
Sinar matahari memasuki kamar kami,aku terbangun dan melihat sosok suami ku yg terus mendekap ku...dan aku terkejut melihat Mamah Mia,Mamah Dona,Papah Pratama dan Papah...mereka semua tertidur dengan posisi masing-masing di kamar kami.
"Kaaakkk....!"Ucap ku lirih membangunkan suamiku.
Mata Kak Haris mulai terbuka perlahan,ia mengusap matanya yg masih sedikit mengantuk " Kaaakkk...."
"Sayang....kamu sudah bangun" Kak Haris beranjak dari tidurnya,dia segera melihat cairan infusan yg akan segera habis.
"Zellaaa...." akhirnya mereka semua terbangun. Kak Haris segera mengganti cairan infusan,dan menyuntikan kembali obat mualnya.
"Kalian semua di sini...??" Tanya ku sambil melihat satu-satu keluarga ku.
"Kamu kenapa Nak....??Tanya Mamah sambil duduk di samping tempat tidur ku.
"Zella ga apa-apa ko Mah...
"Ga apa-apa gimana,liat kondisi kamu lemah seperti ini...!!lanjut Mamah Dona yg terlihat panik juga.
Aku mencoba menenangkan mereka
"Non...Makan buburnya ya,ini selagi panas...!! Bi Surti datang sambil membawakan bubur.
__ADS_1
Kak Haris mengambil sendok dan menyuapi ku,aku harus membuat mereka lebih tenang... aku memakan buburnya dengan menahan rasa mual ku yg masih terasa.
"Udah Kak..." seru ku sambil memegang tangan Kak Haris yg memegang sendok bubur.
"Lagi sayang...Baru 4 suap kamu makan" Bujuk Kak Haris.
"Udah dulu....nanti zella makan lagi ko!Oia Kak...Tolong ambilkan tas zella yg di atas meja rias..." pinta ku.
Kak Haris segera membawakan Tas ku Tampa menanyakan apapun.
"Zella mau k kamar mandi..." ucap ku,Kak Hari segera menggendong ku ke kamar mandi. Dia ikut masuk k dalam untuk memastikan keadaan ku.Kak Haris memegang infusan ku,aku duduk di atas closet duduk...
"Oia Kak...Maaf pegangin tas zella juga" Aku segera mengambil sesuatu dalam tas Ku,Kak Haris sedikit heran.
"Emangnya di dalam tas ada apa sih??"tanya Kak Haris. Aku mengeluarkan alat tes kehamilan yg sudah aku beli 3 hari lalu.
"Test kehamilan..." ucap Kak Haris saat aku mengeluarkan nya.
"Sayaaang...??Tanya Kak Haris kembali
"Kak...Zella sudah telat haid 1 Minggu,zella belum sempat mengeceknya!" seru ku,Kak Haris terlihat sumringah...dan sedikit berkaca-kaca.
__ADS_1
"Kita cek sekarang ya...!!seru ku yg segera di angguki olehnya.
Aku sudah buang air kecil dan segera mengecek test kehamilan,dah..diigg..dug...itu yg aku rasakan saat menunggu beberapa menit.
"Kaaakkk...." ucapku lirih sambil melihat alat test.
" Apa hasilnya sayang...??" Kak Haris begitu tegang. Aku hanya menitipkan Air mata
"Kenapa kamu menangis..."lanjut Kak Haris panik,"Hasilnya apa..??
Kak Haris langsung mengambil hasil test yg masih aku pegang
"Ini...Dua garis ini,apa maksudnya...??"Tanya Kak Haris sambil memperhatikan hasil test ku.
"Kaaakkk....kamu akan menjadi seorang Ayah!! seru ku sambil menitikkan air mata..
Wajah Kak Haris terpaku,dia diam tak berkata.. hanya berlinang air mata
"Sayang...kamu hamil??" Tanyanya dengan suara yg berat menahan tangisnya...
Aku segera memeluk suami ku dan menangis "Iiyaaa Kaaakk....Aku hamiiiil....!! aku menangis dalam pelukan,Kamu berdua menangis tak kuasa menahan keharuan dan kebahagiaan.
__ADS_1