
Krekkk
Adinda langsung menutup mata Rasya . Karena saat ini Naomi berpakaian sexy
" Eh ... kalian datang " Naomi begitu terkejut kedatangan teman teman SMA nya dulu
Adinda langsung melotot , dia menyuruh naomi untuk masuk kedalam menutup tubuh atas nya
" Aku mau lihat dikit yang , dikit aja "
" Engak aku kasih jatah malam ini , mau ? " Ancam Dinda
" Jangan gitu dong , bercanda "
Krek
Naomi langsung memeluk Dara . Karena Dara yang paling awal berdiri . Lalu memeluk ke yang lain
" Ayo masuk masuk , btw lagi beratakan rumah gua . Gapapa ya "
Mereka mengangguk . Awalnya Dara yang mulai bertanya banyak banget tusukan lidi dan makanan mentah lainnya
" Lo jualan apa mi ? Punya siapa ini ? " Tanya Dara
" Gua jualan sate taichan dar . Tapi malam jualan nya , ya ada yang bantu sih tetangga sebelah kadang bantu tusuk tusuk cuma sekarang dia lagi narik ojek dulu, paling nanti dia bantu buat buka "
Dara dan Dinda saling tatap , Dinda tahu cerita masalah Naomi di pinjam uang 200 juta sama Papi Hendra .
" Oh ya ? Kebetulan Dinda suka banget sate taichan , kalo gitu gua pesan 100 tusuk berapa kira kira mi ? " Tanya Rasya
" Lo suka taichan ? Kalo gitu gua kasih aja nanti itung itung cobain jualan gua "
Hal itu membuat teman teman nya langsung protes. Mereka engak mau gratis karena Naomi jualan
" Yaudah , sini kita bantu " Dara menarik nampan ayam yang sudah menjadi dadu
" Eh jangan dar . Ini bau ... nanti kak adit marahin gue "
" Dih apaansi , ga ada bau bau an biar cepat kita bantu ya " kata Dara pada yang lain
Mereka mengangguk , akhinya naomi mengizinkan mereka . Lagian naomi juga engak sanggup sebanyak ini sendirian
Naomi meneteskan air matanya dia langsung memeluk Dara
" Dar , gua makasih banget sama lo , lo selalu ada buat gua , Gua engak tahu deh kalo bokap lo engak kasih pinjaman ke gua dan nyuruh gua buat ngekos , pasti gua udah hamil sama om hidung belang"
Dara memeluk Naomi , dia mengelus punggung sahabat nya itu
" Iya mi , yang penting lo sekarang aman . Gua liat liat lo juga udah mulai bahagia . Pipi lo tuh tembem , apa sekarang ada yang bahagia in lo ? "
" Belum kepikiran kesana dar . Gua sibuk jualan sama kuliah "
Zivana , Alfia dan juga Vevina di buat bingung. Kayanya memang di antara mereka bertiga punya grup dalam grup deh
Naomi melepaskan pelukan dia langsung tersenyum menatap ketiga temannya itu lagi bingung
" Btw , gue belom cerita masalah gua sama bokap gua sama kalian ya ? Selama ini Dara yang bantu gue sampai akhirnya gua kaya gini "
Bla bla
Vevina langsung memeluk Naomi , dia merasa kasihan banget . Kenapa disaat susah begini naomi hanya butuh adara ? Padahal mereka siap untuk bantu
__ADS_1
" lo bohong sama gua dar . Parah banget , lo bilang , lo engak tau apa apa " kata Zivana
" Hehe , gue lebih suka naomi cerita langsung sama kalian , biar kesan nya gue engak ngomongin dari belakang " kata Dara
Mereka semua mengangguk, beberapa kali naomi mengucapkan terima kasih pada Dara . Sampai Dara mengancam sekali lagi bakalan dapat piring cantik
" Jadi pendapatan seharian lo berapa nih kira kira ? " Tanya Dinda
" Tergantung sih , tapi paling rame itu malam minggu , makanya kan sekarang gue banyakin porsi nya karena bakalan rame . Kalo hari biasa itu paling 500 ribu kalo malam minggu kadang 4 juta kadang 6 juta "
" Buset , banyak juga . Udah kaya kali ya lo mi " kata Alfia sambil terkekeh
" Masih kayaan Dara lah " ejek Naomi
" Sialan lo , gue pengangguran tau sekarang "
" Ya ya gua tahu , btw dar . Gua ada mau ngomong sama bokap , gua ada niat mau ganti uang bokap , baru setengah nya sih , gua niat mau cicil "
" Mi , apaan sih , bokap gua engak minta lo ganti , udah pake aja dulu buat keperluan lo lagian buat keperluan lo kuliah lebih penting mi "
" Dar . Makasih banget " kata Naomi
" Sekali lagi lo bilang makasih , gue acak acak nih sate " ancam Dara
Hahahaha
" Btw gue mau sampe malam ah , gue mau bantuin lo dong , boleh nggak ? " kata Dinda
" Tanya suami dulu , gue sih this ok , suami lo tuh kek gimana !!! "
" Sayang kuuuu " kata Dinda
" Boleh " jawab Rasya
Mereka semua kembali lagi tusuk ayam dan makanan lainnya , bukan hanya jualan sate taichan aja tapi naomi jualan sate satean sosis dll . Juga minuman saset
Satu jam semuanya selesai , kini saatnya Naomi bagian hitung beberapa tusuk
" Oh iya , nanti gua engak bisa lama lama ya , jauh nih rumah gua " kata Vevina
" Oh iya gua lupa, tadi adit bilang dia mau join nanti malam , sama sekalian dia mau antar lo ke bogor. Katanya dia kasian ngeliat lo jauh jauh ke jkt cuma buat ketemu "
" Dar, gue engak enak lagi ketemu kak adit, gapapa dah gua naik kereta aja. Makanya gua engak mau balik malam malam " kata Vevina
" Ih Adit yang mau , gapapa udah ya . Nanti gua yang di omelin dia karena biarin lo jauh jauh naik kereta . Plis kali ini aja , jangan bikin gue di marahin adit "
" emm , gimana ya dar . Gue engak enak sama kak adit " Kata Vevina
" Gapapa udah , dia juga santai sih , adit baik tau . Gua aja mau di ajak liburan honeymoon sama Dara kak adit . Kamis depan "
Dinda langsung melotot kenapa dia harus bilang bilang ke temannya
" Dar , gua keceplosan " kata Dinda
" Gapapa , kalian mau ikut nggak ? Mi , Vin, Al , Ziv " tawar Dara
" Kemana dar ? " Tanya Alfia
" Labuan bajo "
Mereka langsung melebarkan matanya , merasa takjub banget sama liburan mereka
__ADS_1
" Kalo mau ikut , daftar sekarang biar nanti adit yang Pesan tiket , ayo mii " ajak Dara
" Gua mau ikut tapi belom izin nyokap " kata Vevina
" Yaudah izin dulu , atau nanti sekalian deh adit sama gua yang minta izin sama orang tua lo mau ? "
" Hehe Yaudah, kapan lagi ya ke bajo " kata Vevina Senang
" Lo berdua gimana nih? " Tanya Dara
" Gua kayanya engak deh dar. Gua mau dagang aja " kata Naomi
" Kalo gua belom tau juga dar . Soalnya gua kuliah kamis sampe sabtu " kata Alfia
Dara mengangguk , Naomi langsung keluar dia memesan makanan untuk teman teman nya kebetulan samping kost kostan jualan tekwan khas Palembang
Selesai menghitung , semua nya pada tepar , sambil menunggu makanan dan minuman datang , Naomi beristirahat sebentar untuk cerita pengalaman mengenai jualan yang kurang lebih berjalan 2 bulan ini
Beberapa jam kemudian jam pukul 5 sore . Naomi bersih bersih untuk mandi , lalu dia mulai mengeluarkan peralatan untuk jualan nanti . Dan tetangga yang membantu nya juga sudah mendorong gerobak untuk kedepan gang , dimana Naomi jualan nanti
" Dar . Gua makasih banget udah ngajak anak anak kesini, makasih buat semuanya dar . Kalo engak ada waktu nanti gua mau ikut ke bajo dar " kata Naomi
" Serius nggak lo , gua senang sih kalo lo ikut , nanti tidur sama Vevina . Kasian dia kalo engak ada teman nya tidur sendiri "
" Yaudah fix gua ikut nih , kamis depan kan ? "
" Iya, Ok, akhinya kita bisa liburan bareng " kata Dara merangkul Naomi
Semuanya tersenyum membantu naomi . Ada yang memasang tenda , ada yang membersihkan daun pisang , ada juga yang merapikan meja dan bangku . Naomi membisiki teman nya untuk membakar 200 tusuk sate taichan . Bagaimana pun mereka sudah membantu naomi
" Udah mulai bakar ? Ada pesanan ? " Tanya Dinda
" Iya "
" Alhamdulillah "
Drt...
Drt...
" bentar guys , adit nelpon "
Mereka mengangguk
( Kamu dimana ? ) Tanya adit
( Lagi bantu Naomi jualan , kamu kesini dong dit , naomi jualan sate taichan )
( Wow . Aku suka lagi sate taichan , gratis kan ya bilang Naomi ) kata Adit
( astaga , kamu mau aku beliin ? )
( aku maunya gratis ) pinta Adit
( dasar nggak modal ! )
( hehe , bercanda sayang , ini adit mau mandi dulu ya . Nanti adit kesana ) kata Adit
( Kamu hati hati )
( Iya sayang , i love you )
__ADS_1
( Love you to ) kata Dara