
Perasaan ku sebenarnya semakin sakit,saat melihat Tina menggandeng tangan Kak Haris... aku berusaha menutupi dari Kak Haris,Aku ga mau perasaan ku ini ga beralasan...karna Tina sekretaris Kak Haris.
Cuuupp....Kak Haris mengecup pipi ku dari samping saat aku memanggang roti untuk sarapan
"Jangan melamun,nanti rotinya gosong..." Goda Kak Haris
Aku segera mengangkat roti dan menyajikannya di meja makan,aku juga menyiapkan kn susu untuk Kak Haris. Aku mulai menyuapinya,tapi entah kenapa pikiran ku masih ga karuan...aku mencoba menghilangkan perasaan buruk ku terhadap Tina.
"Sayang....Kamu kenapa??Dari tadi kenalin terus..."ujar Kak Haris.
"Ga apa-apa ko Kak...!" Tegas ku sambil menyuapinya.
"Kamu masuk jam 9 kn sekarang...??" Tanya Kak Haris sambil melihat jam nya.
"Iya...Tapi tadi dokter jaga konsultasi,ada pasien hamil...sepertinya ada rencana SC !" Aku menjelaskan ke Kak Haris.
"Ya udah...kita berangkat sekarang,Kakak juga mau ngecek Rumah sakit...!" lanjut Kak Haris.
Setelah selesai sarapan,kami segera berangkat ke Rumah sakit....Sesampainya di tempat parkir,saat aku hendak turun.
Cuuupp....kecup Kak Haris pada bibir ku
"Biar semangat....!!"Goda Kak Haris.
__ADS_1
Kami segera masuk ke Rumah sakit,tapi Kak Haris mengantarku terlebih dahulu ke ruang IGD.
"Udah sana ke ruangan..."ujar ku,Kak Haris pun berlalu meninggalkan ku di ruang IGD
Aku segera menemui dokter jaga,dan menanyakan keadaan pasien...Pasien dengan kasus ketuban pecah dini,harus segera di lahirkan.Tapi aku menyarankan kepada pasien dan keluarga untuk coba di induksi.
Keluarga pasien menolaknya,dengan alasan...kasian melihat kondisi pasien yg sudah lama,maka mereka meminta untuk segera di SC. Setelah kami selesai menyiapkan semuanya,operasi segera berlangsung.
Selesai operas,saat aku hendak mengganti pakaian ku...aku sedikit pusing dan lemas...
"zella..." Kak Dimas menahan tubuhku yg hampir terjatuh.
"Kamu kenapa...??Duduk dulu...."Kak Dimas memapah ku duduk di samping ruang operasi.
"Yakin kamu baik-baik aja...??"Tanya Kak Dimas yg terlihat sedikit panik
"Kak telepon Haris ya...!!
"Ga Usah Kak...!!ujar ku lemas,setelah aku memastikan kepada Kak Dimas...kalo aku benar-benar baik,Kak Dimas ga jadi memberi tahu Kak Haris.
***************
Aku memberitahu zella,kalo aku segera ke kantor...aku masih banyak kerjaan yg belum di kerjakan, karna Akhir-akhir ini aku memang sibuk.
__ADS_1
Beberapa karyawan perusahaan sering membicarakan hal yg buruk tentang Tina, aku juga sedikit kurang nyaman dengan keberadaan Tina...tapi harus aku akui dia pandai dalam mengerjakan tugasnya.
tookkk...tookkk....tookkk...
"Permisi Pak..." Tina segera masuk sambil membawakan secangkir minuman.
Dia menghampiri ku sambil membawa minuman,tapi saat dia hendak memberikannya...gelasnya jatuh dan air dalam gelas itu mengenai pakaian ku...Sontak Tina mengambil beberapa tissue dan mengelapi pakaian ku.
"Sudah tidak apa Tina..." ujar ku sambil berusaha menyingkirkan tangannya. seketika aku menoleh ke arah pintu ruangan ku.
"Zella..." ucap ku yg melihat istri ku terdiam saat melihat Tina yg sedang membersihkan pakaian ku,Aku segera meninggalkan Tina dan menghampiri zella yg terlihat murung.
"Sayang...Tadi Tina menum...
"Kak...Zella cuma bawa makan siang Kakak,Zella pulang dulu ya..." seru dia terlihat menahan rasa sedihnya.
Aku berusaha menahannya,dan mengusir Tina dari ruangan ku...Aku membawa perlahan zella untuk duduk agar lebih tenang
"Sayang...dengerin aku ya,dia cuma membersihkan pakaian ku...tapi aku menolaknya...!!itu...
"Zella ga apa-apa ko Kak...!!" seru zella sambil menghapus air matanya.
Aku ga tahan melihat istri ku menangis,aku segera memeluknya erat...dan menenangkannya,walau zella berusaha lebih baik!tapi aku yakin dia masih sedih
__ADS_1