnya ? " Tanya adit
" Engak ! Aku mager "
Adit menggeleng kepalanya " Astagaaaa. Punya cewek gini amat, mageran "
" Kapan kapan aku mau minta di masakin kamu ya , kue kesukaan aku "
" Susah dong kalo kaya gitu . Minta aja sama mama kamu . Enak tahu buatan mama kamu dit " kata Dara
" Ya gapapa dong , kan aku calon suami kamu, jadi aku berhak . Takut nya nanti kalo kita udah berumah tangga aku bisa tahu apakah harus beli makanan atau masak "
" Oh jadi kamu pikir , masukin aku begitu biar aku bisa masakin kamu gitu ? Ya kan bisa beli aja kalo aku mager " kata Dara
" Ya engak masalah sih kalo beli , cuma ya masa tiap hari beli , yang ada bosen dan bingung mau makan apa " kata Adit
" Yaudah iya sayang kuuuu . Kapan kapan aku buatin kamu kue Black forest "
Adit mengangkat jempol nya kini mereka sudah berada di restoran cepat saji . Adit melakukan drive thru karena restoran begitu ramai
" Aku baru sadar. Kalo di liat liat kamu ternyata ganteng juga ya "
" Iya lah , mata lu ngeliat nya ke Rasya mulu sih , cowok ganteng begini di cuekin "
" Iya , yaudah deh aku pilih kamu aja . Ganteng soalnya, good rekening pula "
" Hahaha , kalo aku miskin gimana ? " Tanya Adit
" Tetep mau , karena kamu tampan "
__ADS_1
Adit di buat salting , apa sih maksudnya di gombal kaya gini
" Mau pesan apa nih? "
Dara menyebutkan pesanan makanan yang menurut dia adit juga ikut makan setelah itu mereka melakukan transaksi. Makan juga di dalam mobil di depan rumah Dara lagi
Pas banget sampai rumah jam 10 . Tapi kan mereka belom makan bareng
" Jadi kamu beneran punya mantan berapa? "
" Ya allah ini masih di bahas lagi , ya ada kamu engak perlu tahu " kata Adit
" Dara aja jujur sama adit punya mantan 1 , adit juga jujur dong "
" Adit lupa berapa " kata Adit
" Berarti banyak ya "
" Engak banyak sih ya 6 lah " kata Adit
" Masih berhubungan? " Tanya Dara
" Sebagian masih bahkan jadi parter kerja "
" Siapa namanya ? Aku pernah ketemu ? "
Adit terdiam dia memikirkan lebih dulu
" Belum kayanya . Kamu itu ke kantor aku cuma dua kali "
Dara mengangguk " Adit tahu kan kalo Dara cemburuan? Dara juga tahu Adit cemburuan . Kita sama sama cemburuan . Cuma Dara minta jaga sikap Adit "
Adit mengangguk dia mengelus kepala Dara " Kamu tenang aja , aku bakal jaga perasaan kamu, tapi kamu menjaga perasan perasan selingkuhan kamu itu "
" Mulai lagi kan ! "
Adit tersenyum dia masih sakit hati kalo di ingat ingat yang tadi " Suapin aku dong " pinta Adit
Dara mengambil nasi dan lauk adit berpindah tangan, dia mulai menyuapi makanan itu
" Nikmat banget kalo kamu yang suapin dar , nanti pas kita nikah kamu tiap hari suapin aku aja mau nggak ? "
Dara tersenyum
" Jawab aku dong , kok senyum " kata Adit
" Iya sayangku , nurut aja sama suami . Dari pada dosa "
Adit tersenyum dia mengecup pipi Dara di buat gemesh
__ADS_1