DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
Aci


__ADS_3

" Sabian Clay " Kata Dinda , Dara mengetik di google


Begitu keluar , Dara terkejut ternyata bokap Dinda bener bener ganteng sih, ganteng pada masa nya dan fashion nya juga di terima anak muda jaman sekarang


" Bule ya din , pantas kaya orang luar gitu kalo di liat liat " kata Dara


" Selama gua hidup , ga pernah gua cari cari masa lalu bokap , karena kehidupan bokap dulu sering banget dia ceritain , nah mantan dia yang engak bisa move on , meninggal Dar ! "


" Innalilahi " Jawab Dara


Keduanya melihat lihat lagi , Sabian Clay model sekaligus sering tampil di layar kaca . Masa jabatan nya hanya beberapa tahun karena saat itu fans kecewa karena menikahi janda memiliki anak berumur 2 tahun


##


Dara kesel banget sama Adit, biasanya kan setiap berangkat dan pulang di antar jemput sama Adit . Menunggu lama di tempat biasa sampai habis makanan dan minuman


Ada kali setengah jam tak lama dari itu Adit mengirim pesan bahwa dirinya tidak bisa menjemput . Dara gondok banget . Buat apa dia menghabiskan uang dan tenang berlama lama di sekolah , kalo engak di jemput


Terpaksa akhirnya Dara memesan taksi


Sampai dirumah Dara dapat kiriman baso aci banyak dari Adit , pria itu mengirimkan lewat salah satu karyawan nya yang datang kerumah


" Adit nya mana ? " Tanya Dara


" Pak adit lagi ada meeting mba "


Dara mengangguk,  setelah memberikan makanan itu . Karyawan nya segera pergi . Dara menghubungi Adit untuk mengucapkan terima kasih tapi pria itu sama sekali tidak mengangkat nya


" Wih , apa tuh " kata Haidar sambil tersenyum


" No bagi ! Gua mau makan sendiri di kamar " kata Adara ketus


" Yaelah pelit amat ! Banyak gitu . Lagian pesen makanan engak bilang bilang , tahu gitu kan gua mau " kata Haidar


Adara memincingkan matanya


" Gua nggak beli , nih di kasih sama Adit , baik kan calon laki gua ? Emang nya lo , percintaan gagal , gua tahu lo kan yang putusin Dinda "


Huh !


" Jangan sok tahu ! " jawab Haidar

__ADS_1


" Lo tahu ga kalo Dinda itu main dating udah lama ? Secara cowok cowok disana cakep , manis , ganteng . Sebelum sama lo . Dinda tuh sering jalan setiap weekend.  Karena lo putusin . Gua yakin dia pasti ninggalin lo . Lagian Dinda lebih suka cowok yang dewasa yang umur nya di atas.  Bukan kaya lo , BOCAH !! "


" Lo jangan sekalian ngatain gua dong ! "


Adinda sang mama yang mendengar debatan di ruang tamu segera keluar , kedua anaknya sedang beradu argumentasi


" Heh ! Kakak ! Adek ! Hayo , engak ada berantem berantem , mama bilang papi ya !"


Keduanya menghela nafas . Akhirnya dari debatan mereka.  Dara memberikan baso itu pada haidar . Sebagai kakak yang baik harus memberinya.


Sebelum Adara pergi , dara sempat mendorong kasar haidar . Mereka kembali menjadi musuh . Dari lubuk hati yang paling dalam . Dara bener bener kesel sama haidar gara gara cerita dari Dinda


" Sok ganteng lo " gumam Adara


" Terus lanjutin ! Sekalian ambil pisau di dapur " sindir Dinda pada dua anaknya


Haidar hanya diam,  dia membawa makanan itu menuju dapur lalu makan di dalam kamar nya


Di dalam kamar Haidar segera mengambil ponselnya , dia ragu untuk mengirimkan pesan terlebih dahulu


Tunggu ... bukannya kemarin Dinda bilang dia enggak mau putus kan , berarti mereka sekarang engak putus dan masih melanjutkan hubungan


" Nanti juga dia ngirim pesan , dia kan selalu ganggu " gumam Haidar


##


Sedangkan di tempat lain , kediaman Adinda . Wanita itu sedang makan siang bersama kedua orang tuanya


Akhirnya,  Papa dan Mama nya meluangkan waktu . Sedih sih sebulan cuma beberapa kali aja untuk kumpul keluarga


" Gimana kekasih kamu din, kapan kita di kenalin? " Tanya Papa Sabian


Adinda menelan salivanya . Apakah dirinya jujur kalo Adinda dan Haidar putus


" Kalo kamu bohong sama papa , papa akan kenalin anak temen papa sama kamu "


Ck !


" Di jodohin gitu ? Papa udah kaya film film aja suka jodoh jodohin orang " protes Dinda


" Teman papa mu , punya anak bujangan ganteng loh , kayanya cocok untuk kamu "

__ADS_1


Dinda tersenyum


" Seganteng apa ? Dia tinggi nggak ? Atau umurnya di atas aku atau engak " Kata Dinda sambil tersenyum


Kedua orang tua Dinda tersenyum mereka saling lirik lirikan


" Umur kamu berapa ? " Tanya Papa Sabian


" 17 tahun " jawab Dinda


" Anaknya temen papa , 18 tahun , berarti di atas kamu kan , gimana ? " kata Papa Sabian


Dinda terdiam , apakah dia harus menerima tawaran papa ? Atau hanya sekedar kenalan aja dulu? Lagi pula capek juga setiap percintaan ujung ujung nya seperti ini


" Kalo kamu engak mau gapapa , tapi Papa dan Mama pengen kamu kenalan sama teman Papa . Siapa tahu kalian satu kampus nanti atau mungkin bisa jadi teman bisnis " kata Mama


Adinda mengangguk " Yaudah deh boleh " jawab Dinda


Untuk sesaat mereka makan dalam diam begitu makan siang telah habis semua di mejamakan , Dinda mengelus perutnya . Beberapa kali dia disuruh habiskan lauk lauk yang masih tersisa


" Papa perhatiin kemarin,  kamu sama Dara . Kalian sekilas mirip ya " kata Papa Sabian


Adinda tertawa ngakak mendengar hal itu . Membuat kedua orang tuanya mau tak mau ikut tertawa


" Jangan kan Papa , di sekolah aku itu di kenal suka sesama jenis . Karena kita sekilas mirip dan aku kadang suka bercandaain Dara cium pipi dia . Kadang Dara tuh gemesin , dan kadang lama buat mikir " kata Dinda sambil tersenyum


" Persahabatan kalian seru juga ya , tapi di antara berlima kenapa kamu paling dekat sama Dara ? " Tanya papa Sabian


" Karena kita sama sama punya rahasia hehe "


" Rahasia apa tuh ? " Tanya Mama


" Masalah pria " bisik Dinda


Kedua orang tua hanya menggeleng kepalanya


" Genit banget ya kamu , seperti Papa " kata Mama


Papa sabian tidak terima di bilang genit , pasalnya bukannya sang istri yang selalu menggoda nya


" Kalo ada pria yang bikin kamu nangis dan sakitin kamu selalu , tinggalin dia . Karena bagaimana pun Papa dan Mama selama ini selalu buat kamu senang dan bahagia . Bukan untuk di sakitin " kata Papa Sabian begitu tegas

__ADS_1


Adinda mengangguk dan mengangkat jempol nya . Tak lama dari obrolan itu akhirnya kembali ke kamar untuk beristirahat


__ADS_2