
Beberapa saat kemudian Zoey terlihat berada di dalam kamar mandi, sementara Rich tengah berada di ruangan pribadi miliknya yang masih berada di dalam kamar tersebut.
Ruangan itu Rich jadikan sebagai tempatnya untuk bekerja, mengecek semua email-email yang anak buahnya kirimkan padanya setiap satu pekan sekali. tak lama ia pun keluar dari ruangan tersebut setelah menyelesaikan semuanya.
Semerbak harum bunga lavender langsung menusuk indra penciumannya begitu ia baru saja membuka pintu, membuatnya tersenyum lebar, ia sudah bisa menebak jika harum itu berasal dari tubuh istrinya, memang siapa lagi. sebab Rich tahu istrinya itu sangat menyukai bunga lavender.
Zoey terlihat duduk di depan meja rias sedang memakai pelembab malam di seluruh wajahnya, malam ini Zoey sudah memakai pakaian tidurnya, yang sudah di siapkan oleh Rich.
Sebab Rich sudah tahu jika Zoey tidak mungkin akan memakai lingerie yang sebelumnya sudah terpajang rapi di dalam lemari pakaian, namun itu semua sudah ia pindahkan ke tempat yang lain, sebab ia berpikir jika suatu saat pakaian itu akan berguna untuknya. dan ini semua ulah siapa lagi jika bukan Mamanya yang sengaja merencanakan semua ini.
Rich tahu Mamanya sudah sangat lama menginginkan seorang cucu, hingga jalan perjodohan adalah jalan satu-satunya yang Mamanya pilih, agar keinginannya cepat terkabul.
Rich duduk di bibir ranjang terus menatap ke arah sang istri yang sudah terlihat begitu segar, namun sedetik kemudian ia mengernyit bingung, ia merasa seperti malam kemarin berada di dalam kamar ini.
"Sayang, apa kau kembali merasakan panas di dalam ruangan ini? dan juga aroma ini sama seperti kemarin malam, apa kau juga menciumnya? " tanyanya sambil mengusap peluh yang mulai terlihat di dahi dan juga lehernya.
Bukan hanya Rich yang merasakan, ternyata Zoey sudah lebih dulu merasakan dan juga mencium aroma yang entah aroma apa, namun ia memilih diam, Rich bisa melihat tetesan-tetesan keringat terlihat di tengkuk istrinya.
" Ya, kurasa." jawabnya datar, Zoey sudah sangat malas jika harus berdebat oleh suaminya itu, jadi mendengar panggilan tersebut, ia sudah tidak mempermasalahkannya lagi, percuma saja jika ia menolak, pria itu pasti tak akan menggubrisnya.
Rich semakin gelisah, ia merasa tidak tahan saat sesuatu di bawah sana sudah berdenyut. ****, kenapa rasa ini semakin menyiksaku?
Rich bangkit dari duduknya lalu berjalan masuk ke dalam kamar mandi, segera mengguyur tubuhnya dengan air dingin agar hawa panas yang ia rasakan di dalam tubuhnya akan cepat hilang. dan juga senjatanya yang sudah berdiri tegak sedari tadi itu bisa kembali tertidur.
Tak berapa lama ia sudah kembali ke dalam kamar dan melihat istrinya itu berjalan kesana kemari sambil mengusap peluh dengan tisu, Rich semakin frustasi melihat penampilan istrinya yang terlihat begitu seksi, membuatnya kembali bergairah dan si djordy kembali on.
" Sayang jangan memancingku! aku sungguh tidak bisa lagi menahannya." tuduh Rich sembari mendorong tubuh istrinya ke dinding, dan mengukungnya.
Zoey mengernyit bingung, tidak tahu apa yang sedang di katakan oleh pria yang sedang berusaha mencari kesempatan di saat mereka berdua sedang menahan sesuatu. " Kau_
"Sssttt,, aku tidak ingin mendengar ada penolakan dari mulut manismu ini, di saat kau sendiri juga tersiksa." sambil mengusap bibir Zoey dengan Ibu jarinya.
Tanpa menunggu balasan dari Zoey, Rich segera mendekati bibir istrinya, awalnya hanya kecupan hangat, namun semakin lama saat sudah merasakan rasa manis yang membuatnya candu, ia justru tidak ingin berhenti. mungkin juga karena naluri lelakinya menginginkan yang lebih, ia semakin memperdalam ciumannya, ******* dan menyesapnya dengan penuh gairah.
__ADS_1
" Eemmmpp," awalnya Zoey menolak terus mendorong dada Rich dengan tenaga yang ia miliki, namun ia sadar tenaganya tidak sebanding dengan tenaga pria. membuatnya pasrah, dan semakin kesini ciuman Rich semakin panas membuat Zoey akhirnya luluh dan perlahan membalas ciuman dari suaminya.
Mereka saling menyesap rasa, bertukar saliva hingga membuat keduanya terbakar oleh gairah masing-masing, tak hanya di bibir Rich melum*ti leher dan berakhir di lingkarang gundukan yang menyembul.
Ah sial, kenapa aku tidak bisa menolak segala sentuhan dari pria mesum ini, aku benar-benar sudah tidak waras! ada apa denganku? dan sayangnya sentuhan yang dia berikan justru membuatku menginginkan yang lebih dari ini.
" Kenapa aku merasa aroma ini yang membuatku bergairah sayang, apa kau juga merasakannya? " bisik Rich dengan suara beratnya, berusaha mati-matian menahan rasa sesak saat miliknya ingin segera di puaskan, Zoey sendiri yang juga tidak bisa mengendalikan gejolak dalam dirinya hanya bisa mengangguk pasrah.
Bahkan kedua tangan Rich sudah menjalar kemana-mana sedari tadi, hingga Zoey tidak sadar pakaian tidurnya sudah teronggok di lantai bawah, hingga keduanya sama-sama polos tanpa sehelai benang dan siapa lagi pelakunya jika bukan suami mesumnya itu.
"Aahh.." Rich tersenyum nakal saat Zoey tak mampu menahan kenakalannya, saat kini dua jarinya sedang keluar masuk di area favoritnya itu.
" Rich_
" Sayang! panggil aku sayang, " sela Rich masih terus dengan aktifitas di bawah sana.
Zoey menurut saja, sebab ia benar-benar merasakan tersiksa di bawah sana, " Sayang hentikan! aku tidak tahan lagi." tangannya bahkan terus berusaha menepis.
Namun ia merasa tak bertenaga, " Kau menginginkan apa sayang?" goda Rich masih ingin menyiksa istrinya sedikit lagi.
Tanpa menunggu lama lagi, Rich langsung mengangkat sebelah kaki Zoey dan melingkarkannya ke pinggangnya segera ia melesakkan si djordy ke dalam inti tubuh sang istri.
" Heump!" Zoey menahan napasnya begitu benda yang masih terasa asing untuk di terima oleh tubuhnya itu menerobos masuk.
" Aahh,, milikmu semakin sempit sayang, dan itu membuatku gil4." desah Rich begitu djordy miliknya sudah tertelan habis perlahan ia menggoyangkan pinggulnya maju mundur dan juga dengan gerakan memutar, hingga suara desah*n Zoey semakin menjadi.
"Uuuhhh." desah Zoey.
" Enak sayang, oouughhh, ini sungguh nikmat sayang." racaunya kembali, Rich benar-benar sangat menikmatinya, sebab ini adalah pengalaman pertama bagi keduanya bercint* dalam posisi berdiri seperti ini. hingga Rich akan mencoba segala macam gaya nantinya.
Zoey tak mampu berkata-kata lagi, bahkan matanya setengah terpejam dengan mulut menganga dan napas tersengal kala Rich terus menghujaminya, dan ia benar-benar merasa terhanyut dalam permainan yang di berikan oleh sang suami, hingga tak lama tubuhnya bergetar hebat saat merasakan ledakan yang begitu luar biasa.
" Kau hebat sayang, sekarang giliranku." Rich mengangkat tubuh Zoey yang melemas lalu merebahkannya di tepi ranjang, sementara dirinya berdiri dan membawa kedua kaki Zoey meletakkannya di kedua bahunya, tanpa mencabut si djordy dari sana.
__ADS_1
" Aaahhh, ini lebih nikmat sayang." Rich terus menggoyangkan pinggulnya maju mundur, dan saat ia merasa gelombang itu hampir sampai, ia meletakkan kaki Zoey ke bawah, ia memegang pinggul sang istri, meremasnya gemas, hingga ledakan itu tiba.
"Aaaarrrgghhh." pekik Rich sambil mendongak, merasakan miliknya berkedut-kedut di dalam sana saat memuntahkan cairan cintanya ke dalam rahim sang istri, dan berharap segera menjadi kecembah benihnya.
Beberapa saat kemudian Rich sedang berbaring sambil memeluk erat sang istri ia tiba-tiba teringat sesuatu, ia pun beringsut bangun dan langsung berdiri tanpa memakai apapun.
" Astaga, apa yang Mama lakukan ini?!" Rich mengambil benda elektrik yang masih menyala itu dari balik nakas samping tempat tidur.
Bukannya ia tidak tahu benda apa yang tengah ia pegang, namun ia merasa aneh dengan kelakuan sang Mama yang membuatnya pening.
" Pantas saja dari kemarin begitu panas disini dan gairahku juga langsung meningkat hanya melihat pa*a istriku, ternyata benda beraroma sial4n ini." gerutunya begitu pelan, sebab ia tidak ingin mengganggu istrinya yang sudah terlelap.
.Benda apa itu?
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
.
.
.
.
.
.
.
.
.tbc
__ADS_1
Terima kasih yang sudah mampir baca, jangan lupa kasih like, komen dan hadiahnya yaa..🌷🌷🌷🌷
Maaf kalau masih banyak typo dimana-mana.