Ikatan Cinta Masa Kecil

Ikatan Cinta Masa Kecil
Hukuman Untuk Aisha di Malam Pernikahan


__ADS_3

Tak terasa malam telah tiba malam ini adalah malam yg indah bagi Deva dan Aisha,karena adalah malam pernikahan mereka.


"Aku ke kamar duluan ya?badanku gerah aku ingin mandi dulu" kata aisha meminta izin pada deva.


"Ah iya tentu saja silahkan istriku mandi saja agar kau menjadi lebih segar untuk itu" goda deva pada aisha.


"Kau ini ya!" ujar aisha sambil ketakutan lalu segera beranjak pergi ke kamar mandi. Didalam kamar mandi ia mengisi bath up nya dengan air hangat lalu mencampurnya dengan sabun mandi cair beraroma vanilla. Dia berendam di dalam bath up itu. Tak lama ada yg mengetuk pintunya dari luar.


"Istriku. kau sudah selesai atau belum cepatlah aku ingin mandi juga!" teriak orang yg ternyata deva itu dari luar.


"Ya tunggu sebentar" jawab aisha sambil membersihkan dirinya dengan shower. Lalu memakai baju mandinya dan membuka kuncinya tapi tanpa ada aba-aba deva membuka pintunya lalu masuk dan kembali mengunci pintunya. Aisha bergidik ngeri melihat suaminya itu bertingkah seperti itu.


"Apa yg kau lakukan?" tanya aisha sambil menunduk


"Temani aku mandi" jawab deva sambil menyeringai nakal.


"Hei aku tidak mau. cepatlah mandi aku mau pakai baju dulu!" ujar aisha lalu berlari ke arah pintu dan membuka kuncinya lalu keluar.


Deva hanya terkekeh melihat tingkah aisha yg masih malu-malu padanya itu.


"dasar istriku selalu membuatku gemas"gumamnya sambil mulai melepaskan tuxedo yg dipakainya lalu segera membersihkan dirinya. Selesai mandi deva keluar dengan hanya memakai handuk di pinggangnya.


Dia terkejut mendapati aisha sudah tidur di ranjangnya dan telah menyiapkan pakaian untuk deva di atas sofa,deva pun tersenyum karena istrinya sangat inisiatif walaupun malu-malu. Dia pun membawa bajunya ke ruang ganti dan memakainya.


Selesai berpakaian deva pun menghampiri istrinya yg masih tertidur nyenyak itu dan membelai pipinya lembut lalu menciumnya dan membaringkan dirinya di sebelah aisha dan memeluknya tanpa lama-lama diapun sudah menyusul aisha masuk ke alam mimpinya.


Mereka tertidur dengan sangat nyenyak. Tengah malam aisha terbangun karena merasa ada yg memeluknya dan pada saat membuka matanya ia hampir berteriak melihat deva disisinya tertidur dengan memeluknya jika deva tidak segera menutup mulut aisha.


"Ssssttt jangan berteriak nanti yg lain bisa bangun!" ujar deva dengan suara parau.


"Kau sedang apa disini?" tanya aisha sambil menjauh dari deva.


"Heuh?hahaha apa kau lupa sekarang kita sudah menikah sayang!" jawab deva sambil menarik aisha kedalam pelukannya.


"Ya tuhan maaf aku tidak ingat" ujar aisha sambil menepuk keningnya.


"Kau akan ku hukum!" ucap deva sambil tersenyum nakal.


"Apa? sudahlah ini sudah larut malam besok bukankah kita akan pergi ke swiss?" tanya aisha

__ADS_1


"Iya kau benar tapi itu masih lama ayolah kau harus di hukum dulu!" ujar deva.


"Apa? hukuman apa?" tanya aisha heran.


Tiba-tiba deva bangun lalu mulai melaksanakan apa yg sudah ia ingin lakukan pada aisha. Aisha gugup dan hanya menunduk saja pasrah apapun yg akan deva lakukan padanya ia akan menerimanya karena sekarang deva telah menjadi suaminya.


Deva mulai mencium kening aisha lalu turun ke pipinya dan kelopak matanya. Malam ini seolah keduanya tidak ingin melewatkan romansa malam pernikahan mereka sedikitpun terutama deva dia begitu semangat dengan olahraga malam mereka.


1 jam kemudian...


(perhatian:anak dibawah umur dilarang membaca karena mengandung cabai merah pedas dan panas 🤣🤣🤣)


Mereka akhirnya selesai dengan olahraga panas mereka. Aisha sudah tertidur di pelukan deva karena kelelahan dan deva masih belum bisa tertidur dia hanya menatapi wajah istrinya yg sangat cantik itu dengan tatapan yg tidak bisa diartikan kemudian ia kembali mencium kening aisha lembut.


"Terima kasih istriku. Selamat malam" ucapnya lalu menyusul aisha yg sudah berada di alam mimpi.


Tepat pukul 5 pagi aisha sudah bangun dan beranjak mandi tapi dia merasa seluruh badannya sakit terutama di bagian miliknya diapun melirik deva yg masih tertidur nyenyak dan membangunkannya.


"Sayang bangun ini sudah jam 5 pagi!" ujar aisha sambil menepuk pipi deva lembut.


"Sebentar lagi ini baru jam 5 pagi penerbangan pukul 9 pagi istriku!!"ujar deva dengan suara parau.


"Hah memangnya kenapa ke kamar mandi kau harus dibantu?" tanya deva heran sambil duduk menghadap aisha.


"a..aku" ucap aisha segan.


Deva pun mengerti dengan keadaan aisha dan ia pun menggendong aisha ke kamar mandi dan meletakkannya di bath up.


"Terima kasih" ujar aisha sambil malu-malu.


"Kalau begitu aku melanjutkan tidurku dulu" ucap deva sambil menguap.


"Heuh baiklah terserah dirimu" ujar aisha pura-pura marah


"Hei jangan marah aku hanya bercanda!" seru deva


Iapun mulai melepaskan semua pakaiannya dan mandi bersama aisha.


Selesai mandi mereka segera memakai pakaian mereka dan turun ke bawah untuk sarapan karena cacing di perut mereka sudah berdemo meminta isi.

__ADS_1


"Hei lihat itu pengantin baru kita sudah turun!" ujar ibunya aisha membuat keduanya malu.


"Lihat mam! kak aisha keramas pagi-pagi seperti ini jangan-jangan....hahaha!" goda susan membuat aisha malu dan bersembunyi di belakang suaminya.


"Hei pagi-pagi jangan menggoda mereka biarkan saja agar mereka cepat memberi kita malaikat kecil" ucap ibunya aisha menggoda Aisha dan deva juga.


"Iya itu benar. susan kau juga pasti merasakan indahnya menjadi pengantin baru kan pasti mengerti suasana yg mereka inginkan di hari-hari pertama pernikahan" ucap bu ratih.


"Hei kalian pagi-pagi sibuk menggoda kami! mana sarapannya apa sudah siap?" ketus deva kesal karena terus digoda.


"Hei tenanglah jangan marah-marah pengantin baru!" ujar aryan yg baru selesai lari pagi.


"Ah sudahlah ayo kita sarapan!" ajak ayahnya aisha menjadi penengah.


"Ayo cepat makanan sudah siap!" ujar resha dari arah dapur.


Akhirnya mereka semua diam karena sibuk dengan makanan masing-masing. Ibu ratih pun mulai berbicara kembali.


"Kalian berangkat jam berapa?" tanya bu ratih pada deva dan aisha.


"Jam 9 pagi mam" jawab deva.


"barang kalian sudah siap?" tanya bu ratih kembali.


"Sudah mam" jawab deva


"Baiklah jangan lupa pulang bawa oleh-oleh terbaik ya!" ujar ibu ratih sambil cekikikkan.


"mama mau dibawakan apa?" tanya aisha.


"Bawakan mama cucu secepatnya ya!" seru bu ratih kembali menggoda aisha dan deva.


aisha pun tertunduk malu. Tapi deva justru senang digoda seperti.


"Tenang saja mam sebelum dapat kami tidak akan berhenti berusaha!" seru deva semangat membuat wajah aisha merah padam.


"Kau ini" ujar aisha.


"Hahaha sudahlah cepat sarapannya atau kalian akan terlambat!" seru ayahnya aisha mengingatkan.

__ADS_1


Pagi semuanya!!! hehehe gitu aja ya nanti lanjut lagi


__ADS_2