
Akhirnya setelah menempuh perjalanan beberapa jam dan juga transit mereka sudah tiba di negara Indo tepatnya di pulau terakhir mereka singgahi sebelumnya.
" Wah Dad, disini indah sekali." takjub Mike dengan pemandangan indah disana, saat ini mereka tengah berada di dalam sebuah taksi menuju ke salah satu hotel besar yang dimana akan di selenggarakannya acara dari Lucas sahabatnya itu, dan mereka memilih untuk menginap sekalian disana, daripada harus mencari tempat lain yang jauh lagi.
" Tentu saja Son, bagaimana? apa kau menyukai tempat ini?" tanya Rich yang tengah memeluk mesra pinggang sang istri.
" Sangat suka Dad, apa kita akan tinggal lama disini?" tanya Mike begitu terlihat sangat antusias.
" No Buddy, kita hanya beberapa hari tinggal disini, tempat tinggal kita tetap di negara asal kita." jelasnya, agar sang putra mengerti.
" Kenapa tidak tinggal disini saja Dad?" tanyanya kembali.
" Tidak bisa Son! Sebab kita bukanlah penduduk asli negara sini, jadi kita harus kembali jika sudah pada waktunya, apa kau sudah mengerti?"
Mike mengangguk paham." Baiklah Dad!"
Lalu Rich menoleh ke samping, istrinya itu sedari tadi hanya diam saja, membuatnya penasaran." Sayang ada apa?" bisiknya lembut sembari mengecup pipi yang dekat dengan telinga Zoey.
" Iissh, lihat tempat dong! kita sedang ada dimana? tuh lihat ada orang di depan!" desis Zoey pekan sembari memukul pelan lengan suaminya yang mesum itu.
Bukannya marah Rich justru tersenyum bahagia melihat istrinya kembali kesal, sedikit ia bisa merasakan kenapa sang istri diam, mungkin wanita itu sedang memikirkan kejadian beberapa tahun yang lalu saat mereka sedang honeymoon di pulau ini. Membuatnya menghela nafas panjang.
Tak begitu lama mobil yang mereka tumpangi pun berhenti tepat di depan lobby hotel, ketiganya langsung turun setelah membayar tagihan dan juga tidak lupa mengucapkan terima kasih pada sang supir.
" Sebentar Dad akan cek in, kalian tunggu dan duduk di sofa itu ya." titah Rich kepada anak dan istrinya, yang di jawab dengan anggukan. Sedangkan dirinya berjalan menuju ke depan beberapa Resepsionis untuk memesan satu kamar yang luas untuk mereka tempati.
Setelah membayar dan mendapatkan kuncinya, Rich segera mengajak anak istrinya menuju ke lantai dimana unit kamarnya berada sembari mendorong dua koper milik mereka.
*
Setelah beberapa jam istirahat Rich menyuruh istri dan putranya itu untuk makan malam yang sudah ia pesankan sebelum ia turun ke bawah menuju dimana acara sahabatnya itu di selenggarakan.
Acara mewah yang di selenggarakan di Sol Kuta Bali malam ini bukan hanya acara peluncuran produk terbaru tetapi ternyata juga acara lamaran dari sahabatnya.
Dari kejauhan Rich sudah melihat keempat pria tampan yang sedang duduk bersama, siapa lagi jika bukan para sahabatnya yang sudah lama sekali tidak bertemu.
" Hi, long time no see All." serunya menarik salah satu kursi di samping sahabatnya Bryan.
__ADS_1
" Ck." Terdengar Bryan berdecak kesal pada Rich yang mengganggu kosentrasinya barusan. " Kau datang di waktu yang tidak tepat Dude memang kita semua sedang reunian apa!" sargahnya sedikit ngegas, dan dengan cepat pandangan sahabatnya itu kembali menatap sekeliling, Rich pun ikut melihat ke arah pandang Bryan namun tidak menemukan siapa-siapa yang mungkin mereka kenal.
" Dimana Lucas?" tanya si Kyle pada mereka semua yang memilih duduk bersama Felix dan Andrew tapi tak melihat sang empu acara malam ini.
"Entahlah, aku bukan emaknya." balas Bryan dingin, yang membuat semuanya tertawa geli.
Setelah celingukan kesana kemari entah apa yang sedang di cari oleh pria dingin itu, saat ini Bryan justru tengah tersenyum sendiri membuat Richard, Kyle, Andrew dan juga Felix saling berpandangan menatap seorang Bryan sedang tersenyum datar seolah bertanya 'ada apa dengannya?'.
Bryan kembali menatap para sahabatnya yang ternyata mereka semua tengah menatapnya curiga. "Kenapa? Ada apa dengan kalian semua!!" serunya mencoba tampak biasa sedangkan otaknya tidak pada tempatnya saat ini.
Seketika suara tawa renyah yang terdengar meledek itu dari para sahabatnya, di saat bersamaan juga suara musik kencang Dj memulai memainkan alat musiknya.
Sepertinya para sesepuh dari mereka sudah melarikan diri bersama pasangannya, setelah mendengar suara yang cukup membuat gendang telinga orang seakan akan pecah mendengarnya.
" Jadi bagaimana? kau sudah bertemu kembali dengannya?" tanya Rich pada Bryan, sementara Kyle dan Andrew entah sedang membicarakan hal apa, Sedangkan Felix hanya sibuk dengan gawainya. Walaupun begitu pria itu selalu memasang telinganya baik-baik walau sedang terfokus pada pekerjaan, itulah yang membuat seorang Bryan sangat percaya penuh pada asistennya itu.
" Sudah! Dan barusan sepertinya dia ada disini juga, tapi entah kemana perginya tadi!" jawab Bryan yang kembali menatap kesekelilingnya.
" Jadi yang tadi itu_
" Baiklah, aku hanya bisa mendoakan yang terbaik untukmu Dude, semoga kau dan dia bisa bersama kembali." ujar Rich menepuk pundah Bryan, ia mendoakannya dengan sungguh-sungguh. Rich sangat tahu bagaimana perjalanan cinta Bryan terhadap kekasihnya yang dulu menghilang tanpa ada kabar, dan semoga setelah ini, semuanya bisa merasakan kebahagiaan yang sama seperti dirinya.
" Thanks Bro, aku pun inginnya seperti itu. Well, dimana kau tinggalkan anak dan istrimu?" tanya Bryan mengalihkan pembicaraan mereka.
" Di kamar atas, kasihan jika di ajak kemari, kau lihat sendiri dimana-dimana banyak orang mabuk, belum lagi bau alkohol, tembakau, aku tidak ingin anak dan istriku yang tengah hamil itu tercemari udara disini, lebih baik diatas saja lebih aman!" Bryan mengangguk mengerti.
" Kalian berdua sedang membicarakan tenyang apa?" tanya Kyle yang tidak paham dengan apa yang Rich dan Bryan bahas. Yang memang hanya dia seorang satunya-satunya orang yang tidak bisa berbahasa Indo disitu.
" Kami? Sedang membicarakan perempuan yang sedang kalian bahas itu!" jawab Bryan telak, yang membuat ketiganya kembali tertawa. Sungguh Kyle terlihat bodoh sekali saat ini di ledek oleh para sahabatnya.
" Kalian lihat! Aku akan belajar bahasa kalian, lihat saja nanti!" desis Kyle setengah mengancam. Bukannya mereda, tawa itu semakin keras saja.
Namun tiba-tiba tawa mereka terhenti di saat mereka semua melihat langkah gontai dari sang empu acara yang menghampiri meja mereka.
"Kau kenapa terlihat tidak bersemangat begitu?" Tegur Andrew yang lain pun ikut memasang telinga untuk mendengar apa yang sedang terjadi pada Lucas yang terlihat menyedihkan seperti mayat hidup berjalan.
Felix pun langsung menarik kursi kosong di sebelahnya, Lucas segera duduk dan memanggil pelayan meminta sebotol minuman yang kadar alkoholnya tinggi.
__ADS_1
.
Hening di meja panjang itu, para sahabat masih saja menatap heran, menunggu sang empu acara menikmati seteguk demi seteguk sudah hampir dua botol Lucas meminumnya seorang diri.
Merasa bahwa sahabatnya sedang tidak baik baik saja, Bryan merampas cepat botol yang di genggam oleh Lucas.
"Shiitt," sambil mengumpat Lucas berusaha merebut kembali botolnya tapi di karenakan pandangannya yang sudah tak fokus, membuat Bryan dengan cepat sudah menyingkirkannya.
"Ada apa denganmu, minuman itu tidak akan bisa menyelesaikan masalahmu Dude," seru Bryan tak senang bila Lucas mengambil tindakan yang bodoh.
"Damn F*cking you!" Umpat Lucas keras setengah melotot pada Bryan tapi efek dari minuman itu membuat kepalanya sakit berputar putar,dan menjatuhkan kepalanya di atas meja hingga tak sadarkan diri. Bryan segera memanggil anak buah Lucas untuk mengantarkan bos gil4 mereka itu untuk kembali ke rumahnya.
" Sepertinya ada yang tidak beres dengan Lucas?" tanya Bryan menatap kepergian Lucas yang di bawa pulang oleh bawahannya.
" Ya sepertinya begitu. Dan aku harus kembali ke atas, kasihan mereka sudah lama aku tinggal." pamit Rich yang merasa tidak tenang pada istri dan putranya, padahal mereka baik-baik saja.
" Baiklah aku mengerti, jangan lupa besok besok pagi. Aku juga harus kembali ke Apart setelah ini." sahut Bryan yang juga bangkit dari duduknya di ikuti Felix kemudian.
Setelah berpamitan pada Kyle dan Andrew, ketiganya berjalan keluar area, Rich berjalan ke arah lift, sedangkan Bryan dan Felix berjalan keluar hotel menuju ke parkiran dimana mobilnya terparkir disana.
.
.
.
.
.
.
.tbc
Terima kasih yang sudah mampir baca, jangan lupa kasih like, komen dan hadiahnya yaa..🌷🌷🌷🌷
Maaf kalau masih banyak typo dimana-mana.
__ADS_1