DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
Part 143


__ADS_3

Ting


Ting...


Pesan yang bertulisan


Dar , ini aku Dira . Boleh kita ketemu siang ini ?


Dara hanya membaca , dia tidak ada niat buat bertemu


Ting


Atau Dara aja yang pilih tempat nya , ada yang mau aku omongin ....


Dara memberikan lokasi tempat nya yaitu di cafe dekat kampus


Krek


" Dit , kita bawa dua mobil ya , aku balik sore kayanya , soalnya pak reza suruh aku buat nyusun tugas tugas , pulang nya mungkin agak sore "


" Yaudah biar adit jemput aja kalo gitu "


" Engak udah dit , Dara bisa pulang sendiri, atau engak nanti minta anterin sama pak reza " kata Dara


" Apa apaan kamu minta anterin sama dia? Aku masih sanggup ya antar jemput kamu, kamu yang bilang sendiri reza suka genit sama kamu . Aku engak mau tahu secepatnya kamu bilang sama dia kalo aku engak izini kamu lagi "


" Ih , kan di bayar juga , lagian kerjaan aku juga engak tiap hari sama dia . Cuma bantu bantu aja "


" Terserah kamu lah dar " jawab Adit bt


Dara hanya diam ketika adit mengambil pakaian sendiri


" lama lama tuh kampus gua bakar juga , kalo lo susah dibilangin " gumam Adit


Adit dan Dara pas pasan ketika Dara mengikuti langkah pak reza ke ruangan nya . Sebenarnya Dara sudah lama tidak jadi asisten reza . Karena Dara merasa tidak pantas berada di posisi ini . Dan reza juga sudah mendapatkan asisten baru


Hanya saja Dara berbohong dengan alasan itu. Untuk sekarang ini kenapa dara mengikuti reza keruangan nya . Reza mau kasih flashdisk tugas untuk anak mahasiswanya


Tak lama dari itu Dara keluar membawa flashdisk , adit menarik tangan Dara untuk tidak pergi istrinya itu


" Aku tetep nunggu kamu , walaupun kamu bawa mobil , aku tetep ajak bareng pulang nya "


" Aku balik malam dit , bukan nya kamu harus ke kantor ? Lagian aku harus masuk ke kelas lain buat bantu pak reza "


" Aku bilang kamu berhenti jadi asisten dia , di bayar berapa sih sampai kamu engak mau dengerin aku ? " kata Adit


" bukan masalah bayaran nya dit, ini masalah pengalaman . Kan kamu sendiri yang bilang cari pengalaman yang banyak"


" Kalo kamu engak nurut sama aku , aku bakar kampus , beneran dar "


" Coba lakuin , emang kamu berani" kata Dara


" kamu nantang aku ? " Tanya adit


Dara mengangguk , keduanya sama sama diam . Mana mungkin adit berani . Bercandanya engak lucu banget


" Udah ah aku mau masuk ke kelas dulu , ada tugas tuh di flashdisk ini " kata Dara


##


Siang itu akhirnya Dara bertemu sama Dira di kafe , Dara juga melihat mobil adit tidak ada di parkiran , berarti suaminya itu pulang ?


Dara sampai tapi Dira belum sampai ? Bukannya dira yang mau ngobrol? Kenapa jadi Dara yang menunggu nya


" Maaf kak , untuk menu nya bisa di pilih dulu " kata Pelayan


Dara terpaksa mengambil dia pura pura menulis menu , supaya dia tidak di usir

__ADS_1


Drt...


Drt...


( halo )


( aku udah di cafe , kamu dimana ya ? ) kata Dira


( Udah di dalam )


( Oh udah duluan, oke oke )


Dara menuliskan satu minuman


" sory telat , udah pernah minuman ya ? " kata dira


Dara mengangguk . Dara memberikan kertas juga menu . Mereka minum yang sama yaitu ice lemon tea


" Dar sebelum nya aku minta maaf atas kejadian pernikahan kita yang tiba tiba . Mungkin kamu bingung kenapa bisa kita berhubungan? "


Dara mengangguk


" Jadi awalnya itu beberapa hari kita belajar , aku jadi guru dan haidar murid . Kita sempat mendekatkan diri dengan cara menanyakan latar belakang , dan ada hari dimana aku engak bisa datang kerumah kamu , disitu haidar bilang dia mau belajar di apartemen aja . Dari situ awalnya kita berhubungan "


Dara melebarkan matanya


" Kenapa bisa berhubungan? Kan lo di bayar buat jadi guru adil gua ? "


" Ya aku tahu aku salah , kita sama sama terbawa nafsu awalnya . Kita belajar pada awalnya terus aku tawarin dia makan dan minum . Tiba tiba minum aku tumpah . Dan haidar membantu untuk mengelap . Haidar tiba tiba yang menyentuh terus aku kaget , dan kita mulai berciuman dan aku melepaskan kewanitaan aku sama dia "


Dara memejamkan matanya


" sejak saat itu kita mulai jadian , sempat adit ke apartemen pas kita lagi berhubungan, dia juga sempat buat kasih tahu ke kita cuma emang kita nya yang terbawa oleh nafsu . Dar . Sekali lagi aku minta maaf banget , kalo di bilang nyesel ya nyesel cuma aku sama haidar harus menangung bayi ini . Ya engak mudah sih untuk di maafin , aku tahu itu " kata Dira


" Lo yang lebih tua dari haidar kan ? Harusnya lo bisa ajarin haidar yang bener kan ? Lo di bayar buat ajarin dia bukan ajarin haidar cara membuat anak , kalo gua di posisi lo , gua akan langsung masuk ke kamar menganti baju , gua engak akan mau di sentuh haidar karena keadaan baju gua basah , kenapa lo engak ada pikiran kesana ? " Tanya Dara geram


" berarti memang tujuan lo ke arah sana ? " Tanya Dara


Dira diam


" Suka sama suka kan ? Udah lama juga kan lo engak di sentuh? Adit pernah ngapain lo emang ? "


Dira mengepalkan tangan nya, dira merasa Dara terlahir menghina nya


" Sama Haidar gua menyerahkan semuanya dar. Gua engak pernah sebelum nya sama siapa pun . Kalo lo engak percaya tanya haidar . Tanya dia apakah gua pernah berhubungan atau belum . Dia bisa merasakan nya dar " dira mengusap perutnya . Dira harus sabar menghadapi Dara. Dira tahu dara orang nya seperti apa


" Bukan nya gua pernah kasih tahu lo jangan pernah hubungin adit ? Lo tahu kan adit udah punya istri? Atau emang sengaja lo mau rusakin rumah tangga gua? "


" Demi tuhan dar . Aku engak ada niat buat rusakin hubungan kamu sama Adit. Aku memang sering minta tolong sama adit , dan aku juga pernah jauhin adit karena saat kejadian kamu ke apartemen. Cuma memang adit yang datang tiba tiba dia melihat semua tempat tinggal aku berantakan. Adit pikir aku ada apa apa . Adit sendiri yang lihat cctv kalo kamu datang , aku engak pernah cerita apa apa sama adit "


" jadi menurut lo adit yang selalu gangguin lo ? "


" Bukan gitu maksud nya dar " kata Dira


" Kenapa tiba tiba adit datang? "


" Adit datang karena dia numpang sarapan, adit bilang dia masih lapar " jawab Dira


" Sering adit datang? "


Dira mengangguk


" tapi sejak aku menikah engak pernah datang lagi "


" berarti kemarin kemarin datang kan ? " Tanya Dara


Dira mengangguk . Dara mengepalkan tangan nya

__ADS_1


" Berarti adit udah tahu kalo hamil ? "


" Engak dar . Aku engak pernah nunjukin mual aku sama adit , awalnya memang aku berniat mau gugurin , tapi kedua orang tua aku nemuin alat tespack , dan aku terpaksa jujur aku sering berhubungan sama Haidar " jawab Dira


" Kenapa engak lo tolak aja ? Kan lo tau gue engak suka sama lo , dan kejadian gua labrak lo juga udah lama kan ? Kenapa engak lo usir adit ? "


" Dar engak semudah itu , adit selalu bilang . Dara engak bakal tahu kalo gua makan disini " kata Dira


Dara mengepalkan tangan nya


" Dar, aku pengen hubungan kita baik baik aja . Sekarang ini aku adik ipar kamu . Engak enak rasanya kalo kamu masih ada dendam sama aku . Aku bakalan jauhin adit "


Dara hanya diam


" Dar aku minta maaf kalo buat kamu kecewa kaya gini , aku jujur sama kamu semuanya biar kamu tahu kelakuan adit selama ini , biar engak ada rahasia rahasia lagi di antara kita "


" Lo mau gua maafin ? "


Dira mengangguk


" Gugurin anak itu " pinta Dara


Deg


" Kenapa ? Engak mau ? Kalo gitu jangan harap gua bisa maafin lo " kata Dara


📲 Adindaaa


( Ya Halo din )


( Dar lo masih di kampus ? Lo engak kenapa kenapa kan? )


( Hah ? Iya gua masih sekitar kampus, emangnya ada apaan ? )


( Dar di grup rame , kampus kebakaran ) kata Dinda


( kebakaran ? Kok bisa ? Gua di cafe deket kampus tapi kok engak rame ya )


( Rame dar . Cafe deket mane sih lo . Coba aja kalo lo keluar cafe pasti macet terus banyak mobil pemadam kebakaran ) kata Dinda lagi


( Yaudah lah kebakaran ini , semoga cepat pulih api nya , gua engak kenapa kenapa sih , lagi ketemu sama Dira gua disini . Udah dulu ya )


Tut


" Dar , ini kamu serius minta aku gugurin bayi ini ? Kamu engak mikirin kalo suatu saat kamu di posisi aku kaya gimana? Terus aku minta gugurin bayi di dalam perut kamu ? Kamu engak mikirin adit ? "


Dara diam , seketika dia memikirkan ucapan adit


" Aku bakar lama lama kampus "


Dara langsung beranjak bangun dia mengambil tas dan kunci mobilnya


" eh mau kemana ? " kata Dira kaget juga


" Dir kampus kita kebakaran , dan gua tadi bilang sama adit balik malam karena ikut pak Reza jadi asdos adit engak setuju dia bilang kalo kamu masih engak nurut , aku bakar kampus nya "


" jadi ? " dira juga ikut terbangun


" Dir gua duluan , tolong bayarin minum "


" Dar tunggu , gua mau ikut ... " kata dira di belakang


Dira terpaksa membayar 2 minum, melihat mobil dara terlebih keluar


" Adit bener bener gila kalo dia ngelakuin ini , dasar cemburuan ! " gumam dira


Dara grutu sendiri , gimana bisa dia haru masuk le kampus sedangkan akses nya di tutup . Bahkan saat ini sudah bener bener macet parah

__ADS_1


__ADS_2