I Remember You

I Remember You
Terganggu!!


__ADS_3

" Silahkan Tuan, semoga harimu menyenangkan." seru seorang pria yang bekerja sebagai pramugara di dalam jet pribadi yang Richard tumpangi dan sekaligus milik keluarganya.


Pilot, co pilot serta pramugari pun ikut berdiri di dekat pintu untuk mempersilahkan anak pemilik jet tersebut untuk keluar, agar segera menuruni anak tangga menuju lapangan pacu landasan bandara, sebab sudah ada mobil yang menunggunya di bawah sana.


" Okay, thanks semua." sahut Rich menatap sekilas ke arah mereka semua, sambil berjalan keluar.


Setelahnya Rich turun hanya sendirian, memangnya ada acara khusus sehingga harus mengajak rombongan? ia masuk ke sebuah mobil hitam yang sudah menunggu kedatangannya sedari tadi di landasan pacuan ini, entah sudah berapa lama sang supir menunggu dan Rich tidak peduli.


Sepertinya dia bukanlah Rich yang dulu lagi, ia sedikit banyak berubah, mungkin semenjak kepergian sang istri beberapa tahu lalu, memang berdampak hebat pada diri seorang Richard Taro.


Tampak seorang pria muda berwajah hampir sama tampannya dengan Rich membukakan pintu mobil belakang untuknya, yang usianya di bawah dua tahun lebih muda dari Rich sambil sedikit menundukkan kepalanya." Bagaimana kabarmu Sir?" sapanya memberikan senyuman.


Rich pun segera masuk ke dalam mobil dan setelahnya mobil pun melaju meninggalkan area bandara menuju ke suatu tempat yang menjadi tujuan Rich datang ke negara tersebut.


" Lumayan! tampaknya kau sangat senang sekali di tempatkan disini Al?!" celetuk Rich saat ia menatap sekilas ke arah kaca spion depan, dan melihat wajah berseri-seri salah satu orang kepercayaannya yang sedang menyetir itu.


" Seperti yang Anda lihat Sir, saya baru tinggal di negara ini selama beberapa bulan, tetapi saya sudah merasa sangat nyaman dan damai. Apalagi negara ini cukup ramai sekali, anda sangat beruntung memilih negara ini, meski tergolong negara kecil. tapi saya sangat yakin disini Restoran ini akan sukses. dan saya juga suka jika saya harus tinggal di sini selamanya." jelas Al panjang lebar.


" Bukan karena banyak wanitanya disini bukan? atau kau sudah mencoba ikut bermain judi disini?" tuding Rich menatap ke arah spion kembali, membuat Al sedikit gugup.


" Maafkan saya Tuan, tidak akan ada yang kedua kalinya, saya berjanji." ujar Al bersungguh-sungguh.


Al menyesali perbuatannya pada saat ia baru menginjakkan kakinya di negara ini, ia memang hampir masuk ke dalam kasino. tetapi beruntung ia tidak di ijinkan masuk oleh para petugas penjaga tempat tersebut.


Negara ini memang di kenal surganya Kasino, tak heran banyak para pelancong yang ingin mencoba masuk ke gedung istana Kasino, tetapi banyak juga yang baru akan masuk sudah di depak di depan gerbang yang menjulang tinggi tersebut.


Sebab pemainnya semuanya kelas kakap. Tak sembarangan orang boleh masuk kedalam kasino. Hanya mereka yang berkantong tebal yang boleh berjudi disana. Selain itu penampilan pun menjadi faktor utama seseorang boleh masuk kedalam kasino atau tidak. Dalam hal penampilan, setiap orang wajib menggunakan jas rapi dan ditemani wanita-wanita cantik ala-ala James Bond agar bisa masuk kedalam Kasino


" Sudah kuduga, tetapi jangan di ulangi lagi, ingat itu!!.." titah Rich tanpa ingin di bantah, sambil menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi mobil.

__ADS_1


Seketika membuat Al sedikit merasakan lega, sebab sang bosnya tidak marah saja ia sudah beruntung sekali, apa jadinya jika ia sampai bermain mungkin ia langsung di depak dari pekerjaannya yang sudah membuatnya nyaman.


Perjalanan yang cukup panjang membuat Rich memejamkan netranya sejenak, sebab di negara yang menjadi incaran dan favorit para artis hollywood dan kalangan atas ini tidak mempunyai bandara.


Jadi Rich harus mendarat di bandara Nice, baru ia melanjutkan perjalanannya menggunakan mobil, tidak hanya Rich tetapi semua orang yang ingin berkunjung ke negara tersebut harus melakukan hal yang sama, tetapi ada juga yang melakukan perjalanan dengan menggunakan jalur laut.


Sebab negara Monaco memiliki dua pelabuhan, Hercule dan Fortvieille, dan mendandani kedua pelabuhannya semenarik mungkin. Hasilnya banyak kapal-kapal pesiar mewah berlayar di perairan negara mungil ini. Tak jarang kapal-kapal pesiar tersebut bersandar sampai berhari-hari, terlebih saat negara ini mengadakan event-event kelas dunia.


Sungguh negara yang banyak sekali keunikan dan juga begitu indah, begitulah yang ada di dalam pikiran Rich yang entah tiba-tiba saja ia ingin membuka cabang Restorannya di negara mungil ini.


" Bagaimana dengan persiapannya?" tanya Rich sambil menatap gedung-gedung tinggi di sisi kanan dan kiri jalan dari jendela mobil sampingnya.


" Semuanya sempurna seperti yang anda minta Sir." sahut Al mantap.


Ya sudah beberapa tahun terakhir ini Rich merasa sangat jenuh dan sangat bosan, hidupnya sangat monoton, bekerja, ngegym, tidur. begitulah kesehariannya, hingga ia memutuskan untuk mengadakan acara opening Restoran terbarunya dengan sangat cepat sekaligus ia ingin refresing.


Tetapi Rich sedang tidak ingin berlayar, walau cuacanya sangat mendukung, di tambah perlajanan lewat jalur laut memang cukup memakan waktu, sebab Rich hanya ingin cepat sampai di negara ini hingga ia memilih menaiki jet pribadi milik sang Papa.


" Thanks Alberto, kau boleh pergi. ijinkan aku istirahat sejenak sebelum acara nanti malam." seru Rich sambil berjalan masuk ke dalam hotel dan menuju kamar yang sudah Al pesankan untuk dirinya, Al hanya mengangguk dan mobilnya pun berlalu kembali ke Restoran.


Ceklek.!


Rich memasuki kamar yang cukup luas tersebut, sambil menatap keseluruhan ruangan ia berpikir akan melakukan hal apa saja selama berada disini, sebab tak hanya mengurus beberapa Resto yang ia miliki ia juga mulai mengurus perusahan sang Papa, jadi ia tidak bisa berlama-lama berada di negara ini.


Walau setiap cabang sudah ada masing-masing orang kepercayaannya, tetapi tetap saja, Rich sendiri-lah yang akan mengecek keseluruhan laporan-laporan yang masuk ke email nya yang di kirim orang-orangnya tersebut, di tambah perusahaan keluarga membuat Rich hampir tidak pernah memikirkan hal yang lainnya kecuali bekerja.


Bahkan wanita sekalipun, sebab di hatinya masih ada nama sang istri, yang tak akan bisa tergantikan oleh wanita manapun, harapan Rich hanya satu, semoga suatu hari nanti ia akan di pertemukan kembali dengan sang istri.


Walau kenyataannya nanti berbeda ia akan menerimanya dengan ikhlas, asal wanita itu bahagia walaupun bukan dengan dirinya, ia pun ikut bahagia.

__ADS_1


Rich merebahkan tubuh lelahnya di atas king bed empuk itu, baru saja ia memejam sebentar, ponselnya sudah lebih dulu berbunyi, pertanda sebuah pesan masuk yang entah siapa orang yang mengganggu acara istirahatnya.


" Siapa yang menggangguku.!" gerutunya sambil meraih ponsel yang ia letakkan di atas nakas samping ranjang.


.Pesan dari siapa babang Rich? hayo??


.Penampilan Rich saat ini, gimana ada yang kangen? semoga bisa meluluhkan cintanya, semangat babang.



...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


.


.


.


.


.


.


.


.tbc


Terima kasih yang sudah mampir baca, jangan lupa kasih like, komen dan hadiahnya yaa..🌷🌷🌷🌷

__ADS_1


Maaf kalau masih banyak typo dimana-mana.


__ADS_2