DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
Part 83


__ADS_3

Mereka bertiga masuk ke supermarket,  adit mendorong troli dan dinaikin oleh Lunara . Bocah kecil itu sangat senang sekali ini pertama kalinya Lunara menaiki troli


Satu persatu mulai mengambil karena kebetulan tadi Mba Aghni sempat memberi catatan untuk membeli kebutuhan dirumah nya


" Aku kesana dulu , mau beli Pembalut "


Adit mengangguk dia menatap ponselnya apa saja yang dia perlukan barang barang yang di beli


Dara berjalan ke arah non food dimana barang barang itu berada


" itu naomi ? Sama siapa ? Om nya ? Atau uwa nya . Mana mesra banget lagi . Samperin deh "


Dara berjalan cepat menyusul Naomi . Tapi keburu pergi entah ke lorong mana . Dara melihat satu persatu tapi engak ada . Akhirnya Dara memilih milih pembalut aja . Nanti saat dirumah baru dia akan menghubungi


Kalo tadi Dara sempat bertemu Naomi . Setelah cukup yang di beli . Dara mencari keberadaan Adit lagi . Pria itu sedang memilih milih eskrim mangkuk untuk keponakan nya


" Luna mau yang coklat om "


" yang ini ? Atau yang besar yang ini ? " Tanya adit


" ituu.... 'kata Luna


Adit menaruh es krim yang di pilih luna . Dan dia juga membelikan untuk kakak nya dan kedua calon mertuanya karena tadi sempat meminta sama Luna


Jadi lebih baik di belikan saja


" Nanti luna ya yang kasih eskrim ini sama kakek hendra sama nenek Dinda "


" Iya om "


Dara datang dia langsung menaruh Pembalut nya , tangan kanan itu juga langsung memeluk Adit dan mereka berjalan lagi mencari cari keperluan lain


" Tadi aku sempet ketemu naomi tau disana , dia sama om nya atau uwa nya gitu . Tapi mesra peluk begini "


Adit tersenyum " Ya mungkin kenalan nya , kamu akan tahu nanti "


Dara mengerutkan keningnya dia mendekati wajahnya pada wajah adit


" Maksudnya apa sih ? Engak ngerti "


" Kamu tuh masih polos, engak perlu tahu gitu gituan "

__ADS_1


Dara memonyongkan bibirnya " Nyebelin " gumam Dara


Adit merangkul bahu Dara mereka kembali jalan lagi " Luna mau turun , om adit ! "


Dara megendong nya menurunkan keponakan kekasih nya itu supaya bisa berjalan


" Udah yukk, udah ngantuk nih " kata Luna


Dara maupun Adit tersenyum,  gayanya sudah seperti orang gede aja cara berbicara.  Tapi Adit menurutinya dia langsung mencari kasir dan membayar nya


Belum apa apa Luna sudah tidur di penumpang belakang , anak itu menolak untuk duduk di pangkuan Dara . Lama tidak ada suara tiba tiba terdengar dengkuran tidur


Adit kembali megenggam tangan Dara lagi. Dia mengecup nya berkali kali


" Aku cantik ngga ? " Tanya Dara


" Cantik " kata Adit sembil tersenyum


Adit memegang kedua pipi dara , dia mengecup nya dan kecup an itu menjadi ciuman nafsu dari Adit maupun Dara membalasnya


Di akhir itu adit mengelap bibir Dara basah, mendadak canggung karena dari arah belakang sudah memencet klakson


Adit langsung mengendarai mobilnya , tak ada pembicaraan apa apa sampai lah di kediaman


" Tidur ? Tante mau cium Luna dulu boleh ?"


" Boleh dong tante " jawab adit sambil tersenyum


Dara menaruh barang di atas sofa , keluar lagi bersama mama dan papi nya . Kedua orang tua Dara juga mengecup pipi Luna saat tidur


Tidur aja lucu apalagi kalo ngoceh , mama dan papi tak berheti untuk tersenyum pada Luna


" Sampai kapan Luna disini ? "


" 2 minggu ko tante,  Mba Aghni masih kangen Indonesia katanya " jawab Adit sambil tersenyum


Mama Dinda mengangguk , mereka melambaikan tangan nya saat Adit sudah menyalakan mesin


##


Tok

__ADS_1


Tok 


Tok


Adit membuka pintu kamar , Mba aghni tiba tiba masuk tanpa dapat persetujuan . Kakak perempuan itu menatap kamar bujang yang sangat berantakan barang barang


Pc dalam keadaan menyala , musik begitu kencang


Teg


Mba aghni juga yang mematikan musik ya, Adit membenarkan cara duduknya sudah pasti Mba Aghni menanyakan tentang hubungannya


" Gimana Dara ? Selama hampir 1 tahun kenalan , gue engak pernah tuh ketemu ? Apalagi kenalan "


Adit menggaruk kepalanya


" Kapan lo mau kenalin Dara sama gue ? "


" Ya kapan kapan " jawab Adit


" gue mau besok lo bawa dia kesini , atau kita ketemuan dimana gitu , gue pengen kenalan sama Dara sebelum lo nikahin dia"


Adit mengangguk , dia tidak menjawab apa apa


" Besok gue tunggu kabar lo , btw gimana lo sama Dara Dara itu ? "


" Ya baik , pacaran pada umumnya "


" Jangan aneh aneh lo ya, jangan ngerusak anak gadis orang "


" Iya , ngapain juga gue ngerusak anak orang , kalo gue rusak mending sekalian gue nikahin . Tanggung banget " Jawab Adit


" coba dong telpon dia , gue mau kenalan nih mau ngobrol sebagai perempuan aja gitu "


Adit menggeleng kepalanya


" Jam segini biasanya udah tidur,  besok aja gue tanya dulu . Nanti gue kabarin "


Aghni mengangguk " Tapi bener ya lo,  awas php ! "


" Iyaaa , udah sana keluar,  gue mau tidur " kata Adit mengusir

__ADS_1


Aghni segera keluar , menutup kembali pintu kamar adit


Dering telepon Dara menyambung,  berharap wanita polos itu mengangkat nya


__ADS_2