I'Ll Became A Villain'S Daughter

I'Ll Became A Villain'S Daughter
Bab 140. Akhir bahagia


__ADS_3

...🍁🍁🍁...


Pesta untuk merayakan kebahagiaan Asteorope dan Ariana yang akan segara memiliki momongan, kini tengah berlangsung. Saking sayang dan cintanya Asteorope pada istrinya, ia sampai tak rela Ariana berjalan kaki sampai ke singgasananya.


Sontak semua orang menoleh ke arah Raja dan Ratu itu. Ariana malu tapi senang karena suaminya begitu memperhatikannya sampai sedetail-detailnya.


Dari mulai makanan, minuman dan vitamin yang gadis itu konsumsi. Semua harus melewatinya dulu, ia tak mau terjadi apapun pada calon anak pertama mereka dan pewaris kerajaan Albarca di masa depan.


"As...kau terlalu berlebihan, aku kan masih bisa berjalan sendiri." ucap wanita itu begitu sampai dan duduk di singgasananya.


"Bukan berlebihan sayang, tapi ini adalah kewajibanku sebagai seorang suami dan calon ayah." bisik Asteorope seraya mengusap lembut pipi sang istri.


"As, kau memperlakukanku dan anak kita seolah kami adalah hidupmu."


"Kalian memang hidupku! Apa kau ingat gelang giok? Bukankah aku sudah menyerahkan hidupku padamu," ucap Asteorope seraya tersenyum pada Ariana dan mengingatkannya pada gelang giok yang sudah hancur.


*****


#Flashback


Ketika Roselia terikat dengan gelang giok milik ibunda Asteorope. Dimana hubungan mereka bermula.


"Tuan As, lepaskan gelang ini!" titah Roselia pada pria itu.


Jika gelang ini adalah nyawanya, maka...nyawanya ada ditanganku!


"Tidak mau, aku sengaja bilang ini padamu supaya kau percaya bahwa aku tulus berteman denganmu dan aku tidak akan pernah membunuhmu." Asteorope tersenyum melihat Roselia memakai gelang.


"Tapi kau tidak perlu sampai melakukan hal yang berlebihan seperti ini!"


"Oh...tapi bagaimana ini? Gelangnya tidak bisa dilepas...aku juga tidak tahu bagaimana melepaskannya." kata Asteorope dengan dramanya. "Jadi kau harus menjaga nyawaku baik-baik." ucapnya lagi.


"Kau tidak usah bermain drama denganku, cepat lepaskan ini!" seru Roselia kesal pada pria itu. "Kenapa aku harus memegang nyawamu? Memangnya aku siapamu? Kita bahkan baru kenal selama beberapa hari!" seru Roselia gusar.


"Karena kita teman," jawabnya santai.


"APA?!" bentak Roselia kesal.


"Jadi mulai sekarang kau harus berhati-hati dengan pergerakanmu, jika terjadi sesuatu padamu dan gelang ini, maka aku juga akan berada dalam bahaya. Kau harus menjaganya baik-baik." ucap Asteorope lirih, seraya menatap wanita itu dengan tatapan sendu.


Roselia terdiam dan tiba-tiba teringat salah satu adegan Stella dan Asteorope di dalam novel. Saat itu Asteorope harus kembali ke istana kerajaan Albarca untuk melawan saudara tirinya yang tak lain adalah seorang tiran.


####


"Stella..."


"As...apa kau harus pergi dari sini?" tanya Stella pada Asteorope seakan tak rela. Asteorope adalah salah satu teman terdekat Stella.


Asteorope membuka gelang giok miliknya lalu memasangkannya pada pergelangan tangan Stella. "As...kenapa kau menyerahkan gelang ini kepadaku?" tanya Stella pada Asteorope.


"Stella, gelang ini adalah gelang milik mendiang ibuku...gelang ini...memiliki kekuatan magis didalamnya dan terhubung dengan diriku."


"Apa? Lalu kenapa kau menyerahkan gelang berharga ini kepadaku? Ini kan gelang yang sangat penting!" Stella mengerutkan keningnya saat melihat Asteorope gelang yang sangat berharga baginya itu padanya.


"Karena kau juga berharga untukku." jawabnya serius.


"As..." lirih gadis itu hampir menangis.


Asteorope menghela nafas berat, kemudian dia memegang kedua tangan cantik Stella dengan penuh kasih sayang. "Stella aku akan kembali ke kerajaanku untuk menumpas kejahatan disana. Aku akan segera kembali padamu, aku akan tahu kau berada dalam bahaya atau tidak dengan gelang ini dan sebaliknya, kau juga bisa tahu keadaanku baik-baik saja atau tidak dengan gelang ini. Jika gelang ini berwarna merah, artinya aku berada dalam bahaya dan jika gelang ini berwarna hitam, maka aku tiada."


Mata Stella berembun, dia menatap pria itu dengan sendu. "As...kau akan baik-baik saja kan?"


"Aku pasti akan baik-baik saja Stella. Jadi mulai sekarang kau harus berhati-hati dengan pergerakanmu, jika terjadi sesuatu padamu dan gelang ini, maka aku juga akan berada dalam bahaya. Kau harus menjaganya baik-baik." tutur Asteorope lalu memeluk Stella dengan lembut.


Setelah itu Asteorope pergi dari kerajaan Gamarcus. Satu Minggu kemudian setelah meraih kemenangan dan menjadi Raja baru Albarca, Asteorope berniat untuk melamar Stella dan menjadikan gadis cantik itu sebagai ratunya. Akan tetapi, Stella sudah menikah dengan Mikhael dan Asteorope memilih mengubur cintanya dalam-dalam. Dan menjaga Stella dari kejauhan, termasuk membunuh Roselia yang dianggap sebagai wanita yang mencelakai Stella.


Lalu tentang gelang gelang itu, gelang tersebut seperti pelacak dan nyawa Asteorope. Ketika Stella memiliki anak bersama Mikhael, Asteorope memilih tiada karena dia sangat mencintai Stella dan barulah gelang giok itu pecah, terlepas dari pergelangan tangan Stella.


Saat itulah Ariana yang sedang membaca novel menangis, dia menyayangkan karena Asteorope harus mati karena Stella yang bahkan tidak mencintainya dan hanya memanfaatkannya saja. "Huahh.. bahkan sampai Raja Asteorope tiada, Stella tidak pergi untuk menemuinya...padahal dia banyak berkorban untuk Stella sebelum Stella menjadi ratu. Malang sekali kau Asteorope, padahal cintamu tulus padanya daripada si babi Mikhael itu." gumam Ariana sambil menangis.


###

__ADS_1


"Nona Roselia? Apa kau baik-baik saja? Nona Roselia? Kau menangis?" Asteorope panik melihat Roselia menangis. "Ada apa?"


"Kau tidak boleh jatuh cinta dengannya..." Roselia memegang tangan kokoh Asteorope, dia menatap pria itu dengan sendu. Roselia menjadi terbawa perasaan lagi pada novel yang ia baca. Terutama pada nasib tragis Asteorope.


Kalau kau mencintainya kau akan mati. Biarlah alur novel berubah, karena memang sudah berubah.


"Jatuh cinta pada siapa? Apa maksudmu?" Asteorope tidak paham apa maksud Roselia. Tangannya sibuk mengusap air mata di wajah wanita cantik itu.


"Aku akan membuatmu hidup lebih lama, aku tidak akan membuatmu menderita, aku janji Asteorope." Roselia tersenyum sambil mengangguk-angguk.


Ya, aku harus menyelamatkanmu...salah satu caranya adalah menjauhkanmu dari Stella.


"A-apa..."


"Aku akan menjaga gelang ini dengan baik, tapi kau juga harus menyayangi dirimu sendiri. Kalau kau celaka, aku juga akan terluka." Roselia memegang kedua tangan Asteorope dan mendekapnya erat. Bibirnya menyonginkan senyuman manis yang membuat pria itu terpesona.


Asteorope terpana melihat gadis itu yang tadinya marah tiba-tiba saja berubah menjadi lembut, bahkan ia menangis. "Baiklah, mari kita saling menjaga...jadi kita sudah jadi teman kan?"


"Iya, tapi syarat ku tetap sama! Kau tidak boleh menghianatiku ataupun membunuhku, walau kau sangat marah padaku!" Roselia mengacungkan lima jarinya.


"Apa?" Asteorope terheran-heran melihat Roselia tiba-tiba mengacungkan ke lima jarinya ke atas.


"Hi-five!"


"Hi--five? Apa itu?"


Roselia mengangkat tangan Asteorope lalu dia menempelkan tangannya pada tangan yang berukuran lebih besar darinya itu. "Artinya tos, deal!"


Plakk!


"Oh...begitu ya?"


"Kita sudah sepakat berteman, jadi kau tidak boleh membunuhku!" Tunjuk Roselia pada wajah tampan itu.


Asteorope tersenyum, "Mana mungkin aku melakukan hal konyol seperti itu dengan menghabisi wanita yang aku sukai." gumamnya pelan.


"Ya? Kau bilang apa?"


"Hahaha...Jackie Chan." Sontak saja Roselia tertawa.


"Ferguso?" Asteorope menirukan ucapan Roselia tempo hari.


"Hahaha...bahkan nama Ferguso pun jadi trending disini. Benar-benar keren!" Roselia tertawa lagi mendengar Asteorope mengucapkan nama itu, karenanya nama itu jadi viral disini.


"Huh...walau kadang kau bicara sesuatu yang tidak bisa ku pahami, tapi itulah yang unik darimu." ucap Asteorope sambil memegang tangan Roselia dengan berani.


"Tuan..."


"As...panggil saja aku As."


"Baiklah, kau juga bisa panggil aku Rose."


"Aku lebih suka Lia." balasnya seraya tersenyum.


"Baiklah." Roselia setuju.


#End Flashback


Mereka saling melempar senyum mengingat masa-masa dulu. Kemudian acara pun di mulai, setalah semua tamu hadir ke sana.


Viona dan Javier juga datang bersama, mereka terlihat serasi dan membuat para wanita di istana itu patah hati karena mereka mengagumi Javier.


"Selamat adikku, akhirnya sebentar lagi aku akan mempunyai keponakan!" seru Javier seraya memberikan sebuah kotak hadiah kata Ariana, kotak itu berukuran kecil.


"Terima kasih kak!" sahut Ariana senang.


Syukurlah kau terlihat bahagia kakak.


"Terima kasih Javier." balas Asteorope sambil tersenyum.


"Oh ya, Yang Mulia Ratu...saya juga punya hadiah untuk anda." ucap Viona sambil menyerahkan sebuah kotak hadiah yang berukuran sedikit lebih besar dari kotak hadiah Javier.

__ADS_1


"Terima kasih putri Viona." kata Ariana dan Asteorope bersamaan.


"Kakak ipar Javier, putri Viona...aku tunggu kabar baik dari kalian segera!" kata Asteorope menyemangati Javier dan Viona agar segera menuju ke jenjang yang lebih serius.


"Maaf Yang Mulia Raja, tapi tuan Javier belum ada niat untuk menikahi saya dan hubungan kami belum--"


"Siapa yang bilang aku belum ada niat untuk menikahimu?" tanya Javier yang sontak saja membuat Viona terkejut.


Sementara Asteorope dan Ariana tersenyum, mereka melihat ada keseriusan pada diri Javier untuk segera meresmikan hubungannya dengan Viona.


"Jadi kau mau--"


"Aku mau menikah denganmu, itu pun kalau kau mau menikah denganku."


Deg!


Seketika jantung Viona berdebar kencang saat mendengar pernyataan Javier yang memang berniat serius padanya. Viona langsung menjawab ya dan secara tak langsung mereka sudah mengutarakan hubungan ke arah serius.


Pesta itu berlangsung meriah, merayakan kehamilan Ariana. Di tempat lain Stella juga sedang hamil, ia tidak jadi bercerai dengan Michael dan pria itu bertaubat ketika Stella berulang kalian menyelematkan dirinya dari bahaya.


Michael menyadari bahwa tidak ada yang akan mencintai dirinya sama seperti Stella mencintainya. Ia pun memutuskan belajar mencintai Stella.


****


Tak terasa waktu pun berlalu, kini ratu Albarca tengah menjalani persalinan anak pertamanya. Ditemani oleh Asteorope di sisinya.


"Ayo Yang Mulia! teruskan! Kepalanya sudah terlihat!" ujar si tabib yang membantu Ariana melahirkan.


"Kau pasti bisa sayang, aku ada disini..."


"Huhhh.... haaihhh...."


Sekuat tenaga, Ariana mengejan dan akhirnya bayi pertama mereka lahir ke dunia.Bayi itu berjenis kelamin laki-laki.


"Yang Mulia! Selamat, telah lahir seorang pangeran!" kata tabib itu sambil menyerahkan bayi yang sudah dibersihkan oleh tabib itu. Bayi yang mungil dan tampan. Dan kini berada digendongan Asteorope.


"Sayang, bayi kita sangat tampan...lihatlah dia mirip aku tapi matanya mirip denganmu."


"Kau benar Yang Mulia," jawab Ariana pada suaminya.


Pasangan suami istri itu bahagia dengan kelahiran anak pertama mereka. 5 menit kemudian, Ariana kembali mengejan dan itu adalah pertanda bahwa akan ada bayi yang lahir lagi. Ya, Ariana melahirkan bayi kembar.


"Ahhh!! SAKIT AS! Ini semua karenamu...As...sakit...."


Berbeda dengan lahiran bayi pertama, Ariana tampak kalem. Tapi saat lahiran bayi kedua, Ariana heboh, bahkan sampai menjambak Jambak rambut Asteorope dengan keras. Kepalanya terhitung kesana kemari.


"Ta-tahan sayang...aduh...."


Sepertinya anakku yang kedua ini kelak akan menindasku!


Tabib dan beberapa dayang yang membantu persalinan itu, menahan tawa dengan tingkah Ariana dan mencoba bersikap profesional.


"Owekkk..owekkk.."


"Bayinya perempuan, Yang Mulia! Selamat!"


Ariana dan Asteorope bahagia menyambut kehadiran bayi kembar mereka. Akhirnya mereka pun hidup bahagia selamanya.


...*****...


...The end ...


Hai Readers, Alhamdulillah novel ini sudah sampai pada penghujungnya ❤️❤️❤️😭 makasih banyak atas dukungan kalian selama ini, apalagi yang udah baca sampai akhir...


Mohon maaf bila banyak kekurangan dalam novel ini, ❤️❤️🤧 lope lope buat kalian yang udah ikutin kisah As Ariana sampai sekarang


Btw jangan lupa mampir ke novelku yang lain ya, Angel for the devil masih sepi....❤️❤️


Aku sebenernya ada rencana buat novel ini, tapi entah kapan release nya 😂


__ADS_1


__ADS_2