
Makan siang setelah bercumbu panas tadi, Dara telah rapi untuk berangkat ke kampus
" Kamu bawa bekal sayang , supaya enggak jajan di kantin , kamu tahu kalo jajan kantin di jam siang itu pasti engak kebagian "
Adit menyiapkan sandwich yang berisi roti , asap sapi, daun slada dan keju . Adit memotong nya setelah roti atas dan roti bawah disatukan
" Dinda sama Rasya juga jarang jajan , kamu harus hemat nemenin dia "
Dara memonyongkan bibir " Kek orang susah banget deh kamu , tinggal beli doang " protes Dara
" Bukan begitu , makanan sehat itu makanan yang di bawa dari rumah , karena sudah terjamin bersih. Lagian juga pasti kamu seneng dibawain cemilan nya sandwich di buat langsung oleh chef nya "
Dara tersenyum dia memasukan tempat bekal itu kedalam tasnya
" Besok aku ada kelas masak , setelah pulang kampus "
Adit mengangguk , keduanya beranjak bangun . Kali ini adit tidak menemani nya berangkat . Karena adit ingin istirahat full dirumah
Dara juga membawa mobil adit , niatnya nanti Dara akan mengambil mobilnya dan membawanya kerumah mertua
" Hati hati bawa mobilnya , kabarin kalo ada apa apa " kata Adit
Dara melambaikan tangannya setelah gerbang itu dibuka dan segera keluar perkomplekan
##
Adit keluar kamar ketika ojek online sudah sampai . Ketika itu mama dan papa sedang menikmati martabak manis di meja makan
" Pa , ma " tegur adit cepika cepiki
" adit ambil kopi di luar dulu " ucap adit Setelah menyapa kedua orang tuanya
Adit kembali masuk lagi dia ikut bergabung dan mencoba martabak manis
" Emmm , not bad " gumam Adit
Kedua orang tua adit hanya tersenyum, menurut mereka rasanya begitu enak dan pas di lidah
" Kamu kapan mau honeymoon? "
" Belom tau ma , Dara lagi mikirin kuliah nya, katanya lagi persiapan mau uts , mungkin abis uts Dara mau izin untuk 4 hari biar kita bisa honeymoon seminggu " jelas Adit
" Kamu kabarin papa , kalo Dara mau kemana tujuan nya . Papa kan sudah janji "
" Iya pa , adit engak lupa itu "
__ADS_1
" Btw, Dara suka apa ? Nanti malam , makan malam pertama kita ketika rumah ini ada tambah keluarga baru "
" Benar ma , papa setuju " kata Papa Adnan
" Engak usah aneh aneh lah , pah , mah . Makan yang ada aja . Lagian Dara bukan tipe yang pilih pilih makanan kok "
" Dara suka pedas ? " Tanya Mama
" Suka , tapi kek nya dia bilang lagi pengen makan opor ayam mah " kata Adit memberi tahu
Tadi Dara bilang dia meminta adit untuk menemani ke rumah makan masakan padang. Dara ingin makan opor ayam yang katanya enak banget di lidah
" Yaudah, nanti mama buatin , kamu makan dirumah kan ? Engak keluar keluar lagi "
" engak lah , ini aku full dirumah "
" Bagus kalo gitu " jawab mama lagi
Setelah obrolan menanyakan hari pertama Dara dirumah ini , adit kembali ke kamar kini dia bermain game di pc nya sambil minum kopi dan merokok . Adit juga mematikan ac dan membuka jendela
Supaya kamar itu tidak bau asap rokok , cukup lama adit bermain sampai sore Dara pulang pun Adit masih bermain game . Adit sadar mobil nya ada di bawah tapi keburu tanggung
Krek
" Astaga adit .... "
" Lihat !!! " marah Dara
Adit beranjak bangun dia mengelap tumpahan sisa kopi di lantai
" Ngapain aja sih di rumah? Kamar berantakan, handuk dimana mana , kulit kacang dimana mana , dan ini terakhir kopi tumpah ? " protes Dara
Adit hanya diam , dia langsung mengambil pakaian kotor lalu dia masukan ke keranjang dan terakhir dia membersihkan lantai yang kotor
" Kalo gini caranya, bisa bisa tiap hari aku panas dingin ngeliat kelakuan kamu "
" Ini udah bersih kok "
Dara menutup jendelanya lalu dia menyalakan ac . Dara juga menguncir rambut nya lalu dia mengangkat tangan nya mencium tangan Adit
Dara memungut sampah sampah bungkus rokok , kacang kulit, putung rokok
" Masih mau main berapa lama lagi, kamu main Game? " kesel Dara
Adit memundurkan tempat duduk nya dia beranjak bangun memeluk dara
__ADS_1
" Sabar , sabar baru pulang kuliah engak boleh marah marah " kata Adit
" Gimana engak marah , aku rapiin kamar tadi sampai rapi , begitu pulang kaya kapal pecah "
Adit mengelus punggung Dara, menenangkan istri bocah nya itu
" Nanti adit beresin deh , jangan marah marah baru pulang kamu kan "
" Bener ya ! Awas kalo engak , mau mandi dulu , kalo aku selesai mandi belom juga beres . Aku jewer telinga kamu sampai bengkak "
Dara mengambil handuk di lemari milik nya , lalu dia masuk ke kamar mandi . Detik itu juga adit langsung beres beres kamar . Ini pertama kalinya adit beres beres kamar selama ini mama nya
1 jam kurang Dara di dalam kamar mandi , wanita itu keluar juga pada akhirnya dengan handuk
" Mama buat susu jahe untuk kamu , katanya biar rileks "
" Makasih bilang mama " kata Dara
Adit mengangguk , adit hanya duduk menatap Dara lagi pilih pilih baju
" Boleh aku yang pilih baju kamu? "
" hah ? Ya yaudah silahkan " kata Dara
Dara memundurkan jaraknya biarlah adit yang memilih , pilihan adit pada piyama yang bergambar sapi
Kenapa juga harus memilih piyama seperti itu ? Kembali seperti bocah lagi . Kalo kaya gini
Adit tertawa melihat Dara memakai itu . Bener bener seperti bocah gang
" Hehe , lucu ya , pasti kamu mikir nya kek bocah ya "
" Hehe , lucu banget sih " adit langsung mencium wajah Dara berulang ulang kali saking gemes nya
Dara langsung memeluk suaminya itu
" Kamu nikahin bocah sd kaya aku gini , gimana rasanya? " Tanya Dara
" Nano Nano, bocah nafsu haha "
" Adit mah , jangan begitu dong "
Adit melepaskan pelukannya , adit memberikan susu jahe itu untuk Dara
" Adit pijitin ya kakinya , kamu naik ke kasur, kaki nya lurusin Adit pijit "
__ADS_1
Dara menurutinya . Rasanya nikmat banget di pijiat pijat sama suami di tambah lagi tenggorokan dan perutnya terasa hangat hasil minum susu jahe buatan mama mertua