DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
Merencanakan


__ADS_3

~ Hendra pulang dalam keadaan kacau , kemeja berantakan dan rambut aur auran,  entah dari mana suamiku


Aku berusaha untuk peduli karena hendra saat ini adalah suamiku , milikku


Tapi apa ? Dia malah mendorong ku kedinding dan menatap sangat tajam tatapan itu


Dia mengancam ku untuk segera menceraikan , di malam pertama seharusnya kami memperkenalkan diri malah ini yang aku terima


Aku justru menolak , aku hanya diam karena saat ini aku tahu suatu saat hendra akan menerima ku dan bucin kepada ku


Tunggu lah ~


Adara menutup kembali buku nya lalu dia segera mengambil tas sekolah dll . Adara hanya diam menatap sang papi berdiri di depan tangga sambil merentangkan tangan nya


Adara melewati tapi sang papi langsung megenggam tangan adara lalu memeluk


" Maaf " satu kata yang papi nya ucapkan


Langsung saja adara menangis di pelukan sang papi


Hiks hiks


Pagi ini seharusnya mood adara bagus tapi kenapa malah sedih ketika sang papi meminta maaf


" Aku cuma pengen hidup bebas tanpa ada larangan , aku pengen kaya temen temen aku lainnya yang bisa keluar malam kapan aja . Lagi pula aku juga selalu tepat waktu pulang hiks hiks hiks " kata adara


" Iya maaf , maaf kalo papi posesif karena papi takut kamu kenapa kenapa " kata hendra


Adara melepaskan pelukan lalu menghapus air matanya


" Selama kamu belum menikah , kamu masih tanggung jawab papi , kamu harus ikutin aturan rumah ini ! Kalo tidak ..."


Adara langsung mengangguk , karena adara engak mau papi menangis karena melawan apapun ucapan papi nya


" Bagus,  nurut sama papi " kata hendra sambil mengacak acak rambut sang anak


" Papi aku udah rapi ya , jangan di acak acak lagi! " kata adara begitu kesal


Hendra membalikan tubuh adara lalu dia merapikan lagi rambut sang anak seperti semula


" Cantik banget anak papi , pasti di sekolah jadi anak berlian ya "


" hem bisa di bilang begitu, udah berapa banyak pria pria yang aku tolak " kata adara sambil mengibas rambut nya kebelakang


Hendra hanya tersenyum,  beberapa menit kemudian meja makan sudah lengkap ada sang mama dan haidar


Kali ini hendra yang menyuapi makan adara , karena permintaan maaf hendra kepada adara membentak semalam


" nambah " kata adara

__ADS_1


" nambah ? Hah , baik baik anak cantik " kata hendra begitu senang


Adinda dan haidar hanya diam , memang seperti itu adara selalu di manjain sama sang papi


" kamu mau mama suapin ? Ayo " kata adinda kepada haidar


Haidar cepat menggeleng,  dia pria yang sangat dingin dan cuek . Tapi di balik sifat itu dia sangat sayang kepada kakak dan kedua orang tuanya


Haidar tipe pria yang tidak suka di manja tapi kalo dia butuh sesuatu pasti langsung minta kepada sang papi


" Nanti setelah lulus sekolah , kamu mau kuliah dimana ? " kata hendra


" di luar negeri boleh ? "


Hendra langsung diam dia tak lagi menyuapi


" ga boleh , papi sedih kalo anak papi jauh "


Adara langsung memeluk sang papi


" hehe , engak engak , aku di jakarta aja kalo gitu " kata adara menyemangati sang papi


Hendra tersenyum dia mengecup kepala anak gadis nya itu


Setelah makan selesai akhirnya mereka bertiga segera pergi berangkat dengan mobil masing masing , tapi adara menumpang bareng dengan haidar karena dia tidak mau temen temen nya itu memanfaatkan keadaan adara memiliki mobil


¤¤¤¤¤


" hem , pagi " kata adara tak menoleh kepadanya


" masih bt gitu sih , gimana kalo nanti pulang sekolah kita makan ?  Di mall ? "


" Boleh " jawab adara sambil tersenyum


Rasya merangkul pundak adara mereka segera memasuki kelas dan


" ciyeeeeee , balikan nih ehmm" Teriak nya bersamaan


Adara melepaskan tangan rasya di pundak nya , kali ini di depan temen temen , harus ada sedikit drama


" ga akan pernah gue mau balikan , campkan itu " kata adara tegas


Membuat mereka yang bersorak tadi terdiam , rasya hanya bisa tersenyum kenapa gemes banget marah nya begitu


" balikan lu ya ? " kata alif sahabat rasya dan adara


Rasya menaikkan pundaknya , dia lalu menaruh kepalanya di meja dan melanjutkan tidur nya lagi sampai mata pelajaran akan segera di mulai


Tak disangka yang awalnya rasya mengajak adara saja tapi ke 10 temen nya itu malah mengajak berkumpul,  di mall pula .

__ADS_1


Rasya mengirim pesan lewat whatsapp gimana adara apakah dia mau ? Adara awal nya emang bt karena dia mau berduaan aja tapi di lihat seru juga untuk booking tempat karaoke.  Boleh lah


Akhirnya beberapa temen rasya ikut numpang tapi kali ini tempat duduk samping rasya hanya boleh di tempati sang pujaan hati , yaitu adara jordan


" Dar , gua mau nanya , selama ini kita kan main bareng , apa apa bareng , udah kaya keluarga , pernah ga kepikiran rindu masa masa kalian berdua pacaran ? " Tanya Vanya


Rasya hanya tersenyum,  sedangkan adara menatap kekasih nya itu . Arti tatapan rasya bisa adara baca . Gapapa kalo emang adara ingin berbohong


" Kalo di bilang kangen ya kangen ya , karena kita 2 tahun bersama bukan waktu yang cepat dan lama juga . Tapi balik lagi ke gua nya . Gua nyaman kalo temenan aja"


Kedua temen rasya dan adara di dalam mobil tertawa , terlihat jelas kalo rasya itu memang masih cinta dan belum bisa move on dan mereka merasa ucapan adara seperti kode untuk tidak berharap lagi rasya bersama adara


¤¤¤¤¤¤¤


Sesampainya di tempat karaoke adara dan rasya duduk berjauhan,  karena adara yang menghindar supaya temen temen nya itu tidak curiga


Tapi ada moment ketika temen temennya itu menikmati lagu dj sambil menari rasya memeluk adara dari belakang


" I love you  "


Deg


Adara langsung melepaskan tangan rasya , dia jadi takut sendiri ketahuan temen temennya itu . Tapi adara juga memeluk pinggang rasya


Setelah lagu kurang asik karena Tasya mengganti lagu itu menjadi melow . Sudah tak asik lagi


" Eh weekend nanti kita camping kuy , jaman sekarang lagi trend gitu , bagus juga buat kenang kenangan kita " ajak alif


Rasya menatap adara, kalo adara mau , rasya juga mau ,tapi kalo kekasih nya itu engak mau , rasya lebih baik tidak ikut bersama temen temennya itu


Karena separuh hati rasya ada di adara , rasya ingin terus bersama adara selamanya


Karena semuanya setuju dan adara juga mulai setuju akhirnya mereka mulai merencakan barang barang apa saja yang akan di bawa


" Masalah mobil , nanti kita sewa bus mini aja , biar semuanya lengkap jangan pisah pisah " kata rasya


Mereka setuju , lebih baik emang satu mobil karena ada kebersamaan


Drtt...


Drt....


Adara melihat jam di tangannya , jam menentukan setengah 6 sore


" hm gais , bokap gua udah nelpon,  gua balik duluan boleh ? " kata adara merasa tak enak


" kita balik semuanya aja , udah mau malam juga kan " kata rasya


Karena engak mungkin adara pulang sendirian tanpa dirinya

__ADS_1


" Ok ok , yaudah pulang aja semuanya " kata alif


Semua nya pun beres beres , tinggal nanti adara izin sama sang papi untuk camping bersama temen temennya itu


__ADS_2