
Sama hal nya dengan Dara , Dara begitu terkejut . Takut menganggu mereka berdua akhirnya Dara menarik tangan Papi keluar cafe
" Kita ke Coffee Shop aja Pi , disini aku baru sadar , kopi nya engak enak " kata Adara menarik tangan Papi keluar
" Udah tanggung kesini , udah gapapa . Next baru kita ke Coffee Shop sebelah " tolak papi
Adara tetap menarik , dan akhirnya mereka berdua berhasil keluar dari cafe itu
Adara mengirim pesan pada Adinda , pesan itu malah ceklis satu
Pesanan makanan mereka akhirnya datang , tanpa basa basi Haidar langsung melahap nya satu suap . Sedangkan Adinda Yang tadinya ingin foto malah di buat bt kedua kalinya
" Nasi goreng kamu kayanya enak ! Boleh cicip ? " kata adinda sebelum dia menyentuh nasi ayam mentega nya
Haidar memberikan piring nya , maksud Dinda adalah . Haidar yang suapin . Tapi . Keburu tanggung akhirnya mau engak mau Dinda mencoba nya dikit saja
" Enak! " kata Dinda
Haidar tidak menjawab lagi , akhirnya Dinda mencicipi makanan miliknya . Makan pun juga begitu . Tidak ada obrolan sama sekali bahkan mereka sempat untuk bertatapan tapi hanya diam
Bagaimana caranya Adinda dan Haidar untuk ada moment foto? Adinda dari tadi pikir , Haidar aja cuek , jangan sampai ucapan Haidar itu bisa membuat Adinda sakit hati
" Habis ini mau kemana ? " kata Adinda
" Terserah! " kata Haidar
Adinda terdiam
" Kamu duduk sini dong , kita foto berdua " kata Adinda dengan siap ponselnya membuka kamera
" Foto sendiri aja, lagi malas ! " jawab Haidar
Deg
Adinda mematikan ponsel nya , menaruh kembali kedalam tas . Bukan nya habis makan mereka ngobrol , Haidar kembali bermain ponsel kali ini dia chatinggan dengan teman nya
" Dara ada ngomong mau titip apa nggak ?"
" ada ! " Jawab nya singkat
" Mau apa dia ? Sekalian kita jalan gitu , pergi yang dekat dekat aja " kata Adinda
__ADS_1
" Seblak katanya , tapi kek nya kita next time aja deh , soalnya temen temen mau kerumah . Mau main Game "
Hati adinda bener bener sakit banget, rasanya adinda pengen banget nangis detik ini juga
" Oh yaudah gapapa , mending kita sekarang aja yuk , takut nya lama nunggu seblak nya "
" Emang selama itu ya ? Kalo lama lebih baik engak usah deh , soalnya temen temen udah mau kerumah "
" Engak kok , cuma setengah jam paling cepet , tapi engak tahu juga kalo rame ya sejam atau dua jam " kata Adinda beranjak bangun
Saking kesal nya Dinda sama haidar . Dia meninggalkan cowok nya itu yang masih duduk . Mereka jalan seperti teman . Engak ada romantis dan engak ada percakapan
Pas perjalanan pulang tiba tiba haidar bilang dia tidak jadi membeli seblak takut kelamaan karena takut lama menunggu . Adinda hanya diam . Terserah lah , capek juga ngeladenin ini cowok !
##
Di Coffee Shop. Saat ini Adara dan Papi Hendra keduanya minum sambil ngobrol dengan pemandangan kota Jakarta . Outdor yang mereka pilih
Tak sengaja pandangan Adara pada pintu akses Outdor
" kak Adit ! " gumam Dara
Adit datang bersama teman temannya . Mereka berenam. Semuanya cowok . Adit juga sedang menghisap rokok nya saat memasuki Outdor
Adara mengangguk , duduk menatap gedung tinggi
" Loh , adit ! Kamu disini juga " kata Hendra menegurnya
Adit mengangguk dia langsung menyalimi
" Om sama Adara disana , ketemu dulu gih temani dia , om mau ke toilet "
" Iya om , hati hati turun nya om " kata Adit perhatian
Adit menatap punggung Dara. Langsung saja Adit menyusulnya
" Ehm ... bokap toilet tuh " kata Adit
Adara terdiam dia menoleh kanan kiri , hanya Adit yang kesini sedangkan teman nya duduk yang agak jauhan
" Mau join sama temen gua ? "
__ADS_1
Adara menggeleng kepalanya
" Abis ini kita mau pulang kok , setelah bokap toilet " Jawab Dara
Adit mengangguk . Tak ada percakapan hanya diam , adit juga chating temen nya untuk memesan minuman dan makanan . Tapi nanti , adit temenin Dara dulu
" Tumben kamu engak main kerumah malam minggu , biasanya kalian pergi berdua " kata Hendra
Adit tersenyum
" Iya om , tadi Adit ada urusan , jadi engak sempat untuk datang kerumah "
Hendra mengangguk
" Ayuk pi kita pulang, ngantuk aku "
Hendra mengangguk, keduanya segera pegi . Tadi di antar oleh Adit sampai parkiran
" Besok datang lah main kerumah Dit " kata hendra
" Iya om , siap , pasti Adit datang , kalo engak ada urusan , pasti datang " kata Adit
Mobil hendra segera meninggalkan tempat itu , dari pada papi nya bertanya mengenai Adit . Lebih baik Adara pura pura tidur
" Lah Rame banget nih rumah , ini kan baru jam 9 masa sih udah pulang " gumam Adara
Di lantai 2 bener saja kamar sebelah sangat berisik sekali , haidar dan teman temannya bermain game
Klek
" Mana pesanan gua ? " kata Adara
" tutup seblaknya "
Adara menutup kembali kamar itu . Lalu dia kembali ke kamar untuk menghubungi Rasya . Sedang apa kekasih ganteng nya itu
##
CATATAN !!!
Tolong beri like dong gais , serta komentar beri saran atau kritik nya atas novel yang aku buat supaya aku bisa menjadi lebih baik
__ADS_1
terima kasih