
Sengaja Ara mengajak Gea untuk mampir dulu ke rumahnya. Ara nggak mau kalau Gea pulang sendirian, karena sudah malam. Dan akhirnya Gea pulang diantar pulang oleh Antok, karena papanya lagi keluar.
Ara merebahka diri ke kasur empuknya. untunglah besok nggak ada ulangan jadi bisa langsung tidur...capeknya...
Mata rasanya sudah lengket. rasa kantuk telah datang menyerang. Tapi ponselnya yang diletakkan diatas nakas berbunyi. sekali dua kali Ara mendiamkan, suaranya yang terus berbunyi sangat menggangu telinganya.
Drettt...drett....dret.....
dengan mata terpejam Ara meraih ponselnya.setelah matanya membuka sempurna dilihat dilayar ternyata panggilan dari Raga. Ara duduk dan merapikan rambutnya, tak lupa mengusap sekitaran mulutnya, takut ada liur di sana. diusapnya layar ponsel. teryata vc yang tersambung.
iya kak....
📞 : kok nggak ngabarin kalau sudah sampai rumah.
Maaf kak Ara lupa . tadi ngantuk banget Ara langsung tidur.
📞 : iya kelihatan kok wajah bantalnya. he..he..he...
Ih ...Kak Raga Ara tutup nih .
📞 : eh.... jangan. jangan dong..... Ra ..... hari minggu besok ada acara sama Om , tidak?
Emmm..... nggak ada kayaknya.Kenapa Kak?..
📞 : mau ngajakin elu ke Borobudur .
Huahhh... Borobudur ngapain ke sana kayak anak TK saja. Huahhh
📞 : tidur lagi gih nguap terus gitu. Besok Gue jemput.
__ADS_1
percakapan berakhir dan Ara langsung tertidur kembali.
Hari minggu di mana Raga akan mengajak Ara ke Borobudur telah tiba. Pagi sekali Raga telah sampai di rumah Ara. Malam sebelumnya Ara telah meminta ijin pada papanya perihal dia akan pergi ke Borobudur bersama Raga, dan diijinkan asal jangan terlalu sore pulangnya.
'' Kak apa tidak terlalu pagi kita berangkatnya? '' tanya Ara yang masih belum rela menikmati hari santai di rumah.
''Kalau kesiangan panas. '' itu alasan Raga.
Arapun menurut berdua berboncengan menyusuri jalanan yang masih sepi. sampai di jalan sekitar komplek candi, sudah dapat dilihat dari jalanan yang dilewati Ara puncak candi.Sampai ke gerbang masuk Raga hanya melewatinya saja. Ara yang bingung membuka kaca helmnya '' Kak kok nerus , itu belokannya di sana ?'' Raga hanya diam dan tetap melajukan motornya. '' Kak... katanya mau ke Borobudur ?... ini kita mau ke mana... kita kebablasan ini.''
Raga yang dari tadi diam mulai bereaksi dengan kebingungan Ara.''kita lihat Borobudur dari sudut lain.'' katanya dan menambah kecepatan laju motornya. Ara akhirnya pasrah dan jadi diam ikut saja sang sopir membawa.
Ara lebih menikmati suasana jalanan yang udaranya masih segar. sesekali pucuk dari Borobudur masih terlihat. Karena telah meninggalkan jalan utama dan melewati beberapa belokan, jalan yang dilalui semakin menyempit.
Raga membawa Ara untuk melihat Borobudur dari sudut lain, bukan mendatangi langsung ke candinya. Raga membawa Ara ke puntuk setumbu.
Raga memarkirkan motornya lalu menggandeng Ara menuju loket masuk, untuk membeli tiket.
Puntuk setumbu bila dijabarkan artinya, puntuk yang artinya adalah bukit , dan setumbu atau tumbu adalah tempat nasi dari ayaman bambu. Jadi Puntuk setumbu adalah bukit yang mirip dengan tempat nasi yang terbuat dari ayaman bambu. salah satu dari bagian perbukitan Menoreh.
Karena merupakan bukit jangan ditanya jalanan yang akan dilalui.Pastinya mendaki. Karena letaknya berada pada ketinggian 400 m dpl. dan jalanan yang harus dilewati Untuk mencapai puncaknya adalah jalanan setapak dengan jurang kadang dikanan kadang dikiri, walau terlihat ngeri tapi sudah dikasih pembatas oleh pengelola jadi aman, dan anakan tangga yang kemiringannya 45 derajat. Tak menyusutkan langkah Ara untuk terus menapakinya. Ketika lelah Ara akan berhenti dan Raga yang ada dibelakang akan mendorong Ara dengan berbagai kata penuh semangat. Begitupun ketika Raga lelah, Ara akan menarik Raga dan ia akan berjalan mundur.Beruntungnya sebelum masuk lokasi Raga telah membeli dua botol air mineral dingin, walau sampai atas airnya sudah tidak dingin lagi.
Sebuah usaha takkan mengkhianati hasil. Ara dan Raga telah sampai puncak. usaha yang dilakukan untuk mendaki telah mendapat balasannya. Pemandangan yang menajubkan ada di depan mata. Candi Borobudur yang merupakan kuil terbesar di dunia, bangunan berbentu stupa yang dibangun oleh penganut agama Buddha mahayana sekitaran tahun 800an masehi yang menjadi salah satu situs warisan dunia terlihat lebih mempesona dengan jajaran gunung Merapi dan gunung Merbabu.
''Ra sini....'' panggil Raga untuk mendekat kesebuah batu yang betuliskan keterangan
Ara bertanya ke Raga tentang salah satu kalimat yang tertulis '' Kak ini maksudnya apa...?''
''Ini tuh...tentang garis lurus imajiner yang menghubungkan antara candi Borobudur candi mendut dan candi Pawon. Coba nanti kita sewa teropong benar tidaknya. ''
__ADS_1
'' hebat benar leluhur kita udah bisa bangun candi dengan peralatan terbatas, ini bisa juga meluruskan letak bangunan , apa coba patokannya... ''
Raga mengusap usap puncak kepala Ara karena gemes melihat wajah Ara yang sedang mengagumi kejeniusan leluhur.
'' Kak.... rambutku udah lembek karena keringat, kalau tambah kau acak acak gini jadi jelek , Kak....''
'' Kak tahu nggak ? ... apa patokan orang dulu kok bisa ngebangun candi.''
'' Mungkin arah mata angin, orang dulu kan masih alami... alam belum rusak kayak sekarang dan pergantian musim selalu pasti.
Bisa juga rasi bintang, kalau ini lebih memungkinkan Ra, hampir orang diseluruh dunia menggunakanya sebagai patokan. nelayan , petani mungkin juga dalam membangun candi itu.''
Ara dan Raga melepas penat dengan duduk di bangku kayu yang tersedia. '' Kak itu ada rumah pohon... ayuk Kak ke sana? '' Raga yang masih lelah menyanggupi permintaan Ara.
''Ra kalau naik ke atasnya sambil makan mie rebus enak kali ya...'' Raga memberikan ide karena melihat penjaja mie instan bentuk cup.
''Boleh.... Kak beliin ya... '' Ara sudah berani meminta dengan manja pada Raga. Bukan main senangnya Raga Ara mulai bermanja padanya. Raga langsung memesan dua mie dan dua es teh. Ara menunggu dibawah rumah pohon yang kosong takut nanti ada yang menaiki.
Berdua menikmati mie instan cup diatas rumah pohon dengan suguhan pemandangan yang indah.
Raga merebahkan diri sebentar sebelum pulang untuk memulihkan tenaganya.
*
*
*
*
__ADS_1
*