DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
Bad Mood


__ADS_3

Sama hal nya dengan Dara , Dara begitu terkejut . Takut menganggu mereka berdua akhirnya Dara menarik tangan Papi keluar cafe


" Kita ke Coffee Shop aja Pi , disini aku baru sadar , kopi nya engak enak " kata Adara menarik tangan Papi keluar


" Udah tanggung kesini , udah gapapa . Next baru kita ke Coffee Shop sebelah " tolak papi


Adara tetap menarik , dan akhirnya mereka berdua berhasil keluar dari cafe itu


Adara mengirim pesan pada Adinda , pesan itu malah ceklis satu


Pesanan makanan mereka akhirnya datang , tanpa basa basi Haidar langsung melahap nya satu suap . Sedangkan Adinda Yang tadinya ingin foto malah di buat bt kedua kalinya


" Nasi goreng kamu kayanya enak ! Boleh cicip ? " kata adinda sebelum dia menyentuh nasi ayam mentega nya


Haidar memberikan piring nya , maksud Dinda adalah . Haidar yang suapin . Tapi . Keburu tanggung akhirnya mau engak mau Dinda mencoba nya dikit saja


" Enak! " kata Dinda


Haidar tidak menjawab lagi , akhirnya Dinda mencicipi makanan miliknya . Makan pun juga begitu . Tidak ada obrolan sama sekali bahkan mereka sempat untuk bertatapan tapi hanya diam


Bagaimana caranya Adinda dan Haidar untuk ada moment foto? Adinda dari tadi pikir , Haidar aja cuek , jangan sampai ucapan Haidar itu bisa membuat Adinda sakit hati


" Habis ini mau kemana ? " kata Adinda


" Terserah! " kata Haidar


Adinda terdiam


" Kamu duduk sini dong , kita foto berdua " kata Adinda dengan siap ponselnya membuka kamera


" Foto sendiri aja, lagi malas ! " jawab Haidar


Deg


Adinda mematikan ponsel nya , menaruh kembali kedalam tas . Bukan nya habis makan mereka ngobrol , Haidar kembali bermain ponsel kali ini dia chatinggan dengan teman nya


" Dara ada ngomong mau titip apa nggak ?"


" ada ! " Jawab nya singkat


" Mau apa dia ? Sekalian kita jalan gitu , pergi yang dekat dekat aja " kata Adinda

__ADS_1


" Seblak katanya , tapi kek nya kita next time aja deh , soalnya temen temen mau kerumah . Mau main Game "


Hati adinda bener bener sakit banget,  rasanya adinda pengen banget nangis detik ini juga


" Oh yaudah gapapa , mending kita sekarang aja yuk , takut nya lama nunggu seblak nya "


" Emang selama itu ya ? Kalo lama lebih baik engak usah deh , soalnya temen temen udah mau kerumah "


" Engak kok , cuma setengah jam paling cepet , tapi engak tahu juga kalo rame ya sejam atau dua jam " kata Adinda beranjak bangun


Saking kesal nya Dinda sama haidar . Dia meninggalkan cowok nya itu yang masih duduk . Mereka jalan seperti teman . Engak ada romantis dan engak ada percakapan


Pas perjalanan pulang tiba tiba haidar bilang dia tidak jadi membeli seblak takut kelamaan karena takut lama menunggu . Adinda hanya diam . Terserah lah , capek juga ngeladenin ini cowok !


##


Di Coffee Shop.  Saat ini Adara dan Papi Hendra keduanya minum sambil ngobrol dengan pemandangan kota Jakarta . Outdor yang mereka pilih


Tak sengaja pandangan Adara pada pintu akses Outdor


" kak Adit ! " gumam Dara


Adit datang bersama teman temannya . Mereka berenam.  Semuanya cowok . Adit juga sedang menghisap rokok nya saat memasuki Outdor


Adara mengangguk , duduk menatap gedung tinggi


" Loh , adit ! Kamu disini juga " kata Hendra menegurnya


Adit mengangguk dia langsung menyalimi


" Om sama Adara disana , ketemu dulu gih temani dia , om mau ke toilet "


" Iya om , hati hati turun nya om " kata Adit perhatian


Adit menatap punggung Dara.  Langsung saja Adit menyusulnya


" Ehm ... bokap toilet tuh " kata Adit


Adara terdiam dia menoleh kanan kiri , hanya Adit yang kesini sedangkan teman nya duduk yang agak jauhan


" Mau join sama temen gua ? "

__ADS_1


Adara menggeleng kepalanya


" Abis ini kita mau pulang kok , setelah bokap toilet " Jawab Dara


Adit mengangguk . Tak ada percakapan hanya diam , adit juga chating temen nya untuk memesan minuman dan makanan . Tapi nanti , adit temenin Dara dulu


" Tumben kamu engak main kerumah malam minggu , biasanya kalian pergi berdua " kata Hendra


Adit tersenyum


" Iya om , tadi Adit ada urusan , jadi engak sempat untuk datang kerumah "


Hendra mengangguk


" Ayuk pi kita pulang,  ngantuk aku "


Hendra mengangguk,  keduanya segera pegi . Tadi di antar oleh Adit sampai parkiran


" Besok datang lah main kerumah Dit " kata hendra


" Iya om , siap , pasti Adit datang , kalo engak ada urusan , pasti datang " kata Adit


Mobil hendra segera meninggalkan tempat itu , dari pada papi nya bertanya mengenai Adit . Lebih baik Adara pura pura tidur


" Lah Rame banget nih rumah , ini kan baru jam 9 masa sih udah pulang " gumam Adara


Di lantai 2 bener saja kamar sebelah sangat berisik sekali , haidar dan teman temannya bermain game


Klek


" Mana pesanan gua ? " kata Adara


" tutup seblaknya "


Adara menutup kembali kamar itu . Lalu dia kembali ke kamar untuk menghubungi Rasya . Sedang apa kekasih ganteng nya itu


##


CATATAN !!!


Tolong beri like dong gais , serta komentar beri saran atau kritik nya atas novel yang aku buat supaya aku bisa menjadi lebih baik

__ADS_1


terima kasih


__ADS_2