
Siang itu hari yg sibuk bagi Deva. Deva sibuk di kantor dengan kesibukan yg membuatnya jarang menghubungi aisha. Bahkan tak jarang deva pulang larut malam dari kantornya dan tidak sempat menemui ataupun menghubungi aisha. Kadang saat aisha meneleponnya tidak di angkat sama sekali.
Hal itu membuat perasaan aisha sedikit cemburu dan berniat mendatangi deva ke kantornya.
Di Rumah Aisha
"Sedang apa ya dia saat ini? Huft! aku sangat merindukan wajah dan suaranya tapi dia terlalu sibuk di kantor sehingga telepon saja tidak diangkat" Gumam aisha dengan wajah cemberut"Hah aku tau! Aku akan mendatanginya ke kantor nya sebagai surprise!Pasti dia senang!"Serunya seraya berlari mengganti pakaian.
Di Kantor Deva
Deva sedang sibuk dengan laptopnya sesekali dia meminum teh yg berada di mejanya tapi tiba-tiba sebuah ketukan pintu membuatnya menoleh ke pintu ruangannya itu.
Tok tok tok
"Siapa itu?" tanya deva sedikit berteriak.
"Tuan ada seorang wanita ingin menemuimu!Dia bilang dia mengenalmu!" seru Reihan di balik pintu itu lalu masuk ke ruangan deva
"Siapa namanya?" Tanya deva kembali
"Aku tidak tahu tuan! dia sangat memaksa dan membuat onar di ruang resepsionis. Bagaimana tuan apakah kau akan menemuinya?" Tanya reihan sedikit berteriak.
"Ya suruh dia masuk!" perintah deva.
Reihan pun keluar dari ruangan deva.
"Siapa ya wanita itu? apa itu aisha? ah tidak mungkin dia sampai berbuat onar!" tanya deva pada dirinya sendiri.
Tak lama pintu kembali terbuka dan seorang wanita dengan pakaian sexy masuk ke dalamnya dengan parfum di tubuhnya yg menyengat walaupun dari jauh membuat deva hampir sesak nafas karena parfumnya. Wanita itu memakai gaun ketat yg sexy dengan panjang di atas lutut rambut bergelombangnya dibiarkan terurai sampai siku, memakai wedges setinggi 7 cm sehingga tubuhnya yg tinggi semakin tinggi. Tak lupa juga polesan make up yg menurut deva sangat menor dan tidak enak di pandang.
__ADS_1
"Sella?Kau! untuk apa kau kesini hah?!" Bentak deva pada wanita yg bernama sella itu.
"Oh sayang apakah kau tidak merindukanku?" Ucap wanita itu lalu berjalan mendekati deva dan duduk di pangkuannya.
Deva yg merasa jijik dan risih segera mendorong wanita itu dan berdiri lalu memicingkan matanya tajam ke arah wanita itu.
"Kau! Pergi dari sini! aku sangat jijik melihatmu! Dasar wanita tidak tahu malu!" Bentak deva kasar pada wanita itu
Tapi wanita itu tidak menurut sedikitpun dia malah mendekati deva dan berusaha memeluk deva namun deva menepisnya dengan kasar dan mendorong tubuh wanita itu sampai ke dinding. Deva pun mengunci tubuh wanita itu yg bersandar di dinding dengan sebelah tangannya dan mengancam wanita itu tanpa dia sadari ada sepasang mata yg sedang melihatnya dengan wajah yg kecewa dan berurai air mata.
"Kau dengar baik-baik ya! kau sangat menjijikkan aku tidak akan pernah menerima wanita sepertimu! Pergilah dari sini atau hidupmu akan hancur selamanya!" ancam deva.
"Memangnya kau punya bukti menghancurkan hidupku! hah?" tanya wanita itu sinis "Hidupmu yg akan berantakan !" seru wanita itu lalu mengalungkan tangannya di leher deva.
"Hahaha" tawa deva meledak seketika lalu mengeluarkan ponselnya dan memutar sebuah video"Kau lihat baik-baik jika kau berani masuk ke kantorku atau rumahku dalam hitungan detik video ini akan kukirim pada ayahmu si tua bangka itu dan akan ku viralkan di social media!" ancam deva dengan senyuman licik nya sambil memperlihatkan sebuah video yg isinya adegan tidak senonoh wanita itu dengan seorang pria yg sudah tua.
Wanita bernama sella itupun seketika dibuat ketakutan.
"ja...jangan!! aku mohon jangan aku berjanji akan menjauhimu dan tempat-tempatmu!" ucap wanita itu dengan janji yg penuh kepalsuan.
"Terserah kau saja aku tidak akan pernah percaya pada janjimu itu hei wanita menjijikkan!Sekarang juga kau pergilah dari sini! PERGI!!!!" bentak deva pada Sella.
Sella pun segera pergi dengan langkah yg cepat menahan malu karena video itu bisa ada di tangan deva. Tak sengaja dia pun menabrak aisha yg kebetulan ada di depan pintu lalu hanya menoleh dan menatap aisha sinis lalu kembali melanjutkan langkahnya dengan tertunduk malu.
Flashback
Aisha sudah sampai di depan ruangan deva yg pintunya tidak tertutup lalu ia terkejut mendapati calon suaminya itu tengah bersama seorang wanita yg berpakaian sangat sexy dengan posisi sangat dekat seketika ia pun mulai kecewa dan bersedih tak terasa air matanya sudah jatuh. Aisha bermaksud akan pulang kembali tapi saat ia akan memutar badannya ia tak sengaja mendengar deva membentak wanita itu.
'ada apa ini' batinnya 'aku lihat saja dulu aku takut terjadi sesuatu yg tidak-tidak'batinnya kembali lalu menyaksikan adegan itu kembali.
__ADS_1
Pada saat tahu bahwa deva sedang mengancam wanita itu akhirnya dia merasa tenang lalu menghapus air matanya.
Flashback end
Deva pun berbalik hendak duduk ke kursinya kembali tapi ia dikejutkan karena mendapat sebuah pelukan yg membuatnya nyaman,ia menebak bahwa aisha lah yg memeluknya. Ia pun melepaskan tangan mungil itu lalu berbalik menghadap orang di belakangnya.
"Aku tahu itu pasti kau sayang!" ucap deva lalu mendekapkan aisha ke dadanya dan memeluknya dengan mesra.
"Eh,bagaimana kau tahu?" tanya aisha pura-pura bingung.
"Aku bisa merasakan kehadiranmu sayang!" ucap deva lalu membelai wajah aisha dan mengecup kening aisha mesra.
(aww! so sweet author jadi malu deh wkwkwk)
"Maaf sayang" ujar aisha tiba-tiba membuat deva mengerutkan dahi nya bingung
"For?" tanya deva sambil menatap aisha
"Tadi aku salah paham padamu saat melihatmu bersama wanita itu" jelas aisha lalu tertunduk malu.
"Sayang! jangan salah paham lagi aku tidak akan pernah menghianatimu! tenang saja" ucap deva lalu memeluk aisha lagi"Maafkan aku juga sayang,aku terlalu sibuk hingga membuatmu bersedih seperti ini,tapi semua ini juga demi dirimu! untuk masa depan kita" jelas deva sambil mengusap punggung aisha dan kepala aisha dengan lembut.
"Tidak apa-apa sayang, aku kesini hanya untuk melihat keadaanmu aku takut kau kenapa-napa karena kau tidak bisa di hubungi jadi aku khawatir padamu" Balas aisha sambil memandang deva yg tersenyum padanya.
"Jangan khawatir sayang! aku baik-baik saja. Maaf aku membuatmu khawatir." ucap deva merasa bersalah karena beberapa hari ini ia terlalu sibuk dengan pekerjaannya.
akhirnya siang itu Aisha habiskan waktunya menemani deva bekerja sambil sesekali membantu deva walaupun hanya sedikit tapi tak jarang tercipta moment romantis antara keduanya hingga siang berganti malam dan keduanya memutuskan untuk pulang dan deva mengantarkan aisha pulang ke rumahnya tak lupa juga ia menemui keluarga aisha agar tidak terjadi salah paham.
Maaf ya untuk para pembaca baru sempet up nih authornya hehe... biasalah sibuk cari recehan.. kedepannya insya allah sering up lagi.. jangan lupa votenya yaa,like juga comentnya kalo ada kesalahan tolong koreksinya di coment!!😊😊😉😉😉
__ADS_1