Gadis Nakal Kesayangan Pria Dingin

Gadis Nakal Kesayangan Pria Dingin
Bab 114


__ADS_3

"Mau kamu, Yang. Ngga tahan akunya, udah satu Minggu loh," keluh Leonel.


Leandra kembali tersenyum, dia usap pipi suaminya dengan penuh kasih. Lalu, dia kembali berkata.


"Nanti aku kasih, tapi... aku mau Kakak pake baju itu," ucap Leandra seraya menunjuk baju yang berada di atas sofa.


Leonel langsung mengernyitkan dahinya, karena itu adalah baju yang dia lemparkan olehnya secara asal. Kemudian, dia menatap wajah istrinya dengan intens dan bertanya.


"Memangnya itu baju apa? Kenapa aku harus memakainya?" tanya Leonel dengan bingung.


"Nggak tahu aku, tadi pas aku beli ibunya bilang kalau itu namanya baju kalong. Pokoknya aku mau kamu pakai itu, terus kamu tidurnya pakai baju itu. Kalau nggak mau pakai baju itu, kamu nggak boleh tidur sama aku."


Leandra mulai mengeluarkan ancamannya, dia merasa jika saat ini Leonel harus mengikuti apa pun keinginannya.


Leonel langsung membulatkan matanya dengan sempurna mendengar permintaan dari istrinya, apakah istrinya tidak berpikir jika dirinya adalah seorang pria, sedangkan baju yang ditunjukkan oleh istrinya adalah baju wanita, pikirnya.


"Tidak bisa, Sayang. Itu adalah baju perempuan, tidak adakah baju yang lain yang harus aku pakai selain baju itu?" tanya Leonel dengan lemas.


"No! Itu adalah baju yang harus kamu pakai, kalau nggak mau pakai itu artinya kamu nggak mau tidur sama aku." Mata Leandra mulai berkaca-kaca, hal itu membuat Leonel serba salah.


Leandra dirasa mulai berani mengancam Leonel, hal itu membuat pria itu frustasi karena tidak biasanya istrinya bersikap seperti itu.


"Tapi, Sayang. Apa kamu tidak bisa melihat wajahku yang begitu tampan ini? Masa aku memakai baju seperti itu? Mau ditaruh di mana wibawa aku ini, Sayang?" tanya Leonel dengan wajah sendunya.


Leonel masih mencoba untuk bernegosiasi dengan istrinya, sayangnya Leandra seakan tidak mau menurutinya. Dia langsung turun dari tubuh Leonel dan duduk di atas sofa seraya membelakangi pria itu.


"Sayang, kenapa kamu ini jadi ambekan kayak gitu sih?" tanya Leonel seraya duduk di samping Leandra, lalu dia memeluk Leandra dan mengecupi leher jenjang istrinya yang sudah sangat dia rindukan itu.

__ADS_1


"Pokoknya, kalau Kakak nggak mau pakai baju itu aku nggak mau deket-deket sama Kakak. Sono Kakak'nya tidur di luar aja, jangan tidur sama aku!" kesal Leandra.


Leandra langsung bangun, kemudian dia menarik tangan Leonel agar segera keluar dari dalam kamarnya. Tentu saja Leonel ketakutan jika harus tidur di luar, dia tidak bisa berjauhan dari istri kecilnya itu.


Dengan wajah yang terpaksa akhirnya Leonel pun mengikuti keinginan dari istrinya, karena dia tidak mau tidur terpisah dari istrinya tersebut.


"Iya iya, aku pakai bajunya. Kamu jangan jangan ngambek lagi," ucap Leonel dengan pasrah.


Leandra begitu bahagia mendengar apa yang dikatakan oleh suaminya tersebut, dia bahkan langsung melompat ke atas tubuh suaminya.


Beruntung Leonel dengan sigap menangkap tubuh Leandra, jika tidak Leandra pasti sudah jatuh di atas lantai. Leonel hanya bisa tersenyum kecut melihat kebahagiaan di wajah istrinya.


Padahal, malam ini dia ingin menghabiskan waktunya untuk bercinta dengan istrinya tersebut. Karena sudah satu minggu dia tidak mendapatkan haknya.


Namun, pada kenyataannya justru dia harus mendapatkan hal yang sangat luar biasa. Akan tetapi, karena dia begitu sayang dan cinta kepada istrinya tersebut, dia tidak bisa membantah lagi.


Setelah mengatakan hal itu, Leandra langsung memberikan ciuman yang begitu mesra pada bibir suaminya tersebut. Namun, setelah dia merasakan ada sesuatu yang menggeliat dan mengganjal, Leandra langsung melepaskan pagutannya.


Dengan cepat dia turun dari tubuh Leonel, lalu mengambil baju yang sudah dia beli dan meminta Leonel untuk memakainya.


"Leandra, Sayang. Tidak bisakah aku memakai baju yang lain saja?" tanya Leonel seraya merentangkan baju wanita yang ada di tangannya.


Leandra langsung memelototkan matanya, hal itu membuat Leonel menjadi ciut nyalinya. Dia langsung mengambil baju itu dan memakainya dengan cepat.


"Wah, Kakak keren sekali. Tunggu sebentar, aku akan mengambil ponsel dan melakukan video call dengan daddy."


Leandra langsung mencari ponselnya, dia ingin menunjukkan wajah suaminya yang terlihat begitu lucu saat memakai baju kalong itu.

__ADS_1


Baju yang Leandra beli dari ibu-ibu saat dia akan pulang dari butik, ibu itu menggembol banyak baju kalong untuk dia jajakan di pasar malam.


Mendengar akan hal itu, Leonel langsung membulatkan matanya dengan sempurna. Dengan cepat dia berlari dan masuk ke dalam kamar mandi, rasanya dia tidak akan sanggup harus melakukan panggilan video call dengan mertuanya dalam keadaan seperti itu.


Melihat Leonel yang kabur ke kamar mandi, Leandra begitu marah. Bahkan, dia langsung menggedor pintu kamar mandi dan meneriaki suaminya tersebut.


''Kakak! Keluar ngga? Kalau ngga keluar aku ngga bakalan mau kasih Kakak itu lagi!" kesal Leandra.


"Tapi, Yang. Jangan telpon daddy, apalagi sampai video call. Aku malu," seru Leonel dari dalam kamar mandi.


"Ngga bisa! Buruan keluar, Kak. Kalau ngga, aku bakalan langsung pergi nih!" ancam Leandra.


Mau tidak mau Leonel keluar dari dalam kamar mandi, dia mengerucutkan bibirnya seraya memeluk istrinya.


"Tapi, kalau video call sama daddy, aku boleh dua kali itunya." Leonel mencoba untuk bernegosiasi.


Siapa tahu Leandra mau menuruti keinginannya, dengan begitu dia merasa tidak rugi sudah berpakaian konyol seperti yang Leandra inginkan.


"Berkali-kali pun boleh, besok aku ngga ada kuliah," jawab Leandra.


Apa yang Leandra katakan, tentu saja membesarkan hati suaminya. Leonel senang bukan kepalang mendengar apa yang dikatakan oleh Leandra.


Namun, untuk memastikan jika pendengarannya tidak salah, Leonel kembali bertanya kepada istrinya tersebut.


"Serius?" tanya Leonel dengan senyum yang mengembang di bibirnya.


Tentu saja Leandra sangat serius, yang terpenting keinginannya dipenuhi. Dia sangat ingin melihat suaminya memakai baju tersebut, rasanya akan terlihat begitu lucu seorang pria yang gagah perkasa seperti suaminya memakai baju perempuan.

__ADS_1


"Hem! Jadi, mau turutin aku apa ngga?" tanya Leandra


__ADS_2