I Remember You

I Remember You
Curiga


__ADS_3

Setelah mengantar seluruh keluarga sepupunya itu ke bandara, kini tinggal mereka berdua di dalam mobil. Zoey duduk di samping Rich yang sedang mengemudikan mobilnya menuju ke kampus.


Sementara di depan sana ada sahabatnya Robert dan Val yang juga ikut turut mengantar, sesaat kedatangan pria itu ke Mansion ternyata mereka sedang bersiap-siap untuk berangkat. membuatnya langsung menawarkan diri.


Padahal Rich sudah melarang Zoey, untuk tidak pergi ke kampus mengingat bagaimana ia menggembur habis tubuh sang istri hingga pagi tadi pun mengulanginya kembali. ia merasa tidak tega melihat tubuh itu melemas. bahkan tadi Zoey tidak ikut turun dari mobil untuk mengantar keluarga sepupunya itu.


Zoey hanya duduk diam di dalam mobil sambil menunggu Rich kembali. bahkan saat Rich sudah kembali dan sudah melajukan mobilnya ia tidak sadar, sebab Zoey sudah tertidur pulas.


" Kasihan sekali, maafkan aku yang membuatmu seperti ini. " Rich mengusap puncak kepala istrinya dan mengecupinya bertubi-tubi. sambil terus fokus mengemudi.


Hingga mobil yang di kendarai oleh Rich berhenti di parkiran kampus namun Zoey masih saja terlelap tanpa terganggu sedikit pun, padahal Rich sudah mencoba mengusik tidurnya seperti merapikan surai hitamnya ke belakang telinga, atau mengecup pipinya. lalu mengusap-usap jemari yang ia genggam namun Zoey masih saja tidak merasa terganggu.


" Sepertinya dengan cara lain untuk bisa membuatmu terbangun." perlahan Rich mendekatkan wajahnya semakin dekat dengan wajah istrinya itu.


Rich terus memandangi wajah cantik itu, dan perlahan tapi pasti ia langsung saja memangut bibir yang membuatnya candu, tak hanya memangutnya ia juga menyesap rasa yang selalu manis itu.


Membuat sang empu pun terusik dan langsung membelalak sempurna saat melihat pria mesum yang berhasil merenggut mahkotanya itu sedang asik mencumbunya.


Dengan sekali dorong, Zoey berhasil melepas pangutan itu sembari menatap tajam ke arah sang pelaku, " Kau_


" Sssttt," Rich menempelkan jari telunjuknya ke atas bibir istrinya agar berhenti bicara.


" Ternyata caraku berhasil untuk membangunkanmu, dengan cara seperti yang kulakukan barusan." bisik Rich setelahnya ia menjauhkan dirinya.


" Ayo kau tidak ingin turun! bukankah sebentar lagi kelas akan dimulai?" ajak Rich sambil membuka pintu sampingnya.


Zoey mengumpat kesal, namun ia tetap menuruti perkataan sang suami. ia pun turun dari mobil dan berjalan cepat dengan melewati Rich yang berjalan sedikit lambat.


Membuat Rich terkekeh melihatnya, " Kau begitu menggemaskan baby." gumamnya pelan sambil mengikuti langkah istrinya yang sudah agak jauh di depan sana.


Beruntung hari ini, mereka ada kelas siang, membuat mereka sedikit merasa lega. mengingat bagaimana permainan panas mereka tadi malam, membuat tubuh keduanya pun sedikit tumbang jika saja mereka tidak memakan apapun tadi pagi.


Sang Mama memang sangat pengertian, seusai mengulang permainan panas di kamar mandi, tak lama pintu kamarnya di ketuk dari luar, yang ternyata sang Ibu menyuruh beberapa maid untuk mengantarkan sarapan pagi untuk mereka.

__ADS_1


Zoey sebenarnya merasa begitu malu pada Mama mertuanya yang kelihatan sangat menyayanginya. tapi karena ia pun merasa sangat kelaparan setelah di gempur habis-habisan oleh suami mesumnya itu akhirnya dengan cepat ia pun menghabiskan sepiring sarapan paginya.


Malam pun menjelang, saat ini Rich dan juga Zoey sedang menyantap makan malam yang sudah di siapkan oleh Mamanya itu, sebenarnya tadi Zoey mengajak Rich kembali pulang ke Apartemen saja, sebab ia merasa masih malu pada Mama mertuanya itu yang sejak tadi menatapnya dengan tersenyum, entah ada apa dengan wanita paruh baya itu.


Wilona memang menyuruh mereka kembali pulang ke Mansion, ia bahkan meminta mereka dengan sangat agar bersedia untuk tinggal di Mansion saja agar terlihat ramai. sebab putrinya Val sepulang sekolah ia sudah keluar kembali untuk melakukan pemotretan yang sudah di tekuninya semenjak usianya masih anak-anak. dan pulangnya pun juga tak menentu terkadang sore sudah pulang, namun lebih sering hingga larut malam.


Wilona tidak pernah meminta putrinya itu untuk menjadi seorang model, hanya saja sewaktu Val masih berusia sepuluh tahun ada sebuah agensi model yang menawarinya untuk menjadi model anak-anak.


Valerie yang notabene nya suka sekali bergaya di depan cermin atau di kamera, ia langsung dengan senang hati meminta Mamanya itu untuk menerima tawaran tersebut, ia sungguh sangat antusias sekali pada waktu itu, Wilona sebagai Mamanya pun tidak tega jika harus menolak permintaan putri tercintanya, bagaimana pun kebahagiaan putrinya yang paling terpenting.


Wilona pada akhirnya menyetujui tawaran pihak Agensi tersebut sebab pemiliknya itu memang sangat dekat dengan sang suami. dan asalkan Val menuruti setiap perkataannya jika ada tempat pemotretan atau busana yang harus dijalani Val namun itu tidak sesuai dengan keinginannya, Val harus menurut.


Syukurnya Val selalu menuruti perkataannya hingga detik ini, selama itu tidak menggangu sekolahnya dan merubah pergaulan putrinya Wilona sangat mendukung keputusan Val.


Walau sangat terlihat Wilona begitu memanjakan putri semata wayangnya, namun ia juga sangat tegas dengan Val terutama masalah pergaulannya, jangan sampai putrinya itu terjerumus dalam pergaulan bebas, walau ia sadar dunia hiburan sangatlah bebas.


Itulah kenapa Wilona tidak sembarangan menerima seseorang yang akan menjadi manager Val. Dan orang itu harus benar-benar bertanggung jawab, bisa menjaga dan selalu memantau keseharian Val putrinya.


Ia sangat berharap putra dan juga menantunya itu mau tinggal di Mansion ini, agar ia juga bisa mendapatkan seorang teman mengobrol selama di rumah, sebab ia tidak mempunyai kegiatan kecuali mengadakan pertemuan atau kegiatan bersama para istri bos di luar sana, yang sudah menjadi temannya berkumpul.


" Rich terserah Zoey saja Ma, aku akan ikut jika memang ia menyetujuinya. bagaimana sayang?" tanya Rich menatap istrinya menanti sebuah jawaban.


Begitu pun dengan Mama mertuanya yang sedari tadi menatapnya penuh harap. membuat Zoey seketika bimbang. mau tidak mau Zoey pun menganggukkan kepalanya dengan terpaksa.


Entah mengapa Zoey tidak ingin menyakiti hati wanita yang ada di sampingnya ini, sebab ia melihat ada ketulusan dari sorot mata yang sudah tidak muda lagi itu.


"Syukurlah, Mama sangat bahagia sekali, dan tidak sabar menantikan calon cucu-cucu Mama di dalam perutmu ini sayang." Wilona langsung mengusap perut Zoey yang masih rata itu tanpa basa-basi lagi, dengan wajah yang begitu penuh harapan.


Rich pun seketika menoleh ke samping saat melihat Mamanya melakukan hal tersebut tanpa permisi pula, membuatnya sedikit menarih curiga, bahwa Mamanya itu sudah melakukan sesuatu hal tanpa sepengetahuannya.


" Baiklah lanjutkan makan malam kalian, Papa juga sebentar lagi pulang. Mama akan ke kamar Val sebentar." pamit Wilona pada keduanya.


Setelahnya ia berjalan dengan langkah yang sedikit terburu-buru menaiki anak tangga." Aku harus cepat melakukannya, sebelum mereka masuk ke kamar." gumamnya pada diri sendiri.

__ADS_1


( Hayo Mama Ona apa yang kau lakukan? bahkan putramu sudah curiga padamu...wkwkwk)


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


.


.


.


.


.


.


.


tbc


Hallo Kakak semuanya..sambil menunggu bab cerita selanjutnya bisa mampir ke Novel aku yang satunya ya.


Ceritanya juga tidak kalah seru, kisah Bryan sahabat Richard memperjuangkan cintanya pada sang mantan kekasihnya yang ternyata adalah adik kandung sahabatnya Richard.


Ikuti keseruan mereka di novel berjudul Mantanku Hot Daddy.



Terima kasih yang sudah mampir baca, jangan lupa kasih like, komen dan hadiahnya yaa..🌷🌷🌷🌷


Maaf kalau masih banyak typo dimana-mana.

__ADS_1


__ADS_2