
Adara telah di jemput oleh Adinda, Zivana dan Naomi , kedua temen adinda memaksa ikut karena ingin menemui pria di rumah itu yang tak lain adalah Haidar
Keduanya bahkan sudah berdandan cantik juga memakai parfum yang sangat wangi seperti mandi parfum
Sedangkan adara yang telah selesai siap siap meminta ketiga temennya itu untuk masuk ke kamar nya karena ingin menitipkan pakaian buat nanti malam
Sudah pasti memakai pakaian yang sexy untuk party nanti malam
Suara game kamar sebelah membuat Naomi dan Zivana tahu . Orang yang dia cari cari sedang bermain game
" Dar , gue mau minum dong , sama makanan snack gitu " Kata Naomi
" Bentar , gue suruh adek gue aja "
Naomi dan Zivana saling tatap dan keduanya tersenyum
( Tolong ambilin makanan sama minuman dong buat temen gua di kamar )
( bentar aja , nanti gua kasih tips ) kata adara lagi di telpon
Setelah telpon terputus adara masukan pakaian dan sepatu kedalam tas Naomi
Tok tok tok
Tanpa ada persetujuan , Haidar langsung masuk . Dan seketika kedua wanita genit itu langsung berpegangan tangan , karena jarak mereka sangatlah dekat
" Sekarang deh kak , mana ! " kata Haidar
Adara memberikan uang lima puluh ribu , pada haidar , tanpa berlama lama setelah mendapatkan tips, segera melanjutkan game nya lagi
##
Sedangkan di kediaman Adit . Pria itu sedang di manja oleh keponakan perempuan yang saat ini berulang tahun yang umur ke 3
" Om adit belom mandi jorok ih , kata Mommy om adit bau sapi kalo engak mandi " kata Lunara
" Hem " jawab Adit masih memajamkan mata
Lunara duduk di punggung adit , yang saat ini sedang tidur tengukrap . Bukan tanpa alasan Lunara ke kamar om nya itu . Yang pasti dari aghni sang mommy
__ADS_1
" Om adit tahu nggak ? Luna sedang ulang tahun loh " kata Lunara
" hem , om adit tahu " kata Adit
Sekesal kesal adit lagi tidur di ganggu , tapi ini moment yang langkah bagi adit dan keponakan
Hampir jarang kakak dan keluarga kecilnya itu ke Indonesia paling dalam setahun 2x itu pun di hari raya idul fitri dan tahun baru
" Om adit sudah beli kado buat luna ya ? Mana kado nya ? "
" Nanti lah , om adit kasih nya bareng bareng sama oma , opa " kata Adit
" Luna jadi tidak sabar om " kata Luna sambil tertawa
Adit memutar tubuhnya sekalian dia juga memegang punggung Luna , supaya keponakan nya itu tidak terguling
" Tolong ambilin botol minum om di kulkas sana " kata Adit yang masih setia di ranjang
Luna pun menurut, kamar om nya itu sangatlah lengkap , ada laptop, game , kulkas , alat musik
" Om Adit , coco ( Nama kucing ) punya luna dirumah sana sedang sakit loh . Kata mommy nanti kalo sudah kembali ke rumah mau di bawa kerumah sakit "
" Luna lupa kasih makan om "
Adit tersenyum mendengarnya
" Om kan dokter , coba dong sembuhin coco" kata Luna
" Om ini masih kuliah , gelar dokter nya masih lama , kalo kamu sakit om bisa sembuhin "
Luna menatap intens pada adit
" Emang nya luna hewan apa !! " kata Luna protes
Adit di buat gemas dia mengecup pipi luna dan mengelitik pinggang keponakan nya itu , di kamar hanya ada suara tertawa dari luna
Membuat orang orang di luar , mama , papa , Aghni ( kakak ) , Selim ( kakak ipar ) mendengar tawa Luna dan Adit
Tak lama kemudian keduanya keluar dengan posisi Luna di gendong di bahu Adit
__ADS_1
" Kamu jemput adara jam berapa ? Mbak udah engak sabar mau ketemu calon kamu " kata Aghni
" Jam 3 nanti " Jawab Adit juga ikut gabung duduk dengan keluarga nya
##
Tepat jam 3.10 adit telah tiba di depan rumah hendra . Sebelum berangkat adit sempat menghubungi adara lewat whatsapp
Kemarin saat adit menunggu adara lama , tante adinda memberikan nomor whatsapp supaya gampang di hubungi
Tapi beberapa pesan tadi sampai sekarang masih ceklis satu . Mungkin adara telah siap siap dan tidak mau di ganggu ketika ponselnya itu nyala . Pikir Adit.
Ting tong...
" lah adit , kamu mau jemput adara ? " Tanya Adinda terkejut
" Iya tante , daranya ada ? "
" Dara tadi di jemput temen temennya , katanya mau belajar bareng atau mau berenang bareng gitu , emang dara engak bilang ? " kata Adinda
Tangan Adit meremas , sudah dua kali adara menempati janjinya
" Em gitu ya tante , ada janji sih adit mau ajak dara buat acara keponakan , tapi gapapa kalo emang dara kerumah temannya , kalo gitu Adit pergi ya tante , maaf menganggu siang hari , kirim salam buat om hendra "
" Loh kamu ga mau masuk dulu ? " kata Adinda
Adit menggeleng kepalanya
" Adit langsung aja tante " kata Adit menyalimi tangan Adinda , lalu dia segera keluar dari kediaman Hendra
Adit ngedumel sepanjang jalan menuju mobil di depan nya , Adit merasa di remehkam sebagai calon suaminya
Kalo bukan kedua orang tua adit yang sudah ada perjanjian antara kedua belah keluarga . Engak bakalan Adit mengejar ngejar sampai segininya
Dering telpon ....
Nyambung tapi sama sekali tidak di angkat
Dengan rasa kesal akhirnya dit memilih pergi , tampa mengajak Adara ke acara penting keponakan
__ADS_1