DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
Part 140


__ADS_3

Malam itu Dara membuka story teman teman nya satu persatu


Dara melihat story Dinda. Mereka makan di restoran mewah , pakaian mereka juga hitam hitam formal . Di slide pertama menunjukan semua makanan dan piring berbentuk tulisan ' I love u Ayang '


Semua itu Dara tahu yang rencanakan Dinda , jadi di story itu seolah olah yang kasih suprise adalah Rasya . Memang dunia maya tak seindah realita nya . Makan sambil suap suap an . Memang Dara akuin , semenjak menikah Rasya berubah 100 % , ganteng dan lebih banyak berfikir


" Aku punya hadiah buat kamu "


" Aku lupa beli yank" kata Rasya di video itu


" Gapapa , kamu kan udah kasih ini ke aku , sekarang aku yang kasih ini ke kamu " kata Dinda


Rasya menerimanya , rasya memberi aba aba untuk membuka kotak itu


" Din ... kamu serius? " Tanya rasya


Dinda mengangguk , rasya langsung meninggalkan kotak itu dia memeluk Dinda. Dinda pun langsung mengubah kamera nya


" Makasih din , makasih kamu udah hamil anak aku , aku seneng banget " kata Rasya di video itu


" Iya , aku juga makasih sama kamu, kita bakalan jadi orang tua " kata Dinda di video itu


Rasya melepaskan pelukan dia mencium kening Dinda . Tak ada story lagi selanjutnya


" Dar . Sabtu depan kita ke Kalimantan yuk tempat nya bagus pulau derawan namanya" kata Adit


" Engak mau ah, capek, istirahat dulu sebulan aja " kata Dara


" Yaudah deh " jawab Adit


Dara terdiam


" Dit... aku mau hamil ..."


" Kamu pikir gampang buat hamil ? Butuh usaha , kita udah berapa bulan menikah juga masih usaha , sabar " kata Adit


" Kok kamu jadi nyolot begitu "


" Emang begini ngomong aku , mau gimana lagi ? " Tanya Adit


" Em... gak jadi " kata Dara


" Apa ? Mau ngomong apa ? "


" ga jadi "


" tentang hamil lo lagi ? " Tanya Adit


" Jangan bawa bawa masa lalu gua ! "


" Siapa yang mau bawa . Gua bilang tentang hamil lo , kalo mau hamil yaudah sekarang kita begituan " kata Adit


" Males " jawab Dara


" Yaudah , padahal aku pengen loh , aku cari perempuan lain aja "


" Oh berani??? " Tanya Dara


" Ya engak lah , gila aja "


Dara menatap tajam adit , dia merentangkan tangan nya supaya suaminya itu memeluknya


" Kamu naik berapa kilo ? " Tanya adit


" 5 kilo , kenapa ? Gendutan ya ? "


Adit mengangguk " Gemes sama kamu lama lama sayang , naik lagi aja 60 deh "

__ADS_1


" Engak mau ah , ini aja aku mau ikut gym "


" Gaya gaya an gym , aku tahu kamu ya . Kaum rebahan remaja jompo " kata Adit


Dara tersenyum " Kamu bukan nya semangatin ih "


" Aku tahu istri aku bentukan nya kaya apa , jadi engak mungkin , yang ada noh olahraga keliling komplek aja dulu , keluar rumah aja kamu nyuruh aku buat ambil makanan ojek online " kata Adit


" Hahaha , ya kan aku jajan nya kalo ada kamu doang , males ah keluar , panas , nanti kulit aku item "


Adit tersenyum mendengar itu


" Aku mau ayam dong , boleh nggak ? Sama kentang? " pinta Dara


" Boleh , sekalian kamu ajak mba sama luna tuh , Tanya mereka . Lagian kenapa kita di kamar terus sih , ayuk kita ngobrol keluar "


" Lah kamu yang ajakin aku ke kamar , aku dari tadi minta keluar sama kamu engak boleh " jawab Dara


" banyak alesan kamu tuh , kamu yang bilang kita di kamar aja aku lagi pengen di manja " kata adit


" Hahaha , dasar laki laki ya , Suka membalikan fakta "


##


Keesokan harinya dara juga adit mereka sama sama berangkat bareng dengan satu mobil


" Hari ini kamu jadi ikut ke kantor kan ? Hari ini aku ke kantor aci soalnya "


" Iya jadi kok , kamu ketakutan banget aku kabur ya " kata Dara mengejek


" Bukan gitu , soalnya kamu itu engak bawa kendaraan , sedangkan aku baca berita sekarang lagi rame orang naik angkutan umum dll ada kejadian apa gitu "


" Ya kan engak semuanya kaya gitu, buktinya sampai sekarang aku dapat driver yang engak aneh aneh , malah suami sendiri yang aneh in aku " kata Dara


Adit tersenyum menggoda . Dia mendekati wajahnya pada wajah Dara


" Dih ! "


" Sok idih idih , di kasih juga Ahh ahh ahh enak dit , lagi by " Ucap Adit


Dara menutup telinga nya kenapa adit malah mendesah? Dara sangat malu ketika Adit mengingat permainan Dara


" Heiii , kamu tuh sok gimana gimana tapi ..." Adit menoel pipi Dara


Istri nya itu masih memejamkan matanya menutup kuping nya


" Hehehe , dasar bocah "


Dara melepaskan telinganya dia memonyongkan bibirnya


" Aku gemes lama lama sama kamu tuh "


Dara tersenyum manis menatap suaminya itu


" Aku sate pengen taichan lagi , nanti sekalian mampir ke tempat Naomi kejauhan nggak ? " Tanya Dara


" kamu pengen banget emangnya ? Kalo iya , kita beli gapapa kesana juga "


" Iya lagi , enak sih sambel nya itu "


" Oke kita beli, tapi kek nya mending di cht aja ga sih pesan berapa biar sampe sana udah jadi " ide adit


" Tapi takut dia engak mau di bayar gimana dong "


" Kamu bilang aja , adit engak mau begitu , lo kan jualan , udah terima aja nanti adit marah " kata Adit


" Oh iya , bener juga , yaudah "

__ADS_1


Adit megenggam tangan Dara, pria itu malah mencium nya


" Agatha "


" Apa sayangku "


" Kamu lebih bagus di panggil agatha tahu . Kaya panggilan orang luar gitu. Aku panggil kamu agatha mulai sekarang aja gimana ? "


" Hehehe jangan dong, kamu kan udah sering panggil aku Dara, jadi jangan di ganti ganti lagi " kata Dara terkekeh


Adit menggeleng kepalanya " Agatha , fix aku panggil Agatha "


" Hehe terserah kamu aja deh , kamu suami aku jadi bebas mau panggil apa aja"


" Adara Agatha Jordan ! Agatha istrinya Adit Ilham " kata adit


" Iam "


" ayam geprek dong " kata Adit


Dara tertawa dia menutup mulut adit , kenapa random banget sih jawaban adit


" iam , panggilan iam juga bagus tau ,temen aku ada yang namanya Ilham terus di panggilnya iam " kata Dara


" itu panggilan masa kecil aku , dulu panggilnya iam "


" Yaudah aku panggil iam aja lagi , papa iam " ejek Dara


" Dar , aku malas loh kamu panggil aku papa " kata Adit


Dara langsung tertawa ngakak memeluk adit , kenapa adit bisa engak suka di panggil papa ? Anggap aja latihan , simulasi manggil papa


" Papa ngambek ya pa , haha "


" Yankkk " tegur Adit kesel


Dara langsung memeluk adit menenangkan suaminya itu


" Sabar ...sabar ... kaku amat di ajak bercandanya "


" Sekarang gini deh , nanti kalo anaknya lahir , kamu mau di panggil apa ? "


" Mami papi aja gimana ? Kek nya manja manja gimana gitu " kata Dara


" Nooo. Kek anak manja banget " tolak adit


" Jadi ? " Tanya Dara


" Mama Papa Fix ! Engak aneh aneh , dan banyak juga panggilan itu di pake ! "


" Yaudah iya papa, " kata Dara lagi


" Sekali lagi kamu ngejek aku , kamu turun ya dar . Ga mau aku bareng kamu pulang nya "


Dara mencubit pipi adit gemes


" Dasar tukang ngambek ! "


" Abisanya dari tadi kamu ngejek aku terus, bt lama lama tahu nggak " grutu adit


" Uuuuu bt yaa pa "


Adit membuka pintu mobil Dara


" Keluar ..."


" Hehehe , maaf maaf , reflek aja manggil nya . Lagian kenap kita engak mulai dari sekarang apa sih panggil mama papa . Kita berdua aja jangan ada yang tahu"

__ADS_1


__ADS_2