I Remember You

I Remember You
Hampir Saja


__ADS_3

Sudah hampir sepekan ini Rich menikmati suasana barunya di negara mungil ini, dari mulai jalan-jalan ke pantai-pantai bak turis luar negeri, lalu merambah jalan-jalan ke Icon wisata terkenal di Monaco selain pantai, seperti di kawasan kota tua Monaco-Ville, The Rock.


Di daerah itu Rich juga mengunjungi Le Palais des Princes de Monaco atau Istana Pangeran Monaco yang sudah berdiri megah dari abad ke-12, lalu berakhir ke bangunan bergaya Romawi, yaitu Monaco Catedral.


Saat mata memandang seolah tidak pernah bosan, ia sangat takjup pada negara yang di pimpin oleh seorang Raja ini, rasanya ia pun sangat betah jika harus tinggal selamanya di negara yang katanya sangat makmur itu.


Aah, pantas saja Al sangat betah berada disini, bukan hanya untuk berfoya-foya saja tetapi juga untuk sekedar menikmati keindahan alam yang Tuhan ciptakan dengan begitu indah, sungguh berada disini sudah membuat seorang Rich sedikit merasakan kebahagiaan yang hakiki.


Berlibur ke negara ini memang terhitung sangat mahal. Tetapi setidaknya sekali seumur hidup kalian harus wajib mengunjungi Monaco. Dan kalian bisa menekan budget dengan banyak cara. Misalnya saja tidak menginap di Monaco, melainkan di negara Perancis yang paling dekat dari sana, karena biaya hotel di Perancis banyak yang lebih murah dari Monaco.


Dan tentunya negara yang lebih kecil ini sangat bisa dikelilingi walau hanya dalam sehari saja. Jangan lupa menikmati indahnya matahari terbenam di pantai laut mediterania. Sebab konon katanya sunset di pantai Monaco tidak pernah sama indahnya setiap harinya.


Lalu bagaimana dengan wanita itu? jika saja mereka masih bersama hingga detik ini, mungkin saja pria itu bahkan jauh lebih berbahagia lagi berkali-kali lipatnya.


Tetapi itu semua hanya-lah bayangan semu saja yang tidak pernah Rich rasakan nanti atau bahkan selamanya, jiwa hangatnya bahkan seolah ikut menghilang dengan bersamanya hilangnya sang istri.


Hari-hari berikutnya Rich terus saja menjelajah layaknya pelancong yang haus akan keindahan dunia, ia juga mencoba berlayar menggunakan salah satu kapal pesiar yang memang khusus di sediakan untuk orang-orang yang akan menyewanya.


Tak ingin berpikir jauh, ia pun berlayar di atas lautan yang luas, ia bahkan tidak mengetahui saat nanti kapal akan berlabuh kemana, ia hanya mengikuti beberapa orang yang juga sama seperti dirinya saat ini.


Bahkan dalam keadaan yang seperti ini saja, ia masih membayangkan wajah istrinya yang tak pernah sirna dari pikirannya, entah apa yang ia rasakan saat ini, ia pun pasrah hatinya akan berlabuh kemana.


Rich mengamati samudra yang luas ini, jika ia nekat terjun ke bawah sana, apa ia akan tenggelam di dasar lautan? atau bisa jadi sebelum mencapai ke dasar ia sudah lebih dulu di mangsa oleh salah satu predator air yang membuatnya mampu bergedik membayangkan saja.

__ADS_1


Lalu jika seandainya saja seperti itu sungguhan, bagaimana dengan jasatnya? di kubur di dalam perut sang predator? ataukah tidak perlu di kubur? sebab sudah jadi kotoran yang langsung jauh ke dasar lautan.


Aahh, konyol sekali pemikiranku! bukankah seharusnya aku berusaha lagi untuk mencarinya, bukan begitu?


Batinnya bertanya-tanya pada dirinya sendiri, hingga tak terasa hari sudah berganti dan akhirnya kapal yang ia tumpangi pun sudah kembali berlabuh ke tempat awal. Rich pun segera bergegas menuju mobil milik Al, orang kepercayaannya yang ia pakai selama ia berada di negara ini.


Sementara Al sendiri, selain ia tidak ingin pergi kemana-mana, ia justru fokus bekerja saat ini di tambah Al yang memang tinggal di lantai atas Resto, Rich memang sengaja membangun ruangan kecil yang cukup luas yang di khususkan untuk Al tempati, selain karena Al managernya di lantai bawah sana, ia juga di tugaskan untuk memjaga gedung dua tingkat ini di tambah gedung lantai atas tempatnya untuk tinggal saat ini.


Hingga malam menjelang, setelah cukup beristirahat sejenak untuk melepas penat, Rich memilih pergi ke sesuatu tempat yang menurutnya pasti sangat menarik, tempat hiburan malam yang tentu saja sangat di sukai dari mulai anak-anak hingga orang dewasa seperti dia.


Sebuah pertunjukan sircus yang di adakan di Monte-Carlo International Circus Festival, ini memang akan berlangsung setiap tahunnya. Anehnya Rich walaupun datang hanya seorang diri tetapi ia sangat menikmati setiap pertunjukkan yang di suguhan oleh para pemain dari kehebatan orang dewasa, anak-anak bahkan beberapa animal yang ikut memeriahkan pertunjukkan tersebut.


Sungguh Rich rasanya tidak pernah bosan jika berada di ruangan ini, hingga pertunjukkan itu usai Rich pun beranjak berdiri saat akan melangkah turun dari bangku duduknya, lalu sesaat ia mengedarkan pandangannya menatap ke sekeliling orang-orang yang juga berdiri akan beranjak pergi, namun tatapannya tidak sengaja jatuh pada seorang anak laki-laki yang sangat familiar untuknya.


" Mungkin saja dia Mommynya." monolognya lagi sembari mengira-ngira.


Hingga tiba saatnya Rich menghela nafasnya lega begitu ia sudah berhasil keluar dari gedung tersebut, namun ia kehilangan jejak Mike, sebab jarak mereka tadi yang memang cukup jauh, ia pun memilih berjalan untuk masuk ke dalam mobilnya dan mulai melajukan pelan membelah jalanan yang di padati oleh banyaknya kendaraan yang lalu lalang.


Di tempat yang sama, Mike berjalan keluar dari gedung pertunjukkan, sembari di gandeng oleh sang Mommy, memang siapa lagi! walau awalnya ia menolak untuk di gandeng dengan alasan ia sudah besar tetapi sang Mommy justru memaksa dirinya sebab di sekitar mereka banyak sekali orang.


Tentu saja tidak ingin terpisah dari putranya itu dijadi kan alasan, sambil berjalan mengikuti sang Mommy, Mike juga sempat mengedarkan pandangannya ke sekeliling, dan dari jarak yang cukup jauh ia melihat si**luet seorang pria dewasa yang ia kenali beberapa hari kemarin.


" Mike, kau lihat apa? ayo cepat masuk!!" titah Zoey mengintrupsi putra kecilnya yang entah sedang menatap kemana. Hingga Zoey pun mengikuti arah pandangan Mike, sedetik kemudian kedua matanya justru terbelalak sempurna. Antara ada rasa sedikit senang, takut juga tidak percaya.

__ADS_1


Senang akhirnya ia bisa bertemu kembali dengan pria itu, tetapi rasa takut jauh lebih mendominasi takut jika pria itu suatu saat nanti akan mengambil putranya, lalu bagaimana dengan nasibnya jika hidup tanpa putranya. ia sungguh tidak percaya bahwa pria itu bisa sampai di negara kecil ini.


Bagaimana bisa dia ada disini? *dan h**ampir saja,,,


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


.


.


.


.


.


.


.tbc


Terima kasih yang sudah mampir baca, jangan lupa kasih like, komen dan hadiahnya yaa..🌷🌷🌷🌷

__ADS_1


Maaf kalau masih banyak typo dimana-mana*.


__ADS_2