
Adara berlari ketika beberapa meter sampai di sekolah karena keadaan macet parah yang membuat Adara telat , di belakang itu juga Haidar langsung membalikan mobil nya karena sekolah mereka berbeda
" Rasya ! " Panggil dara
Rasya menoleh dia juga sama telat nya dengan Dara karena macet perjalanan. Dara yang masih berusaha untuk masuk dia harus memohon kepada security. Jelas jelas jam sudah pukul 7.12
" Udah lah sayang , ga akan bisa masuk lagi , kita pulang aja ! " kata Rasya
" Enteng banget tuh mulut , kamu tahu , hari ini kita ada ulangan bahasa inggris " kata Dara kesal
Rasya terdiam, ketika ucapan Dara sangat ketus pagi ini . Mungkin kekasihnya itu belum bisa terima
Akhirnya rasya duduk di trotoar sambil minum es yang dia beli di Starling . Melihat Dara lagi memohon . Sebenernya rasya kasian , cuma buat apa juga kekasih nya itu memohon . Tak hanya mereka berdua bahkan belasan orang yang juga telat
Akhirnya Dara ikut duduk di samping rasya. Kekasih nya itu menawarkan minum
" Aku ga haus " gumam Dara
Rasya mengangguk dia melanjutkan lagi minum
" Kalo aku pulang, pasti di omelin sama mama dan papi ! Harus kemana aku? "
" Puncak ? Jalan jalan yuk , aku bawa mobil sih kebetulan . Nanti jam 12 siang aku janji udah pulang " kata Rasya sambil tersenyum
Adara terdiam dia memikirkan ucapan Rasya terlebih dahulu. Sampai akhirnya beberapa menit kemudian minuman habis. Adara setuju kalo mereka akan pergi ke puncak pagi ini
Selama perjalanan keduanya terdiam , hanya musik yang menemani mereka selama perjalanan
" di puncak sana nanti kita sewa kamar ya sayang , istirahat sebentar " kata Rasya tersenyum
Dara menoleh lalu dia menjewer telinga Rasya
" Aku tahu apa yang di pikiran kamu ! "
" Dikit aja sayang , tipis tipis , kan saling sama sama enak , kamu menikmati aku pun sama . Janji deh kamu hanya diam . Biar aku yang bergerak " kata Rasya begitu bawel
" Terserah kamu lah , aku capek , lagi ga mikirin itu . Lagi mikirin ulangan bahasa inggris " kata Adara
" tenang aja itu mah , minggu depan juga ada kesempatan buat ulangan sayang " kata Rasya tangan nya mulai mengelus puncak kepala Dara
##
Sampai di puncak, awalnya rasya mengajak Dara untuk makan di warung prapatan . Rasya makan pisang bakar keju , sedangkan Dara mie instan goreng
" Setelah ini kita langsung sewa kamar aja ya sayang "
__ADS_1
" hem " kata Dara malas
" Terima kasih ya sayang "
Cup
Dara hanya menoleh , dia menatap Rasya yang saat ini terus mengembang senyumnya . Gampang banget melihat rasya bahagia . Cukup mengajak Cek in .
Tanpa berlama lama setelah keduanya selesai . Akhirnya rasya turun kebawah . Dia mencari hotel terdekat . Engak usah yang mewah mewah yang penting cukup untuk tiduran dan Iya Iya .
Sebelum itu keduanya berganti pakaian kebetulan belakang mobil rasya ada celana pendek boxer yang bisa di pakai laki laki ataupun perempuan
" Kamu begini ? " kata Rasya menatap Adara hanya memakai tantop dan boxer milik nya
" Iya ! Aku engak bawa apa apa lagi "
" Yaudah tutup itu kamu pake jaket aku , tapi belum di cuci gapapa ya . Engak bau ko " kata Rasya
Dara menerimanya dia langsung memakai jaket milik kekasih nya Sedangkan rasya dia memakai celana lepis dan kaos hitam
Tampan bukan ? Itulah yang dari tadi membuat Dara terus menatap kekasih nya . Entah kenapa kalo lihat rasya memakai kaos hitam polos . Ketampanan kekasih nya itu melebihi biasanya
Emmmm
" buat kenangan kita aja sayang , hanya kita berdua yang tahu " kata Rasya
Adara mengangguk entah kenapa saat ini pikiran nya begitu kosong. Tangan rasya pelan pelan menurunkan tali tantop adara
Ketika wajah rasya sudah berada di ceruk leher Dara. Untuk beberapa detik kemudian Dara mendorong wajah kekasihnya itu
" Kamu udah mandi ? "
" Udahlah sayang ! " kata Rasya mengerutkan kening nya
" Tapi kepala kamu itu , kamu engak keramas ? "
" Kenapa kepala aku ? Aku enga keramas karena tadi engak sempat ! "
Dara mendorong tubuh rasya dia menjauhkan nya
" Mandi dulu sana ih ! "
" yaelah nanti juga mandi setelah ML yank ! "
Dara menggeleng kepalanya
__ADS_1
" Aku mau kamu mandi lagi ! " kata Dara
Rasya beranjak bangun dia menarik tangan dara
" Mandiin ! Kalo gitu , aku kalo mandi suka engak bersih loh"
Dara mengangguk dia mengikuti langkah Rasya masuk , dan mengambil handuk di lemari penganti . Setelah itu rasya berhasil melepaskan semua pakaian
" Astaga! " kata Dara terkejut saat membalikan badan nya . Rasya sudah tanpa sehelai benang
Dara mulai mengambil shower lalu dia pelan pelan membasahi mulai dari kepala lalu badan nya . Sedangkan kekasih nya itu hanya diam dan kadang jahil mengelus perut
" Kalo kamu hamil anak aku gimana ? "
" Gakk ! Pokonya jangan hamil dulu ! Aku mau kita kuliah dulu " kata Dara tegas
" Aku kesepian tahu di rumah , kan kalo kamu hamil terus kita nikah pasti rame sayang " kata Rasya
" Aku belom siap jadi ibu ! " kata Dara berhasil membuat Rasya terdiam
Rasya duduk di atas closet , dan menuntun dara duduk di pangkuan nya tanpa berlama lama rasya menyatukan milik mereka berdua
" Shhh... " kata Dara
Setelah berhasil menyatukan dengan nyaman posisinya. Rasya mulai mengerakan bagian bawah dan seperti bayi kehausan
" Gimana sayang ? Kamu sayang aku kan ?"
Dara hanya bisa memejamkan mata . Mereka bermain di toilet cukup lama dan sampai pindah ke atas ranjang
Sempat berheti karena rasya merekam kegiatan mereka di atas ranjang . Rasya tersenyum ketika Dara meminta untuk mempercepat permainan nya
" Sayang... " Panggil Rasya sambil tersenyum
" Jangan kasih tanda plis... " kata dara memohon
" Iya sayangku " kata Rasya
Entah beberapa kali mereka lakukan sampai jam 1 siang mereka memutuskan untuk mandi ketiga kalinya dan sebelum pulang mereka juga menghabiskan bekal mereka
" Terima kasih ya sayang " kata Rasya begitu bahagia
Adara hanya mengangguk karena semua tubuhnya sangatlah remuk dari mulai telentang, tengkurep dll . Gaya apa saja yang mereka lakukan tanpa tak ada rasa puas
Maklum lah masih muda
__ADS_1