
kantor polisi
geum min yg masih mendekam di penjara hanya tersenyum puas saat tau dia dijaga oleh Sham.
Sham sendiri juga tau geum min ini siapa,geum min ingin melihat Sham menderita dengan cara menyakiti orang yg dia sayangi.
DIKANTOR PENGADILAN.
Yun bin pun kembali kemejanya menyiapkan bukti bukti yg telah dia kumpulkan dengan detektif.
"Pak Choi ayo ikut aku!"ucap Yun bin.
Pak Choi jadi kesal sendiri karna Yun bin terus bolak balik ke TKP.
"min shiii ayolah istirahat sebentar!"ucap pak Choi.
"ayo pak Choi...cepat...aku akan melakukan persidangan 2 hari lagi!"rengek Yun bin.
"hah jika saja kau bukan pengacara sudah aku pukul kau!"gumam pak Choi,karna kesal.
"aku tdk minta bantuan polisi jadi pak Choi mencari denganku!"ucap Yun bin.
"min shii kenapa kau begini...!!"malah pak Choi merengek.
"ayolah pak Choi!"ucap Yun bin menarik tangan pak Choi.
Dirumah geum min.
"alasan dia mencuri karna kebutuhan hidupnya,dia mencuri karna hidup !"kata yg selalu diucapkan Yun bin.
Pak Choi sudah menyelidiki kesana kemari dan Yun bin hanya duduk sambil bersenandung.
"min shii kau....!"marah kesal pak Choi.
Yun bin tersenyum mampu membuat pak Choi memalingkan wajahnya.
Yun bin menyelidiki berkas berkas yg dia bawa.
Keesokan nya.
Yun bin memakan ramyeon pagi pagi dirumahnya.
"dasar Yun bin apa kau akan selalu makan ramyeon?"ucapnya untuk diri sendiri.
"menderita sekali hidupmu!"gumamnya.
Setelah mengatakan itu Yun bin tetap memakan ramyeonnya.
"hmm udah telat!"panik Yun bin buru buru berlari dengan cepat menuju halte bis.
"uhhh untung aku tdk terlambat!"gumam Yun bin.
Selama perjalanan Yun bin sadar jika didepannya itu ialah hyungnya,Sham bin.
Namun Sham bin tdk sadar akan hal itu dia sibuk dengan telpon.
"semua orang aku sayangi..!"ucap Sham bin.
"kau harus bilang satu orang yg tdk kau sayangi!"ucap Kim Nara, ditelpon.
"apa itu harus?"tanya Sham.
"ya harus kau sudah kalah menjawab tantangan truth or dare"
"seorang pengacara yg membunuh appaku!"ucap Sham bin.
Yun bin seketika menurunkan senyum nya saat hyungnya membenci dirinya dan menyalahkan kematian ayahnya.
"huhh kenapa juga aku ditanya tentang hal begitu,dia mati juga aku tdk peduli!"gumam Sham bin.
"Dia tdk khawatir sedikit pun!"batin Yun bin.
Tittt"tombol turun.
sampainya dikantor
__ADS_1
Yun bin malah bengong berjalan ke ruangannya.
"pengacara min!"panggil seorang.
Yun bin menoleh ke belakang
"wae?"
"ahh tdk..saya memberi tugas mengurus tentang anak kecil yg terkena kdrt!"ucap pengacara song.
"hmm baiklah!"ucap Yun bin menerima tugas itu.
"semua bukti sudah ada hanya perlu sidang nanti,3 hari lagi!"ucap pengacara song.
"baiklah aku akan melaksanakan dengan baik!" ucap Yun bin dengan senyum dan membungkuk untuk ijin pergi.
Yun bin membawa sambil berjalan
"min shii anda menerima berkas lagi?"ucap pak Choi kecewa.
"hmm iya kenapa?"tanya Yun bin tanpa dosa
"bukti sudah ada semua jadi tenanglah aku tdk akan merepotkan ahjussi!"ucap Yun bin segera berlalu pergi.
"ahjussi?dia memanggilku ahjussi?dasar kurang ajar!"gumam pak Choi masuk mengejar Yun bin.
"pembela pihak anak kecil yg kena kdrt sudah dialih tugaskan!"ucap Kim bum.
"ke siapa?"tanya Hanjun.
"ke pengacara min!"ucap Kim bum.
"wahhh jayong dongsaeng kita bakal kita tonton dipengadilan saat itu !"ucap Hanjun.
"hey kita bakal melihat pengadila Geun min,dia pembelanya"ucap jayong.
Geum min mengawasi gerak gerik Sham bin dia mempunyai Telpon rahasia yg tdk bisa dilacak.
"Sham bin...orang tersayang mu bakal mati besok!"ucap seseorang.
"satu persatu...atau aku incar dia saja..jika dia mati kau akan kesepian!"ucapnya.
langsung telpon terputus .
"heh jawab kau siapa!!!!"bentak Sham bin.
"Sham ...ada apa?"tanya Kim Nara
"tdk tdk papa besok kalian jangan ada yg sendiri besok dengar ucapan ku ini!"ucap Sham.
"ada apa????"tanya hyeu.
"ada ancaman salah satu orang yg disayang bakal mati besok !"ucap Sham.
"kau menyayangi kami? wahhh!"kagum jayong.
"heh jayong ini serius jangan bercanda!!"ucap Hanjun.
"ya baiklah aku serius !"ucap jayong.
Dikantor
"(menarik nafas)arghhhhhhhh"triak Yun bin.
"wae wae?"kaget pak Choi bangun dari tidurnya.
"petisinya banyak!"ucap datar Yun bin yg seketika bersikap profesional.
"Ahhh!"gumam pak Choi melanjutkan tidurnya.
Wajah Yun bin cemberut lagi dan menirukan orang menangis.
"aku harus pulang larut..."batinnya.
Malam harinya
__ADS_1
"bwaaaa!"triak seseorang dari pintunya.
Yun bin tdk kaget hanya menatap heran
"wae?"tanya nya.
"kau tdk kaget?"tanya pengacara song.
Yun bin menggeleng kepalanya, dan tersenyum.
"kau jangan tersenyum!"tegas pengacara song, menghampiri nya.
"wae?"tanyanya Yun bin menurunkan senyum.
"ayo kita makan malam!"ajak pengacara song.
"Hyung yg traktir!"minta Yun bin.
"iya iya..ayo!"
DiRestaurant
Yun bin menyiapkan sumpitnya dan mengambil nasi dan menyantapnya
"ada kasus tentang anak sekolah,jadi korbannya ini dibully teman seangkatannya karna hanya masalah kecil dan dia akan dikeluarkan,jadi orang tua dari meminta ini proses"ucap song.
Yun bin tersenyum"aku tau hal itu!"
"darimana kamu tau?"tanya song.
"aku yg menangani kasusnya "ucap Yun bin.
"yakkk aku percuma bicara, kau sendiri sudah tau!"ucap pengacara song.
"kasusnya akan aku slidiki dulu!"ucap Yun bin.
"pak Choi selalu mengeluh bekerja denganmu !"ucap song.
Yun bin seketika menjadi serius
"dia mengatakan begitu?"tanya Yun bin.
"hmmm iya!"ucap pengacara song sambil fokus pada makanan.
Pagi Berikutnya
"kalian saling menjagalah aku khawatir dengan ancaman orang itu "ucap Sham bin.
"iya iya kau tdk perlu khawatir begitu,ayo hanjun kita melihat ke pengadilan kasus geum min!"ajak jayong.
Dipengadilan
Yun bin sudah ada disamping geum min
"hiduplah sewajarnya jika kau bisa bebas dari sini!"gumam Yun bin,sambil merapikan lengan bajunya.
"terdakwa mencuri BLA BLA BLA BLA BLA BLA BLA BLA BLA dan seterusnya" jaksa
"terdakwa memang mencuri dan terdakwa mencuri atas kebutuhan hidupnya, terdakwa hanya mencuri setumpuk koran memang berguna? namun,jaman sekarang apa gunanya selembar koran?bahkan dibis koran tdk ada harganya,tapi sekarang?hanya setumpuk koran bekas menjadi masalah terdakwa hanya mencari sebungkus nasi untuk hidupnya,apa itu adil?mohon pertimbangan nya yg mulia"jelas Yun bin.
"hari begini koran orang hanya memesan untuk dibaca dan tdk diolah lagi!lalu kenapa terdakwa harus dituduh mencuri padahal ditempat umum ?apa itu sebuah pencurian?saya meminta dibebaskan!"ucap Yun bin.
Yun bin mengambil setumpuk koran
"saya bertanya pada saksi!jika anda diberi koran ini,beritanya sudah basi,anda diberi gratis baca beritanya apa anda mau?"tanya Yun bin.
"tentu tdk!"
"mungkin anda akan jual saja karna tdk berguna!"ucap Yun bin.
"jika anda mendapatkan nasib dan takdir yg sulit seperti klien saya anda sebagai pencari barang bekas,anda melihat koran yg tdk berguna apa yg akan anda lakukan?"tanya Yun bin.
"tentu saya akan mengambilnya!"
"jadi yg mulia mohon pertimbangan nya!"ucap Yun bin.
__ADS_1
jayong dan Hanjun menganga mendengar kerennya Yun bin menjelaskan khas darinya.