DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
Part 114


__ADS_3

Seharian ini mereka kunjungi beberapa tempat dalam waktu singkat , sebenernya hanya numpang foto saja cuma beli minuman tanpa makanan


Kembali ke vila tepat jam 1 malam lagi . Keduanya memutuskan untuk mandi bersama setelah keluar tadi . Dan kembali ke ranjang


" Mau nonton film nggak ? " kata Dara


" Mau tapi jangan korea ! "


" Baiklah, kita nonton posesif aja " kata Dara


" Oke " kata Adit


Dara kembali tiduran lagi di pelukan adit . Keduanya sama sama dekat jaraknya


" kek nya kita tidur aja gimana ? Aku ngantuk sih "


" Yaudah yuk tidur " ajak adit


Dara mematikan tv nya dia mematikan juga lampu nya . Dara mengeratkan pelukan nya memeluk suami


" Dit ... kalo boleh jujur aku masih sakit hati loh sama ucapan kamu tadi . Kamu kan tahu aku orang nya dendam an . Semenjak menikah aja aku tahan tahan untuk tidak membalas dendam " kata Dara


Adit memeluk dara erat " Aku minta maaf , aku itu kalo sekali di pancing pasti akan meledak . Kamu jangan heran kalo aku begitu "


" Tapi jujur ya, kenapa sih bercanda kamu itu dasar banget , kalo boleh ngungkit aku lebih baik sama... eh ga jadi deh "


" Sama siapa ? " Tanya Adit


" Engak jadi , ayu kita tidur "


" Dar. Kamu mau bahas Rasya kan ? Apa kamu belom bisa move on ? "


" Apaansi , ayo kita tidur " ajak Dara


" Jujur sama aku Dar! Aku tau aku kaku . Dan kamu lebih suka cowok yang nakal yang bisa ngerusak kamu . Ketimbang aku yang menjaga anak orang , aku mau buktiin Dar . Engak semua cowok itu bren*sek " kata Adit


" Ya ya ! "


" Jadi gimana ? Kamu masih belom bisa move on ? "


" Udah kok "


" Oh ya ? Kok ragu gitu jawaban nya? " Tanya Adit


" Ini kita jadi tidur atau engak sih ? Aku ngantuk banget nih " kata Dara


##


Sarapan kali ini mereka pergi keluar . Pergi ke arah ubud yang dimana makanan di tepi sawah . Sebenarnya mereka itu pergi ke bali 90% sosial media dan 10 % menikmati liburan nya . Biar terkesan enak jalan jalan terus


" Hati hati licin sayang . Pegangan aku aja " kata Adit


Adit berjalan di depan Dara . Karena jalanan nya itu kayu bukan aspal jadi terkesan licin kalo pakai sendal

__ADS_1


Apalagi Dara memakai sendal kesayangan dia . Setelah sampai di tempat reservasi. Adit memesan beberapa makanan demi sosial media nya


" Sambil menunggu makanan minuman datang fotoin aku dong dit ! " kata Dara


Keduanya kembali ke arah jalanan sawah lagi, Dara pose gaya andalan memakai kacamata hitam topi memegang siku nya


" Foto berdua dong sayang " kata Adit


Adit melihat sekeliling tak lama dari itu ada karyawan yang lewat . Jadi adit meminta tolong untuk di fotoin


Setelah urusan sosial media selesai mereka berdua melahap makanan


" Mau nambah hari lagi boleh nggak ? 3 hari kurang hehe " kata Dara


Adit tersenyum


" Minggu depan kita honeymoon lagi"


" Serius ? Adit... beneran kan engak bohong? "


" Serius , ke mana ya ? Kalo ke luar negeri engak mungkin karena butuh waktu dokumen lama "


Dara terdiam memikirkan sesuatu


" Gimana kalo Labuan bajo ? "


" Boleh , kita ke Labuan bajo ya . Adit ada kenalan yang punya tour disana . Nanti adit kabarin mereka untuk private aja . Eh tapi adit pengen satu kapal aja dan engak mungkin cuma kita tamunya . Kamu bisa ajak orang tua kamu atau Dinda dan Rasya. Kayanya seru deh "


" Serius ? " kata Dara sambil tersenyum senang


Dara langsung memeluk adit


" Makasih adit.... makasih banget kamu udah ajak sahabat aku , nanti aku kabarin mereka ya "


Adit merangkul Dara. Adit seneng melihat senyuman Dara apalagi kalo Dara nyusahin adit . Adit merasa berguna sebagai suami


" Dari sini kita pulang aja yuk , kek nya aku datang bulan "


Adit menoleh padanya raut wajah adit menjadi berubah


" Sakit banget perut aku "


" Kamu bilang udah datang bulan kemarin ? Masa datang lagi ? " kata adit


" Ya aku engak tau, soalnya sakit nya sama kaya sakit datang bulan , ya semoga aja engak " kata Dara


Adit mengangguk , adit malah pusing sendiri. Kalo memang Dara datang bulan . Buat apa kita honeymoon? Bukan nya untuk membuat dedek gemesh ? Pikir nya


" aku bayar dulu sekalian kita pergi , kamu jadi ke toilet cuci tangan ? " Tanya Dara


" Ya , aku mau cuci tangan " kata adit


Sepulang dari Restoran, mereka sempat mampir karena rokok adit habis . Di tambah lagi persiapan membeli pembalut

__ADS_1


" Aku mau cek dulu datang bulan atau engak " kata Dara


" Ya silahkan "


Adit menunggu sambil mencari cari tempat mana yang mereka akan Staycation selama di Labuan bajo nanti . Dara keluar dia tersenyum


" aku engak datang bulan , tapi perut aku sakit "


" Sakit ? Coba aku cek sini " kata Adit


Adit menempelkan telinga nya di perut Dara


" Kamu abis minum apa tadi ? Perut kamu sakit bukan karena siklus haid nya engak lancar tapi ... "


" aku minum kopi kamu "


" Dar . Kamu engak suka kopi kan , kopi aku pait. pait itu khusus punya aku " kata adit


" Iya ! "


" Astaga dar . Cepat minum air hangat yang banyak dar . Biar perut kamu itu engak sakit lagi " kata Adit


" Kamu tahu dari mana kalo biar engak sakit minum air hangat ? "


" Aku dokter ! Aku pernah belajar juga tentang manusia bukan hewan doang " jawab adit


Dara mengangguk dia langsung merebus air , setelah mendidih dara menuangkan air yang tidak terlalu dingin


Dara meminum nya pelan pelan sesuai ajaran adit


Adit mengelus perut Dara. Suami nya itu berdoa supaya tidak sakit lagi


Cup


" hari ini kita istirahat aja jangan kemana mana lagi , bukan nya kita akan pulang , dan untuk beres beres biar aku . Kamu diam aja "


" Dit ... " tegur Dara


" Nurut sama suami ! " kata Adit tegas


Dara mengangguk . Adit kembali ke kamar lagi dia mengeluarkan koper milik dara . Dia memasukan semua pakaian kotor lalu adit lipat . Baru banget Dara menyentuh jaket lepis milik nya . Tatapan adit begitu tajam


" Aku bilang apa ? Jangan bikin mulut aku bikin kamu sakit hati lagi ya ! Aku bilang istirahat . Ya istirahat . Sampai jakarta kamu harus cek ke dokter "


" itu terlalu berlebihan banget Dit, dikit lagi juga gapapa perut aku " kata Dara


" Kalo terjadi apa apa ? Gimana ? "


" Ya engak mungkin juga dong , kan tadi kamu yang suruh minum air hangat " kata Dara


" Aku yang tanya, kalo terjadi apa apa gimana ? " Tanya adit sekali lagi


" Iya aku nurut sama kamu , kita ke dokter ! Tapi kalo udah engak sakit . Engak perlu ke dokter "

__ADS_1


" Oke , kamu tiduran aja . Jangan sentuh apapun kecuali hp dan remote " kata Adit


Dara mengangguk , dia menaik ranjang dan merebahkan tubuhnya menatap kanan kiri adit sibuk dengan urusan pakaian kotor nya


__ADS_2