
Benar-benar sedih melihat Tina seperti itu,mungkin niat dia memang ingin membersihkan pakaian Kak Haris...tapi aku merasa dia sengaja melakukan itu.
Kak Haris terus memeluk ku erat,berusaha menenangkan ku...tapi entah kenapa air mata ku terus saja jatuh.
"zella ga apa-apa ko Kak,beneran...!!ujar ku dalam pelukan nya.
"Kakak minta maaf kalo sudah buat kamu menangis,Kakak salah...." Kak Haris begitu cemas.
Aku menarik tubuhku dalam dekapan Kak Haris,aku ga ingin Kak Haris merasa bersalah... dia benar-benar tidak ingin melihat ku menangis! Aku menghapus air mata ku dan tersenyum pada nya.
"Zella ga apa-apa...Zella percaya sama Kakak Ko!!
"Tapi...Kakak sudah buat kamu menangis..."
"Zella aja yg terlalu cemburu,makanya zella nangis....cemburu kn tandanya cinta Kak..." ucap ku menenangkan Kak Haris...
Jujur masih merasa sedih,dan. terlalu sedih menurut ku...tapi aku yakin ini bukan ke inginkan Kak Haris! Tapi aku tidak ingin mencurigai Tina...
__ADS_1
"Kita makan ya selagi hangat..." Aku segera membuka bekal makan siang yg aku bawa,dan menyajikannya di meja tamu dalam ruang kerja Kak Haris....
Aku mulai menyuapi Kak Haris yg terus menatapku tajam,dia masih terlihat mengkhawatirkan aku....Tersenyum adalah jurus andalan ku,walau hati masih terasa sedih.
"Selesai makan...Kita pulang bareng..." seru Kak Haris...
"Kakak kn masih banyak kerjaan...!!" ucapku
"Aku ga perduli...aku mau pulang sekarang bareng istri ku...!"Tegas Kak Haris...
***************
Aku tahu zella terlalu baik,dia berusaha menutupi kesedihannya di hadapan ku... aku tidak ingin melukainya kembali
kami keluar dari ruang kerja ku,saat aku keluar dari ruang kerja ku...aku menghampiri Tina yg berdiri di meja kerjanya.
"Tina...Aku ga tahu maksud kamu apa,tapi mulai saat ini...aku ingin aku berhenti jadi sekretaris ku dan keluar dari kantor ku!! Tegas ku.
__ADS_1
"Tapi Pak...aku kn tidak sengaja.." Tina berusaha membela diri, dan berlari mendekati zella...
"Buu...aku minta maaf Bu,aku benar-benar tidak punyak maksud apa-apa.." Tina memohon pada zella...
"Kakak...Kakak memecat Tina,tapi kenapa...?? zella mulai merasa bersalah pada Tina. Yang jelas-jelas melukai hatinya.
"Pak...saya mohon,jangan pecat saya!!"
" Aku sudah mengecek bagian keuangan yg kamu berikan pada ku,dan ternyata sudah kamu ubah semua...aku sudah mencurigai kamu sebelumnya,kamu berusaha mendekati ku...tapi kamu ga akan bisa!! Sekarang kamu cepat kemari barang-barang kamu dan keluar dari perusahaan ku..." Tegas ku yg sudah mulai emosi.
Melihat aku yg mulai emosi,zella mendekati ku dan memegang tangan ku erat...Dia menatap ku tajam...
"Kita pulang ya..." seru zella sambil mengusap-usap dadaku,berusaha menenangkan ku.
"Kamu sudah membuat istri ku menitikkan air mata,kamu akan membayar semua nya...Aku jamin tidak akan ada perusahaan yg akan menerima kamu bekerja!! Tegas ku kembali pada Tina
Aku segera merangkul istri ku dan beranjak meninggalkan Tina yg masih menangis...zella sesekali melihat ke arah ku,dia tahu kalo aku sudah mulai emosi,tapi dia terus berusaha menenangkan ku.
__ADS_1