DIA JODOHKU

DIA JODOHKU
BERCERITA


__ADS_3

Setelah puas berbincang sebentar dengan Ezio, Casper pun lalu memutuskan untuk berpamitan kepada Ezio, karena dia ingin menemui Emmy.


Sesampainya di depan ruang kerja Emmy, Casper lagsung saja membuka pintu ruang kerjanya dan langsung melihat Emmy sedang sangat serius sekali di depan laptopnya.


Emmy yang melihat pintu ruang kerjanya terbuka dari luar, dia langsung saja mengalihkan pandangannya ke arah Casper.


" Oh, hai sayang ",, sapa Emmy kepada Casper.


Dan itu pun hanya sejenak, setelahnya, Emmy kembali fokus lagi dengan laptopnya.


" Sepertinya kamu sedang sibuk sayang?? ",, tanya Casper kepada Emmy.


Emmy hanya mengangguk saja menanggapi Casper.


Casper langsung berdiri di samping Emmy, untuk melihat apa yang sedang di kerjakan oleh Emmy di dalam laptopnya.


" Apakah kamu membutuhkan bantuanku sayang?? ',, tanya Casper lagi kepada Emmy.


" Tidak perlu, aku bisa menyelesaikannya sendiri ",, jawab Emmy kepada Casper.


" Kamu ada apa datang ke sini Casper, apa pekerjaan kamu di sana sudah selesai?? ",, tanya Emmy kepada Csper.


" Belum, hanya saja aku sedang ingin mengunjungi tunanganku dulu, dan karena ada kabar juga yang ingin aku sampaikan kepadamu ",, jawab Casper kepada Emmy.


" Kabar apa itu?? ",, tanya Emmy kepada Casper.


Sebelum menjawab, Casper pun memilih duduk di kursi yang ada di depan meja kerja Emmy.


" Ini soal Rain ",, jawab Casper kepada Emmy.


" Soal Rain, memangnya ada apa dengan Rain?? ",, tanya Emmy lagi kepada Casper, sambil melanjutkan pekerjaannya.


" Rain sudah melamar Faiha, dan sebentar lagi dia akan menikah dengan Faiha ",, jawab Casper kepada Emmy.


" Apa!! ",, jawab terkejut dari Emmy.


" Apa kamu tidak bercanda kepadaku Casper?? ",, tanya Emmy kepada Casper.


" Untuk apa aku berbohong kepadamu sayang, Rain sendiri tadi yang baru saja menelponku ",, jawab Casper kepada Emmy.


" Rain kan beda keyakinan dengan Faiha Casper, lalu bagaimana dengan hubungan mereka,?? bukankah Rain dulu sudah ingin mundur dengan perasaannya?? ",, kata Emmy kepada Casper.

__ADS_1


Casper lalu menjawab dan menjelaskan kepada Emmy, jika Rain sudah berpindah keyakinan sama seperti Syahlaa.


Dan tentu saja sama seperti Casper tadi, Emmy pun merasa sangat terkejut sekali dengan keputusan Rain untuk berpindah agama.


" Apakah Keluarga besar Rain yang ada di sini, sudah tahu jika dia berpindah keyakinan?? ",, tanya Emmy ketika sudah bisa mengontrol keterkejutannya.


" Entahlah, aku belum bertanya soal itu kepada Rain ",, jawab Casper kepada Emmy.


" Apapun itu, semoga kisah cinta Rain bisa benar-benar berlabuh di pelaminan bersama Faiha ",, kata Emmy kepada Casper.


Dan perkataan dari Emmy langsung saja di aamiinkan oleh Casper.


Sebelum kembali ke Cafe yang satunya, Casper pun mencoba membantu Emmy.


Sedangkan Ezio tadi yang sudah di tinggal pergi oleh Casper, dia langsung saja memesan makanan serta minuman yang biasa dia pesan di situ.


Ezio ingin membawakan semua makanan dan minuman itu untuk sang Mama, hal yang jarang bahkan bisa terbilang tidak pernah sama sekali di lakukannya.


Dengan perasaan senang, Ezio sudah tidak sabar ingin segera memberikan makanan serta minuman yang di bawanya, untuk Mama Ingrid yang sedang menunggui Papa Fransisco di rumah sakit.


Keadaan dari Papa Fransisco sendiri sudah mulai ada perkembangan, karena dorongan terus dari Mama Ingrid.


Mama Ingrid selalu mengatakan kepada sang suami, untuk melawan penyakitnya demi sang cucu tercinta yaitu Zarina.


Papa Fransisco yang terpuruk karena stroke yang di alaminya, sekarang Papa Fransisco sudah mulai menerima dan mulai beradaptasi supaya bisa segera sembuh.


Semua yang di lakukan oleh Papa Fransisco demi Zarina, sebab dia ingin segera sembuh dan bisa berkunjung ke Indonesia melihat sang cucu.


Ezio yang sudah sampai di rumah skait tempat Papa Fransisco menjalani perawatan, dia langsung saja segera masuk menuju ke dalam ruang perawatan Papa Fransisco.


Papa Fransisco juga sudah bisa mulai duduk, walau harus mendapatkan bantuan, tapi itu lebih baik daripada bisanya cuma berbaring saja.


" Ezio, kamu ke sini Nak,?? apa kamu sedang tidak sibuk sekarang?? ",, tanya Mama Ingrid ketika melihat kedatangannya Ezio.


" Tidak terlalu Ma, Pa, masih bisa Ezio atasi ",, jawab Ezio kepada sang Mama.


" Oh ya ini Ezio bawakan sesuatu untuk Mama dan Papa ",, kata Ezio kepada Mama Ingrid dan Papa Fransisco.


" A apa i itu E zi o?? ",, tanya Papa Fransisco kepada Ezio.


" Makanan favorite Ezio sejak beberapa tahun ini Ma, Pa, cobain deh, nanti beri komentar ya?? ",, jawab Ezio kepada Papa Fransisco.

__ADS_1


Mama Ingrid lalu mencoba menyuapkan makanan itu kepada Papa Fransisco sambil ikut makan juga.


Sedangkan Ezio, dia hanya duduk di pinggir ranjang, sambil melihat ke dua orang tuanya yang sedang makan.


" Bagaimana Ma, Pa,?? enak?? ",, tanya Ezio kepada sang Papa dan sang Mama.


" Enak, ini enak ko Ezio, kamu beli di mana?? ",, tanya Mama Ingrid kepada Ezio.


" Cobain minumannya deh Ma, tapi Papa belum boleh minum minuman seperti ini ",, kata Ezio lagi kepada sang Mama.


Mama Ingrid langsung meminum minuman yang di belikan oleh Ezio juga.


" Iya enak, ini segar, Mama sepertinya cocok dengan makanan dan minuman yang kamu bawa Ezio ",, jawab Mama Ingrid kepada Ezio.


" Bagaimana Pa, apakah Papa juga suka dengan makannya?? ",, tanya Mama Ingrid kepada Papa Fransisco.


" I ya su suka ",, jawab Papa Fransisco kepada Mama Ingrid.


" Makanan sama minuman ini sudah menjadi favorite Ezio sejak beberapa tahun yang lalu Ma, dan Ezio baru saja mendapatkan kabar dari seseorang yang pastinya membuat Ezio terkejut ",, kata Ezio kepada ke dua orang tuanya.


" Kabar apa itu Nak?? ",, tanya Mama Ingrid kepada Ezio.


" Jika semua makanan dan minuman yang kalian makan ini, adalah resep milik Syahlaa ",, jawab Ezio kepada Mama Ingrid.


" Syahlaa,?? Isabella maksud kamu Nak?? ",, tanya Mama Ingrid lagi.


" Iya Ma, Emmy, teman Syahlaa dia mempunyai Cafe sendiri, dan ternyata resep menu di dalam Cafe itu tujuh puluh lima persennya milik Syahlaa ",, jawab Ezio kepada Mama Ingrid.


" Dan makanan serta minuman yang Ezio sukai di Cafe itu, ternyata itu resep milik Syahlaa Ma, termasuk sekarang yang Mama sama Papa makan ",, cerita dari Ezio kepada ke dua orang tuanya.


Mama Ingrid cukup terkejut, karena dia tidak menyangka, jika Syahlaa bisa menciptakan makanan yang menjadi kesukaan banyak orang.


Mama Ingrid lalu berandai-andai, dan di dalam islam berandai-andai hukumnya haram.


Mama Ingrid berandai-andai, anda saja waktu bisa di putar kembali, ingin sekali Mama Ingrid menjadikan Syahlaa sebagai menantunya, supaya dia bisa bersama sang cucu dan tidak akan begini ceritanya.


Dan jika waktu di ulang kembali, bagaimana author membuat cerita, karena nanti ujung-ujungnya ceritanya akan monoton begitu saja, alias flat atau datar.


Tapi apapun itu, semuanya sudah berlalu, sekarang Ezio dan Papa Fransisco, mencoba hidup tenang dengan berdamai dengan masa lalu mereka.


Terlebih lagi ada Zarina di antara mereka semua yang harus mendapatkan kasih sayang yang melimpah dari semua orang yang dekat dengan Syahlaa.

__ADS_1


...❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️...


...***TBC***...


__ADS_2