I Remember You

I Remember You
Hyung...


__ADS_3

Kebodohan apa lagi yg bakal Yun bin lakukan dia meminum Soju sambil berjalan pulang.


Tangan kirinya membawa botol Soju dan tabgan kanannya menahan sakit diletak ginjalnya.


Air matanya tdk berhenti nya turun dia terduduk disofanya dan menangis Karna pinggangnya bagian bawah tulang rusuk sangat sakit.


"ahh..sakit sekali..!"lirihnya.


Hidupnya banyak cobaan yg mendatangi nya.


Pak Choi pun pulang semua kabar dijalan memberi berita tentang Yun bin.


"Kenapa dunia kejam sekejam ini?"batin pak Choi.


"Yun sudah makan?"batin pak Choi.


Pak Choi pun membeli makanan untuk Yun bin.


Tulilulit"suara pin pintu


Pak Choi masuk dan melihat Yun bin ke toilet.


"min..Min..min shio!"kejar pak Choi menaruh makanan nya.


Pak Choi memijat tekuk Yun bin supaya dia mudah mengeluarkan isi perutnya.


"huuuuk..uhuk ....hwoekk..!"Yun bin seketika lemas duduk dilantai.


"min..min..min..ayo bangun..ayo..jangan begini ayo kita bangun"Ajak pak Choi.


"Pulanglah aku ingin sendiri!"ucap yunbin dengan tatapan kosong.


"TDK aku tdk akan pulang malam ini kau akan macam macam malam ini jika kau sendiri!"ucap pak Choi.


Pak Choi memampah Yun bin ke ranjang nya.


"Aku bawa makanan kau juga harus makan,jangan minum terus!"


"Aku tdk ada nafsu makan !"ucapyun bin


"Makanlah sedikit,kau tdk minum obat?"tanya pak Choi.


Yun bin memalingkan wajah dan menggeleng


"Kau tdk menebus obat lagi?"Tanya pak Choi.


Yun bin hanya diam tdk menjawab apa apa.


"Jika kau tdk ingin jawab ya sudah kau lepas Jasmu itu!"ucap pak Choi.


Yun bin melepaskan dan menaruh disampingnya.


"Sekarang tidurlah!"ucap pak Choi menyelimuti Yun bin dan membawa jasnya keluar.


Yun bin tertidur karna lelah untuk kecewa seharian.


Pak Choi seperti malaikat yg turun untuk ditakdirkan menemani Yun bin sekarang.


"Aku percaya bukan dia pembunuh dari ayahnya!"Ucap batin pak Choi duduk dimeja masih setia membawa jas hitam milik Yun bin.


Pak Choi makan kimchi yg baru saja dia bawa, mulutnya tiba tiba berhenti mengunyah saat merasa ada sesuatu dijas milik Yun bin.


"Apa ini?"menelan kasar makanannya.


Pak Choi mengambilnya dan membuka baru saja hampir dia membuka seseorang telah merebutnya dari tangannya,tangan itu milik Yun bin.


"Min..kau bangun"gumam pak Choi.


Yun bin meremas kertas itu dan berjalan kedapur untuk mencari air minum.

__ADS_1


"Min makanlah sedikit!"ucap pak Choi.


Yun pun duduk dan makan kimchi dan nasi yg disiapkan pak Choi.


"Kau masih muda..ayolah..buktikan kedunia kau tdk bersalah!"ucap pak Choi.


"Percuma jika hyungku tdk percaya!"ucap Yun bin menyantap makanan nya.


"Kau harus buktikan dulu "Ucap pak Choi.


"Aku tdk mengerti apa apa 12 tahun yg lalu aku tak ingin mengungkitnya lagi,aku menghargai ayahku,jadi biarkan saja!"ucap Yun bin.


"Terserah padamu!"ucap pak Choi.


Tiba tiba Yun bin berhenti mengunyah dan menelan kasar makanannya.


"Kenapa?"Tanya pak Choi.


"Tdk!!"ucapnya meminum air disampingnya.


"Aku akan tidur!"Ucap Yun bin pergi ke kamarnya.


Pak Choi bengong menatap kosong


"Aku melihat itu hasil rumah sakit aku melihat jelas bahwa itu hasil rumah sakit"Batin pak Choi.


Pak Choi bergegas kerumah sakit yg tertulis disurat itu tadi.


Sampainya dirumah sakit pak Choi menemui dokter yg sama.


"Saya dengar anda memeriksa nama pasien atas nama Chan Yun bin hari ini!"Ucap pak choi.


"Iya saya memeriksa nya"Meneliti kertas pasiennya hari ini.


"Hmm iya saya yg memeriksanya"ucap sang dokter.


"Ada apa dengannya?"Tanya pak Choi to the point.


"Saya hyungnya!"ucap pak Choi.


Dokter memberi salinan hasil pemeriksaannya pada pak Choi.


Pak Choi membaca sambil berjalan keluar dari ruangan dokter itu.


Sampai dirumah Yun Pak Choi langsung kembali ke kamar Yun bin.


Terlihat Yun bin masih bersandar di handboard tempat tidurnya memejamkan matanya.


Pak Choi membuka obat yg cukup banyak dan tiba tiba membuka paksa mulut Yun bin dengan air mata yg masih mengalir Dimata pak Choi.


"hmm!"Yun bin kaget.


"Ayo telan!"Ucap pak choi memberi Air minum dari botol.


"Uhuk..uhuk..!"


"Aku sudah menebus obatmu dirumah sakit minumlah yg rutin!"ucap pak Choi.


Yun bin terlihat wajah kesal saat tangannya diberi tablet yg banyak.


Yun bin membuang obat itu kesamping kasurnya.


"Jangan bersikap seperti ini padaku aku tdk suka kau bersikap seperti ini!"Bentak Yun Bin sambil menangis.


"Aku tdk perlu dirimu,aku rindu hyungku..aku rindu hyungku..hiks..hiks..hiiihiii"Histeris Yun bin.


Pak Choi memeluk badan Yun bin


"Aku menganggapmu sebagai dongsaengku!"ucap pak Choi.

__ADS_1


Yun bin menangis dipelukan pak Choi,Yun bin tdk memeluk pak Choi dia berusaha memberontak.


Paginya


Pak Choi bangun dan sudah melihat Yun bin bersandar diheadboard.


"Pak Choi pulanglah!"ucap Yun bin dengan wajah datar.


"Kau mengusirku?"tanya pak Choi


"ya..!"jawabnya.


"Baiklah aku akan pergi, ingatlah minum obatmu !"ucap pak Choi.


"Dan juga.. berhenti mengunjungiku!"Ucap Yun bin.


Pak Choi menatap wajah Yun bin yg terlihat hanya ada bekas air mata.


"Tdk aku tdk akan berhenti mengunjungimu!"ucap pak Choi.


"Aku yg akan pergi jika kau terus mengunjungiku!"ucap Yun bin.


"Dimana kau bekerja sekarang?"Tanya pak Choi.


"Bukan urusanmu!"ucap Yun bin.


Dikota yg besar sekarang seorang pengacara min sekarang sebagai pekerja dikedai kecil jjangmyeon.


"Ajumma..aku sudah datang!"ucap Yun bin.


"Heyy kau sangat pagi datangnya..!"ucap bibi Jung.


Yun bin hanya tersenyum.


Sham pun bekerja ke kantor polisi dan terlihat pamannya lagi datang kekantor.


"Paman ada apa?"tanya Sham.


"Ahh tdk aku hanya ingin mengajakmu makan siang nanti,paman yg traktir jjangmyeon kau mau?"tanya paman Chan Yun.


"Hmm baiklah!"ucap sham dengan datar.


"Hey paman apa aku boleh ikut?"tanya Hanjun.


"ohh ajaklah temanmu lagi aku yg traktir,aku merayakan kegembiraan!"ucap paman.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Yun bin bekerja sangat keras sebagai karyawan satu satunya.


"Min..kamu istirahat lah sebentar kau dari pagi belum istirahat!"ucap bibi Jung.


Hanya dibalas senyum oleh Yun bin.


"Ini hampir siang nanti juga sepi!"jawab Yun bin.


"Aishh kau ini!"ucap bibi Jung merapikan meja.


Matahari sudah naik keadaan sudah mulai sepi.


"hahahhahaha tumben banget kita ditraktir!"ucap beberapa orang dari luar toko.


Yun bin masih istirahat karna kepalanya pusing.


"Yun..kau tdk papa?"tanya bibi Jung.


"hmm tdk..aku hanya duduk!"ucap bohong Yun bin.


Bibi Jung menerima pesanan dari meja yg duduki Chan Yun dan 5 partner makannya.

__ADS_1


Yun bin mendorong trolli untuk mengantar makan.


Mata jayong dan Hanjun serta Sham terbelalak saat yg menghidangkan ialah Yun bin.


__ADS_2