
" Aku engak butuh tangisan kamu dar , aku butuh jawaban kamu ! "
Hiks hiks hiks
" Air mata buaya ! " gumam Rasya
Rasya menatap kanan kiri , pengunjung menatap nya karena Dara menangis sesak. Rasya seperti pria tidak bertanggung jawab yang menangisi Kekasih nya
Beberapa menit kemudian Dara menghapus air matanya
" Aku bingung pada saat itu Sya , aku takut , aku takut sama omongan orang lain , aku takut sama orang tua aku , banyak hal yang aku takutin , dan kamu ingat saat perut aku keram , saat kamu kasih aku teh di depan gerbang ? "
Rasya terdiam
" Ya aku ingat "
" Aku hamil disitu , dan ... "
" Dan apa ? " Tanya Rasya kesel
Dara menggeleng kepalanya dia tidak tahan dengan penjelasan tentang kehamilan pertamanya itu
" Aku mencoba gugurkan dengan cara bikin capek, lari sana sini bergerak sana sini "
" Astaga Dara!!!! " Geram Rasya mengusap wajahnya
"Sya aku minta maaf "
" Dosa kamu bunuh anak sendiri "
Dara mengangguk " Aku tau sya . Kamu dengarin aku "
Rasya mendekati wajahnya dia menatap serius
" Berbagai hal aku coba buat gugurin anak kita sya , disitu aku lagi deket sama Adit , dia selalu ada buat aku , aku minta adit buat nemenin lari di Gbk , sengaja aku capek dari awal , dan aku berhasil , aku pingsan , adit ngeliat paha aku berdarah , dia bawa aku kerumah sakit "
Rasya meremas tangan nya wajahnya terlihat merah padam
" Aku pernah bilang sama kamu kan , kalo kamu hamil , dan kita menikah , orang lain akan bosan ngomongin kita dar . Kenapa malah kamu gugurin anaknya , Aku pernah bilang sama kamu kan , aku itu kesepian , aku pengen punya anak dari kamu biar rumah kita rame , biar orang tua aku pulang "
" Sya aku minta maaf " kata Dara
" Kenapa kamu baru cerita ? Kenapa engak pas kamu hamil anak aku , baru kamu cerita? "
" Aku takut kamu nikahin aku Sya " Kata Dara
" Ya pasti aku nikahin kamu lah , aku bertanggung jawab atas kehamilan kamu, sumpah ya dar . Aku kecewa banget sama kamu . Kamu menolak anak aku tapi kamu mengandung anak adit " kata Rasya
" Sya aku minta maaf , maaf banget udah bikin kamu kecewa "
" Percuma kamu minta maaf , engak bisa bikin balik lagi anak aku kan ? " Tanya Rasya
Dara langsung menangis mendengar itu lagi
" Yaudah yuk dar kita balik , malas juga disini lama lama , buat apa " ajak Rasya
Rasya beranjak bangun , di belakang itu Dara menghapus air matanya. Berjalan ke arah pemandangan gunung , Rasya berdiri menatapnya
Tiba tiba
" Sya , aku kangen kamu, plis maafin aku " kata Dara memeluk Rasya di belakang
Rasya hanya diam , dia menatap tangan Dara melingkar di perutnya
__ADS_1
" Kamu juga bakalan gugurin anaknya adit kan ? Biar aku sama adit , sama sama engak punya anak ? " Tanya Rasya
" Sya , Aku mau anak ini , aku engak bisa turutin permintaan kamu "
Rasya melepaskan pelukan nya dia menatap Dara, wanita itu menunundukan kepalanya
Rasya mengangkat kepala Dara dengan satu jari , keduanya sama sama saling tatap . Rasya memiringkan kepalanya. Dara cepat menutup matanya
Mereka berciuman . Dara membalas ciuman Rasya
Setelah itu mereka saling tatap lagi
" Dar , aku mau cerai sama Dinda, mau kejar kamu , boleh ? "
Dara menggeleng kepalanya " Aku cinta sama Adit , Sya , aku mau menikah sekali seumur hidup "
Rasya terlanjur kecewa dengan ucapan Dara. Rasya pikir setelah ciuman itu mereka akan kembali bersatu
Rasya terlebih dahulu jalan duluan , pria itu meninggalkan Dara di belakang itu . Sampai akhirnya mereka sama sama sudah naik mobil
Dara menatap Rasya . Pria itu menangis
" Andai anak kita ada dar . Pasti aku disini, kamu disini sambil pangku anak kita yang umur satu tahun , dengan senyum yang manis dia panggil aku papa " kata Rasya
Dara mengusap bahu rasya
" ikhlas ya sya , aku juga kadang suka kepikiran anak kita "
Rasya kembali memeluk Dara lagi , Jujur Rasya sedih kenapa bisa Dara sebodoh itu padahal Rasya akan bertanggung jawab
Dara melepaskan pelukan mereka berdua menyatukan kepala
" Aku sayang kamu dar , engak ada yang bisa gantiin kamu , boleh aku elus perut kamu ? Andai kandungan itu anak kita? " Tanya Rasya meminta izin
Cup
Cup
" Sehat sehat ya nak , aku cinta sama mama kamu " kata Rasya
Dara mengelus kepala Rasya mereka kembali berciuman lagi , kali ini lebih intim lagi
" Dar , aku lepasin kamu sama adit , ini hari terakhir kita ketemu dan jalan kaya gini , aku mau setia sama Dinda, aku janji engak akan nyakitin dinda . Karena Dinda lagi hamil anak aku , aku engak mau kehilangan anak yang kedua kalinya , sekali lagi , aku sayang sama kamu dar "
Dara mengangguk dia mendekati bibir nya mengecup pipi Rasya
" Ini juga kecupan terakhir aku Sya, makasih untuk 3 tahun nya dan hari ini "
Rasya mengangguk " Kita jadi temen ya dar, jangan musuh musuhan "
" Iya " Jawab Dara
" Yaudah kita pulang ya , aku antar pulang "
" Oke , makasih Sya "
##
Setiba nya di rumah Dara bersih bersih sambil melakukan video call
( Aku khawatir sama kamu , dari tadi aku chatinggan, nelpon kamu engak di bales . Engak tahunya malah tidur di rumah papi , huh ! Sabar banget punya bumil kaya gini )
( hehe , maaf papa , maaf banget ) kata Dara
__ADS_1
( Yaudah mandi sana , jangan di matiin telpon nya , taruh di atas kaca aja ) kata Adit
( kamu mau lihat aku mandi gitu ? )
( Emang bisa ? Kalo bisa coba aja ) kata Adit
Dara mencoba nya san berkali kali hp itu terjatuh
( Yaudah engak usah di paksain, mandi sana gapapa Papa tungguin sampai selesai )
( Ok sayangku ) kata Dara
( aku mau jalan dulu ya , ke cafe sayang )
( Oke , hati hati sayangku ) jawab Dara
Dara mulai aksi mandi malam nya itu , beberapa menit kemudian Dara sudah memakai tantop dan hotpants
( Coba liat ) kata Adit sambil tersenyum
Dara memundurkan kameranya
( beh , Sexy banget kamu sayang ku , bikin betah di rumah , itu nya yang nonjol bikin adit mau susu )
( ih ada temen kamu, ngomong nya suka sembarangan ) kata Dara
( Hehe , maaf sayangku )
Dara mengangguk
( Yaudah aku matiin dulu ya , aku mau istirahat sambil main hp ) kata Dara
(Yaudah , kalo ada apa apa kabarin sayang)
( Muah , i love you) kata Dara
( Aku juga )
( Hehehe ada temen nya ya jadinya engak mau bales , dasar cowok )
( Hehe , yaudah kamu istirahat sana , byeee)
" Aman ..." kata Adit
Adit merangkul cewek di tempat dunia malam itu
" Kamu cantik banget sih " kata Adit
Wanita itu melingkar tangan nya di bahu adit
" Mau rebahan aja gimana ? "
Adit tersenyum " Kita cuma sekedar joget , ngobrol dan minum aja " kata Adit
" Oh oke oke , pasti karena pacarnya ya "
Adit menunjukan cincin di jari manis nya
" Oh pria bersuami toh ? Biasanya di kasih kue apem juga langsung tenggelam "
Adit tersenyum mendengar itu
" Mau joget di depan? Sambil minum minum ? " tawar Adit
__ADS_1
" Boleh "