
( Dar lo tahu ngga , tadi gue nemenin rasya meeting di hotel ada naomi sama cowok . Dia tua tua gitu . Om nya deh kek nya )
( Om nya ? Tunggu tunggu. Sugar daddy maksud lo ? )
( Iya dar )
( Ciri Cirinya kaya gimana ? )
( Bodynya berisi , sedikit botak terus pakai kacamata )
Dara terkejut
( Din , gue juga pernah lihat itu cowok sama Naomi juga di supermarket. Din , Naomi punya Sugar daddy ? )
( Ya mungkin kali dar . Kan kita udah lama engak komunikasi sama dia , wa gue juga di blok sama dia . Wa lo di blok ngga ? )
( Engak sih kayanya. Belom gue liat lagi tadi Rasya juga bilang , dia engak nyangka Naomi kaya gitu )
( Gila ya din , naomi yang anaknya begitu punya Sugar daddy )
( iya dar . Kaget gue )
( Yaudah deh kalo gitu , udah dulu ya din )
Tut
Dara menghubungi adit untuk memberi tahu masalah ini . Satu panggilan di tolak , dua panggilan di tolak
Dara mengirim pesan pada adit , setelah memanggil lagi . Baru di angkat
( Dara mau cerita)
( cerita apa ? ) kata Adit
Dara menceritakan pertemuan nya dengan naomi di supermarket lalu menceritakan juga masalah Dinda
( ya terus kenapa ? Kan masing masing orang punya kehidupan nya beda beda , kenapa jadi ngurusin hidup orang )
( Kan Dara cuma mau berbagi cerita aja sama adit )
( lo lupa kejadian tadi siang ? Lo sendiri yang bilang jangan hubungin lo , jangan apa apa komunikasi )
( jadi adit masih marah yang tadi ? Yaelah gitu doang. Kita udah biasa berantem terus baikan engak ada apa apa lagi)
( Jangan di biasain ya dar kaya gitu. Lama lama Adit beneran muak . Capek sama Dara. Boleh kalo Dara mau cari perhatian adit cuma adit malas berantem engak jelas kaya semalam )
__ADS_1
( Yaudah adit kerumah sini , kita ngobrol )
( Adit baru sampe rumah , adit capek mau istirahat)
( Yaudah , dadah istirahat )
##
Me
Kamu mau sarapan di rumah aku 😚, anterin berangkat kampus . Mobil aku lagi di bengkel 🙂😘
Dara mengirimnya , di tinggal sebentar untuk mandi . Setelah selesai mandi belum juga di bales padahal dari tadi online
Dering telpon menyambung. Di tolak . Dara menghubungi lagi
( Adit udah baca belum chat Dara? ) Tanya Dara
( Iya udah )
( Adit mau kan sarapan disini sama anterin Dara, mobil Dara lagi di bengkel. Kalo naik ojek atau taksi pasti mahal )
( Yaudah nanti Adit transfer aja , biar nanti naik itu online) kata Adit
( Engak mau di antar aja sama kamu )
( Adit ... )
( iya )
( Adit kenapa suara nya berubah? Kenapa lebih bersikap dingin ? Ini masih yang kemarin ya ) Tanya Dara
( Engak , emang adit lagi capek aja )
( Yaudah hari ini Dara kerumah ya , hari ini Dara bolos sehari aja )
( Udah kamu kuliah aja , nanti siang Adit mau meeting sama Dira . Kita mau buka usaha bareng )
( Oh jadi Adit nolak antar Dara . Mau ketemu Dira ? Jadi Adit bersikap dingin kaya gini tanda tanda mau lepasin Dara ? Terus jadian sama Dira ? )
( Dar , udah yah! Kalo lo nelpon gue buat ngajak berantem, mending udahan aja . Gue capek dar . Kalo gue ngomong jujur . Lo nangis ! Gak engak jujur lo bakalan terus terusan nyalain gue . Gue harus apa dar? Apa perlu kita break? Biar sama sama belajar ? Sebulan aja ! Gimana ? )
Hiks hiks hiks
( Tuh kan di tanya malah nangis , adit bingung )
__ADS_1
( Adit udah engak cinta lagi sama Dara ? Adit udah bosan sama Dara ? )
( Iya , Adit bosen sama Dara ! Adit capek)
( Yaudah kalo adit maunya kita break sebulan )
Adit terdiam . Tiba tiba panggilan mati . Profil hilang . Semua akun sosial media di blok semua
Dara langsung dapat kiriman uang 2 juta dengan catatan untuk naik kendaraan online dari Adit
Tanpa berlama lama Dara mulai siap siap berangkat kuliah juga turun ikut sarapan. Tinggal Dara yang belum juga sarapan karena kelas akan mulai siang
Tiba di kelas , Dara di buat tak semangat. Melamun terus
" Dar... dara ! " tegur Adinda
Dara menyadarkan lamunan nya ketika Dinda menganggetkan
" Ngelamum terus lo , focus focus! Lagi belajar ! "
" Gue lagi ngga semangat din , gue disini tapi pikiran gue kemana mana "
Dinda menatap Dara . Wanita itu mengelus kepala Dara . Persis sekali dua wanita itu seperti ada hubungan khusus
" Gue putus sama Adit ! "
" Serius ? Kok bisa ? "
" Adit yang putusin gue . Katanya dia cape sama gue din . Gue sedih banget "
Dinda langsung memeluk Dara. Mengelus punggung sabahatnya itu " Sabar ya dar. Gue yakin kok kalo kalian jodoh pasti balikan lagi "
Dara mengangguk . Makan siang pun juga begitu . Adit ada di kantin tapi sama sekali tidak menegur
Bahkan tiba tiba Dira datang , membuat heboh satu kantin kedatangan Dira sebagai mahasiswi prestasi . Anak lama pasti kenal
" Halo Dara ! " sapa Dira
Dara tersenyum kecut saat Dira tanpa izin duduk di samping nya . Begitu pun dengan Dinda. Wanita itu di buat bingung. Siapa ini cewek ?
" Nanti Adit mau makan malam di apartemen gue , lo mau ikut nggak ? "
Dara terdiam dia menatap Adit yang duduk di sebrang sana " Iya lihat nanti "
" gue tunggu nanti malam ! "
__ADS_1
Setelah bicara kaya gitu Dira pindah duduk lagi di samping Adit . Dira juga sangat ramah pada teman teman Adit yang lainnya
Jujur aja Dara terbakar cemburu, dari pada buat kerusuhan mending Dara pergi dan berdiam di mobil sambil menunggu mata kuliah kedua