
Seminggu setelah Adit mutusin Dara. Banyak tuh omongan dari orang ke orang tentang Adit dan Dira . Mereka akan segera menikah
Bahkan sempat ada pertemuan dua keluarga . Dara tidak percaya begitu saja . Tapi Dara kepikiran. Gimana kalo beneran
Brak ...
Dara memejamkan matanya tak lama itu langsung pingsan
Di dalam rumah sakit Dara membuka matanya lalu menutup membuka lagi dan menutup . Dara menatap tangan itu erat . Dara tahu siapa yang datang
" Adit... "
Adit mengangkat kepalanya . Adit menangis. Sedangkan Dara tersenyum
" Kenapa nangis ? Hem ? " Tanya Dara sambil menghapus air mata Adit
Adit menggeleng kepalanya, dia langsung mengecup bibir Dara lebih lama
" Maafin Adit ya ! Maafin Adit kalo buat Dara kaya gini kepikiran "
Dara mengangguk
" Kenapa kamu ada disini ? " Tanya Dara
" Adit dapat telpon dari pihak kepolisian, posisinya hp kamu lagi buka kontak Adit"
Dara tersenyum lagi dia meminta adit untuk memeluknya
" Ayo kita menikah dar . Adit siap . Engak perlu mapan kan ? "
Dara mengangguk
" Mau kapan kamu nikah nya ? " Tanya Adit
" Secepatnya "
" 3 bulan lagi kita menikah , aku akan atur jadwal orang tua kamu dan orang tua aku buat lamaran " kata Adit
" Hehe iyaa " jawab Dara tersenyum
Adit juga ikut tersenyum " Aku khawatir sama kamu dar . Untung cuma kepala kamu yang luka . Gapapa mobil rusak ada asuransi nya "
" Iya bener "
Adit memberikan Dara untuk minum . Pria itu memencet tombol untuk kasur Dara tegak . Wanita itu menghabiskan setengah air minum
" Adit lupa kabarin papi sama Mama, adit telpon dulu ya " kata adit
__ADS_1
Dara mengangguk dia megenggam tangan adit untuk menguatkan rasa sakit di kepalanya
" Adit ada hubungan apa sama Dira ? "
" Engak ada apa apa , cuma temenan " jawab Adit
" Gosip di kampus , adit mau nikah sama Dira . Udah ketemu dua keluarga "
Adit tersenyum
" Sok tahu banget , kenapa kamu bisa percaya sama gosip kampus ? Kamu kan tahu aku sama Dira itu temenan . Cukup temenan engak lebih "
" Yakin temenan ? Pertemanan antara 2 orang cewek dan cowok itu ada perasaan yang diam diam suka loh " kata Dara
" Percaya karena Dira udah mati rasa , aku yakin dia engak suka sama aku . Orang dia sering bilang . Aku bukan tipe nya "
" Masa ? "
" Udah ya dar, jangan bikin berantem lagi . Di rumah sakit nih "
Dara tersenyum dia mengenggam tangan adit lagi untuk di cium nya . Adit menghubungi kedua orang tua Dara respon mereka terkejut. Dan belum apa apa langsung di matikan karena panik
##
3 hari dari kecelakaan itu Adit mengajak Dara untuk pergi ke mall shopping . Wanita itu memberi kode untuk di belikan lipstik
" Adit beli kopi , kamu beli lipstik deh . Adit ngerokok dulu "
Adit memberikan kartu debitnya pada Dara . Wanita itu segera pergi saat dapat kartu dan langsung shopping
Sambil menunggu Dara selesai Adit merokok, minum kopi sambil bermain game
Selesai sudah satu jam tidak berasa bermain game . Dara datang dia meminum mango yang baru saja dia beli di toko itu
" Udah belanjanya ? "
Dara mengangguk dia memberikan kartu debit nya pada yang punya
" Mau nonton bioskop? Masih ada loh film nya sayap sayap patah . Dari situ baru deh terserah kamu mau kemana " kata Adit
" Mau foto box "
" Yaudah selesai dari nonton bioskop baru kita foto box "
Dara mengangguk , kedua nya sibuk bermain hp sampai minuman Dara selesai dan Adit juga habis 3 putung rokok . Baru keduanya segera meninggalkan tempat itu
" Adit beli tiket, Dara beli pop corn biar engak lama nunggu nya " kata Dara
__ADS_1
Adit mengangguk dia membeli 2 tiket yang duduk nya di pojok , bisa di bilang tempat mesum , Hahaha !
20 menit kemudian mereka masuk . Bioskop diisi beberapa orang saja tapi tetap ramai . Sedangkan Dara begitu bt kenapa beli yang engak dekat tangga? Kenapa harus di pojok dan urutan nya di B
Bt Dara engak begitu lama, wanita itu langsung memeluk lengan Adit . Bersandar di bahu adit saat film mulai
" Suapin aku " pinta Dara
Adit menyuapinya menoleh , dipertayangan film Adit menoleh saat Dara meneteskan air matanya karena sedih
" Dar ... "
" Iyaaa " kata Dara
Adit menoleh dia menatap Dara. Pria itu mendekati wajahnya mencium bibir Dara . Begitu pun dengan Dara membalas ciuman kekasih nya itu
Saat suara ribut film membuat keduanya berhenti " Suapin lagi " pinta Dara
Adit mengangguk dia menyuapi nya juga sekalian ikut makan tak ada kejadian apa apa lagi kali ini menikmati film nya
" Aku engak kebayang kalo kamu hamil , gimana cantik nya kamu. Kamu hamil aja terus ya mau nggak ? "
Dara tersenyum
" Harus banget ambil kutipan mas Aji ? "
Adit tersenyum
" Abis kamu cantik banget sih "
" Apaansih ! " kesel Dara menjadi salting sendiri
Film berakhir langsung pergi ke foto box . Masing masing punya hasil cetakan foto dari berbagai macam gaya
" Mau makan apa ? Adit lapar ? " Tanya Adit
" Mau makan kamunya "
Adit tersenyum dia langsung mencium pipi Dara di box itu
" Adit serius , mau makan apa ? "
" Pizza ? "
" Ayuk " kata Adit mengandeng tangan Dara keluar
Betapa terkejutnya saat keluar sudah banyak yang mengantri foto box . Keduanya hanya ketawa melihat mereka sudah pada bt mengantri
__ADS_1