DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
Part 155


__ADS_3

" Aku engak butuh tangisan kamu dar , aku butuh jawaban kamu ! "


Hiks hiks hiks


" Air mata buaya ! " gumam Rasya


Rasya menatap kanan kiri , pengunjung menatap nya karena Dara menangis sesak. Rasya seperti pria tidak bertanggung jawab yang menangisi Kekasih nya


Beberapa menit kemudian Dara menghapus air matanya


" Aku bingung pada saat itu Sya , aku takut , aku takut sama omongan orang lain , aku takut sama orang tua aku , banyak hal yang aku takutin , dan kamu ingat saat perut aku keram , saat kamu kasih aku teh di depan gerbang ? "


Rasya terdiam


" Ya aku ingat "


" Aku hamil disitu , dan ... "


" Dan apa ? " Tanya Rasya kesel


Dara menggeleng kepalanya dia tidak tahan dengan penjelasan tentang kehamilan pertamanya itu


" Aku mencoba gugurkan dengan cara bikin capek, lari sana sini bergerak sana sini "


" Astaga Dara!!!! " Geram Rasya mengusap wajahnya


"Sya aku minta maaf "


" Dosa kamu bunuh anak sendiri "


Dara mengangguk " Aku tau sya . Kamu dengarin aku "


Rasya mendekati wajahnya dia menatap serius


" Berbagai hal aku coba buat gugurin anak kita sya , disitu aku lagi deket sama Adit , dia selalu ada buat aku , aku minta adit buat nemenin lari di Gbk , sengaja aku capek dari awal , dan aku berhasil , aku pingsan , adit ngeliat paha aku berdarah , dia bawa aku kerumah sakit "


Rasya meremas tangan nya wajahnya terlihat merah padam


" Aku pernah bilang sama kamu kan , kalo kamu hamil , dan kita menikah , orang lain akan bosan ngomongin kita dar . Kenapa malah kamu gugurin anaknya , Aku pernah bilang sama kamu kan , aku itu kesepian , aku pengen punya anak dari kamu biar rumah kita rame , biar orang tua aku pulang "


" Sya aku minta maaf " kata Dara


" Kenapa kamu baru cerita ? Kenapa engak pas kamu hamil anak aku , baru kamu cerita? "


" Aku takut kamu nikahin aku Sya " Kata Dara


" Ya pasti aku nikahin kamu lah , aku bertanggung jawab atas kehamilan kamu, sumpah ya dar . Aku kecewa banget sama kamu . Kamu menolak anak aku tapi kamu mengandung anak adit " kata Rasya


" Sya aku minta maaf , maaf banget udah bikin kamu kecewa "


" Percuma kamu minta maaf , engak bisa bikin balik lagi anak aku kan ? " Tanya Rasya


Dara langsung menangis mendengar itu lagi


" Yaudah yuk dar kita balik , malas juga disini lama lama , buat apa " ajak Rasya


Rasya beranjak bangun , di belakang itu Dara menghapus air matanya. Berjalan ke arah pemandangan gunung , Rasya berdiri menatapnya


Tiba tiba


" Sya , aku kangen kamu, plis maafin aku " kata Dara memeluk Rasya di belakang


Rasya hanya diam , dia menatap tangan Dara melingkar di perutnya

__ADS_1


" Kamu juga bakalan gugurin anaknya adit kan ? Biar aku sama adit , sama sama engak punya anak ? " Tanya Rasya


" Sya , Aku mau anak ini , aku engak bisa turutin permintaan kamu "


Rasya melepaskan pelukan nya dia menatap Dara, wanita itu menunundukan kepalanya


Rasya mengangkat kepala Dara dengan satu jari , keduanya sama sama saling tatap . Rasya memiringkan kepalanya. Dara cepat menutup matanya


Mereka berciuman . Dara membalas ciuman Rasya


Setelah itu mereka saling tatap lagi


" Dar , aku mau cerai sama Dinda, mau kejar kamu , boleh ? "


Dara menggeleng kepalanya " Aku cinta sama Adit , Sya , aku mau menikah sekali seumur hidup "


Rasya terlanjur kecewa dengan ucapan Dara. Rasya pikir setelah ciuman itu mereka akan kembali bersatu


Rasya terlebih dahulu jalan duluan , pria itu meninggalkan Dara di belakang itu . Sampai akhirnya mereka sama sama sudah naik mobil


Dara menatap Rasya . Pria itu menangis


" Andai anak kita ada dar . Pasti aku disini, kamu disini sambil pangku anak kita yang umur satu tahun , dengan senyum yang manis dia panggil aku papa " kata Rasya


Dara mengusap bahu rasya


" ikhlas ya sya , aku juga kadang suka kepikiran anak kita "


Rasya kembali memeluk Dara lagi , Jujur Rasya sedih kenapa bisa Dara sebodoh itu padahal Rasya akan bertanggung jawab


Dara melepaskan pelukan mereka berdua menyatukan kepala


" Aku sayang kamu dar , engak ada yang bisa gantiin kamu , boleh aku elus perut kamu ? Andai kandungan itu anak kita? " Tanya Rasya meminta izin


Cup


Cup


" Sehat sehat ya nak , aku cinta sama mama kamu " kata Rasya


Dara mengelus kepala Rasya mereka kembali berciuman lagi , kali ini lebih intim lagi


" Dar , aku lepasin kamu sama adit , ini hari terakhir kita ketemu dan jalan kaya gini , aku mau setia sama Dinda, aku janji engak akan nyakitin dinda . Karena Dinda lagi hamil anak aku , aku engak mau kehilangan anak yang kedua kalinya , sekali lagi , aku sayang sama kamu dar "


Dara mengangguk dia mendekati bibir nya mengecup pipi Rasya


" Ini juga kecupan terakhir aku Sya, makasih untuk 3 tahun nya dan hari ini "


Rasya mengangguk " Kita jadi temen ya dar, jangan musuh musuhan "


" Iya " Jawab Dara


" Yaudah kita pulang ya , aku antar pulang "


" Oke , makasih Sya "


##


Setiba nya di rumah Dara bersih bersih sambil melakukan video call


( Aku khawatir sama kamu , dari tadi aku chatinggan, nelpon kamu engak di bales . Engak tahunya malah tidur di rumah papi , huh ! Sabar banget punya bumil kaya gini )


( hehe , maaf papa , maaf banget ) kata Dara

__ADS_1


( Yaudah mandi sana , jangan di matiin telpon nya , taruh di atas kaca aja ) kata Adit


( kamu mau lihat aku mandi gitu ? )


( Emang bisa ? Kalo bisa coba aja ) kata Adit


Dara mencoba nya san berkali kali hp itu terjatuh


( Yaudah engak usah di paksain, mandi sana gapapa Papa tungguin sampai selesai )


( Ok sayangku ) kata Dara


( aku mau jalan dulu ya , ke cafe sayang )


( Oke , hati hati sayangku ) jawab Dara


Dara mulai aksi mandi malam nya itu , beberapa menit kemudian Dara sudah memakai tantop dan hotpants


( Coba liat ) kata Adit sambil tersenyum


Dara memundurkan kameranya


( beh , Sexy banget kamu sayang ku , bikin betah di rumah , itu nya yang nonjol bikin adit mau susu )


( ih ada temen kamu, ngomong nya suka sembarangan ) kata Dara


( Hehe , maaf sayangku )


Dara mengangguk


( Yaudah aku matiin dulu ya , aku mau istirahat sambil main hp ) kata Dara


(Yaudah , kalo ada apa apa kabarin sayang)


( Muah , i love you) kata Dara


( Aku juga )


( Hehehe ada temen nya ya jadinya engak mau bales , dasar cowok )


( Hehe , yaudah kamu istirahat sana , byeee)


" Aman ..." kata Adit


Adit merangkul cewek di tempat dunia malam itu


" Kamu cantik banget sih " kata Adit


Wanita itu melingkar tangan nya di bahu adit


" Mau rebahan aja gimana ? "


Adit tersenyum " Kita cuma sekedar joget , ngobrol dan minum aja " kata Adit


" Oh oke oke , pasti karena pacarnya ya "


Adit menunjukan cincin di jari manis nya


" Oh pria bersuami toh ? Biasanya di kasih kue apem juga langsung tenggelam "


Adit tersenyum mendengar itu


" Mau joget di depan? Sambil minum minum ? " tawar Adit

__ADS_1


" Boleh "


__ADS_2