I Remember You

I Remember You
She's Pregnant


__ADS_3

Dan setelah acara pertemuan di antara keduanya, kini Zoey memilih ikut pergi bersama Leo, tanpa memikirkan suaminya yang saat ini sedang kalang kabut mencari keberadaan dirinya.


Meski keputusannya ini adalah suatu kesalahan yang besar, namun semua tertutupi oleh rasa bahagianya yang mendominasi di bandingkan merasa bersalah pada suami juga kedua keluarganya.


Zoey sangat bahagia sekali sudah bertemu dengan pria yang sifat dan sikapnya sangat mirip dengan Leo-nya dulu, dugaannya kali ini tidak meleset, Leo sudah membuktikannya berkali-kali dalam beberapa hari saja bisa membuat Zoey yakin bahwa ia adalah memang benar Leo.


Pagi hari Zoey baru saja terjaga dari tidur panjangnya. saat ini ia tinggal di sebuah Mansion besar milik Leo yang jaraknya cukup jauh dari Villa yang ia dan Richard tempati.


Zoey merasa tubuhnya tidak sedang baik-baik saja pagi ini, terlebih kepalanya yang terasa begitu pening dan juga perutnya yang terasa di aduk-aduk di dalam sana.


Saat perutnya semakin bergejolak, ia pun berlari dan masuk ke dalam kamar mandi dan segera memuntahkan segala isi makanan yang ia makan semalam, membuatnya lemas seketika.


" Becca, sayang kau baik-baik saja?" Leo berlari panik begitu mendengar suara orang-orang muntah-muntah saat dirinya baru saja masuk ke dalam kamar yang di tempati Zoey.


Mereka memang tidur di kamar terpisah, Zoey sendiri juga tidak akan mungkin mau tidur dengan pria lain sementara dirinya masih status istri orang.


Leo bersedia mengurus semuanya, segala sesuatu yang di butuhkan Zoey agar bisa bercerai dari suaminya, tetapi nanti saat mereka nanti sudah kembali ke negara mereka. sungguh membuat Zoey sedikit tersentuh dengan kesungguhan pria itu.


Zoey semakin yakin jika pria ini adalah Leonya, mengingat banyak sekali kemiripan Leo yang ada di dalam diri pria ini. apalagi Zoey juga tidak menginginkan pernikahannya bersama Richard yang ternyata seorang penipu handal.


Masalah ia memiliki hutang kepada Richard yang saat itu menolong Pamannya, Leo berusaha akan membantunya untuk mengembalikan semua uang yang Pamannya gunakan saat itu.


Membuat Zoey merasa lega, mendengar ketulusan dari Leo, pria itu semakin membuatnya yakin. dan Zoey yakin keputusannya untuk segera bercerai dari Richard adalah yang terbaik.


Zoey menggeleng lemah, sambil mengusap sisa air muntahan dengan tisu, lalu ia menoleh menatap pria yang raut wajahnya tampak panik, " Aku tidak apa-apa. mungkin hanya masuk angin saja." lirih Zoey yang akan melangkah keluar.


Leo tampak masih khawatir, tidak ingin terjadi sesuatu pada wanita yang ia cintai itu." Kau yakin? sebaiknya kita ke rumah sakit sekarang!" ajak Leo mantap dan akan melangkah keluar kamar untuk memanggil asistennya.

__ADS_1


Namun lengannya di cekal oleh Ziey, membuatnya terhenti dan menatap wanita itu." Jangan! nanti jika Rich menemukanku bagaimana?" tanya Zoey merasa takut jika sampai suaminya berhasil menemukannya.


" Persetan dengannya! kesehatanmu jauh lebih penting dari pria bajing4n itu. ayo kita ke rumah sakit sekarang!" ajak Leo kembali, walau Zoey sudah menolaknya.


Leo berjalan keluar kamar dengan tergesa, tanpa menghiraukan panggilan dari Zoey, ia bahkan tidak memikirkan resikonya. beberapa saat kemudian Leo kembali, ia mengalah setelah di beritahu oleh asistennya yang memang pada kenyataannya beberapa orang dari pihak berwajib dan juga orang suruhan Richard masih berkeliaran di luar sana untuk mencari keberadaan Zoey hingga detik ini.


" Si4l." umpatnya sambil berjalan masuk ke dalam kamar Zoey, dan melihat wanita itu sudah kembali terbaring di atas ranjang empuknya dengan wajah yang sedikit pucat.


Tak begitu lama seorang Dokter masuk ke dalam kamar Zoey, untuk memeriksa keadaannya. dan ya pada akhirnya Leo memanggil seorang Dokter pribadi daripada ia harus kembali kehilangan wanita itu kembali.


Bukannya Leo takut dengan seorang Richard, sama sekali tidak! pria itu bahkan tidak sebanding dengan dirinya, ia yang memang seusia dengan Rich sudah bisa memimpin perusahaan besar miliknya sendiri.


Tentu saja perusahaan milik keluarganya yang turun temurun, perusahaan miliknya bahkan lebih unggul satu poin dari perusahaan milik keluarga Richard Taro, berkat usaha dan kerja kerasnya tentunya yang membuat perusahaannya melambung tinggi.


" how is my wife doc? is he okay?" tanya Leo tidak sabar, ia tidak ingin terjadi sesuatu pada Zoey.


Degh!!


Zoey langsung terkejut saat mendengar penjelasan dari Dokter, bagaimana bisa dia hamil? sementara selama ini dia bahkan tidak melupakan satu hari pun tanpa meminum pil pencegah kehamilan itu, tapi itulah kenyataan yang ia dengar saat ini. bahkan ia melupakan ucapan Leo yang menganggap dirinya adalah istrinya.


Bukan hanya Zoey, ternyata Leo pun tak kalah terkejutnya, ia bahkan menatap Zoey tidak percaya. " She's pregnant Doc? did the doctor really check everything? ( Dia hamil Dok? apakah dokter benar-benar memeriksa semuanya? )" tanyanya masih tidak percaya.


" Right Doc, how can I get pregnant? when I take birth control pills. ( Benar Dok, bagaimana saya bisa hamil? ketika saya minum pil KB.)" timpal Zoey kemudian.


Sang Dokter nampak kebingungan menatap Zoey dan juga Leo bergantian yang sangat terlihat jika keduanya tidak menginginkan kabar gembira ini.


Seakan paham apa yang tengah di pikirkan oleh sang Dokter, Leo kembali berbicara untuk mencairkan suasana yang sedikit tegang ini.

__ADS_1


" Sorry Doc, we just wanted to postpone it. still want to enjoy our honeymoon here, but if there really is a fetus in my wife's womb, I feel very happy. ( Maaf Dok, kami hanya ingin menundanya. masih ingin menikmati bulan madu kita disini, tapi jika memang benar ada janin dalam kandungan istriku, aku merasa sangat bahagia.)" seketika raut wajah sang Dokter berubah saat mendengar penjelasan dari Leo, ia langsung tersenyum.


" Like I said, better take her to the obgyn. may i see the pill you are taking madam? ( Seperti yang saya katakan, lebih baik bawa dia ke obgyn. bolehkah saya melihat pil yang anda minum nyonya?)" pinta sang Dokter menatap ke arah Zoey, begitu pun juga dengan Leo.


Zoey langsung menggeleng lemah sebab pil itu tertinggal di dalam tas kecil miliknya. " Sorry Doc, the pills are out of stock, I plan to buy them back later. ( Maaf Dok, pilnya habis, saya berencana untuk membelinya kembali nanti.)" dustanya, ia tidak mungkinkan mengatakan yang sejujurnya.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


.


.


.


.


.


.


.tbc


Terima kasih yang sudah mampir baca, jangan lupa kasih like, komen dan hadiahnya yaa..🌷🌷🌷🌷


Maaf kalau masih banyak typo dimana-mana.

__ADS_1


__ADS_2