
Kami pun sampai di rumah,dan segera masuk ke dalam kamar...Kak Haris menyuruh ku duduk di tempat tidur,dia segera mengganti pakaian nya.
Aku duduk bersandar pada tempat tidur ku,Kak Haris yg sudah berganti pakaian menghampiri ku dan ikut duduk di tempat tidur...Kak Haris menarik selimut dan menyelimuti tubuh kami, dia menyalakan televisi sambil terus terdiam.
Wajahnya terlihat masih sedikit emosi,aku mendekap tubuhnya yg duduk bersandar pada tempat tidur...
"Kak....jangan marah ya..." ujar ku dalam pelukan.
"Kalo Kakak diam dan cemberut gitu,Kakak cepat tua loh..." ledek ku..
"Kamu ini....masih bisa godain aku kaya gitu!!Emang Kakak udah tua..."Balas nya menggoda
"Naahh...kalo tersenyum gitu kn lebih ganteng suami ku...
"Sayang...Kamu itu terlalu baik,dan sabar...!! kamu masih bisa menahan rasa cemburu kamu dan kamu masih memikirkan perasaan orang yg sudah berniat buruk sama kamu...!!" Kak Haris mulai berceloteh...
Saat Kak Haris mulai berceloteh,rasanya perutku terasa mual...tapi aku coba menahannya,aku ga mau buat Kak Haris panik...
Aku terus memeluknya manja...rasanya nyaman sekali berada di pelukan Kak Haris,padahal tiap hari aku berada di pelukannya...tapi kali ini ada yg berbeda,akhirnya kami pun tertidur...
tookkk...tokk...tookkk...
__ADS_1
"Non zellaaa..." suara bi Surti terdengar dari luar kamar kami,aku melihat ke arah jam...ternyata sekarang sudah jam 7 malam. aku segera membuka pintu kamar ku.
"Non....Makan malam sudah siap!takut keburu dingin..."seru Bin Surti.
Aku segera menuju kamar mandi,tapi rasa mual itu ada lagi...apa karna sudah waktu nya makan,tapi aku belum makan...
"Sayang...bangun yu,kita makan malam" seru ku perlahan membangunkan Kak Haris
" Jam berapa sekarang...??
"Jam 7 malam Kak..." seru ku tersenyum...Kak Hari segera mandi dan berganti pakaian.
"Kaliaan...." Kami pun terkejut melihat Kak Dimas dan Ani sudah berada di meja makan.
"Bii....siapa yg suruh mereka masuk dan langsung duduk di sini" teriak Kak Haris,Bi Surti hanya tersenyum .
Aku segera duduk di samping Kak Haris.
"Adduuhh...kalian baru bangun tidur,mau tidur lagi jam berapa Non??" Ledek Ani pada ku...seketika semua tertawa.
"Zella....kamu sudah baikan??Tanya Kak Dimas,adduuhh...Kak Dimas malah bilang kaya gitu.
__ADS_1
" emangnya zella kenapa...??Tanya Kak Haris curiga dan panik,dia menatap Dimas tajam...aku menendang kaki Kak Dimas yg berada di bawah meja
"Aduhh...Kaki siap yg nendang"teriak Kak Dimas...Dasar Kak Dimas...
"Sayang...??" ucap Kak Haris penuh tanya
Hhhmngg...Kak Haris memaksa Dimas menceritakan kejadian saat aku hampir pingsan saat selesai operasi.
"Kamu ga apa-apa sayang...??" Kak Haris mulai panik,dia mulai berceloteh...
"hhmmkkk...hhmmkkk..." Aku menahan mulut ku yg begitu mual...
"Kamu kenapa....??" Kak Hari mulai benar" panik,bukan cuma Kak Haris...tapi Ani dan Dimas juga
Aku berlari ke arah wastafel,dan akhiiirrnya...
Hhhuueeekkk....keluar sudah isi dalam perut ku, Kak Haris memijat belakang leherku sambil mengolesinya dengan minyak angin
"Kamu kenapa...??kita ke dokter ya..." ucap Kak Haris begitu panik...
Aku berusaha menenangkan Kak Haris yg begitu panik,kami duduk kembali di ruang makan...mereka juga terlihat panik...
__ADS_1