
...❤️❤️❤️...
"Ariana...maukah kau menjadi istriku? Maukah kau menjadi pendamping hidupku, mengisi hidupku, menjadi ibu dari anak-anakku...maukah kau menerima diriku yang memiliki banyak kekurangan ini? Will you marry me, Ariana Moane?" ungkap pria itu dari dalam lubuk hatinya. Ia membuka kotak merah itu yang berisi sebuah cincin dengan berlian berwarna merah muda.
Cincin yang telah disiapkan oleh sang Raja Albarca itu dari jauh-jauh hari. Sejak dia berada di kerajaannya.
Ariana masih menangis dan dia tak percaya dengan lamaran dari kekasihnya. Semua orang disana sangat menentukan jawaban dari Ariana
"Aku...aku tidak bisa As." ucap Ariana dengan wajah cemberut.
Degg!!
Sontak saja semua orang yang ada disana dan menyaksikan kejadian itu, terkejut mendengar ucapan Ariana yang mengatakan tidak bisa. Asteorope apalagi, wajahnya terlihat tidak bisa dikondisikan dan jantungnya seakan berhenti di sana saat itu juga.
Astaga! Apa yang dia dengar ini benar-benar nyata? Ariana menolaknya?
"A-apa yang terjadi? Kenapa nona menolak Yang Mulia Raja?" Doris menggigit kuku-kukunya, ia terlihat sangat terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Ariana. Rasanya dia tidak percaya bahwa Ariana akan menolak lamaran dari pria yang dicintainya.
"Tuan Javier! Ini adalah kesempatan untuk An-"
__ADS_1
Hup!
Javier langsung menutup mulut Theo, agar pria itu tidak berbicara lebih banyak lagi. "Diamlah! atau kurobek mulutmu itu!"
Dan ya, Theo sebenarnya ingin mengatakan bahwa ini adalah kesempatan untuk Javier agar bisa bersama dengan Ariana. Tapi Javier tidak mau berharap lebih dan berpikir yang macam-macam, ia tau pasti Ariana punya alasan kenapa dia menolak pria itu.
Asteorope langsung berdiri didepan Ariana, padahal tadinya pria itu tengah berlutut. "A-ariana...apa kau menolakku?"
Hihi...aku suka sekali melihat raut wajah panik dan cemasnya ini.
Rupanya Ariana mengerjai Asteorope, dia senang sekali melihat raut wajah kekasihnya yang cemas, panik dan pucat itu. Ia ingin melihat bagaimana bila raja dari Albarca itu ditolak cintanya. Apa ia akan menyerah, ataukah?
"Ta-tapi kenapa? Kenapa kau tidak bisa kenapa kau menolakku?"
What? Si Raja Albarca menangis? Apa kata dunia novel!
"As...."
"Aku tau aku punya banyak kekurangan, aku tau aku tidak sempurna. Tapi aku janji, hanya akan ada dirimu di dalam hatiku dan juga hidupku! Tidak akan ada selir, aku juga tidak akan menuntut punya anak, aku tidak akan meminta macam-macam....aku hanya ingin kau disisiku. Aku tak bisa jauh darimu, aku tidak bisa hidup di dunia yang tidak ada kau didalamnya! Tidak bisa!" Asteorope menangis, hatinya sakit ditolak oleh Ariana. Tapi ia tak menyerah dan berusaha membujuk gadis itu agar mau menerimanya.
__ADS_1
"As..." Ariana jadi tak tega, ia telah bersalah membuat anak orang menangis.
"Kumohon terima aku...aku mencintaimu, ini bukan bualan semata! Aku tulus Ariana, aku janji aku akan--"
Ucapannya terhenti manakala Ariana membungkam bibir pria itu dengan kecupan singkat. Asteorope terkejut dan jadi salah tingkah.
"Kau menciumku? bukankah kau menolakku?"
"As... dengarkan aku! Aku tidak bisa..."
"Ya, kau tidak bisa menolakku kan?" tuduh Asteorope sedih.
"Aku tidak bisa menolakmu!" teriak Ariana kencang. "Aku tidak menolakmu dan mana mungkin aku menolakmu."
Theo, Javier, Doris dan Peter tersenyum mendengarnya.
"A-apa?"
"Aku tidak bisa menolakmu As,jadi...ya mari kita menikah."
__ADS_1
Senyuman indah terpatri dibibir indah Asteorope, air mata pun berganti menjadi air mata bahagia.
...****...