
Pertama kalinya Dara memakai pakaian bebas serta di baluti jas kuning kebangsaan kampus
Sebelum berangkat ke kampus , perut harus di isi dulu
" Hari pertama kamu masuk kampus , berkesan dengan baik ya kak . Jangan buat aneh aneh yang bisa buat Adit malu . Selama kamu di kampus . Adit yang bertanggung jawab jaga kamu " kata Papi Hendra
" Iya Pi , papi tuh ngomong kaya gini udah berkali kali tahu nggak ! "
Hendra tersenyum
" Mau bawa bekal? Atau kamu mau jajan aja disana ? " Tanya Mama Adinda
" Makan disana aja kaya nya deh ma , bareng Dinda sama Rasya juga "
Hendra mau pun Dinda mengangguk . Tak perlu di khawatir kan lagi masalah Rasya dengan Adara . Karena Rasya sudah menikahi Adinda
##
Adara terkejut ketika salah satu orang sedang di bully , memang pria itu terlihat culun tapi kenapa banyak orang disini tidak ada yang sama sekali membantu
Satu kaki langkah kaki Dara ingin menyusul nya tapi bahu itu sudah di rangkul
" Adit antar ke kelas Dara! Coba adit lihat jadwal kamu " kata Adit
Dara menujuk kebelakang dan menoleh
" Itu .... "
" Disini itu engak boleh kamu bersikap baik sama siapa pun. Mau dia di apain aja kamu sebisa mungkin tidak peduli . Kamu tahu kenapa dia di bully ? " Tanya Adit
" Ya karena penampilan nya culun "
Adit menggeleng kepalanya
" Karena dia sombong , dan penipu . Jadi selama Dara disini adit yang akan jaga Dara . Engak boleh bersikap baik sama siapa pun kecuali sama Dinda. Ngerti ! "
" penampilan culun itu .... "
" Itu aturan dari kampus ini , dia bisa aja tadi penampilan nya baik kaya orang sekitar . Cuma sampai kampus orang itu yang mengubah nya . Makanya Adit engak mau tuh Dara di bully kaya gitu . Kalo sampe ada yang sentuh kamu sedikit pun . Adit bakar kampus ini " kata Adit
Dara hanya diam . Aneh juga kampus elite seperti padahal nomor 1 di Indonesia tapi kenapa senioritas nya kejam banget
Adit tiba mengantar dara sampai kelas . Sampai wanita itu mendapatkan tempat duduk . Terlihat di nama depan pintu kelas. Satu kelas dengan Dinda juga Rasya
" Dar ... kamu satu kelas sama Dinda juga Rasya ya "
Dara mengangguk . Dia langsung menempatkan dua bangku kosong untuk sabahat nya itu
" Adit pergi dulu ya . Ingat pesan adit jangan aneh aneh ! Telpon adit kalo ada apa apa "
Dara mengangguk dia melambaikan tangannya. Sebelum suami istri itu datang ada baiknya Dara memberi tahu kalo mereka berdua satu kelas . Dan ciri ciri kelas nya biar engak nyasar
Jam mata kuliah pertama selesai , Dara mengajak kedua sahabat nya itu untuk makan siang di kantin
" kita engak beli di kantin ya dar . Paling minum aja . Kita bawa bekal soalnya " kata Dinda yang di anggukin Rasya
Dara mengangguk. Mereka jalan bertiga menuju kantin berada. Sampai langkah mereka berhenti ketika melihat 3 orang sedang di bully di tengah lapangan
Dara mengepalkan tangan nya rasanya dia ingin sekali membantu 3 wanita yang sedang di bully oleh badan besar juga keren dan ganteng
" Pergi aja yuk jangan di liatin " ajak Rasya
__ADS_1
Kedua wanita itu masih terdiam pasalnya satu kampus menatap nya dan kadang mereka bersorak pada 3 wanita lapangan itu
Tiba tiba bahu Dara di rangkul dan langsung mengajaknya pergi tanpa berkata apa apa
" Kak adit ... Dara mau bantu dia "
" Adit udah bilang jangan aneh aneh , adit tahu kamu itu perhatian dan baik . Tapi kali ini dengerin adit jangan aneh aneh . Bersikap cuek bikin kamu nyaman " kata Adit lagi
Dara mengangguk . Mereka berempat telah duduk di meja makan menunggu pesanan datang
" Seru banget kalian bawa sarapan bareng , udah kek jaman sekolah bawa bekal " kata Dara
Rasya dan Dinda hanya bisa tersenyum padahal mereka membawa bekal karena harus irit masalah keuangan
" Nanti pulang temenin adit ketemu dosen dulu ya . Dara tunggu di luar ruangan aja kalo emang engak mau masuk . Nanti pulang nya kita bareng " kata Adit
Jam berakhir adit telah menunggu di depan kelas Dara. Adit juga menyapa dosen yang baru saja keluar
" Dit , Dara pengen makan eskrim mcd boleh ? "
" Nanti kita mampir kesana . Adit mau ketemu dosen dulu " kata Adit
Keduanya berjalan menuju ruangan yang di maksud adit itu . Adit menyuruh Dara untuk menunggu sekalian menjaga tas dan laptop di depan ruangan itu
" Tunggu sebentar jangan kemana mana okey? Nurut sama adit ! "
" Iya " jawab Dara
Adit segera masuk membawa berkas ekstrakurikuler mahasiswa . Di depan itu Dara menatap pria pria yang saat ini bermain basket
" Keren keren anak kampus sini , ganteng ganteng " gumam Dara
Bola itu terlempar jauh mengenai kaki Dara. Dara mengambil nya untuk di berikan pada pemilik nya tapi
" Anak maba ya ? Engak pernah lihat , anak fakultas mana ? "
" Iya anak maba kak " jawab Dara sambil tersenyum
Pria itu mengelap tangan nya dan mengulurkan tangan nya
" Boleh kenalan ? Reza ! "
Dara mengangguk dia mengenalkan namanya tanpa membalas sapaan
" btw nunggu apa disini ? Kenapa engak disana aja nonton basket, disini kan panas" kata Reza
" Gapapa kak disini aja , nunggu teman di dalam " kata Dara
Reza menatap ruangan kegiatan mahasiswa
" Oh mau ikut kegiatan apa niat nya ? Basket ya ? "
Dara menggeleng kepalanya
" Paling relawan kak , biar bisa jalan jalan sekalian bantu bantu " kata Dara
Reza mengangguk
" Obrolan kita nyambung, next time kita harus tukar nomor maybe. Kalo gitu gue kesana dulu. Bye "
Reza pergi meninggalkan Dara. Seketika pintu itu terbuka . Adit menatap kekasih nya itu dan segera dia mengajaknya untuk pulang
__ADS_1
" Jadi kan mau beli eskrim? " Tanya Adit
" Ya jadi dong, siang siang enak banget makan eskrim . Oh ya kak adit mau ke kantor papa atau mau ke kantor baso aci ?" Tanya Dara
" Ke kantor papa dulu , nanti sore sampai malam ke kantor basi aci . Kenapa ? Mau dikirimin baso aci ? "
Dara menggeleng kepalanya
" Enggak ah , mau diet ! "
" Engak ada diet diet an ya Dar . Makan kalo kamu lapar jangan di tahan tahan yang ada kamu sakit . Aku yang repot "
Dara memincingkan matanya
" Oh jadi selama ini kak adit merasa di repotin ? Oh ok kalo gitu ! "
Adit menoleh , mengerutkan keningnya
" Jangan ngajak berantem ya Dar . Lagi di jalan nih . Adit tabrak mobil depan kalo Dara ngajak berantem "
" Adit duluan , tadi apa adit bilang , adit repot kalo Dara sakit . Mulai sekarang yaudah engak usah Dara jawab pertanyaan adit keadaan Dara "
Huh !
Adit menghela nafas " bukan gitu maksud gua Dara ! Emang engak pernah berubah ya lo selalu negatif mulu sama gua " kata Adit
" Bodo amat! "
" Nih jadi apa kagak beli eskrim! Jangan bikin orang kesel siang siang Dara ! "
" Terserah jadi atau engak ! Udah engak kepengen " kata Dara ketus
Adit meminggirkan mobilnya dia menatap Dara kesel
" Apa alasan lo mau diet diet ? " kata Adit
" Mau kurus lah , mau turunin berat badan , biar di liat nya enak " jawab Dara
" Diliat siapa enak ? Di liat temen kelas lo ? Atau siapa ? Heh ! Jadi cewek jangan genit ya . Di kampus waktunya belajar bukan berlomba lomba untuk siapa yang cantik "
" Terus menurut lo gua cantik atau engak ?"
" Biasa aja " jawab Adit datar
Dara kembali kesel lagi " Oh gitu , tapi tadi ada yang bilang anak basket, Dara cantik tuh " kata Dara
Adit melebarkan matanya " Siapa ? Adit kan udah bilang jangan aneh aneh di kampus , kenalan sama siapa lo ! " Tanya Adit mendesak Dara kali ini untuk jujur
" Ya ada , tadi pas Adit keruangan
Kegiatan mahasiswa, Dara kenalan sama kakak kelas "
" Kasih tau namanya siapa ! Adit kasih pelajaran kalo dia berani deketin kamu "
Dara tersenyum " Siapa ya namanya , yang gue inget dia keren, ganteng. Baik lagi "
Adit menggigit bibir bawah nya . Dara tahu Adit lagi menahan emosi " Kenapa jadi kesel gitu , bukan nya tadi lo bilang gue biasa aja engak cantik, berarti artinya adit udah engak cinta lagi kan sama Dara . Yaudah artinya Dara boleh kan cari pacar lagi ?"
" Boleh , tapi Adit bunuh dulu pacar baru lo "
Dara tertawa mendengar jawaban itu
__ADS_1