
Malam itu Dara membuka story teman teman nya satu persatu
Dara melihat story Dinda. Mereka makan di restoran mewah , pakaian mereka juga hitam hitam formal . Di slide pertama menunjukan semua makanan dan piring berbentuk tulisan ' I love u Ayang '
Semua itu Dara tahu yang rencanakan Dinda , jadi di story itu seolah olah yang kasih suprise adalah Rasya . Memang dunia maya tak seindah realita nya . Makan sambil suap suap an . Memang Dara akuin , semenjak menikah Rasya berubah 100 % , ganteng dan lebih banyak berfikir
" Aku punya hadiah buat kamu "
" Aku lupa beli yank" kata Rasya di video itu
" Gapapa , kamu kan udah kasih ini ke aku , sekarang aku yang kasih ini ke kamu " kata Dinda
Rasya menerimanya , rasya memberi aba aba untuk membuka kotak itu
" Din ... kamu serius? " Tanya rasya
Dinda mengangguk , rasya langsung meninggalkan kotak itu dia memeluk Dinda. Dinda pun langsung mengubah kamera nya
" Makasih din , makasih kamu udah hamil anak aku , aku seneng banget " kata Rasya di video itu
" Iya , aku juga makasih sama kamu, kita bakalan jadi orang tua " kata Dinda di video itu
Rasya melepaskan pelukan dia mencium kening Dinda . Tak ada story lagi selanjutnya
" Dar . Sabtu depan kita ke Kalimantan yuk tempat nya bagus pulau derawan namanya" kata Adit
" Engak mau ah, capek, istirahat dulu sebulan aja " kata Dara
" Yaudah deh " jawab Adit
Dara terdiam
" Dit... aku mau hamil ..."
" Kamu pikir gampang buat hamil ? Butuh usaha , kita udah berapa bulan menikah juga masih usaha , sabar " kata Adit
" Kok kamu jadi nyolot begitu "
" Emang begini ngomong aku , mau gimana lagi ? " Tanya Adit
" Em... gak jadi " kata Dara
" Apa ? Mau ngomong apa ? "
" ga jadi "
" tentang hamil lo lagi ? " Tanya Adit
" Jangan bawa bawa masa lalu gua ! "
" Siapa yang mau bawa . Gua bilang tentang hamil lo , kalo mau hamil yaudah sekarang kita begituan " kata Adit
" Males " jawab Dara
" Yaudah , padahal aku pengen loh , aku cari perempuan lain aja "
" Oh berani??? " Tanya Dara
" Ya engak lah , gila aja "
Dara menatap tajam adit , dia merentangkan tangan nya supaya suaminya itu memeluknya
" Kamu naik berapa kilo ? " Tanya adit
" 5 kilo , kenapa ? Gendutan ya ? "
Adit mengangguk " Gemes sama kamu lama lama sayang , naik lagi aja 60 deh "
__ADS_1
" Engak mau ah , ini aja aku mau ikut gym "
" Gaya gaya an gym , aku tahu kamu ya . Kaum rebahan remaja jompo " kata Adit
Dara tersenyum " Kamu bukan nya semangatin ih "
" Aku tahu istri aku bentukan nya kaya apa , jadi engak mungkin , yang ada noh olahraga keliling komplek aja dulu , keluar rumah aja kamu nyuruh aku buat ambil makanan ojek online " kata Adit
" Hahaha , ya kan aku jajan nya kalo ada kamu doang , males ah keluar , panas , nanti kulit aku item "
Adit tersenyum mendengar itu
" Aku mau ayam dong , boleh nggak ? Sama kentang? " pinta Dara
" Boleh , sekalian kamu ajak mba sama luna tuh , Tanya mereka . Lagian kenapa kita di kamar terus sih , ayuk kita ngobrol keluar "
" Lah kamu yang ajakin aku ke kamar , aku dari tadi minta keluar sama kamu engak boleh " jawab Dara
" banyak alesan kamu tuh , kamu yang bilang kita di kamar aja aku lagi pengen di manja " kata adit
" Hahaha , dasar laki laki ya , Suka membalikan fakta "
##
Keesokan harinya dara juga adit mereka sama sama berangkat bareng dengan satu mobil
" Hari ini kamu jadi ikut ke kantor kan ? Hari ini aku ke kantor aci soalnya "
" Iya jadi kok , kamu ketakutan banget aku kabur ya " kata Dara mengejek
" Bukan gitu , soalnya kamu itu engak bawa kendaraan , sedangkan aku baca berita sekarang lagi rame orang naik angkutan umum dll ada kejadian apa gitu "
" Ya kan engak semuanya kaya gitu, buktinya sampai sekarang aku dapat driver yang engak aneh aneh , malah suami sendiri yang aneh in aku " kata Dara
Adit tersenyum menggoda . Dia mendekati wajahnya pada wajah Dara
" Dih ! "
" Sok idih idih , di kasih juga Ahh ahh ahh enak dit , lagi by " Ucap Adit
Dara menutup telinga nya kenapa adit malah mendesah? Dara sangat malu ketika Adit mengingat permainan Dara
" Heiii , kamu tuh sok gimana gimana tapi ..." Adit menoel pipi Dara
Istri nya itu masih memejamkan matanya menutup kuping nya
" Hehehe , dasar bocah "
Dara melepaskan telinganya dia memonyongkan bibirnya
" Aku gemes lama lama sama kamu tuh "
Dara tersenyum manis menatap suaminya itu
" Aku sate pengen taichan lagi , nanti sekalian mampir ke tempat Naomi kejauhan nggak ? " Tanya Dara
" kamu pengen banget emangnya ? Kalo iya , kita beli gapapa kesana juga "
" Iya lagi , enak sih sambel nya itu "
" Oke kita beli, tapi kek nya mending di cht aja ga sih pesan berapa biar sampe sana udah jadi " ide adit
" Tapi takut dia engak mau di bayar gimana dong "
" Kamu bilang aja , adit engak mau begitu , lo kan jualan , udah terima aja nanti adit marah " kata Adit
" Oh iya , bener juga , yaudah "
__ADS_1
Adit megenggam tangan Dara, pria itu malah mencium nya
" Agatha "
" Apa sayangku "
" Kamu lebih bagus di panggil agatha tahu . Kaya panggilan orang luar gitu. Aku panggil kamu agatha mulai sekarang aja gimana ? "
" Hehehe jangan dong, kamu kan udah sering panggil aku Dara, jadi jangan di ganti ganti lagi " kata Dara terkekeh
Adit menggeleng kepalanya " Agatha , fix aku panggil Agatha "
" Hehe terserah kamu aja deh , kamu suami aku jadi bebas mau panggil apa aja"
" Adara Agatha Jordan ! Agatha istrinya Adit Ilham " kata adit
" Iam "
" ayam geprek dong " kata Adit
Dara tertawa dia menutup mulut adit , kenapa random banget sih jawaban adit
" iam , panggilan iam juga bagus tau ,temen aku ada yang namanya Ilham terus di panggilnya iam " kata Dara
" itu panggilan masa kecil aku , dulu panggilnya iam "
" Yaudah aku panggil iam aja lagi , papa iam " ejek Dara
" Dar , aku malas loh kamu panggil aku papa " kata Adit
Dara langsung tertawa ngakak memeluk adit , kenapa adit bisa engak suka di panggil papa ? Anggap aja latihan , simulasi manggil papa
" Papa ngambek ya pa , haha "
" Yankkk " tegur Adit kesel
Dara langsung memeluk adit menenangkan suaminya itu
" Sabar ...sabar ... kaku amat di ajak bercandanya "
" Sekarang gini deh , nanti kalo anaknya lahir , kamu mau di panggil apa ? "
" Mami papi aja gimana ? Kek nya manja manja gimana gitu " kata Dara
" Nooo. Kek anak manja banget " tolak adit
" Jadi ? " Tanya Dara
" Mama Papa Fix ! Engak aneh aneh , dan banyak juga panggilan itu di pake ! "
" Yaudah iya papa, " kata Dara lagi
" Sekali lagi kamu ngejek aku , kamu turun ya dar . Ga mau aku bareng kamu pulang nya "
Dara mencubit pipi adit gemes
" Dasar tukang ngambek ! "
" Abisanya dari tadi kamu ngejek aku terus, bt lama lama tahu nggak " grutu adit
" Uuuuu bt yaa pa "
Adit membuka pintu mobil Dara
" Keluar ..."
" Hehehe , maaf maaf , reflek aja manggil nya . Lagian kenap kita engak mulai dari sekarang apa sih panggil mama papa . Kita berdua aja jangan ada yang tahu"
__ADS_1