I Remember You

I Remember You
Suami Siaga.


__ADS_3

Sementara itu di belahan bumi lain seorang wanita paruh baya meringkuk memeluk tubuhnya sendiri yang terus saja menggigil hebat, peluh dingin terus saja membanjiri seluruh tubuhnya. Ya siapa lagi memang jika bukan Wilona wanita yang telah di bicarakan oleh mereka tadi.


Wilona saat ini merasa cemas, ketakutan yang berlebih, apalagi setiap ada orang yang mendekatinya ia akan langsung berteriak histeris, walau itu adalah suaminya sendiru. Entah apa yang terjadi yang jelas rasa takut itu lebih mendominasinya saat ini.


Untung saja tak berapa lama dokter pribadi keluarga mereka datang dan memberi suntikkan obat penenang, membuatnya melemas dan tak lama kemudian langsung terlelap. Membuat Gustav sedikit merasa sedikit lega, walau tidak di pungkiri rasa khawatirnya jauh lebih besar dari rasa kelegaannya tersebut. Suami mana yang tega melihat istri yang ia cintai dalam keadaan tidak baik-baik saja seperti itu.


" Bagaimana kondisi istri saya dokter James?" tanya Gustav setelah sang dokter keluar dari dalam kamar pribadi mereka. Kamar pribadi? Ya tentu saja mereka saat ini tengah berada di Homestay miliknya masih di satu negara dengan tempat tinggal mereka, hanya saja Gustav berinisiatif membawa istrinya pergi ke tempat itu untuk mencari suasana yang baru dan juga sekalian berobat disana untuk ketenangan sang istri.


"Sepertinya penyakit Anxiety disorder Nyonya kambuh kembali, apa ada hal buruk yang membuat ia mengingat kembali kejadian masa lalunya.?"tanya dokter James pada Gustav.


.


"Ya, memang ada beberapa masalah belakangan ini di keluarga kami, saya akan berusaha mencari solusinya." jelas Gustav, akan mencari tahu segalanya yang menyangkut masa lalu istrinya itu.


" Baik saya mengerti, tapi saran saya kalau terus menerus seperti ini, bisa menganggu syaraf otaknya dan berakibat fatal.." jelasnya kembali sebelum berpamitan pulang sambil menyerahkan resep obat yang harus di tebus oleh Gustav.


Gustav sengaja tak memberi kabar pada putra-putrinya untuk saat ini, ia hanya menjawab belum menemukan Mama mereka di saat mereka terus bertanya tentang keberadaan sang Mama. Gustav hanya takut membuat keadaan istrinya menjadi parah nantinya apabila mereka semua tahu keberadaan mamanya..


Gustav tentu saja mengetahui cerita masa lalu istrinya dulu, meski ada yang tidak ia ketahui sebab mendiang papa mertuanya tak banyak cerita banyak padanya saat itu.


Gustav memandang wanita yang ia cintai itu, membelai pelan pipi putihnya, begitu teduh, nyaman sekali saat ia terlelap seperti itu. Gustav jadi teringat masa-masa pertama kalinya saat ia dan Wilona baru saja menikah. Cukup lama dan sedikit susah saat ia mendapatkan cinta dari wanita ini yang bersedia menikah dengannya. Namun ia terus maju dan terus semangat berjuang untuk memenangkan hati wanita yang telah menjadi istrinya ini yang dulu susah sekali untuk di dekati.


" Aku akan ada untukmu sayang, walau di luar sana banyak orang yang menghujatmu, menghinamu, mengatakan keburukanmu namun kau tetaplah adalah istriku, kebanggaanku, sekaligus Ibu yang sangat baik untuk keluarga kecilmu, kau adalah hidupku, semangatku siapapun yang nanti akan menyakitimu, atau mengusikmu aku adalah orang pertama yang akan maju lebih dulu." janjinya sembari menggenggam erat jemari lentik sang istri yang sudah mulai sedikit keriput karena faktor usia. Bagaimana tidak! Mereka sudah mempunyai cucu dari Rich saat ini.

__ADS_1


..........


Selesai sarapan mereka berkumpul di ruang keluarga, tanpa Ariell, Mike dan juga Valerie. Karena Ariell harus pergi ke restoran dan entah kenapa Val yang tiba-tiba ingin ikut kesana, Mike bocah kecil itu di jadikan alasan utama oleh gadis itu.


Membuat Richard nampak was-was, sebab di sana pasti ada Nando sepupunya, tapi Val bersikeras ingin ikut, ia pun pasrah karena ia tak ingin berdebat dengan sang adik di depan keluarga kandungnya, saat ini Rich dan sang Istri ikut berkumpul di ruang keluarga.


Rich nampak ragu sebenarnya ingin bertanya perihal kejelasan hubungan diantara Mama, Ayah dan Ibunya itu. Tetapi jika ia tidak bertanya ia pasti akan terus penasaran yang ada, akhirnya dengan tekat bulat ia pun menyeruakan sebuah pertanyaan pada Ibu dan Neneknya.


" Sebenarnya ada hubungan apa Ibu dengan Mama Wilona?" Rich berharap mendengar jawaban yang sama dengan apa yang ada di pikhirannya saat ini. Walaupun jawaban nantinya tidak akan sama, ia pun harus menerimanya.


" Wilona itu adalah mantan kekasih Ayah kalian, dulu mereka saling mencintai tapi_


" Nenek yang tidak menyetujuinya," Potong Nenek Dhisa dengan cepat sebelum Ibu Ayu menyelesaikan ucapannya. Mendengar jawaban dari Neneknya membuat Rich seketika menyimpulkan jika sang Mamanya-lah yang sepertinya masih belum move on dari Ayah kandungnya, ataukah ini bisa di bilang opsesi semata.


Tetapi selama ini ia tak pernah melihat sisi buruk dari Mamanya. Mamanya nyaris tidak pernah terlihat beebuat jahat pada siapapun. Hanya saja terkadang mulutnya yang suka membicarakan orang lain, biasa-lah Ibu-Ibu penyuka gosip. Namun menurutnya itu masih terbilang terbatas hal yang wajar saja kecuali pembunuhan atau bahkan_ Tunggu! Bukankah membawa anak orang lain termasuk tindak kriminal juga?


Namun bukan itu yang ingin ia pertanyakan lagi kepada mereka, namun hal yang lain. " Tetapi aku tidak pernah melihat anak Mama yang lain selama ini, selain aku dan Val tentunya." Ujar Rich yang memang terlihat masih bingung.


" Karena waktu itu Wilona mengalami keguguran pasca jatuh dari atas tangga yang tidak terlalu tinggi namun fatal akibatnya, Tepatnya saat ia terus saja menggoda Ayah kalian." jawab Nenek Dhisa.


Rich kembali terkejut dengan kenyataan yang bisa di bilang pahit ini. Seketika perasaannya berubah menjadi kasihan, pasti kedua orang kandungnya ini dulunya sangat menderita setelah tidak mendapatkan kabar tentang menghilangnya dirinya.


Zoey yang duduk di samping suaminya itu hanya bisa terdiam membisu, tidak tahu harus menimpali dengan apa. Sebab memang dirinya tidak tahu menahu tentang masalah yang terjadi sejak mereka menginjakkan kaki di negara ini. Namun yang pasti ia mengetatahui fakta bahwa suaminya ini ternyata bukan anak kandung dari kekuarga Taro. Namun kekuarga kandungnya ada di negara yang mereka kunjungi saat ini.

__ADS_1


Sore pun tiba, Rich beserta istrinya berpamitan untuk pulang, sebab Rich yakin istrinya itu pasti susah lelah seharian berada di kediaman keluarga kandungnya. Walau tadi Zoey sempat beristirahat di kamar tamu yang berada di dekat ruang keluarga, namun tetap saja itu pasti tidak akan nyaman.


" Sayang maaf ya, kau pasti sangat kelelahan, tidurlah jika mengantuk, nanti aku bangunkan jika sudah sampai di rumah." pinta Rich pada istrinya yang sedang fokus menyetir mobil.


Zoey hanya bisa mengangguk pelan sembari memejamkan kedua matanya saat ini, rasa kantuk yang sudah tidak tahan lagi.


Saat ini mereka berdua tengah berada di dalam perjalanan pulang ke kediaman rumah sang Mama yang berada di kota ini, namun jaraknya sedikit jauh dari kota. Hingga Rich harus hati-hati dalam menyetir, sebab tak hanya membawa satu nyawa saja selain dirinya, akan tetapi masih ada satu nyawa lagi yang harus ia jaga dengan sangat baik, calon anak kedua mereka, membuat Rich terlihat lebih jauh dewasa, pengertian, lebih perhatian dan juga sigap sebagai seorang suami yang sedang menikmati dan melayani istrinya dalam kehamilannya kali ini.


.


.


.


.


.


.tbc


Terima kasih yang sudah mampir baca, jangan lupa kasih like, komen dan hadiahnya yaa..🌷🌷🌷🌷


Maaf kalau masih banyak typo dimana-mana.

__ADS_1


__ADS_2