
Dini hari sekitar pukul 2 pagi Aisha dan deva sudah bangun. Aisha sibuk di dapur memasak makanan untuk mereka makan sebelum pergi ke bandara sedangkan deva sedang mandi. Setelah selesai mandi deva turun ke bawah dan pergi ke dapur karena mencium bau makanan. Sampai di dapur deva sangat terpana melihat kecantikan aisha yg sedang memasak. Lalu deva menghampiri aisha yg sedang memegang piring dan menepuk pundaknya dengan sangat pelan tapi karena aisha sedang asyik dengan masakannya,ia pun kaget dan hampir menjatuhkan piring yg ditangannya.
"Oh ya ampun,hampir saja!" pekik nya "eh deva ada apa?kau sudah selesai mandi ya? lihatlah,aku sudah memasak ayo makan dulu sebelum berangkat ke bandara!" sambung aisha.
"oh terima kasih sudah memasak makanan. kalau begitu ayo makan bersama denganku" ajak deva. mereka berdua pun makan bersama-sama.
jam menunjukan pukul 2.15 dini hari deva segera mengajak aisha pergi ke luar membawa kopernya.
"hei knp kita malah disini bukankah seharusnya kita pergi ke bandara ?" tanya aisha heran karena deva malah mengajaknya duduk di bangku lapang rumahnya yg sangat besar.
"kau ini memangnya kita bisa ke bandara jakarta dalam waktu 45 menit hah?" ketus deva.
Aisha yg masih kebingungan hanya duduk di sebelah deva lalu tak lama terdengar suara bergemuruh dari atas ternyata sebuah helikopter turun menjemput mereka. Aisha yg ternganga hanya diam berdiri sambil membuka mulutnya dan membelalakan matanya.
"Ayo masuk jika tidak kita akan terlambat"ajak deva sedikit berteriak karena suara helikopter yg sangat kencang.
Aisha pun segera masuk kedalam helikopter itu. mula-mula terbangnya rendah lalu sedang dan sangat tinggi aisha terpana takjub melihat keindahan kota bandung dari atas. 30 menit kemudian helikopter sudah terbang di atas awan jakarta. perlahan menurun lalu mendarat di sebuah bandara.
seorang pria yg tak lain adalah reihan sudah menyambutnya lalu mengambil koper keduanya dan membawanya masuk ke dalam pesawat.
Tapi sampai di dalam pesawat aisha lebih terkejut lagi karena di dalam pesawat itu masih kosong. ia pun hendak bertanya tapi deva mendahuluinya seolah ia tahu apa yg sedang di pikirkan aisha.
__ADS_1
"knp?ini pesawat pribadi jadi hanya kita kita,pilot,dan beberapa pramugari yg akan ada di pesawat ini." jelasnya
aisha hanya mangut-mangut mendengar penjelasan deva dan lebih kagum akan sosok deva'siapa sebenarnya deva ini?bisa sampai memiliki pesawat dan helikopter seperti ini?' tanya nya dalam batin.
Pesawat pun akhirnya terbang dan sekitar beberapa jam akhirnya pesawat turun di bandara london. Disana ada beberapa orang yg sedang menyambut deva sambil tersenyum. ya,ada ibu ratih ibunya deva,susan adiknya deva yg akan menikah dan calon suaminya susan juga 2 orang pengawal berbadan kekar.
Mula-mula aisha malu tapi saat ibunya deva melirik padanya lalu melirik deva. Deva pun mengangguk mengatakan bahwa aisha adalah kekasihnya,ibu ratih pun kembali melirik aisha lalu tersenyum.
"Kau aisha kan? wanita yg sangat deva cintai dari dulu? aku ratih ibunya deva" ibu ratih memperkenalkan dirinya pada aisha lalu memeluk aisha.
"ya aku aisha. tante apa kabar?"tanya nya sambil membalas pelukan aisha.
"oh kau sangat cantik dan manis. jangan panggil aku tante panggil mama saja seperti deva memanggilku. kabarku baik sayang.. kau apa kabar dan orang tuamu juga?" tanya ratih kembali
"hei sudahlah mam,gara-gara aisha sekarang mama telah melupakan aku sampai tidak menyapaku" rajuk deva
"oh tidak sayangku,,mama tidak melupakanmu tapi mama hanya ingin berkenalan dengan si cantik ini" pujinya pada aisha sambil membelai pipinya.
"sudahlah kalau begitu ayo kita pulang. kita mempersiapkan pernikahan susan dulu,oh ya berapa hari kalian akan berada di sini ?" tanya bu ratih
"10 hari saja aku juga ada urusan bisnis disini yg harus aku selesaikan" jawab deva dengan wajah datar.
__ADS_1
Akhirnya semua pun masuk ke dalam mobil dan dalam perjalanan karena kelelahan aisha pun tertidur dan kepalanya tersender di pundak deva. Ibu ratih yg melihat pemandangan itu sesekali berbisik-bisik pada susan dan tertawa cekikikan deva sendiri hanya menggeleng-geleng kepala melihat kelakuan ibunya,tanpa sadar rasa kantuk mulai menguasai diri deva juga akhirnya iapun tertidur juga dalam posisi kepalanya berada di atas kepala aisha saling bersender.
bu ratih pun kembali berbisik-bisik dengan susan,"coba lihat itu kakakmu dan calon kakak iparmu romantis sekali bukan hihihi". lalu bu ratih pun mengeluarkan ponselnya dan memotret pemandangan romantis itu. Sementara susan dan calon suaminya merasa iri melihat keromantisan mereka.
sampai di rumah akhirnya keduanya terbangun dan menggesek-gesekkan matanya dengan tangannya. deva pun segera turun terlebih dahulu dan memanggil pengawalnya untuk membawa barang-barang mereka. Aisha ikut turun dan hampir terjatuh saat kakinya menginjak batu dengan spontan deva menangkap badan aisha dan untuk kedua kalinya terjadilah adegan romantis di hadapan ibu ratih.
"wow kalian romantis sekali seperti seorang raja dan ratu" goda ratih.
"eh em...mama hehe" gelagap aisha lalu aisha tertunduk malu dan wajahnya sudah memerah seperti kepiting rebus.
"Ayolah kita masuk pasti kalian lelah,kalian istirahat dulu setelah itu mandi dan turunlah untuk makan. kalian pasti lapar,mama akan siapkan makanan untuk kalian" perintah ibu ratih.
Deva pun mengajak aisha ke lantai atas lalu menunjukkan kamar yg akan aisha tempati. "ini kamarmu dan kamarku ada di ujung jika butuh apa- apa mintalah pada pelayan! aku istirahat dulu,kau juga istirahat!" ucap deva perhatian..
"hmm.. ok terima kasih" balas aisha dengan nada lelah.
keduanyapun masuk kedalam kamar masing-masing aisha memutuskan untuk mandi terlebih dahulu dan setelah itu ingin beristirahat sedanglan deva memilih beristirahat terlebih dahulu lalu mandi.
selama beberapa jam keduanya beristirahat. sementara di bawah lebih tepatnya di dapur ibu ratih sibuk menyiapkan makanan untuk Semua orang sambil sesekali membicarakan kecantikan aisha bersama dengan para pembantu di dapur.
"Nyonya calon menantu nyonya sangat cantik dan manis" puji ella
__ADS_1
"tentu saja memang tidak salah deva memilih aisha yg cantik,manis,baik dan sopan pada orang tua. Aku bahkan ingin deva dan aisha segera menikah. Setelah ini aku berencana ikut mereka ke indonesia dan menemui orang tua aisha secepatnya agar deva dan aisha menikah sesegera mungkin"seru ibu ratih dengan bersemangat.
kali ini segitu dulu aja ya. buat yg baca jangan lupa vote juga ya... yg udh vote athor doakan semoga banyak rezekinya dan bisa vote lebih banyak lagi..hehehe..😉😊😊😊