I Remember You

I Remember You
Mengaku-ngaku


__ADS_3

Zoey keluar dari ruangan sang kepsek dengan wajah kesalnya, pria itu selalu saja menggodanya tidak di sekolah ataupun di luar, yang memang atas bantuan pria itulah Zoey mendaoatkan pekerjaan.


Yang membuat Zoey kesal adalah, pria itu tidak mengatakan bahwa pria itulah yang menjadi kepsek tempatnya mengajar, baru beberapa minggu ia mengajar disana, baru mengetahui status pria yang menolongnya itu. sungguh pertemuan yang tidak terduga.


Namun lambat laun, ia sadar. bahwa ia sangat membutuhkan pekerjaan ini, sebab itulah ia bertahan walau di luar tegas dan juga dingin namun sebenarnya pria itu ramah jika sedang bersamanya. mungkin ia hanya bersikap prefosional di lingkungan sekolah.


Ting.


Sebuah pesan masuk ke dalam ponsel Zoey, ia langsung membuka ponselnya sambil duduk di kursi kerjanya, ia menghela napas kasarnya begitu melihat siapa nama pengirim tersebut.


" Mau apa lagi dia." gerutunya pelan, tanpa membaca terlebih dahulu isi pesan tersebut, sebab itu sudah terbaca di luar kepalanya.


Memang apalagi jika bukan ajakan makan malam, setiap akhir pekan pria itu terus saja berusaha mengajaknya makan malam padahal Zoey sudah sering menolaknya dengan begitu banyak alasan, salah satunya adalah tidak ingin meninggalkan putranya sendiri di rumah.


Bahkan Ben sempat meminta agar Zoey membawa serta sang putra untuk makan malam bersama dan terlihat pria itu tidak mempermasalahkannya, justru Zoey yang tidak ingin, ia hanya berusaha menjauh dari pria lain dan tidak ingin memberi harapan apapun yang mungkin akan membuat pria itu terluka.


Zoey memang tidak memberitahu pada semua orang yang dekat dengannya di negara ini perihal statusnya yang masih menjadi istri orang. sebelumnya ia sudah pernah mencoba mengirim surat gugatan cerai pada suaminya, yang waktu itu ia baru kembali ke negaranya.


Tetapi pihak pengadilan menolak gugatan surat cerainya, membuatnya harus terpaksa pergi bersama seseorang yang pada waktu itu membawanya.


...----------------...


~Flashback on beberapa tahun lalu.


Pagi itu Zoey mendapatkan sebuah pesan dari nomor yang tidak di kenalnya. namun karena ia penasaran, Zoey pun segera membuka pesan tersebut dan membacanya.


" Meet me at Loppy cafe, a cafe close to the Villa where you are currently staying, it's important!! it's about our past, Becca, I'm your leo. ( Temui aku di Loppy cafe, cafe yang dekat dengan Villa tempat kamu menginap saat ini, penting!! ini tentang masa lalu kita, Becca, aku leo-mu)." begitu isi pesan tersebut.

__ADS_1


" Benarkah ini?" gumamnya bahagia.


Hingga membuat Zoey bergegas keluar kamar tak lupa ia memakai jaketnya, sebab ia masih memakai pakaian tidurnya saat ini. bahkan ia tidak memikirkan barang pribadinya yang tertinggal d kamar.


Zoey sudah berada di dalam sebuah taksi yang menuju ke kafe yang tertulis di pesan tadi, hatinya sungguh bahagia saat ini, sebab akan bertemu dengan pria yang selama ini ia cari, yang ia rindukan dan juga ia cintai.


Sesampainya disana, Zoey masuk dan mengedarkan pandangannya ke penjuru cafe tetapi tidak mendapati pria yang ia cari, hingga salah satu pelayan menghampirinya.


" With Mrs. Becca, please follow me." ucapnya setelah Zoey menganggukkan kepalanya. dan berjalan mengikutinya dari belakang.


Zoey di antar ke sebuah ruangan VIP, dan begitu masuk terlihat seorang pria yang sudah duduk di sebuah sofa, dan tentu saja sama-sama orang pendatang di negeri ini. dengan wajah cukup tampan yang mempunyai tubuh gagah hampir sama dengan tubuh suaminya Richard.


Richard?


Oh bahkan Zoey sejenak melupakan pria yang berstatus suaminya tersebut, sebab hatinya sudah di penuhi nama Leo, Leo, dan Leo, hanya Leo yang ada di pikirannya saat ini.


" Kau?" ucap Zoey saat melihat wajah pria yang tidak asing baginya.


" Ya Becca, ini aku Leo, akhirnya kita di pertemukan kembali, aku sangat senang sekali bisa bertemu denganmu disini. kau tahu aku masih tidak percaya dengan semua ini." seru pria yang mengaku sebagai Leo.


Bahkan pria itu ingin memeluk Zoey saking senangnya, tetapi Zoey terlihat menghindari, ia belum percaya dengan pria yang baru dua kali ia temui ini walau ia mengaku sebagai Leo, ia memerlukan sebuah bukti.


Dua kali? tentu saja, pertama saat di bandara pria yang ia tabrak dan saat ini adalah pertemuan kedua kalinya.


Pria itu tersenyum tipis, saat menyadari wanita yang ada di hadapannya ini masih belum percaya padanya. " Sorry, aku tahu kau masih merasa asing denganku, karena kita baru bertemu kembali setelah sekian tahun." ucap Leo kembali.


" Maaf bukan maksudku meragukanmu, tetapi aku perlu bukti yang nyata, bukan hanya bualan saja. benarkah kau Leo atau bukan?" sahut Zoey dengan tegas.

__ADS_1


" i know, sulit memang bagimu untuk mempercayaiku dan aku mengetahui semuanya termasuk pernikahanmu dengan pria itu, pria yang mengaku sebagai Leo-mu. apa kau yakin dia Leo-mu? kalau hanya sebuah_" Leo menjeda ucapannya saat merogoh saku di jasnya dan mengeluarkan dua benda yang sudah ia kantongi sedari tadi. " Gantungan ini kau pasti tahu dan tentu saja ini milikku dan satu lagi milikmu yang aku berikan waktu kita masih kecil dulu, apa kau masih ingat?" ucap Leo mencoba meyakinkan Zoey agar mempercayainya.


Awalnya Zoey terkejut saat pria itu mengetahui pernikahannya dengan Richard, tetapi melihat dua gantungan itu sedikit membuat Zoey yakin bahwa pria ini adalah Leo-nya.


" Kafe X tempatmu bekerja bukan? sebenarnya sudah setahun belakangan ini aku menguntitmu, memastikan bahwa kau benar-benar Becca-ku yang selama ini aku cari atau bukan? dan ternyata benar itu kau, saat aku ingin menemuimu aku menunggu di depan kafe, aku justru menemukan gantungan itu di bawah kolong kursi depan, hingga kafe hampir tutup aku bertanya pada salah satu temanmu dan ia mengatakan bahwa kau sudah tidak bekerja lagi di kafe tersebut, tetapi beberapa bulan terakhir aku justru mendengar kau menikah dengan seorang pria bernama Richard Taro. Aku sangat mengenalnya, sebab kami dulu berteman sewaktu kecil, hingga aku pindah ke luar negeri, kami tak pernah bertemu kembali. awalnya aku sudah merelakanmu, mungkin kau memang bukan jodohku, tetapi kemarin saat melihatmu kembali apalagi saat memelukmu aku merasa, aku harus memperjuangkanmu kembali, entah bagaimana caranya, aku yakin suatu hari nanti kau pasti percaya bahwa aku adalah Leo-mu yang selama ini kau cari." terang Leo panjang lebar.


Sejak tadi Zoey menatap ke dalam dua bola mata pria yang mengaku sebagai Leo itu dan tidak ada kebohongan disana, justru ia merasa ada ketulusan di dalam pria ini. dan Leo-nya memang seperti itu membuatnya sedikit percaya, terlebih ternyata Richard adalah teman masa kecilnya bisa jadi Richard-lah yang mengaku-ngaku sebagai Leo.


" K-kau sungguh Leo?" lirih Zoey berkaca-kaca, Leo mengangguk sambil menarik tubuh Zoey memeluknya erat, tanpa sadar keduanya terisak bersama.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


.


.


.


.


.


.


.tbc

__ADS_1


Terima kasih yang sudah mampir baca, jangan lupa kasih like, komen dan hadiahnya yaa..🌷🌷🌷🌷


Maaf kalau masih banyak typo dimana-mana.


__ADS_2