Ikatan Cinta Masa Kecil

Ikatan Cinta Masa Kecil
Honeymoon (Selandia Baru)


__ADS_3

Pukul 4.30 deva dan aisha sudah terbangun. Walaupun malas mereka tetap memaksakan untuk bangun karena penerbangan mereka pukul 6.15 untuk melanjutkan bulan madu mereka ke selandia baru.


Deva memasuki kamar mandi dengan keadaan masih sangat mengantuk dan berkali-kali menguap sedangkan aisha sudah lebih dulu mandi agar badannya menjadi lebih segar.


Selesai mandi keduanya masuk ke dapur. Aisha menyiapkan sarapan sebelum melalui penerbangan yg panjang lagi. Deva duduk di kursi meja makan sambil memegang sebuah majalah bisnis berbahasa selandia baru yg tak ia mengerti tapi berusaha untu mengerti. 😂


Aisha sudah selesai memasak ia pun mulai menyajikan makanan.


"Sayang ayo makan dulu cepat atau kita akan terlambat!" kata aisha


"Okay baby thank you so much" balas deva sambil berdiri dan berjalan ke arah aisha lalu duduk samping aisha dan 'cup' satu kecupan mendarat di pipi chubby aisha yg semakin chubby.


Aisha pun salah tingkah dan membuat deva tertawa.


"Hey sayang kita sudah menikah tapi kenapa saat aku menciummu masih saja kau salah tingkah dan malu-malu ayolah mulailah terbiasa!" ujar deva menggoda aisha.


"ba..baiklah" balas aisha gelagapan.


Merekapun mulai sarapan dan setelah selesai mulai mengecek barang-barang bawaannya. Setelah selesai mengecek barang bawaannya mereka segera berangkat ke bandara tentunya mereka akan terbang dengan pesawat pribadi deva,jadi tidak perlu menunggu waktu lama untuk segera terbang.


Keduanya kini sudah berada di pesawat dan sedang tertidur karena mengantuk akibat semalaman tidak tidur karena olahraga panas mereka..


30 menit lagi pesawat akan mendarat Aisha dan deva pun sudah terbangun dan sedang mengobrol sambil sesekali keduanya tertawa.


"Semoga pulang bulan madu ini aku segera dapat ekor" ujar deva.


"Apa? ekor? memangnya kau hewan ya ingin punya ekor?!" seru aisha terkejut..


"Heuh" deva menghela napas panjang" maksudku kau segera hamil !" jelas deva membuat aisha tertawa terbahak-bahak.

__ADS_1


"kenapa sekarang malah tertawa?" tanya deva sambil menatap aisha dengan tatapan yg tak bisa diartikan.


"Kau semangat sekali ingin segera punya anak! susan dan rama pun yg sudah lebih dulu menikah daripada kita belum hamil dan kau ingin aku hamil lebih dulu? " tanya aisha sambil masih menahan tawa.


"Memangnya kenapa?" tanya deva sambil memandang aisha datar.


"Kita lihat dulu kau sudah bisa mengurusnya atau belum!jadi biarkanlah susan hamil lebih dulu" jelas aisha.


"Heiii!! aku tidak mau ya keduluan susan punya anak pokonya kita harus lebih dulu punya anak!" tegas deva pada aisha.


Aisha pun mengalah dan ia juga sebenarnya sangat ingin segera memiliki momongan sama seperti deva agar saat deva pergi bekerja dan bertugas ke luar negeri ia punya teman di rumahnya.


"Sayang,kau tahu aku juga sama ingin secepatnya punya anak!" ujar aisha sambil bersandar di lengan deva.


"Sudah kubilang kau juga akan sama"balas deva sambil mengelus-ngelus kepala aisha.


"Iya agar saat kau jauh dariku aku tidak merasa kesepian karena ada anak kita!" balas aisha


Mereka memesan hotel di dekat sebuah danau yg disebutkan aisha pada saat menceritakan kisah di buku novel yg dibacanya. Aisha sangat bahagia karena deva tidak pernah membuatnya bersedih dan selalu berusaha membuat keinginan aisha terwujud.


Saat ini mereka sedang di kamar hotel yg disewanya. Aisha dan Deva sedang menikmati pemandangan dari kaca kamarnya dengan posisi Aisha duduk di pangkuan deva dan deva sedang mengelus-elus perut aisha. Ya deva mengelus-elusnya karena berfikir bahwa sudah ada bayi di perut aisha.


"Geli jangan terus mengelus-elus perutku seperti itu sayang!" pinta aisha dengan senyuman manisnya.


"aku hanya berfikir bahwa di perut istriku ini mungkin sudah ada bayi yg sedang tumbuh" ujar deva membuat aisha tertawa.


"Kau ini memangnya bayi akan secepat itu tumbuh di rahimku ini! kita baru satu minggu lebih menikah !" jelas aisha.


"Kau benar juga ya masih banyak waktu untuk bekerja keras lagi!" seru deva sambil tersenyum nakal. Tapi aisha hanya merasa ngeri dengan dirinya sendiri.

__ADS_1


"Bekerja keras?" aisha mengulangi kata-kata deva.


"Ya kita akan menambah waktu membuat bayi !" seru deva.


Aisha hanya diam dan membulatkan matanya 'aisha kau memang bodoh kenapa berbicara seperti itu tadi!' batinnya.


"Hei ayo sayang ini malam pertama kita di selandia baru jangan sampai terlewatkan!" seru deva lalu tanpa aba-aba menggendong aisha dan menutup tirai kamar lalu menjatuhkan aisha ke ranjang besarnya itu dan merekapun mulai kembali berolahraga panas sampai aisha kelelahan dan tertidur. Deva pun tak kuasa karena melihat istrinya kelelahan iapun ikut tertidur mendekap badan aisha.


Esoknya Aisha dan Deva berjalan-jalan ke tempat-tempat yg disebutkan aisha di dalam buku novel itu pertama ke danau,theater musik,balet dan terakhir ke hutan tempat tokoh novel slaven dan viola jalan-jalan.


Tak terasa sudah satu minggu aisha dan deva berada di selandia baru keduanya sangat bersenang-senang disana bahkan setiap malam deva dan aisha selalu melakukan olahraga panas yg rutin sebelum tidur. 😷


Hari ini hari terakhir mereka berada di selandia baru selanjutnya mereka akan terbang menuju Paris negara ketiga di daftar bulan madu mereka.


"Yeaayyy aku akan melihat menara eiffel besok" seru aisha girang. Tapi tiba-tiba ia merasa pusing dan 'brukk' dia terduduk di atas lantai.


Deva yg melihat itu segera membangunkan istrinya itu dan membantunya duduk di ranjang.


"Kau kenapa sayang? apa kau sakit? pasti kau sakit karena kelelahan!" kata deva membuat aisha pura-pura baik-baik saja karena takut batal pergi ke paris jika ia terlihat sakit.


"Tidak aku hanya merasa sedikit pusing tadi" jawab aisha sambil tersenyum.


"Baiklah kali ini kau istirahat saja ya? jangan berpergian dulu!" perintah deva pada aisha.


"hmmm" aisha hanya berdehem lalu deva mulai membantunya berbaring di ranjang dan menyelimutinya. Tak lama aisha pun terlelap dalam tidurnya dan deva segera melangkah ke balkon kamar dan duduk di kursi balkon itu sambil membaca majalah.


Ia pun merasa bosan dan memutuskan untuk beristirahat juga bersama aisha. Tidak butuh waktu lama baginya untuk menyusul aisha ke alam mimpi dia pun sudah terlelap dalam tidurnya sambil mendekap aisha. Aisha masih bisa merasakan kehadiran suaminya dalam tidurnya ia pun menyelusup masuk ke pelukan deva dan tertidur di dada bidang deva.


Hari itu mereka berdua hanya beristirahat karena mereka sama-sama kelelahan terutama aisha yg akhir-akhir ini ia selalu merasakan sedikit pusing yg membuatnya tidak terlalu bersenang-senang lagi karena rasa pusingnya akan semakin parah ketika ia banyak beraktifitas.

__ADS_1


Maaf ya author telat up hehehe.. Selamat membaca !!! jangan lupa like,coment dan vote !!


__ADS_2