
Selama perjalanan pulang adara hanya diam dan sesekali dia juga mengelus perut nya , gimana kalo dirinya hamil ?
" Kamu keluarin di luar tadi kan ? " Tanya adara
" di dalam juga di luar juga " kata rasya begitu tenang
Adara langsung memukul dada rasya
" Kalo aku hamil gimana ? " kata adara
" Emang itu tujuan aku "
Adara menutup matanya dia membuang muka ke arah jalanan , begitu kecewa banget dengan rasya yang selama ini dia anggap begitu baik tapi telah merenggut kesucian
Kadang penyesalan berada di akhir , andai adara tak pergi ke mall hari ini atau bahkan saat rasya tadi mengajak untuk istirahat dan langsung pulang pasti engak ada kejadian ini
" Besok aku jemput sayang jam 7 "
Adara menggeleng kepalanya
" Papi yang antar , kita ketemuan di lokasi aja " kata adara
Rasya mengangguk , hingga tiba di depan rumah adara . Adara mengambil barang milik nya dan makanan snack untuk besok
" I love you " kata rasya
Adara hanya diam , dia masih sangat kecewa terhadap kekasih nya itu. Adara juga tak pamit untuk masuk kedalan rumah dia meninggalkan rasya begitu saja
Rumah sepi , tak ada satu pun orang kecuali para pekerja di rumah ini . Baguslah karena adara pulang tepat setengah 6 sore . Jadi mama dan adiknya belum belum tahu
Begitu sampai di kamar , adara langsung menangis . Dia begitu menyesal . Sampai akhirnya lelah dan tertidur
Beberapa jam kemudian meja makan telah lengkap makanan dan ketiga orang
" Kakak masih di kamar pi " kata haidar
Hendra segera pergi ke lantai atas untuk mengajak anak kesayangan nya makan bersama
Beberapa kali hendra mengetuk tak ada jawaban , sampai akhirnya hendra membuka pintu kamar terdapat anaknya tidur sambil mendengkur
Hendra tersenyum dia mendekati ranjang anaknya dan menyingkirkan rambut yang menghalangi wajah cantiknya
" lelah kamu ya nak , istirahat lah , besok kamu pergi bersenang senang dengan teman teman "
Cup
Hendra mematikan lampu kamar nya lalu menutup kembali dan segera kembali turun
" kita makan malam duluan, kakak sudah tidur . Tumben dia tidur cepat " kata hendra
01.34
__ADS_1
Adara terbangun karena suara alarm , dari sore tadi adara memang niat untuk tengah malam bangun karena harus menyiapkan keperluan besok
Begitu melihat ponsel begitu banyak pesan dari rasya , panggilan dan chatinggan grup yang merencakan besok
Sayangku
Yang ....
Kamu marah sama aku karena kejadian tadi ?
Maaf
Sayangku
Bales dong yang ...
Panggilan tak terjawab
Panggilan tak terjawab
Sayangku
I love you 🖤
Jangan tidur malam malam
Panggilan tak terjawab
Panggilan tak terjawab
Setelah membaca pesan dari rasya , akhirnya adara memilih untuk mandi karena badan nya pada lengket
Begitu melepaskan semua pakaian , adara terkejut dia mengelus tanda merah di beberapa bagian di dadanya
" Ih gimana cara hilangin nya ? " kata adara pelan
Adara mengambil handuk lalu dia keluar kamar mandi mengambil ponselnya
Dia juga menghubungi rasya tapi kayanya kekasih nya itu sudah tidur . Sampai akhirnya adara membuka Google mersearch ' cara menghilangkan tanda merah di dada '
Begitu banyak penyakit yang ada , ada menggeleng ini bukan penyakit tapi kekasih nya itu yang menghisap nya
📲 Sayangku
( halo ) kata adara
( kamu dari mana aja ? Tidur ? ) kata rasya
( hem iya , ketiduran, baru bangun )
( lagi apa sekarang ? ) kata rasya
__ADS_1
( lagi mau mandi , ini gimana cara aku hilangin tanda nya, aku takut papi lihat ) kata adara
( nanti hilang sendiri sayang , besok juga hilang kok ) kata rasya
( kalo engak hilang gimana ? )
( tutupin pake bedak atau bb cream sayang ) kata rasya
( hm yaudah ) kata adara
( kamu makan dulu habis mandi sayang , lapar kan ? )
( iya , yaudah aku mandi dulu )
( nanti kita telponan lagi , aku lagi main Game )
( ih game mulu )
( hehe , ga bisa tidur aku sayang ) kata rasya
Tut
Adara melanjutkan mandinya lalu setelah itu dia segera turun kebawah untuk masak apapun bahan yang ada di dapur , pilihan adara tepat pada mie instan goreng . Tanpa berlama lama dia langsung memasaknya
Suara langkah kaki membuat adara mengangkat kepalanya
" malam pi ..." kata adara
Hendra tersenyum dia duduk di depan sang anak lagi makan
" Lelah sekali kamu tadi , papi lihat tidur nya , jam berapa sekarang , kamu baru makan "
Adara tersenyum
" Iya lapar , sekolah kan tadi pi "
Hendra tersenyum dia beranjak bangun mengambilkan anaknya itu minum, karena adara lupa membawa minum , tak lupa adara mengucapkan terima kasih
" besok jalan jam berapa papi antari kamu kak ? " kata hendra
" jam 7 pi "
Hendra mengangguk dia mengambil ponselnya di saku , bermain ponsel sambil menunggu anaknya itu lagi makan
" papi engak tidur lagi ? Kasihan loh tubuh papi dari pagi kerja sampai malam " kata adara
Hendra tersenyum, akhirnya dia menuruti apa yang di bilang anaknya itu , tak lupa mengecup kepala sang anak kesayangan
" Setelah selesai , jangan lupa matikan lampu nya "
Adara mengangguk , begitu sang papi sudah masuk ke kamar , adara segera menghubungi rasya untuk sekedar mengobrol malam
__ADS_1