DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
Part 87


__ADS_3

Seminggu setelah Adit mutusin Dara.  Banyak tuh omongan dari orang ke orang tentang Adit dan Dira . Mereka akan segera menikah


Bahkan sempat ada pertemuan dua keluarga . Dara tidak percaya begitu saja . Tapi Dara kepikiran.  Gimana kalo beneran


Brak ...


Dara memejamkan matanya tak lama itu langsung pingsan


Di dalam rumah sakit Dara membuka matanya lalu menutup membuka lagi dan menutup . Dara menatap tangan itu erat . Dara tahu siapa yang datang


" Adit... "


Adit mengangkat kepalanya . Adit menangis.  Sedangkan Dara tersenyum


" Kenapa nangis ? Hem ? " Tanya Dara sambil menghapus air mata Adit


Adit menggeleng kepalanya, dia langsung mengecup bibir Dara lebih lama


" Maafin Adit ya ! Maafin Adit kalo buat Dara kaya gini kepikiran "


Dara mengangguk


" Kenapa kamu ada disini ? " Tanya Dara


" Adit dapat telpon dari pihak kepolisian,  posisinya hp kamu lagi buka kontak Adit"


Dara tersenyum lagi dia meminta adit untuk memeluknya


" Ayo kita menikah dar . Adit siap . Engak perlu mapan kan ? "


Dara mengangguk


" Mau kapan kamu nikah nya ? " Tanya Adit


" Secepatnya "


" 3 bulan lagi kita menikah , aku akan atur jadwal orang tua kamu dan orang tua aku buat lamaran " kata Adit


" Hehe iyaa " jawab Dara tersenyum


Adit juga ikut tersenyum " Aku khawatir sama kamu dar . Untung cuma kepala kamu yang luka . Gapapa mobil rusak ada asuransi nya "


" Iya bener "


Adit memberikan Dara untuk minum . Pria itu memencet tombol untuk kasur Dara tegak . Wanita itu menghabiskan setengah air minum


" Adit lupa kabarin papi sama Mama,  adit telpon dulu ya " kata adit

__ADS_1


Dara mengangguk dia megenggam tangan adit untuk menguatkan rasa sakit di kepalanya


" Adit ada hubungan apa sama Dira ? "


" Engak ada apa apa  , cuma temenan " jawab Adit


" Gosip di kampus , adit mau nikah sama Dira . Udah ketemu dua keluarga "


Adit tersenyum


" Sok tahu banget , kenapa kamu bisa percaya sama gosip kampus ? Kamu kan tahu aku sama Dira itu temenan . Cukup temenan engak lebih "


" Yakin temenan ? Pertemanan antara 2 orang cewek dan cowok itu ada perasaan yang diam diam suka loh " kata Dara


" Percaya karena Dira udah mati rasa , aku yakin dia engak suka sama aku . Orang dia sering bilang . Aku bukan tipe nya "


" Masa ? "


" Udah ya dar,  jangan bikin berantem lagi . Di rumah sakit nih "


Dara tersenyum dia mengenggam tangan adit lagi untuk di cium nya . Adit menghubungi kedua orang tua Dara respon mereka terkejut.  Dan belum apa apa langsung di matikan karena panik


##


3 hari dari kecelakaan itu Adit mengajak Dara untuk pergi ke mall shopping . Wanita itu memberi kode untuk di belikan lipstik


" Adit beli kopi , kamu beli lipstik deh . Adit ngerokok dulu "


Adit memberikan kartu debitnya pada Dara . Wanita itu segera pergi saat dapat kartu dan langsung shopping


Sambil menunggu Dara selesai Adit merokok,  minum kopi sambil bermain game


Selesai sudah satu jam tidak berasa bermain game . Dara datang dia meminum mango yang baru saja dia beli di toko itu


" Udah belanjanya ? "


Dara mengangguk dia memberikan kartu debit nya pada yang punya


" Mau nonton bioskop? Masih ada loh film nya sayap sayap patah . Dari situ baru deh terserah kamu mau kemana " kata Adit


" Mau foto box "


" Yaudah selesai dari nonton bioskop baru kita foto box "


Dara mengangguk , kedua nya sibuk bermain hp sampai minuman Dara selesai dan Adit juga habis 3 putung rokok . Baru keduanya segera meninggalkan tempat itu


" Adit beli tiket,  Dara beli pop corn biar engak lama nunggu nya " kata Dara

__ADS_1


Adit mengangguk dia membeli 2 tiket yang duduk nya di pojok , bisa di bilang tempat mesum , Hahaha !


20 menit kemudian mereka masuk . Bioskop diisi beberapa orang saja tapi tetap ramai . Sedangkan Dara begitu bt kenapa beli yang engak dekat tangga? Kenapa harus di pojok dan urutan nya di B


Bt Dara engak begitu lama,  wanita itu langsung memeluk lengan Adit . Bersandar di bahu adit saat film mulai


" Suapin aku " pinta Dara


Adit menyuapinya menoleh , dipertayangan film Adit menoleh saat Dara meneteskan air matanya karena sedih


" Dar ... "


" Iyaaa " kata Dara


Adit menoleh dia menatap Dara.  Pria itu mendekati wajahnya mencium bibir Dara . Begitu pun dengan Dara membalas ciuman kekasih nya itu


Saat suara ribut film membuat keduanya berhenti " Suapin lagi " pinta Dara


Adit mengangguk dia menyuapi nya juga sekalian ikut makan tak ada kejadian apa apa lagi kali ini menikmati film nya


" Aku engak kebayang kalo kamu hamil , gimana cantik nya kamu. Kamu hamil aja terus ya mau nggak ? "


Dara tersenyum


" Harus banget ambil kutipan mas Aji ? "


Adit tersenyum


" Abis kamu cantik banget sih "


" Apaansih ! " kesel Dara menjadi salting sendiri


Film berakhir langsung pergi ke foto box . Masing masing punya hasil cetakan foto dari berbagai macam gaya


" Mau makan apa ? Adit lapar ? " Tanya Adit


" Mau makan kamunya "


Adit tersenyum dia langsung mencium pipi Dara di box itu


" Adit serius , mau makan apa ? "


" Pizza ? "


" Ayuk " kata Adit mengandeng tangan Dara keluar


Betapa terkejutnya saat keluar sudah banyak yang mengantri foto box . Keduanya hanya ketawa melihat mereka sudah pada bt mengantri

__ADS_1


__ADS_2