I Remember You

I Remember You
Aku dengannya (End)


__ADS_3

Matahari bersinar dikantor polisi,sudah 1 Minggu Chan Yun tak kunjung mau menjawab pertanyaan yg diminta jaksa.


"Sham.. dimana Sham?"tanya Nara mencari Sham kemejanya.


"Dia tdk kekantor polisi sudah beberapa hari!"Ucap Hanjun.


Nara berlari keluar dan berusaha menelpon Sham.


"Ayo...angkatlah..kenapa kau tdk mengangkat telpon ku!!"Nara benar benar panik.


"Hanjun apa Sham baik baik saja?"tanya Nara


"Aku liat sih begitu..aku tdk tau keadaannya sekarang!!"ucap Jayong.


Nara naik taksi dan kerumah kediaman Chan Yun.


"Kau siapa?"tanya bibi


"Aku ingin mencari Sham,apa dia ada dirumah?"tanya Nara.


Tiba tiba ada yg memeluk Nara dari belakang


"Kau mencariku?"tanya Sham


"Kenapa kau tdk mengangkat telpon ku?"Tanya Nara.


"Handphone ku dikantor polisi apa tdk ada yg mengangkat telponmu?"tanya Sham.


"Apa suamiku sudah mengakui perbuatannya selama ini?"tanya bibi.


"Belum..kami akam berusaha membuatnya mengaku dengan bukti yg ada!"ucap Nara.


...⚖️⚖️⚖️⚖️⚖️⚖️⚖️⚖️⚖️...


Pak Choi bengong dimejanya meminum coffee sedikit terus melirik ke meja berdebu milik pengacara min.


"Pak Choi..apa kau sudah membaca surat kabar yg membahas pengacara min?"Tanya pengacara lainnya.


"Ya..aku sudah dengar kabar itu!"ucap pak Choi.


Ingatan nya memutar saat bagaimana cerobohnya pengacara min melakukan penyelidikan namun hasilnya tetap memuaskan.


Bagaimana manjanya seorang pengacara muda, bodohnya membuat pak Choi selalu kena amarah pak song.


Kini sepi dan dari dulu sepi,Tdk terdengar lirihan kesakitan dari Yun bin, bagaimana dirinya menahan sakit ginjalnya kian hari makin ganas.


Sekarang tdk ada apa pun,sepi,tdk terdengar tangisannya lagi,sok pintarnya.


Semua sudah sepi tdk ada dirinya yg selalu cerewet di kantor maupun rumah.


"Pak song apa kau bisa bantu membersihkan nama baik pengacara min?"tanya pak Choi.


"Aku tdk tau,aku belum ada perintah aku tdk bisa membersihkan tanpa ijin!"Ucap pak song.


Dikantor polisi


Semua hilang kesabaran menunggu hasil dan jawaban dari Chan Yun.


"Aku yg melakukan segalanya,aku yg membunuh ayah Sham dan Yun bin Aku yg membunuh kekasih Geun min,aku yg menyuruh Geun min membunuh Yun bin,aku juga yg membunuh Geun min,aku juga yg menghancurkan nama baik pengacara Yun bin!"Jawab Chan Yun.


"Motifmu?"


"Aku benci saudaraku,dia selalu menghinaku Sampai akhir hayat nya,bahkan saat aku membunuhnya dia mengancam jika ajalnya ada ditangan putranya!"ucap chan Yun.


"Aku juga yg membunuh istrinya,aku membunuh mereka satu persatu!"

__ADS_1


"Aku tdk ingin Banding nanti,aku hanya minta periksa ginjalku,jika cocok berikan pada pengacara min!"Ucap Chan Yun


"Aku akan minta maaf padanya dengan cara itu,aku sudah menghancurkan masa kecilnya!"


1 bulan kemudian


Ruang dipenuhi orang orang yg datang untuk melayat,ada peti atas nama Chan Yun dan juga fotonya.


Ada istrinya yg ada di samping menyambut tamu yg hadir.


Sham datang dengan Nara,jayong,hyeu, dan juga Hanjun.


Bibi langsung menghampiri mereka"Bagaimana keadaan Yun bin?"


"Dia...dia..belum bangun..aku ingin dia tahu siapa yg memberinya 2 ginjal sekaligus!"ucap Sham yg melihat foto pamannya itu.


"Aku merasa tdk ada gunanya..aku sudah membenci Yun bin selama ini..karena appa!"Sham tdk bisa menahan air mata.


Nara memeluknya dengan kehangatan.


6 Bulan kemudian


Nara menggandeng tangan Sham dibawah pohon rindang.


"Nara!"gumam Sham


"Apa?"Tanya Nara


Sham memegang kedua pipi dari Nara


"Kau merindukanku?"tanya Sham


Nara mengangguk dan tersenyum


"Ya..kau meninggalkanku untuk menemani Yun bin saat itu,tapi aku cemburu sama sekali!"ucap Nara.


Sham mencium bibir Nara dan ********** dengan lembut.


Nara membalas ciuman itu


author be like:😒😒😒


DIRUMAH SAKIT


Seorang laki-laki duduk di bankarnya yg akan bersiap untuk pulang.


perasaannya campur aduk dia tetap ada rasa khawatir dengan profesinya sekarang.


"Tuan anda diberi ini oleh Hyung anda!"ucap perawat disana,memberi sebuah dokumen dan paper bag.


"hah.. Trimakasih!"Ucap Yun bin mengambil dokumen itu dan paperbag.


"Pakaian pengacara?!"Gumam Yun bin menaruh paperbagnya dan membuka dokumennya.


"Chan Yun min, hahhaha namaku berubah,huh..jinjja?apa aku mimpi?"ucap senang Yun min yg membuatnya tersenyum lebar,bahkan merasa orang paling bahagia.


Tuk


tuk


tuk


Suara sepatu digedung pengacara.


Semua orang melihat dilorong menunggu apa yg datang.

__ADS_1


Tampak kegilaan Yun min yg berlari dengan pakaian pengacara berlari kearah pak Choi.


Dan lompat ke pak Choi dan memeluk bahkan mencium pipi pak Choi.


"Heh gila kau gila!!!"Ucap pak Choi yg merasa malu.


Yun min turun dari gelayutan pak Choi dan tersenyum lebar dan merasa paling bahagia.


Yun min seperti anak kecil berlari keruangannya dan duduk layaknya pengacara lagi.


Mencium bau kertas yg banyak


"Akhhhhh!"Dramanya Yun min memegangi perutnya.


"Wae?wae?"pak Choi menghampiri jongkok didepan Yun min.


Yun min pura pura pingsan dipundak pak Choi.


"Min..min..kau kenapa..hiks..hihihi..min!!"ucap pak Choi panik.


Yun min seketika tertawa lebar mendengar pak Choi menangis untuknya.


"Hahahaha ahjussi kau kesepian tdk ada diriku?"ledek Yun min mencuil pipi pak Choi.


"Dasar..jangan membuatku takut begitu lagi!!!"ucap pak Choi memeluk Yun min.


"Pak Choi..!"


"hmm?apa?"tanya pak Choi


"katakan?kau tampak serius ada apa?"


"Aku lapar !"ucap Yun min dengan serius.


Pak Choi seketika tersenyum "aku kira masalah besar!"


"Ini masalah besar..cacing diperutku minta jatahnya untuk makan!"ucap Yun min


Beberapa bulan kemudian


"Argggg aku menjadi penyanyi diacaramu? tidak tidak..aku tdk mauuu hyungggg..!!"rengek Yun min diacara itu.


"Sudah sudah jangan dipaksa..biarkan!"ucap Sham diatas panggung


"Jadikan dia bartender sana!"ucap Sham


"Kakak ipar..bantu aku ya...bujuk suamimu ini..!!"rengek Yun min ke Nara.


"Ayolah !!!"Ucap Hanjun.


"Aishhh jangan bercanda aku tdk bisa menyanyi!!!"ucap Yun min,ngambek.


Sham menarik tangan Yun min seketika merapat ke tubuhnya.


"Kenapa jadi adegan Hollywood Hyung?"Gumam Yun min.


Mata Sham berkaca kaca melihat dongsaengnya masih hidup.


"Aku bersyukur aku bisa melihatmu dan bersamaku!"ucap Sham.


"Haaaaaa!!"Yun min lompat dan bergelayutan ke Sham diacara pernikahannya.


Pak Choi hanya memotret hal itu


"*Aku tdk mengira aku akan hidup masih selama ini,bersama hyungku,kakak iparku,dan juga ini kembali normal,pak Choi mungkin harus ekstra sabar bekerja denganku, hahahhahaha aku hanya bisa mengenang orang yg membuatku masih hidup,pamanku..aku akan terus mengenangnya sampai hayatku"

__ADS_1


...Tamat*...


__ADS_2