DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
Cara Hilangin Tanda


__ADS_3

Selama perjalanan pulang adara hanya diam dan sesekali dia juga mengelus perut nya , gimana kalo dirinya hamil ?


" Kamu keluarin di luar tadi kan ? " Tanya adara


" di dalam juga di luar juga " kata rasya begitu tenang


Adara langsung memukul dada rasya


" Kalo aku hamil gimana ? " kata adara


" Emang itu tujuan aku "


Adara menutup matanya dia membuang muka ke arah jalanan , begitu kecewa banget dengan rasya yang selama ini dia anggap begitu baik tapi telah merenggut kesucian


Kadang penyesalan berada di akhir , andai adara tak pergi ke mall hari ini atau bahkan saat rasya tadi mengajak untuk istirahat dan langsung pulang pasti engak ada kejadian ini


" Besok aku jemput sayang jam 7 "


Adara menggeleng kepalanya


" Papi yang antar , kita ketemuan di lokasi aja " kata adara


Rasya mengangguk , hingga tiba di depan rumah adara . Adara mengambil barang milik nya dan makanan snack untuk besok


" I love you " kata rasya


Adara hanya diam , dia masih sangat kecewa terhadap kekasih nya itu. Adara juga tak pamit untuk masuk kedalan rumah dia meninggalkan rasya begitu saja


Rumah sepi , tak ada satu pun orang kecuali para pekerja di rumah ini . Baguslah karena adara pulang tepat setengah 6 sore . Jadi mama dan adiknya belum belum tahu


Begitu sampai di kamar , adara langsung menangis . Dia begitu menyesal . Sampai akhirnya lelah dan tertidur


Beberapa jam kemudian meja makan telah lengkap makanan dan ketiga orang


" Kakak masih di kamar pi " kata haidar


Hendra segera pergi ke lantai atas untuk mengajak anak kesayangan nya makan bersama


Beberapa kali hendra mengetuk tak ada jawaban , sampai akhirnya hendra membuka pintu kamar terdapat anaknya tidur sambil mendengkur


Hendra tersenyum dia mendekati ranjang anaknya dan menyingkirkan rambut yang menghalangi wajah cantiknya


" lelah kamu ya nak , istirahat lah , besok kamu pergi bersenang senang dengan teman teman "


Cup


Hendra mematikan lampu kamar nya lalu menutup kembali dan segera kembali turun


" kita makan malam duluan,  kakak sudah tidur . Tumben dia tidur cepat " kata hendra


01.34

__ADS_1


Adara terbangun karena suara alarm , dari sore tadi adara memang niat untuk tengah malam bangun karena harus menyiapkan keperluan besok


Begitu melihat ponsel begitu banyak pesan dari rasya , panggilan dan chatinggan grup yang merencakan besok


Sayangku


Yang ....


Kamu marah sama aku karena kejadian tadi ?


Maaf


Sayangku


Bales dong yang ...


Panggilan tak terjawab


Panggilan tak terjawab


Sayangku


I love you 🖤


Jangan tidur malam malam


Panggilan tak terjawab


Panggilan tak terjawab


Setelah membaca pesan dari rasya , akhirnya adara memilih untuk mandi karena badan nya pada lengket


Begitu melepaskan semua pakaian , adara terkejut dia mengelus tanda merah di beberapa bagian di dadanya


" Ih gimana cara hilangin nya ? " kata adara pelan


Adara mengambil handuk lalu dia keluar kamar mandi mengambil ponselnya


Dia juga menghubungi rasya tapi kayanya kekasih nya itu sudah tidur . Sampai akhirnya adara membuka Google mersearch  ' cara menghilangkan tanda merah di dada '


Begitu banyak penyakit yang ada , ada menggeleng ini bukan penyakit tapi kekasih nya itu yang menghisap nya


📲 Sayangku


( halo ) kata adara


( kamu dari mana aja ? Tidur ? ) kata rasya


( hem iya , ketiduran,  baru bangun )


( lagi apa sekarang ? ) kata rasya

__ADS_1


( lagi mau mandi , ini gimana cara aku hilangin tanda nya, aku takut papi lihat ) kata adara


( nanti hilang sendiri sayang , besok juga hilang kok ) kata rasya


( kalo engak hilang gimana ? )


( tutupin pake bedak atau bb cream sayang ) kata rasya


( hm yaudah ) kata adara


( kamu makan dulu habis mandi sayang , lapar kan ? )


( iya , yaudah aku mandi dulu )


( nanti kita telponan lagi , aku lagi main Game )


( ih game mulu )


( hehe , ga bisa tidur aku sayang ) kata rasya


Tut


Adara melanjutkan mandinya lalu setelah itu dia segera turun kebawah untuk masak apapun bahan yang ada di dapur , pilihan adara tepat pada mie instan goreng . Tanpa berlama lama dia langsung memasaknya


Suara langkah kaki membuat adara mengangkat kepalanya


" malam pi ..." kata adara


Hendra tersenyum dia duduk di depan sang anak lagi makan


" Lelah sekali kamu tadi , papi lihat tidur nya , jam berapa sekarang , kamu baru makan "


Adara tersenyum


" Iya lapar , sekolah kan tadi pi "


Hendra tersenyum dia beranjak bangun mengambilkan anaknya itu minum,  karena adara lupa membawa minum , tak lupa adara mengucapkan terima kasih


" besok jalan jam berapa papi antari kamu kak ? " kata hendra


" jam 7 pi "


Hendra mengangguk dia mengambil ponselnya di saku , bermain ponsel sambil menunggu anaknya itu lagi makan


" papi engak tidur lagi ? Kasihan loh tubuh papi dari pagi kerja sampai malam " kata adara


Hendra tersenyum,  akhirnya dia menuruti apa yang di bilang anaknya itu , tak lupa mengecup kepala sang anak kesayangan


" Setelah selesai , jangan lupa matikan lampu nya "


Adara mengangguk , begitu sang papi sudah masuk ke kamar , adara segera menghubungi rasya untuk sekedar mengobrol malam

__ADS_1


__ADS_2